Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

MP-ASI Biscuits Formula of Hotong Buru (Setaria italica) Flour and Moringa Leaves (Moringa oleifera) as an Alternative Functional Food Product to Prevent Stunting Siahaya, Griennasty Clawdya; Kakisina, Ferdi H.; Rehena, Zasendy; Pentury, Melkhianus Hendrik; Ivakdalam, Lydia M.; Leunupun, Trixie
Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 17 No. 2 (2024): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/agrikan.v17i2.2425

Abstract

This study aims to determine the effect of hotong buru flour formulation with moringa leaf flour on the nutritional content and antioxidant activity of complementary feeding biscuits. Research Methods: Pure experimental research with a research design using a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 4 formulas with 3 replications. Where the results of the study showed that there was an effect of substitution of MP-ASI biscuits on the carbohydrate, protein and fat content of MP-ASI biscuits with a significant value of 0.006 <α 0.05 and there was no effect of substitution of MP-ASI biscuits on the water content with a significant value of 0.072> α 0.05 and ash content with a significant value of 0.103> α 0.05 and antioxidant content with IC50 values for concentrations of 0% (199: Weak), 25% (55.5: Strong), 50% (22.5: Very Strong), 75% (17.8: Very Strong). This study was conducted for 1 year with the target outputs being MP-ASI Biscuit Products with Hotong Kelor Formulation, and publication of National Journal articles.
Upaya Peningkatan Cakupan Skrining Melalui Deteksi Risiko Kanker Serviks Dengan Sinara di Maluku Madiuw, Devita; Tomasoa, Valensya Yeslin; Tahapary, Westy; Maelissa, Sinthia Rosanti; Sumah, Dene Fries; Rehena, Zasendy; Pattipeiluhu, Lisse; Sopacua, Dian Thiofany; Leutualy, Vanny; Orno, Theosobia Grace
Karya Kesehatan Siwalima Vol 4, No 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v4i1.1519

Abstract

Kasus kanker serviks terus meningkat, namun kesadaran wanita melakukan skrining masih sangat rendah. Permasalahan yang ditemukan di Negeri Karlutu Warasiwa, bahwa sebagian besar wanita tidak mengetahui skrining melalui IVA maupun Papsmear dapat mendeteksi dini kanker serviks. Hal ini karena belum pernah diadakan edukasi kesehatan maupun skrining kanker serviks pada wilayah tersebut.  Kegiatan PkM ini dilaksanakan di Negeri Karlutu Warasiwa, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku dengan sasaran wanita usia subur. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko kanker serviks pada wanita usia subur di Negeri Karlutu. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pre dan post-test, serta instrumen Sinara. Hasil evaluasi kuesioner pre dan post-test menunjukkan, sebesar 27 peserta (100%) mengalami peningkatan pengetahuan setelah diberikan penyuluhan. Selain itu, hasil skrining menunjukkan semua peserta (100%) mengalami risiko sedang hingga tinggi mengalami kanker serviks. Direkomendasikan bagi pemerintah negeri agar dapat berkoordinasi dengan petugas kesehatan setempat, untuk dilakukan kegiatan skrining kanker serviks bagi wanita usia subur di wilayah tersebut.
Penyuluhan ASI Eksklusif dan100 Hari Pertama Kehidupan serta Pemanfaatan Pekarangan Rumah Untuk Pencegahan Stunting Di Desa Kamal Kecamatan Kairatu Barat Rehena, Zasendy; Nendissa, A R; Talahatu, Olivia
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.6242

Abstract

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat di Desa Kamal, Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat dilakukan berdasarkan permasalahan kelompok mitra yaitu permasalahan stunting pada anak balita yang disebabkan oleh pengetahuan ibu yang kurang tentang pemberian ASI eksklusif dan pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk cegah stunting, dan kurangnya pemanfaatan pekarangan rumah untuk meningkatkan asupan gizi balita. Hasil wawancara dengan kepala Puskesmas Desa Kamal, diperoleh informasi bahwa masih kurangnya kesadaran ibu-ibu untuk memberikan ASI eksklusif dan memahami betapa pentingnya 1000 HPK untuk cegah stunting. Tujuan pelaksanaan PKm ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Desa Kamal, khususnya ibu-ibu rumah tangga, mengenai pentingnya ASI Eksklusif dan 100 Hari pertama kehidupan dalam upaya pencegahan stunting serta mendorong pemanfaatan pekarangan rumah sebagai pendukung ketahanan pangan dan gizi seimbang bagi balita di Desa Kaml, Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat. Metode yang digunakan yakni metode PDCA (Plan, Do, Check, Act) melalui kegiatan penyuluhan dan pemanfaatan pekarangan rumah.
Edukasi dan Pemeriksaan Tekanan Darah pada Lansia di Desa Uraur Kecamatan Kairatu, Provinsi Maluku Talahatu, Olivia; Wakanno, Grace J; Sumah, Dene Fries; Rehena, Zasendy; Pattipeiluhu, Lisse
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.2985

Abstract

Kualitas hidup lansia di tengah masyarakat menjadi aspek yang penting untuk diperhatikan hal tersebut didukung dengan jumlah populasi lansia secara global yang terus meningkat. Salah satu ukuran secara vital akan status kesehatan seorang lansia adalah tekanan darah. Demikian bahwa pemantauan tekanan darah lansia menjadi sangat krusial untuk dilakukan. Kesadaran lansia dan pemahaman lansia tentang tekanan darah tinggi menjadi kunci utama. Melalui  kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan maka akan memberi dampak yang sangat besar bagi lansia. Tujuan dari PK mini adalah meningkatakan pemahaman dan kesadaran lansia desa uraur mengenai tekanan darah tinggi dan self manegementnyya mencakup cara pencegahan, penobatan sampai kepada pengontrolan. Mitra dalam PKm ini adalah Masyarakat desa uraur dengan usia lansia. Metode yang dilakukan dalam kegiatan edukasi dan pemeriksaan tekanan darah ini yakni Metode partisipatif dengan pendekatan Diskusi kelompok dan Keputusan Bersama dalam menjalankan program. Hasil di dapatkan dari kegiatan PKm yaitu terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 60% dan untuk hasil pemeriksaan tekanan darah di dapatkan optimal normal 35 orang dari 80 orang dengan presentase sebesar 43,8% serta hasil evaluasi di dapatkan self management terhadap pemanfaatan obat non farmakologi masih sangat minim.
Pengaruh formulasi tepung sagu, ikan tembang, dan kelor terhadap kadar proksimat biskuit PMT balita stunting di pesisir Maluku Rehena, Zasendy; Herwawan, Joan Herly
Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan Vol 7, No 1 (2026): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/gikes.v7i1.3084

Abstract

Background: The coastal areas of Maluku are ecologically rich in marine resources, such as fish, and agricultural resources, such as sago and moringa, which are nutrient-rich. However, many toddlers still experience stunting. The prevalence  of stunting in Maluku Province increased by 28,4% in 202,4 higher than the target in the  2019-2024 RPJM of 20%. One way to meet the nutritional needs of stunted toddlers is to provide supplementary food in the form of highly nutritious biscuits formulated from local Maluku foods, namely sago flour, Sardinella fimbriata (Banded Sardinella), and moringa.Objectives: This study aimed to determine the effect of a biscuit formulation of sago flour, Sardinella fimbriata, and moringa on the proximate levels of biscuits as PMT for stunted toddlers in the coastal areas of Maluku. .Methods: This study used an experimental method with a completely randomized design using five treatment levels and repeated three times, resulting in 15 experimental units. The treatments consisted of one control and four formulation treatments of 50% sago flour, 10%, 15%, 20%, and 25% Sardinella fimbriata flour, and 5%, 10%, 15%, 20% Moringa flour. Proximate tests (carbohydrate, protein, fat, fiber, water content, and ash content) of biscuits were performed using the AOAC method and conducted at the UKIM Nutrition Lab and Unpatti Chemistry Lab in August-September 2025. Data were analyzed descriptively and using a one-way analysis of variance (ANOVA) test.Results: The results showed that the carbohydrate, protein, fat, fiber, ash, and water contents of the biscuits ranged from 58.34%-70.78 %, 6.71%-13.78%, 12.24%-13.78%, 1.42%-3.37%, 1.06%-1.65%, and 5.34%-14.27%. The carbohydrate content tended to decrease with the addition of Sardinella fimbriata flour and moringa. Protein, fiber, and ash contents increased, whereas water content fluctuated in each treatment. The average carbohydrate, protein, fat, fiber, ash, and water contents were 63.05%, 10.60%, 13.96%, 2.16%, 1.42%, and 10.85%, respectively. The ANOVA test showed that the formulation of sago flour, Sardinella fimbriata, and moringa had an effect on the proximate content of biscwith (p = 0.000 < α 0.05). Conclusion: The formulation of sago flour, Sardinella fimbriata, and moringa influenced the carbohydrate, protein, fat, fiber, water, and ash content of the biscuits.