Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Proses Pemaafan Remaja dari Orang Tua Bercerai Fitriani, Fitriani; Hafnidar, Hafnidar
Jurnal Psikologi Terapan Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpt.v5i1.10426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemaafan pada remaja dari orangtua bercerai di Kabupaten Aceh Utara. Gambaran pemaafan yang diteliti yaitu proses pemaafan, faktor- faktor pemaafan dan dampak pemaafan pada remaja dari orangtua bercerai. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode pengumpulan data menggunakan tehnik purposive sampling melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah lima orang remaja yang mengalami perceraian orangtua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima Subjek penelitian hanya empat Subjek yang sudah melakukan pemaafan dan satu Subjek belum melakukan pemaafan. Keempat Subjek melalui beberapa proses pemaafan.Terdapat beberapa alasan atau faktor yang menyebabkan Subjek memutuskan untuk melakukan pemaafan. Salah satu Subjek memililih memaafkan karena ingin berdamai dengan diri sendiri dan lelah dengan keadaan. Selain itu, ketiga Subjek memilih memaafkan karena faktor ekonomi. Setelah melakukan pemaafan keempat Subjek merasakan dampak positif seperti rasa senang, hati lega, lebih tenang dan merasa tidak tertekan lagi, sedangkan satu Subjek yang belum melakukan pemaafan masih merasa tertekan sampai sekarang.
Taṭwīr Māddah al-Kitābah Fī Kitāb Bahasa Arab Madrasah Aliyah 2020 Bi Biṭṭāqah at-Takammulah Li Tarqiyah Qudrah aṭ-Ṭālibāt `Alā Tarkīb al-Jumal al-Mufīdah Bi Ma`had Darul Muta`allimīn Meulaboh: Darul Muta’allimin Meulaboh ببطاقة التكملة لترقية قدرة الطالبات على تركيب الجمل المفيدة بمعهد Bahasa Arab Madrasah Aliyah 2020 تطوير مادة الكتابة في كتاب Hafnidar, Hafnidar; Falah, Moch. Fajarul
EL-MAQALAH : Journal of Arabic Language Teaching and Linguistics Vol. 4 No. 2 (2023): El-MAQALAH: Journal of Arabic Language Teaching and Linguistics
Publisher : The Department of Arabic Language Education, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Banda Aceh of UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/maqalah.v4i2.3802

Abstract

Writing is one of the four most important language skills for students because it reveals the results of what the learner has achieved from the language system. This thesis is entitled “Development of kitabah material in the 2020 Madrasah Aliyah Arabic Language Book with At-Takammulah bithaqah media to improve students' ability to compile the number of mufidah in Dayah Darul Muta'allimin”. The researcher found the problem that female students had difficulty in composing/composing perfect sentences. Students do not master vocabulary, they do not understand qawaid in constructing perfect sentences, both ismiyah and fi'liyah sentences. The purpose of this research is to find out how the development of kitabah material using bithaqah At-Takammulah media and to find out its effectiveness and to find out students' responses to the development of kitabah material using bithaqah at-takmilah media. This study used the R&D (Research and Development) method with the research instruments used were direct observation, questionnaires, and tests. Researchers took 29 class X students as a sample. As for data analysis techniques, researchers used the T-test formula from the SPSS program. And the results obtained from this study were 87.67%. The test results show that the use of At-Takammulah bithaqah media is effective in improving students' ability to compose perfect sentences. This is based on the results of Sig.0.05. This shows that Ha is accepted.
Knowledge and skills in combating stunting in toddlers in Aceh Besar regency (a comparative study of BKKBN cadres with Integrated Service Post cadres) Majid, Abdul; Hermansyah, Hermansyah; Zahara, Meutia; Abdullah, Asnawi; Hafnidar, Hafnidar
Science Midwifery Vol 12 No 1 (2024): April: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v12i1.1436

Abstract

Stunting is a critical issue with irreversible consequences on children's growth and development. In Ingin Jaya and Indrapuri districts, stunting is a significant concern. This research examined the knowledge and skills of TPK and Posyandu cadres in tackling stunting in Aceh Besar Regency. The study included 50 TPK cadres and 50 Integrated Service Post cadres actively engaged in Want Jaya and Indrapuri districts in 2022. Analysis revealed no significant differences in knowledge (P=0.562) and skills (P=0.445) between the cadres. Cadres' motivation level emerged as the most influential factor impacting stunting prevalence, with lower motivation associated with a 4.67% increase in stunting village score (P=0.030). These findings offer valuable insights for addressing stunting and inform effective management strategies in rural areas. While no significant differences were found in knowledge, skills, education, and occupation between TPK and Integrated Service Post cadres in Aceh Besar District, variations were observed in the distance from the village to the district capital. Inadequate knowledge and motivation in both cadre groups significantly affect efforts to combat toddler stunting.
PENGARUH PENGGUNA MEDIA VIDIO NUSA DAN RARA TERHADAP PERILAKU GRATITUDE PADA SISWA TINGKAT SEKOLAH DASAR Hafnidar, Hafnidar; Astria, Revi; Hidayati, Putri; Humayrah, Intan; Destri, Isyara
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2023): Volume 6 No. 3 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i3.26245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan media video Nussa dan Rara terhadap perilaku rasa syukur pada siswa sekolah dasar. Desain penelitian yang digunakan adalah Nonrandomized Pretest-Posttest Control Group. Sampel penelitian terdiri dari 20 siswa Sekolah Dasar berusia 10-12 tahun, dengan 10 siswa dari SDN 1 sebagai kelompok eksperimen dan 10 siswa dari MIN 15 sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Skala Rasa Syukur yang telah diadaptasi oleh peneliti, yang terdiri dari 6 item. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memiliki nilai rasa syukur yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Hal ini dapat dilihat dari perbedaan skor mean antara kedua kelompok, di mana kelompok eksperimen memiliki mean sebesar 1.700 sedangkan kelompok kontrol memiliki mean sebesar 0.000. Standar deviasi pada kelompok eksperimen adalah 0.823, sedangkan pada kelompok kontrol adalah 0.471. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai Sig sebesar 0.409, yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari menonton video Nussa dan Rara terhadap perilaku rasa syukur pada anak usia 10-12 tahun. Dengan demikian penggunaan media pembelajaran dalam bentuk video aniamsi seperti Nussa dan Rara efektif meningkatkan kebiasaan positif pada siswa sekolah dasar.
Grit on Students Who Did Not Reach The Target of Memorizing The Qur'an at Ma’had Ta’limul Qur'an (Mataqu) Junior High School Utsman Bin Affan Hanifa, Shabrina; Muna, Zurratul; Hafnidar, Hafnidar
Psychosophia: Journal of Psychology, Religion, and Humanity Vol. 7 No. 2 (2025): Psychosophia (October 2025)
Publisher : Islamic Psychology Study Program, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/7qz88112

Abstract

This research explores the concept of grit among students who failed to reach their Qur’an memorization targets, a topic that has received limited attention in educational psychology and Islamic learning contexts. The study aims to clarify the aspects of grit and the factors that influence its development among students at SMP MATAQU Utsman Bin Affan. Using a qualitative phenomenological approach, five participants, three female and two male, third-grade junior high school students were selected through purposive sampling. The data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using Interpretative Phenomenological Analysis. The findings show that three participants demonstrated grit characterized by passion and perseverance, while two participants had not yet developed consistent persistence in achieving long-term goals. Internal factors such as interest, disciplined practice, goal orientation, and hope were identified as key components of shaping grit, whereas external factors, including parental involvement, structured school programs, and supportive learning and memorizing culture, further strengthened students’ determination. The results indicate that grit in Qur’an memorization is influenced not only by personal motivation but also by social and institutional support, suggesting that teachers and parents play an important role in cultivating students’ persistence and commitment.
Intervensi Psikoedukatif melalui Program SANTUN untuk Membangun Empati dan Mencegah Bullying di Sekolah Hafnidar, Hafnidar; Safitri, Yulia Nanda; Ikhyanuddin, Ikhyanuddin; Junita, Nursan; Ameerah, Mishkatul; Silvia, Yella; Ulfa, Nadia; Hasibuan, Masjidah Khoiriah
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/awwapf08

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah masih menjadi permasalahan serius yang berdampak pada kesejahteraan psikologis siswa, khususnya pada masa remaja awal. Rendahnya empati, lemahnya regulasi emosi, serta kurangnya kesadaran sosial menjadi faktor yang berkontribusi terhadap munculnya perilaku perundungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun empati dan mencegah perilaku bullying melalui intervensi psikoedukatif berbasis nilai melalui Program SANTUN (Sikap Aman dan Tenteram untuk Semua). Program ini dilaksanakan di SMP Negeri 7 Sawang, Kabupaten Aceh Utara, dengan melibatkan 55 siswa dan 18 guru serta tenaga pendidik. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi berbasis nilai dengan pendekatan ceramah interaktif, simulasi, role play, refleksi kelompok, dan focus group discussion (FGD), yang mengintegrasikan prinsip psikologi positif dan nilai pendidikan Islam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai bentuk-bentuk bullying, kesadaran emosi, serta kemampuan mengekspresikan empati dan perilaku prososial. Guru juga menunjukkan peningkatan kapasitas dalam mengenali dan menangani perilaku bullying serta menerapkan teknik self-therapy sederhana dalam pembelajaran. Program SANTUN dinilai efektif sebagai intervensi preventif dan promotif dalam menciptakan iklim sekolah yang aman, inklusif, dan berlandaskan nilai empati.
Benson Relaxation Therapy reduces stress levels among undergraduate students during thesis writing Hafnidar, Hafnidar; Adelia, Dyotami; Irza, Dwi; Eliana, Dea; Rani, Guatia
INSPIRA: Indonesian Journal of Psychological Research Vol 6 No 2 (2025): Vol. 6 No. 2 December 2025
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/inspira.v6i2.14142

Abstract

Thesis completion represents a significant source of academic stress for final-year undergraduates. This study examined the effect of Benson Relaxation Therapy (BRT) as a non-pharmacological intervention on stress levels among students completing their thesis at Universitas Malikussaleh. A quantitative, experimental design was employed using a posttest-only approach. Of the 30 initial respondents screened, three students with high stress levels participated in the BRT intervention. Stress was measured using an adapted questionnaire based on Sarafino and Smith’s (2012) model. Quantitative inferential analysis indicated no statistically significant effect of the intervention (p = .626). However, observational data from the intervention group indicated favorable subjective and behavioral changes, including reduced anxiety, a more tranquil disposition, and decreased physiological arousal following the session. While the small sample size limits statistical generalizability, the qualitative findings suggest BRT may hold practical value as a simple, culturally adaptable stress management tool. The study points out that further research with more rigorous methodologies, including larger samples and pretest-posttest designs, is needed to conclusively evaluate the efficacy of BRT in academic settings. These preliminary results contribute to the growing literature on holistic, non-pharmacological approaches to supporting student mental health during demanding academic transitions
Profesionalisme Guru sebagai Faktor Penentu Mutu Pembelajaran: Kajian Konseptual Athal, Tuhfatul; Hafnidar, Hafnidar; Khairul Ichsan, Wahyu
Educalia: Journal of Educational Research Vol 4 No 2 (2025): Educalia: Journal of Educational Research
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/educalia.v4i2.316

Abstract

Profesionalisme guru merupakan faktor penting dalam peningkatan mutu pembelajaran di berbagai satuan pendidikan. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai perancang, pelaksana, dan evaluator pembelajaran yang berpengaruh langsung terhadap kualitas proses belajar mengajar. Berbagai kebijakan dan pembaruan kurikulum belum sepenuhnya menghasilkan mutu pembelajaran yang optimal apabila tidak didukung oleh profesionalisme guru yang memadai. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep profesionalisme guru, konsep mutu pembelajaran, serta menganalisis hubungan keduanya berdasarkan studi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui kajian pustaka dengan sumber data berupa buku teks pendidikan, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif dan disintesis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa profesionalisme guru berperan signifikan dalam menentukan mutu pembelajaran. Guru dengan kompetensi pedagogik dan profesional yang baik cenderung mampu melaksanakan pembelajaran secara lebih efektif dan bermakna. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan profesional guru secara berkelanjutan sebagai upaya strategis untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan kualitas pendidikan.
Psychometric Evaluation of the Learning Agility Scale–Short (LAS-S) for Indonesian Teachers Hafnidar, Hafnidar; Ulya, Fakhria; Vanissa, Ulfina
International Journal of Pedagogy and Learning Community (IJPLC) Vol. 3 No. 1 (2026): International Journal of Pedagogy and Learning Community (IJPLC)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ijplc.v3i1.39

Abstract

Rapid changes in educational systems require teachers to continuously learn and adapt to evolving professional demands. Learning agility has therefore emerged as a critical psychological capacity supporting teacher effectiveness. This study aimed to evaluate the psychometric properties of the Indonesian version of the Learning Agility Scale–Short (LAS-S) adapted for teachers. A quantitative psychometric approach was employed involving 150 Indonesian teachers selected through random sampling. The adapted instrument consisted of 25 items representing four dimensions of learning agility: mental agility, people agility, change agility, and result agility. Data were analyzed using item discrimination analysis and internal consistency reliability testing. The results indicated that all items demonstrated acceptable to high discrimination indices, and the scale showed excellent internal consistency, with a Cronbach’s alpha coefficient of .94. These findings suggest that the Indonesian LAS-S is a reliable instrument for assessing learning agility among teachers. The availability of this measure provides a foundation for research and policy initiatives aimed at strengthening teachers’ adaptive learning capacities.
Analisis Faktor Self Care Management Hipertensi pada Pra Lansia Sampai Lansia di Wilayah Terpencil Kepulauan Nias Sumatera Utara Silviana, Rina; Ichwansyah, Fahmi; Abdullah, Asnawi; Hermansyah, Hermansyah; Hafnidar, Hafnidar; Zahara, Amelia
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i3.24333

Abstract

ABSTRACT Hypertension is a chronic disease that has characteristics in unsTabel bloodpressure, so it needs a long treatment that can even be up to a lifetime and requiresconsiderable medical expenses. Hypertension is a condition in which systolic bloodpressure is equal to or higher than 140 mmHg and diastolic blood pressure is higher than 90 mmHg. This study aimed to analyze the factors associated with hypertension self-care management among pre-elderly and elderly individuals living in remote areas of Nias Regency, North Sumatra. This quantitative study employed a cross-sectional design. Data were collected over one month, from May 30 to June 30, 2024, through face-to-face interviews using a structured questionnaire. The study population comprised all hypertensive patients aged 45–74 years, categorized as pre-elderly and elderly, within the working area of Ehosakhozi Public Health Center. A total of 80 respondents were selected using random sampling. Data were analyzed using cross-sectional analysis with STATA version 14.0. The results showed that 50% of pre-elderly and elderly respondents had poor self-care management. Poor self-care management was predominantly found among the elderly group (75%) compared to the pre-elderly group (25%) (OR = 15.55; 95% CI = 3.29–73.41; p = 0.001). Insufficient family support increased the risk of poor self-care management by nearly four times (OR = 3.74; 95% CI = 1.12–12.51; p = 0.032). Gender, educational level, marital status, smoking history, alcohol consumption, and self-efficacy were also significantly associated with hypertension self-care management. Educational level was identified as the most dominant factor associated with hypertension self-care management among pre-elderly individuals. It is expected that healthcare providers will encourage and assist family members in supporting the care of pre-elderly and elderly individuals with hypertension. Keywords: Hypertension, Pre-elderly, Elderly, Self Care Management   ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit kronis yang memiliki karakteristik pada tekanan darah yang tidak stabil, sehingga perlu dilakukan pengobatan yang lama bahkan bisa sampai seumur hidup dan membutuhkan biaya pengobatan yang cukup besar. Untuk menganalisis faktor Self Care management hipertensi pada pra lansia sampai lansia di wilayah terpencil, Kabupaten Nias Sumatera Utara. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan rancangan Cross-Sectional. Pengumpulan data dilakukan selama sebulan sejak 30 Mei sampai dengan 30 Juni 2024 dengan wawancara langsung menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini ada seluruh pasien yang mengalami hipertensi dari rentan usia 45-74 tahun dengan kategori pra lansia sampai lansia yang berada di wilayah kerja Puskesmas Ehosakhozi. Sampel yang diambil sebanyak 80 orang dengan teknik random sampling dan dianalisis dengan uji Cross-Sectional menggunakan aplikasi STATA 14.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 50% pra lansia dan lansia memiliki Self Care management kurang baik. Pra lansia dan lansia yang memiliki Self Care management kurang baik mayoritas pada kelompok lansia 75% dibandingkan dengan kelompok pra lansia 25% (OR=15,55; 95%CI=3,29-73,41; p=0,001). Dukungan keluarga yang kurang berisiko hampir 4 kali mengalami Self Care management kurang baik (OR=3,74; 95%CI=1,12-12,51; p=0,032). Jenis kelamin, pendidikan, status perkawinan, riwayat merokok, konsumsi alkohol dan Self Efficacy juga berhubungan dengan Self Care management hipertensi. Pendidikan menjadi faktor yang paling dominan berhubungan dengan Self Care management hipertensi pada pra lansia. Diharapkan petugas kesehatan dapat menghimbau dan membantu anggota keluarga untuk dapat merawat pra lansia sampai lansia dengan hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Pra Lansia, Lansia, Self Care Management.