Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH MEDIA CD INTERAKTIF BERBANTUAN LKS TERHADAP BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR IPA Setiawan, Gustilas Ade
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 5 No 2 (2025): Edisi: Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v5i2.6848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi: (1) perbedaan berpikir kritis antara siswa yang menggunakan media CD Interaktif berbantuan LKS dan konvensional, (2) perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan media CD Interaktif berbantuan LKS dan konvensional, (3) perbedaan berpikir kritis dan hasil belajar antara siswa yang belajar IPA menggunakan media CD Interaktif berbantuan LKS dan konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan postest only control group design. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas V gugus II Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo. Pengambilan kelas penelitian berdasarkan teknik random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan: (1) berpikir kritis kelompok siswa yang menggunakan media CD Interaktif berbantuan LKS lebih tinggi dari pada siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional, (F=536,698, p<0,05) dan (2) hasil belajar kelompok siswa yang belajar IPA menggunakan media CD Interaktif berbantuan LKS lebih tinggi dari pada kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional, (F=507,685, p<0,05), (3) terdapat perbedaan berpiki kritis dan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang belajar IPA menggunakan media CD Interaktif berbatuan LKS dan konvensional (F=6,577, p<0,05).
Pengembangan Bakat Dan Minat Mahasiswa Dalam Bidang Olahraga Melalui Pengenalan Dan Pendampingan Olahraga Panahan Bramantha, Heldie; Setiawan, Gustilas Ade
Abdi Panca Marga Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Abdi Panca Marga Edisi Mei 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Panca Marga Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.351 KB) | DOI: 10.51747/abdipancamarga.v3i1.874

Abstract

Archery is a sport that is recommended in Islam and sunnah by the prophet Muhammad Shallalahu 'alaihi wasallam. This sport has long been known in Indonesia, by carrying out archery activities each individual is able to train strength, endurance, focus, hand and eye coordination, balance, increase hand and finger flexibility, increase patience and build self-confidence. The problem that occurs in the community in the city of Situbondo, especially for students at the Abdurachman Saleh University Situbondo, is that Archery is still not well known and is also still less attractive to the public because archery has not yet become a "free" sport of football, badminton, futsal, or basketball. Students also do not really know the sport of archery and what are the benefits of doing archery regularly. The lack of introduction to archery from sports coaches or agencies such as KONI related to archery is also a problem. The PKM activities carried out by the service team used the lecture, demonstration and practice methods, besides that, an archery competition simulation was also held. The result of this service is the increase in community knowledge and skills about archery, in addition to increasing knowledge of facilities and infrastructure will have an impact on increasing interest in sports, especially in the field of archery.
PERBEDAAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5 FASE DAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY LEARNING PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS IV DI GUGUS III KECAMATAN SITUBONDO TAHUN 2021/2022 Febrianto, Mory Victor; Setiawan, Gustilas Ade; Zahro, Nur Holifatuz
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 4 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i4.19164

Abstract

The Difference of Student critical thinking skills by using the learning cycle 5 fase and inquiry learning In science at Fourth Grade In the third cluster at Situbondo 2017/2018 Academic Year. Thesis. Primary School Teacher Department. Faculty of Teacher Training and Education.  Abdurachman Saleh Situbondo University. The aim of this study is to determine whether there is significant differences in the results of  Science between students who follow the learning cycle 5 fase with the inquiry lerning in IV class. This research was conducted in SDN 5 Dawuhan at Fourth Grade with 33 students by using the learning cycle 5 fase and in SDN 3 Dawuhan with 32 students by using the inquiry learning. The type of this research is quantitative research. While the data analysis is Normality Test, Homogeneity Test and Hypothesis Test. From the results of the calculation of t-test by using t-test obtained Tcount= 8,608 as well as Ttable (at significant level (α) = 0.05 with degrees of freedom 58) = 2,002. because Tcount > Ttable, then Ho was rejected and Ha accepted, based on the results of testing the hypotheses, it could be concluded that the learning cycle 5 fase had differences of student critical thinking skills by the inquiry learning on Science, although it uses the Standard Competence and Basic Competence in the same as the source and medium of learning.
PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEB DI SEKOLAH DASAR NEGERI 2 SELETRENG Suarmika, Putu Eka; Syarifah, Mufarrahatus; Setiawan, Gustilas Ade; Hidayat, Nuris; Afira, Afira
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i2.6870

Abstract

Pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan meningkatkan kemampuan guru dalam merancang dan memanfaatkan media pembelajaran berbasis web #HaveAniesDay secara optimal. Penggunaan media ini diharapkan dapat memperkuat proses pembelajaran dengan mengintegrasikan berbagai platform digital serta strategi pengembangan konten yang sesuai dengan tuntutan kurikulum dan karakteristik peserta didik. Kegiatan ini menerapkan pendekatan Participatory Action Research (PAR) sebagai metode pelaksanaannya. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan, yaitu sebesar 86%, dalam pengetahuan dan keterampilan guru terkait penggunaan media pembelajaran berbasis web tersebut. Meski demikian, pengembangan kreativitas dan kemampuan guru dalam menyusun desain media digital yang menarik dan relevan tetap perlu ditingkatkan secara berkelanjutan
SOSIALISASI PENCEGAHAN STOP BULLIYING DI MTS NURUL HIKAM KAPONGAN TAHUN 2025 Rofek, Aenor; Dewi, Ratih Kesuma; Setiawan, Gustilas Ade
PARADIGMA PENGABDIAN Vol 2 No 3 (2025): Edisi: November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/paradigma.v2i3.7680

Abstract

Bullying merupakan salah satu bentuk kekerasan yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, maupun akademik peserta didik. MTs Nurul Hikam Kapongan sebagai lembaga pendidikan tingkat menengah membutuhkan langkah preventif melalui edukasi yang tepat dan berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta strategi pencegahannya melalui program sosialisasi “Stop Bullying”. Metode pelaksanaan meliputi pemaparan materi, diskusi interaktif, pemutaran video edukatif, dan simulasi kasus untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenali serta menolak tindakan bullying. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai konsep bullying sebesar signifikan, ditandai dengan antusiasme dalam tanya jawab dan komitmen peserta untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya sekolah tanpa kekerasan serta memperkuat karakter empati dan sikap saling menghargai antar siswa.