Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Implementasi Media Pattern Block Mats terhadap Kemampuan Spasial Pada Anak Kelompok B di TK Mutiara II Lamongan Rizka Aisyah; Subhan Adi Santoso
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan spasial anak usia dini sangat penting karena menjadi fondasi perkembangan kognitif, pemecahan masalah, kreativitas, dan bahkan keberhasilan di bidang STEM. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Media Pattern Block Mats terhadap kemampuan spasial pada anak kelompok B di TK Mutiara II Lamongan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara. Subjek penelitian sebanyak 9 anak kelompok B di TK Mutiara II Lamongan. Analisis data Penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan spasial anak dapat terstimulasi melalui Media Pattern Block Mats. Media yang berupa lembar kerja atau alas bergambar pola geometris yang digunakan bersama balok geometris kemudian anak dapat menempatkan balok sesuai pola tumbuhan dan binatang. Kemampuan spasial anak dapat terstimulasi melalui pengenalan bentuk geometri, pemecahan masalah, visualisasi objek, serta pemahaman hubungan spasial.
Pengaruh Metode Feedback (Timbal Balik) Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Dasar Muhammadiyah Gresik Subhan Adi Santoso
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/e9g0bb86

Abstract

Tujuan penilitian ini untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan metode Feedback (Timbal Balik) dan juga untuk mengetahui apakah ada pengaruh metode Feedback (Timbal Balik) terhadap hasil belajar pada mata pelajaran PAI kelas III di Sekolah Dasar Muhammadiyah Gresik. Metode feedback (timbal balik) dalam aktivitas belajar siswa diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa karena pendidik akan memberikan respon kepada siswa yang dapat memotivasi mereka, memberi mereka penguatan yang akan membuat mereka lebih percaya diri, membuat mereka lebih berani untuk mengatakan apa yang mereka pikirkan, dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendorong siswa untuk berpartisipasi dalam diskusi. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh metode Feedback (Timbal Balik) dalam meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran PAI kelas III di Sekolah Dasar Muhammadiyah Gresik yang dibuktikan dengan analisis data pre-test dan post-test yang menggunakan uji korelasi product moment dengan taraf signifikasi 0,05 atau 5% rhitung 0,685 dengan nilai rtabel 0,4044. Dengan demikian rhitung lebih besar dari rtabel (0,685 > 0,4044) dan juga nilai 0,685 terletak antara 0,60 – 0,799 sehingga termasuk pada kategori kuat. Dengan demikian dapat diaktakan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode Feedback (Timbal Balik) dapat meningkatkan kualitas hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI kelas III di Sekolah Dasar Muhammadiyah Gresik. The purpose of this study was to determine the implementation of teaching and learning activities using the Feedback method and also to determine whether there was an influence of the Feedback method on learning outcomes in the PAI subject for grade III at Muhammadiyah Elementary School Gresik. The feedback method in student learning activities is expected to improve student learning outcomes because educators will provide responses to students that can motivate them, give them reinforcement that will make them more confident, make them braver to say what they think, and create a learning environment that encourages students to participate in discussions. The conclusion of this study is that there is an influence of the Feedback method in improving student learning outcomes in the PAI subject for grade III at Muhammadiyah Elementary School Gresik as evidenced by the analysis of pre-test and post-test data using the product moment correlation test with a significance level of 0.05 or 5% r count 0.685 with a r table value of 0.4044. Thus, r count is greater than r table (0.685 > 0.4044) and also the value of 0.685 lies between 0.60 - 0.799 so that it is included in the strong category. Thus it can be said that learning using the Feedback method can improve the quality of student learning outcomes in the PAI subject for grade III at Muhammadiyah Elementary School Gresik.
Pelatihan Kepemimpinan Di Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 04 Sidayu Gresik Subhan Adi Santoso
Jurnal Pengabdian Pendidikan Vol 1 No 1 (2025): Solusi: Jurnal Pengabdian Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/5q0t4k08

Abstract

leadership is trying to identify the typical characteristics of both physical, mental and personality that are associated with leadership success. Relying on research that links various traits with certain success criteria. So this community service activity aims to build characteristics, physical, mental and leadership skills of educational institutions and businesses built by students at Muhammadiyah Senior High School 04 Sidayu Gresik. Community service activities are carried out in the form of offline training at the location of Muhammadiyah Senior High School 04 Sidayu Gresik. The results of the Community Service show that there is an increase in the ability of students who are packaged in a game where students can play games to train togetherness, innovation and dare to take risks in leadership. kepemimpinan sifatnya berusaha mengidentifikasikan karakteristik khas baik fisik, mental dan kepribadian yang diasosiasikan dengan keberhasilan kepemimpinan. Mengandalkan pada penelitian yang menghubungkan berbagai sifat dengan kriteria sukses tertentu. Maka kegiatan pengabdian ini bertujuan membangun karakteristik, fisik, mental dan keterampilan memimpin lembaga pendidikan maupun usaha yang dibangun oleh siswa di Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 04 Sidayu Gresik. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam bentuk pelatihan secara offline di lokasi Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 04 Sidayu Gresik. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan dari pihak siswa yang dikemas dalam sebuah permainan games yang mana siswa dapat melakukan permainan games untuk melatih kekompakan, inovasi dan berani mengambil resiko dalam memimpin.
Pelatihan Penggunaan Software Publish or Perish dan Mendeley untuk Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa PIAUD dalam Menulis Karya Ilmiah Rizka Aisyah; Subhan Adi Santoso
Jurnal Pengabdian Pendidikan Vol 1 No 2 (2025): Solusi: Jurnal Pengabdian Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/qhvd4q90

Abstract

Students today are greatly assisted by various applications and technologies in compiling scientific papers. These developments not only accelerate the process but also improve the quality of research and writing. Publish or Perish and Mendeley are two very powerful and complementary software to assist students in creating scientific papers. This training aims to guide students in the use of Publish or Perish and Mendeley software to improve the ability of PIAUD students in writing scientific papers. The Participatory Action Research (PAR) method was implemented in this program by involving 28 PIAUD students of STIT Muhammadiyah Bojonegoro as participants in three stages of activities (planning, implementation, and evaluation). The results of this activity showed that the ability of PIAUD students in using Publish or Perish software was 92.9% and Mendeley was 82.1%. Based on the increased ability in using Publish or Perish and Mendeley software, it is expected to improve the ability of PIAUD students in writing scientific papers. It is hoped that there will be further training related to other software that can support the ability to write scientific papers in students. Mahasiswa saat ini sangat terbantu oleh beragam aplikasi dan teknologi dalam menyusun karya ilmiah. Perkembangan ini tidak hanya mempercepat proses, tetapi juga meningkatkan kualitas penelitian dan penulisan. Publish or Perish dan Mendeley adalah dua perangkat lunak yang sangat kuat dan saling melengkapi untuk membantu mahasiswa dalam membuat karya ilmiah. Pelatihan ini bertujuan membimbing mahasiswa dalam penggunaan software Publish or Perish dan Mendeley untuk meningkatkan kemampuan Mahasiswa PIAUD dalam Menulis Karya Ilmiah. Metode Participatory Action Research (PAR) diterapkan dalam program ini dengan melibatkan 28 mahasiswa program studi PIAUD STIT Muhammadiyah Bojonegoro sebagai peserta dalam tiga tahapan kegiatan (perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi). Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa PIAUD dalam menggunakan sofware Publish or Perish sebesar 92,9% dan Mendeley sebesar 82,1%. Berdasarkan peningkatan kemampuan dalam penggunaan Penggunaan Software Publish or Perish dan Mendeley tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa PIAUD dalam menulis karya ilmiah. Diharapkan adanya pelatihan lanjutan terkait software-software lainnya yang mampu menunjang kemampuan menulis karya ilmiah pada mahasiswa.
Peran Guru Kelas Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Di Era Digital Subhan Adi Santoso
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/x2taeh80

Abstract

Classroom teachers are key elements in the educational process, especially at the elementary school level. Classroom teachers not only serve as conveyors of material, but also as mentors, classroom managers, learning facilitators, and role models for students. These complex roles and responsibilities have been discussed in various educational theories. This study aims to describe the main theories regarding classroom teachers, including teacher role theory, competency theory, classroom management theory, pedagogy theory, constructivism theory, and classroom teacher task theory. This research was conducted at Muhammadiyah Elementary School in Gresik, because according to the title of the research, Muhammadiyah Elementary School in Gresik is one of the institutions that has successfully implemented digital technology, enabling Muhammadiyah Elementary School in Gresik to develop rapidly in a short period of time. The results of the study show that teachers can act as facilitators, motivators, digital classroom managers, innovators, and digital literacy mentors. Digital technology can be a very effective tool for increasing student motivation if used appropriately and creatively. Guru kelas merupakan elemen kunci dalam proses pendidikan, terutama pada jenjang sekolah dasar. Guru kelas tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pembimbing, pengelola kelas, fasilitator pembelajaran, dan teladan bagi peserta didik. Peran dan tanggung jawab yang kompleks ini telah dibahas dalam berbagai teori pendidikan. Penelitian ini bertujuan menguraikan teori-teori utama mengenai guru kelas, meliputi teori peran guru, teori kompetensi, teori manajemen kelas, teori pedagogi, teori konstruktivisme, serta teori tugas guru kelas. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Muhammadiyah Gresik, karena sesuai dengan judul yang diteliti di Sekolah Dasar Muhammadiyah Gresik merupakan salah satu lembaga yang telah berhasil memfungsikan digital dengan baik sehingga dalam waktu singkat Sekolah Dasar Muhammadiyah Gresik bisa berkembang dengan sangat pesat. Hasil penelitian sebagai fasilitator, motivator, pengelola kelas digital, inovator, dan pembimbing literasi digital. Teknologi digital dapat menjadi alat yang sangat efektif untuk meningkatkan motivasi siswa jika digunakan dengan tepat dan kreatif.
Kebijakan Kepala Madrasah Dalam Penerapan Pekan Bahasa Arab Di Madrasah Subhan Adi Santoso
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/4h869a31

Abstract

Pekan Bahasa Arab di madrasah memiliki peran penting dalam memperkuat budaya berbahasa, meningkatkan minat peserta didik terhadap bahasa Arab, serta mendukung pencapaian tujuan pendidikan keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan kepala madrasah dalam penerapan Pekan Bahasa Arab, termasuk bentuk kebijakan, strategi pelaksanaan, faktor pendukung, dan kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah memiliki peran strategis sebagai pengarah, penggerak, dan evaluator program. Kebijakan yang diterapkan mencakup penyusunan jadwal kegiatan, pelibatan guru bahasa Arab, pembiasaan penggunaan kosakata Arab, lomba kebahasaan, serta evaluasi program secara berkala. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan Pekan Bahasa Arab sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala madrasah, komitmen guru, partisipasi siswa, dan dukungan lingkungan madrasah. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian tentang manajemen pendidikan bahasa Arab di madrasah. Kesimpulannya, kebijakan kepala madrasah yang terarah dan konsisten dapat memperkuat pelaksanaan Pekan Bahasa Arab sebagai budaya akademik dan religius. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji efektivitas program ini terhadap peningkatan keterampilan berbahasa Arab siswa secara lebih terukur Arabic Language Week in madrasahs plays a crucial role in strengthening language culture, increasing students' interest in Arabic, and supporting the achievement of Islamic education goals. This research aims to analyze the madrasah principal's policy in implementing Arabic Language Week, including the form of policy, implementation strategy, supporting factors, and challenges faced. This research uses a descriptive qualitative approach. Data was collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing stages. The results show that the madrasah principal has a strategic role as a program director, motivator, and evaluator. The policies implemented include preparing activity schedules, involving Arabic language teachers, habituating the use of Arabic vocabulary, language competitions, and periodic program evaluation. These findings indicate that the success of Arabic Language Week is greatly influenced by the leadership of the madrasah principal, teacher commitment, student participation, and the support of the madrasah environment. This research contributes to enriching studies on Arabic language education management in madrasahs. In conclusion, well-directed and consistent madrasah principal policies can strengthen the implementation of Arabic Language Week as an academic and religious culture. Further research is suggested to examine the effectiveness of this program in a more measurable way on improving students' Arabic language skills.
Implementasi Media Talk Now Arabic Dalam Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab Siswa Madrasah Ibtida'iyah M. Rondi; Subhan Adi Santoso
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/qasmkf80

Abstract

Keterampilan berbicara bahasa Arab merupakan kompetensi fundamental dalam pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyah, namun realitas lapangan menunjukkan pencapaiannya masih memprihatinkan akibat metode konvensional dan minimnya inovasi media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media Talk Now Arabic dalam pembelajaran berbicara bahasa Arab serta menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan berbicara dan motivasi belajar siswa di MI Muhammadiyah 22 Sugihwaras Bojonegoro. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru bahasa Arab, kepala madrasah, dan siswa, observasi partisipan, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media Talk Now Arabic berjalan melalui tiga tahap pembelajaran (pendahuluan, inti, dan penutup) dengan pemanfaatan fitur-fitur interaktif seperti pengenalan kosakata berbasis gambar dan audio, permainan, kuis, perekaman suara, dan sistem poin yang terbukti meningkatkan partisipasi aktif siswa dari 30-40% menjadi 70-75%, rata-rata nilai keterampilan berbicara dari 65-70 menjadi 78-82, serta keberanian dan kepercayaan diri siswa dalam berbahasa Arab. Temuan ini memperkuat teori konstruktivisme dan motivasi belajar serta mengkonfirmasi efektivitas media interaktif berbasis game dalam pembelajaran bahasa Arab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media Talk Now Arabic efektif meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab siswa madrasah ibtidaiyah dan berpotensi menjadi solusi alternatif, meskipun menghadapi kendala keterbatasan sarana prasarana, ketidakfamiliaran siswa dengan teknologi, kebiasaan penggunaan bahasa ibu, kecemasan berbicara, dan keterbatasan kompetensi digital guru. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk memperluas cakupan pada jenjang pendidikan yang berbeda, menguji efektivitas media pada keterampilan berbahasa lainnya, melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam, serta mengembangkan media serupa yang lebih adaptif dengan kearifan lokal dan kebutuhan kurikulum madrasah di Indonesia Arabic speaking skills are a fundamental competency in Arabic language learning at Madrasah Ibtidaiyah, yet field realities indicate that their achievement remains concerning due to conventional methods and the lack of innovation in learning media. This study aims to describe the implementation of Talk Now Arabic media in Arabic speaking learning and to analyze its effectiveness in improving students' speaking skills and learning motivation at MI Muhammadiyah 22 Sugihwaras Bojonegoro. The research employed a qualitative approach with descriptive research type and case study design. Data were collected through in-depth interviews with Arabic language teachers, the madrasah principal, and students, participant observation, and documentation studies, then analyzed using the Miles and Huberman interactive model through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of Talk Now Arabic media proceeded through three learning stages (introduction, core activities, and closing) utilizing interactive features such as image and audio-based vocabulary introduction, games, quizzes, voice recording, and a point system, which provenly increased students' active participation from 30-40% to 70-75%, the average speaking skill score from 65-70 to 78-82, as well as students' courage and self-confidence in speaking Arabic. These findings reinforce constructivism theory and learning motivation theory, as well as confirm the effectiveness of game-based interactive media in Arabic language learning. This study concludes that Talk Now Arabic media is effective in improving Arabic speaking skills of madrasah ibtidaiyah students and has the potential to be an alternative solution, although it faces challenges such as limited infrastructure, students' unfamiliarity with technology, habits of using their mother tongue, speaking anxiety, and teachers' limited digital competence. Further research is recommended to expand the scope to different educational levels, test the effectiveness of the media on other language skills, involve larger and more diverse samples, and develop similar media that are more adaptive to local wisdom and the curriculum needs of madrasahs in Indonesia
Pelatihan Pembuatan Liquid Detergent Sakura pada Ibu-Ibu Pengurus PKK dan Kader Taman Posyandu Desa Tapelan Rizka Aisyah; Subhan Adi Santoso santoso
Jurnal Pengabdian Pendidikan Vol 2 No 1 (2026): Solusi: Jurnal Pengabdian Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/h5w87042

Abstract

Deterjen merupakan kebutuhan pokok rumah tangga yang digunakan setiap hari untuk mencuci pakaian. Pemilihan dan penggunaan deterjen sangat memengaruhi pengeluaran rumah tangga. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan pembuatan liquid detergent “Sakura” pada Ibu-Ibu Pengurus PKK dan Kader Taman Posyandu Desa Tapelan. Metode pelaksanaan kegiatan dengan tahapan: 1) Survey lapangan, 2) Sosialisasi kegiatan, 3) Pelatihan dan praktik, serta 4) Evaluasi. Indikator ketercapaian program yang ditetapkan adalah ketersediaan bahan baku tumbuhan untuk membuat deterjen, keaktifan peserta pelatihan, keterampilan dalam praktik, dan keterlaksanaan program. Sasaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah bu-Ibu Pengurus PKK dan Kader Taman Posyandu Desa Tapelan Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Teknik pengambilan data menggunakan observasi dan angket. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis angket pelatihan didapatkan 100% mengetahui bahan-bahan dan alat untuk pembuatan deterjen cair, sebanyak 86,2% mengetahui langkah pembuatan. Sebanyak 100% mengetahui pengemasan produk, serta 86,2% memiliki rencana untuk membuka usaha deterjen cair.  Detergent is a basic household necessity used every day for washing clothes. The selection and use of detergent greatly affect household expenses. The purpose of this community service activity is to empower the community through training in making "Sakura" liquid detergent for PKK (Family Welfare Movement) members and Posyandu (Integrated Service) Park Cadres in Tapelan Village. The activity implementation method is in stages: 1) Field survey, 2) Socialization of activities, 3) Training and practice, and 4) Evaluation. The program achievement indicators set are the availability of plant raw materials for making detergent, the activeness of training participants, skills in practice, and program implementation. The targets of this community service activity are PKK members and Posyandu (Integrated Service) Park Cadres in Tapelan Village, Kapas District, Bojonegoro Regency. Data collection techniques use observation and questionnaires. Data analysis techniques are carried out descriptively. Based on the results of the training questionnaire analysis, 100% knew the ingredients and tools for making liquid detergent, as many as 86.2% knew the steps for making it. As many as 100% are aware of product packaging, and 86.2% have plans to open a liquid detergent business.