Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : BANGUN REKAPRIMA

PERKUATAN STRUKTUR KOLOM DAN BALOK AKIBAT PERUBAHAN LAYOUT RUANGAN DENGAN METODE CFRP Prawesti, Ratih; Prastyo, Danang; Sukoyo, Sukoyo; Nurhadi, Imam; Sulaiman, Sriwahyuningsih
Bangun Rekaprima Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.064 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v8i2.3972

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perkuatan struktur kolom dan balok yang dibutuhkan pada bangunan Masjid Ash-Shohabat di Jl. Banjarsari Selatan, Tembalang, Semarang, karena perubahan pemanfaatan ruang.   Ada 2 kolom berukuran 25x40 cm dengan tinggi 350 cm yang akandihilangkan. Akibat penghilangan kolom ini perlu dilakukan kajian penelitian apakah perlu perkuatan pada kolom dan balok yang masih ada atau tidak. Setelah dilakukan analisis dengan software SAP2000, diperoleh hasil momen maksimal pada ujung - ujung balok 76,1 KNM yang mana ini melebihi momen kapasaitas balok sebesar 62 KNM, sehingga diperlukan perkuatan struktur. Metode perkuatan yang digunakan adalah dengan menggunakan material CFRP (Carbon Fiber Reinforced Polymer), dimana kekurangan tulangan yang diperlukan pada balok tersebut, diganti dengan material CRFP. Dari hasil perhitungan maka diperoleh kebutuhan CRFP sebanyak   2 buah dengan ukuran 220 mm x 1800 mm tebal 0,15 mm yang dipasang pada sisi atas ujung - ujung balok. Waktu yang dibutuhkan untuk pelaksanaan hanya 3 hari dengan biaya Rp3.800.000,-.
PENGENALAN DAN PELATIHAN UJI TANAH DI LAPANGAN UNTUK SISWA BIDANG KEAHLIAN KONSTRUKSI JALAN, IRIGASI, DAN JEMBATAN SMKN 7 SEMARANG Goro, Garup Lambang; Rabinah, Aiun Hayatu; Mahbub, Jamal; Risman, Risman; Warsiti, Warsiti; Mulyono, Tedjo; Ariyanto, Arief Subakti; Nurhadi, Imam; Satriyadi, Lilik
Bangun Rekaprima Vol. 9 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v9i2.5142

Abstract

Salah satu tantangan yang dihadapi mahasiswa yang berasal dari SMKN 7 Semarang adalah suasana pembelajaran dan sistem pembelajaran yang diterapkan PTV. Hal ini disebabkan karena adanya celah antara kurikulum SMK dengan PTV. Siswa SMKN 7 Semarang sudah memiliki pemahaman dasar terkait kompetensi bidang teknik sipil, tetapi ketika memasuki dunia PTV masih mengalami kesulitan dalam beberapa bidang. Oleh karena itu untuk menjembatani dan mengisi celah dari kurikulum SMK ke PTV diperlukan pengenalan dan pelatihan terkait kompetensi bidang teknik sipil, salah satunya adalah kompetensi pengujian tanah di lapangan.Pelatihan yang dilakuakn adalah pelatihan uji sandcone dan DCP. Hasil dari pelatihan siswa SMKN 7 Semarangdapat memahami secara tepat cara pengujian di lapangan menggunakan alat sandcone dan DCP, juga cara analisis data hasil pengujian. Selain itu, kuisioner juga menanyakan terkait kemudahan bimbingan selama pelatihan, hasilnya adalah 91% siswa menyatakan bahwa dosen dan mahasiswa yang mendampingi memberikan bimbingan dan arahan dengan jelas sehingga mudah dipahami oleh siswa.
ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS PADA SIMPANG TAK BERSINYAL DI SIMPANG BULUSAN - GONDANG TEMBALANG KOTA SEMARANG Mahbub, Jamal; Wahjoedi, Wahjoedi; Buana, Lalu Yahya Surya; Nurhadi, Imam; Risman, Risman
Bangun Rekaprima Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v10i1.5586

Abstract

Vehicles that park on the road cause traffic jams and obstruct traffic flow as well as reducing the level of road service. The ability of a road to provide good and maximum traffic services is closely related to the capacity of the road section. Apart from road capacity, the performance of a road is also closely related to traffic performance. This method is used to analyze the condition of road sections. In the results of road performance analysis by calculating the level of road service, the V/C Ratio value is obtained which will indicate the level of service. Research in a traffic flow movement on a highway there are three main variables used to describe the characteristics of traffic flow , namely speed, volume and density. On the Jl. Sipodang has a capacity of 1638,291 pcu/hour and the average volume on this road is 741.79 pcu/hour, and has a degree of saturation of 0.45 where this figure is in service level C with the characteristics of stable flow, but speed and vehicle motion is controlled, the driver is limited in choosing speed. On the Jl. Gondang Raya has a capacity of 1486,285 pcu/hour and the average volume on this road is 1535.2 pcu/hour, and has a degree of saturation of 1.03 where this figure is at service level E with characteristics of obstructed flow, low speed, volume above capacity, traffic jams often occur for quite a long time. On the Jl. Soeparto from the west has a capacity of 2925.52 pcu/hour and the average volume on this road is 1697.09 pcu/hour, and has a degree of saturation of 0.58 where this figure is at service level C with the characteristics of stable flow, but the speed and motion of the vehicle are controlled, the driver is limited in choosing the speed. On the Jl. Soeparto from the west has a capacity of 2925.52 pcu/hour and the average volume on this road is 1506,171 pcu/hour, and has a degree of saturation of 0.51 where this figure is at service level C with characteristics of stable flow. , but the speed and motion of the vehicle are controlled, the driver is limited in choosing the speed.
PENERAPAN UJI TANAH DI LAPANGAN UNTUK SISWA SMKN 5 SURAKARTA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI DAN PERUMAHAN Rabinah, Aiun Hayatu; Goro, Garup Lambang; Harprastanti, Primasiwi; Mahbub, Jamal; Risman, Risman; Warsiti, Warsiti; Mulyono, Tedjo; Wiyana, Yustinus Eka; Nurhadi, Imam; Satriyadi, Lilik
Bangun Rekaprima Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v10i1.5494

Abstract

SMKN 5 Surakarta students encountered a challenge during the initial assessment of the civil construction implementation, particularly concerning field soil testing. This challenge was exacerbated by the absence of soil mechanics courses in the curriculum. While the students possessed a fundamental grasp of civil engineering competencies, they faced difficulties in various aspects, with field soil testing being a notable area of concern. To address these competency gaps and enhance the vocational school curriculum, training sessions were conducted to educate students on the practical application of soil tests in the field. The specific training covered sand cone and DCP tests. According to the questionnaire results, post-training, over 50% of SMKN 5 Surakarta students exhibited a clear understanding of how to perform field tests using DCP, Sand Cone, and Speedy Moisture test equipment, along with the ability to analyze the resulting test data. The effectiveness of direct training and intensive mentoring was evident in facilitating students' comprehension of the provided material. Notably, 90% of the students affirmed that the training was easily comprehensible.
Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Pengukuran Bagi Pekerja Bangunan Nurhadi, Imam; Yusetyowati, Yusetyowati; Ukiman, Ukiman; Pawiro, Dadiyono Amat
Bangun Rekaprima Vol. 4 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (864.057 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v4i1.1119

Abstract

Dampak dari pertumbuhan penduduk adalah semakin meluasnya areal pemukiman dan semakin menyusutnya areal kebun, ladang dan persawahan. Akibat dari hal ini, sebagian besar masyarakat yang tadinya bermata pencaharian bercocok tanam berubah profesi menjadi buruh pabrik, buruh bangunan, pekerja bangunan, berjualan sembako atau yang lainnya. Hal ini sangat dirasakan oleh masyarakat Desa Pundensari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo dan sekitarnya, dimana sebagian besar pada saat dahulu bekerja di sawah dan ladang sebagai petani berubah profesi sebagai pekerja bangunan yang sesuai dengan pendidikan dan keterampilannya. Pekerja bangunan mengalami kesulitan terutama dalan hal antara lain pengukuran jarak, ketinggian dan sudut horizontal maupun miring. membaca gambar kerja ditransfer ke lapangan tentang letak bangunan dan pengukuran batas lahan dan luas bidang tanah sawah atau pekarangan, batas jalan, saluran air dan sebagainya. Politeknik Negeri Semarang sangat berkepentingan untuk ikut ambil bagian dalam peningkatan kualitas tenaga kerja yang ada di wilayah Jawa Tengah. Hal ini sebagai salah satu dari Tri Darma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Permasalahan mitra yang dihadapi mengalami kendala terutama dalam pengukuran berkaitan tenaga kerja bangunan, mengingat pengukuran harus mengunakan alat ukur yang sederhana dan handal untuk menunjang hasil yang maksimal. Sehingga tim pengabdian kepada masyarakat dan mitra (bas-bas borong pekerja bangunan) memandang perlu ada kesepakatan kerja sama yang berkaitan pelatihan dalam bidang pengukuran. Solusi yang ditawarkan tim pengabdian dengan mitra adalah pelatihan pengunakan alat ukur untuk meningkatkan sumber daya dan pelatihan membuat garis lurus, sudut sembarang, menentukan titik ketinggian.Kata Kunci: Pengukuran, garis, sudut.
EVALUASI PEMENUHAN KEBUTUHAN RUANG PARKIR DI KAMPUS POLITEKNIK NEGERI SEMARANG: EVALUASI PEMENUHAN KEBUTUHAN RUANG PARKIR DI KAMPUS POLITEKNIK NEGERI SEMARANG Buana, Lalu Yahya Surya; Wahjoedi; Nurhadi, Imam; Warsiti; Risman
Bangun Rekaprima Vol. 11 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v11i1.6577

Abstract

Activities that occur in an activity center will certainly cause vehicle parking activities. Parking facilities are a very important supporting factor and require extra attention for their development in the activity center. Parking problems are something that we often encounter in various locations of educational centers, shopping centers, hospitals, factories, universities and many other places. One real example that occurs in Semarang is on the Semarang State Polytechnic campus, every day active lectures are certainly always a buildup of vehicles that cause traffic activities around the Semarang State Polytechnic campus to become dense. Therefore, an evaluation is needed to fulfill the need for parking space on the Semarang State Polytechnic campus. In evaluating the fulfillment of parking needs, Parking Characteristics on the Semarang State Polytechnic Campus with a composition of 2-wheeled and 4-wheeled vehicles with a parking duration for each type of vehicle is 425 minutes and 546 minutes with a parking index of 104% and 277%. The need for parking space that must be provided on the Semarang State Polytechnic campus with each type of vehicle is 3622.3 for 2-wheeled vehicles and 140.8 for 4-wheeled vehicles.