Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Pepadu

PENINGKATAN KETERAMPILAN INSTALASI PERANGKAT KERAS KOMPUTER SEBAGAI SARANA PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA SMK MAGANG Wiryajati, I Ketut; Adnyani, Ida Ayu Sri; Putra, I Ketut Perdana; Seniari, Ni Made; Yadnya, Made Sutha
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.5850

Abstract

Occupational Safety and Health (OSH) is a fundamental aspect to ensure the security and continuity of academic activities, especially in technical laboratory environments that are highly prone to fire hazards. The Electrical Engineering Laboratory of the Faculty of Engineering, University of Mataram, is identified as a high-risk area due to the use of high-voltage electricity, electronic devices, and flammable materials. According to the fire triangle theory comprising fuel, heat, and oxygen fires can be prevented by eliminating one of these elements. A primary preventive effort in this context involves the use of fire extinguishers (APAR) and adequate training on their proper use. This study aims to evaluate the effectiveness of APAR training and awareness campaigns among active laboratory students. The training method applied an andragogical approach with the PASS technique (Pull, Aim, Squeeze, Sweep), accompanied by pre- and post-tests, simulated fire suppression, and participatory observation. Results showed a significant improvement in students’ understanding, with the average score increasing from 18.75% to 88.38% and the standard deviation decreasing from 9.22 to 6.16, indicating more uniform comprehension among participants. A paired t-test revealed a highly significant difference (p < 0.0001), and one-way ANOVA supported that the training had a measurable effect on all evaluated aspects. Beyond cognitive gains, students also demonstrated positive affective and psychomotor responses through active participation and practical suggestions, such as improving extinguisher placement and adding usage instructions. These findings indicate that the APAR training program not only enhances technical knowledge but also cultivates a culture of safety within the academic environment. It is recommended that such training be institutionalized as part of the laboratory's integrated OSH management system
PENTINGNYA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) KELISTRIKAN DI AREA HUNIAN BAGI MASYARAKAT DESA SANDIK KECAMATAN BATULAYAR Adnyani, Ida Ayu Sri; Seniari, Ni Made; Supriyatna, Supriyatna; Natrsir, Abdul; Nababan, Sabar; Wiryajati, I Ketut
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.5920

Abstract

Pemahaman masyarakat tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kelistrikan di Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, masih tergolong rendah. Masyarakat cenderung mengabaikan potensi bahaya dari instalasi listrik yang tidak aman, seperti risiko kebakaran, sengatan listrik, dan ledakan. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan sosialisasi dan edukasi mengenai K3 Kelistrikan kepada masyarakat setempat. Kegiatan ini meliputi pengenalan potensi bahaya, cara pengecekan dan pemeliharaan instalasi listrik, serta pelatihan pemasangan instalasi listrik yang sesuai dengan standar Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2011. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan kelistrikan setelah dilakukan edukasi. Dari 30 responden yang terlibat, 70% menyatakan setuju atau sangat setuju bahwa edukasi tersebut penting dan perlu ditingkatkan. Namun, masih terdapat 13,33% responden yang belum sepenuhnya memahami pentingnya keselamatan kelistrikan, sehingga diperlukan upaya edukasi yang lebih efektif dan berkelanjutan. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat, namun pendampingan berkelanjutan diperlukan untuk memastikan keselamatan kelistrikan di Desa Sandik tetap terjaga.
PENGUATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN KEBAKARAN DENGAN PENGGUNAAN APAR DI DESA SANDIK KECAMATAN BATULAYAR LOMBOK BARAT: PENGUATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN KEBAKARAN DENGAN PENGGUNAAN APAR DI DESA SANDIK KECAMATAN BATULAYAR LOMBOK BARAT Wiryajati, I Ketut; Adnyani, Ida Ayu Sri; Citarsa, Ida Bagus Fery; Seniari, Ni Made; Satiawan, I Nyoman Wahyu; Suksmadana, I Made Budi; Yadnya, Made Sutha; Supriono, Supriono; Ramadhani, Cipta
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.7231

Abstract

Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, memiliki risiko kebakaran yang tinggi, terutama selama musim kemarau. Namun, kesadaran masyarakat mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran, termasuk penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), masih sangat terbatas. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan program penguatan kapasitas melalui pelatihan dan simulasi penggunaan APAR. Pelatihan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan memberikan pengetahuan serta keterampilan praktis tentang cara penanggulangan kebakaran yang efektif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta terkait penggunaan APAR serta kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan kebakaran. Meskipun demikian, tantangan berupa kurangnya motivasi masyarakat untuk berpartisipasi dan keterbatasan jumlah APAR di desa ini masih perlu diatasi. Program ini telah berhasil meningkatkan kesiapan masyarakat Desa Sandik dalam menghadapi potensi kebakaran dan dapat dijadikan model untuk diterapkan di wilayah lain yang memiliki risiko serupa.
PENINGKATAN KETERAMPILAN INSTALASI PERANGKAT KERAS KOMPUTER SEBAGAI SARANA PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA SMK MAGANG Seniari, Ni Made; Yadnya, Made Sutha; Wiryajati, I Ketut; Adnyani, Ida Ayu Sri; Putra, I Ketut Perdana; Satiawan, I Nyoman Wahyu
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.5850

Abstract

Occupational Safety and Health (OSH) is a fundamental aspect to ensure the security and continuity of academic activities, especially in technical laboratory environments that are highly prone to fire hazards. The Electrical Engineering Laboratory of the Faculty of Engineering, University of Mataram, is identified as a high-risk area due to the use of high-voltage electricity, electronic devices, and flammable materials. According to the fire triangle theory comprising fuel, heat, and oxygen fires can be prevented by eliminating one of these elements. A primary preventive effort in this context involves the use of fire extinguishers (APAR) and adequate training on their proper use. This study aims to evaluate the effectiveness of APAR training and awareness campaigns among active laboratory students. The training method applied an andragogical approach with the PASS technique (Pull, Aim, Squeeze, Sweep), accompanied by pre- and post-tests, simulated fire suppression, and participatory observation. Results showed a significant improvement in students’ understanding, with the average score increasing from 18.75% to 88.38% and the standard deviation decreasing from 9.22 to 6.16, indicating more uniform comprehension among participants. A paired t-test revealed a highly significant difference (p < 0.0001), and one-way ANOVA supported that the training had a measurable effect on all evaluated aspects. Beyond cognitive gains, students also demonstrated positive affective and psychomotor responses through active participation and practical suggestions, such as improving extinguisher placement and adding usage instructions. These findings indicate that the APAR training program not only enhances technical knowledge but also cultivates a culture of safety within the academic environment. It is recommended that such training be institutionalized as part of the laboratory's integrated OSH management system
PENTINGNYA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) KELISTRIKAN DI AREA HUNIAN BAGI MASYARAKAT DESA SANDIK KECAMATAN BATULAYAR Adnyani, Ida Ayu Sri; Seniari, Ni Made; Supriyatna, Supriyatna; Natrsir, Abdul; Nababan, Sabar; Wiryajati, I Ketut
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.5920

Abstract

Pemahaman masyarakat tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kelistrikan di Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, masih tergolong rendah. Masyarakat cenderung mengabaikan potensi bahaya dari instalasi listrik yang tidak aman, seperti risiko kebakaran, sengatan listrik, dan ledakan. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan sosialisasi dan edukasi mengenai K3 Kelistrikan kepada masyarakat setempat. Kegiatan ini meliputi pengenalan potensi bahaya, cara pengecekan dan pemeliharaan instalasi listrik, serta pelatihan pemasangan instalasi listrik yang sesuai dengan standar Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2011. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan kelistrikan setelah dilakukan edukasi. Dari 30 responden yang terlibat, 70% menyatakan setuju atau sangat setuju bahwa edukasi tersebut penting dan perlu ditingkatkan. Namun, masih terdapat 13,33% responden yang belum sepenuhnya memahami pentingnya keselamatan kelistrikan, sehingga diperlukan upaya edukasi yang lebih efektif dan berkelanjutan. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat, namun pendampingan berkelanjutan diperlukan untuk memastikan keselamatan kelistrikan di Desa Sandik tetap terjaga.
PENGUATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN KEBAKARAN DENGAN PENGGUNAAN APAR DI DESA SANDIK KECAMATAN BATULAYAR LOMBOK BARAT: PENGUATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN KEBAKARAN DENGAN PENGGUNAAN APAR DI DESA SANDIK KECAMATAN BATULAYAR LOMBOK BARAT Wiryajati, I Ketut; Adnyani, Ida Ayu Sri; Citarsa, Ida Bagus Fery; Seniari, Ni Made; Satiawan, I Nyoman Wahyu; Suksmadana, I Made Budi; Yadnya, Made Sutha; Supriono, Supriono; Ramadhani, Cipta
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.7231

Abstract

Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, memiliki risiko kebakaran yang tinggi, terutama selama musim kemarau. Namun, kesadaran masyarakat mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran, termasuk penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), masih sangat terbatas. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan program penguatan kapasitas melalui pelatihan dan simulasi penggunaan APAR. Pelatihan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan memberikan pengetahuan serta keterampilan praktis tentang cara penanggulangan kebakaran yang efektif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta terkait penggunaan APAR serta kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan kebakaran. Meskipun demikian, tantangan berupa kurangnya motivasi masyarakat untuk berpartisipasi dan keterbatasan jumlah APAR di desa ini masih perlu diatasi. Program ini telah berhasil meningkatkan kesiapan masyarakat Desa Sandik dalam menghadapi potensi kebakaran dan dapat dijadikan model untuk diterapkan di wilayah lain yang memiliki risiko serupa.