Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETHUN PENGETAHUAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS TAMALANREA Suhartatik; Fatmawati, Andi; Kasim, Jamila
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia adalah suatu keadaan adanya penurunan kadar hemoglobin, hematokrit, dan sejumlah eritrosit dibawah normal. Menurut WHO Normal hemoglobin pada ibu hamil adalah ≥11. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan budaya dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Tamalanrea. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pendekatan rancangan Cross Sectional. Rancangan ini peneliti melakukan penelitian dan pengukuran hanya satu kali pada satu waktu. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 responden dengan menggunakan teknik Asidental sampling. Data dikumpulkan dari responden dengan menggunakan lembar kuesioner. Kemudian disajikan dalam tabel tabulasi dan uji statistik Chi-square dengan nilai kemaknaan 0.05. setelah dilakukan uji statistik menggunakan SPSS didapatkan hasil bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil (p=0.020) dan adanya hubungan antara budaya dengan kejadian anemia pada ibu hamil (p=0.002). berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan budaya dengan kejadian anemia pada ibu hamil.
PENGARUH THERAPY GUIDED IMAGERY TERHADAP TINGKAT NYERI PADA PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT TK. II PELAMONIA MAKASSAR Erawati; Kasim, Jamila; Ernawati
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sectio caesarea merupakan kelahiran janin melalui jalur abdominal (laparotomi) yang memerlukan insisi ke dalam uterus (histerotomi). Adanya insisi dan jaringan yang rusak menyebabkan sensasi rasa nyeri. Nyeri sangat mengganggu dan menyulitkan lebih banyak responden dibanding suatu penyakit manapun. Perawat berperan besar dalam penanggulangan nyeri non farmakologis. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh therapy guided imagery terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea di Rumah Sakit TK. II Pelamonia Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Pre-experimental Design dengan jenis rancangan yang digunakan One Group Pretest-Postest Design dan dilaksanakan di Ruang PNC Rumah Sakit Tk. II Pelamonia Makassar pada tanggal 01 sampai 22 Desember 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien post operasi caesarea yang dirawat di Ruang PNC Rumah Sakit TK. II Pelamonia Makassar. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 11 pasien. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa skor rata-rata tingkat nyeri responden sebelum therapy guided imagery yaitu 7, dimana skor tingkat nyeri tertinggi yaitu 8 dan terendah 6, sedangkan skor rata-rata tingkat nyeri responden sesudah therapy guided imagery yaitu 4, dimana skor tingkat nyeri tertinggi yaitu 8 dan terendah 6. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai ρ=0,002, yang berarti nilai ρ lebih kecil dari nilai (α) 0,05, dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh therapy guided imagery terhadap tingkat nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea di Rumah Sakit TK. II Pelamonia Makassar.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI KERJA PMO PADA PENDERITA TB PARU DI BBKPM MAKASSAR Ningsih, Sulastri; Kasim, Jamila; Yasir, Muhammad
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 3 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis atau TB adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh basil Mikobakterium Tuberkulosis yang merupakan salah satu penyakit saluran pernapasan bagian bawah yang sebagian basil tuberkulosis masuk ke dalam jaringan paru melalui airbone infection. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya gambaran pengetahuan dan motivasi kerja Pengawas Menelan Obat pada penderita TB Paru di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 45 orang.Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Analisa data yang digunakan analisa univariat dengan tampilan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari total 30 responden (100%) yang diteliti, yang memiliki tingkat pengetahuan yang baik sebanyak 26 responden (87%) dan yang memiliki tingkat pengetahuan yang kurang sebanyak 4 responden (13%). Sedangkan yang mempunyai motivasi yang baik sebanyak 23 responden (77%) dan yang mempunyai motivasi yang kurang sebanyak 7 responden (23%). Disimpulkan bahwa dari hasil penelitian tentang gambaran pengetahuan dan motivasi kerja Pengawas Menelan Obat pada penderita TB Paru di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM), didapatkan bahwa Pengawas Menelan Obat didominasi memiliki pengetahuan dan motivasi yang baik.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERAN ORANG TUA TENTANG TOILET TRAINING PADA ANAK USIA BALITA DI PAUD SALSABILAH KABUPATEN PANGKEP Eka Sari Soulissa; Kasim, Jamila; Ismail
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toilet Training pada anak merupakan suatu usaha untuk melatih anak agar mampu mengontrol dalam melakukan buang air kecil dan buang air besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan peran orang tua tentang toilet training pada anak usia Balita di PAUD Salsabilah Kabupaten Pangkep. Penelitian dilaksanakan setelah mendapat izin dari pihak terkait mulai tanggal 18 s/d 26 Desember 2017. Metode : jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan rancangan penelitian observasional bersifat analitis dengan pendekatan Cross Sectional yaitu mencari hubungan antar variabel yang diteliti dengan melakukan pengukuran atau pengamatan pada saat yang bersamaan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 orang responden dengan teknik sampling adalah Total Sampling. Data yang telah terkumpul kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan program statistik (SPSS). Analisis data mencakup analisis univariat dengan mencari distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil analisis bivariat diperoleh ada hubungan antara pengetahuan orang tua dengan toilet training anak usia Balita di PAUD Salsabilah Kabupaten Pangkep dengan nilai ρ=0,002 dan ada hubungan antara peran orang tua dengan toilet training anak usia Balita di PAUD Salsabilah Kabupaten Pangkep dengan nilai ρ=0,000. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan dan peran orang tua dengan toilet training anak usia Balita di PAUD Salsabilah Kabupaten Pangkep
Wa Ode Saridewi Mulyainuningsih FAKTOR DETERMINAN INDIKASI SECTIO CAESAREA Mulyainuningsih, Wa Ode Saridewi; Mutmainna, Amriati; Kasim, Jamila
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 1 No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v1i3.619

Abstract

Sectio caesarea merupakan pembedahan yang dilakukan dengan melakukan pengirisan pada dinding perut untuk mengeluarkan janin.faktor deteminan indikasi section caesarea terbagi menjadi faktor ibu, faktor janin dan faktor lainnya. Faktor ibu terdiri dari usia, tulang panggul (DKP), Riwayat SC, tinggi badan ibu, faktor hambatan jalan lahir, ketuban pecah dini. Faktor janin terdiri dari bayi besar, kelainan letak janin, janin abnormal, Ancama Gawat Janin, Factor plasenta, Kelainan Tali Pusat, Bayi kembar, Kala II lama, Serotinus. Dan faktor lainnya yaitu gagal induksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui factor determinan indikasi sectio caesarea di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muna Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Deskriptif Retrospektif dengan pendekatan waktu Retrospektif. Pengambilan sampel menggunakan metode probability sampel dengan teknik simple random sampling, yang didapatkan 155 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pengambilan data sekunder dan data yang diambil dan diolah dari buku register dan catatan rekam medic. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah faktor yang mempunyai presentasi tertinggi yaitu pada faktor ibu sebanyak 115 responden dengan presentase keseluruhan (74.2%).
HUBUNGAN MANAJEMEN NUTRISI IBU MENYUSUI TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MONCONGLOE KABUPATEN MAROS Trisinarti; Amriati Mutmainna; Jamila Kasim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 1 No 6 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v1i6.657

Abstract

Breast milk is one of the sources of life for children which is very important because it is a natural food ingredient that can be given by a mother to her child after birth at the beginning of his life. Good nutrition for breastfeeding mothers is important because it can increase milk production. According to WHO data (2016), between 2007 and 2014, the global coverage of exclusive breastfeeding was only around 36%. Meanwhile, one of the 2015 Sustainable Development Goals (SDGs) is exclusive breastfeeding at least 80% of breastfeeding mothers give breast milk to their babies. The purpose of this study was to determine the relationship between nutrition management for breastfeeding mothers and increased milk production in the working area of ​​the Moncongloe Public Health Center, Maros Regency. This research uses quantitative research with survey method with cross sectional design. Sampling using accidential sampling technique, obtained 54 respondents. Data was collected using a questionnaire leaflet and analyzed by Chi-Scuare test (p < 0.05). The results of the analysis showed that there was a relationship between Nutrition Management of Breastfeeding Mothers and Increased Breast Milk Production which was indicated by the results of the Chi-Square statistical test, p value = 0.003. The conclusion of this study is that there is a relationship between Nutrition Management of Breastfeeding Mothers on Increasing Breast Milk Production in the Working Area of ​​the Moncongloe Public Health Center, Maros Regency.
HUBUNGAN ANEMIA DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN PADA IBU POSTPARTUM lasaha., Widya astuti; mutmainna, Amriatii; kasim, Jamila
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v2i1.742

Abstract

Anemia dalam kehamilan sebagai penurunan kadar hemoglobin kurang dari 11 gram% selama masa postpartum Perdarahan postpartum perdarahan yang melebihi 500 ml Tujuan Penilitian ini adalah untuk mendefiniskan hubungan anemia dengan kejadian perdarahan pada ibu postpartum. Metode Penilitian ini menggunakan desain Literature Review. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan data base google scholar dan pubmed Artikel yang digunakan adalah yang di publikasikan pada Tahun 2017-2021. Hasil penilitian nenunjukkan resiko perdarahan postpartum meningkat pada wanita bersalin dengan anemia dimana anemia bisa menyebabkan kurangnya kadar hemoglobin sehingga jumlah oksigen yang diikat dalam darah,juga sedikit sehingga mengurangi jumlah pengiriman oksigen dan cakupan nutrisi ke uterus pada saat ibu bersalin oksigen dan nutrisi maka sel-sel uterus akan mengalami penurunan kontraksi, inilah yang akan menyebabkan terjadinya perdarahan. Kesimpulan dari hasil penlitian yaitu hubungan anemia dengan kejadian perdarahan pada ibu postpartum sangat berisiko terjadi pada ibu yang bersalin
GAMBARAN PENGALAMAN, PERSEPSI DAN KESIAPAN ANAK DALAM MENGHADAPI MENARCHE DINI DI SD MIN BANTA-BANTAENG KOTA MAKSSAR Andi Midayanti Ramulya; Nurafriani, Nurafriani; Kasim, Jamila
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v2i3.978

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang mengalami perkembangan fisik paling pesat diantara tahap-tahap perkembangan manusia. Selain terjadi perubahan fisik, remaja juga mengalami perubahan secara psikologi. Saat ini usia anak mengalami menarche cenderung semakin muda berkisar antara 8-12 tahun. Anak yang mengalami menarche dini cenderung merasa cemas, malu dan belum siap. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahii pengalaman, persepsi dan kesiapan nak dalam menghadapi menarche dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam yang dilakukan pada 16 responden yang berusia 10-12 tahun kemudian hasil wawancara tersebut akan di analisa. Hasil: sebagian anak memiliki pengetahuan yang cukup terkait dengan menarche, namun ada beberapa yang kurang mengetahui serta malu dalam membahas terkait dengan menarche. Anak yang telah mengalami menstruasi cenderung menceritakan pengalam mereka dan untuk anak yang belum mengalami cenderung malu dan mengatakan belum siap serta menganggap haid sebagai suatu hal yang kotor, menyakitkan dan membuat tidak nyaman. Informasi tentang menarche kurang diketahui oleh sebgaian anak sehingga memicuh persepdi yang negatih tentang menstruasi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TERHADAP DETEKSI DINI PERKEMBANGAN ANAK UMUR 6-24 BULAN DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS PACCERAKKANG KOTA MAKASSAR Harmayani hakim; Haskas, Yasir; Kasim, Jamila
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v2i3.979

Abstract

Perkembangan anak dimulai sejak lahir sehingga mencapai dewasa. Perkembangan ditandai dengan kemampuan , yaitu kemampuan terbatas pada waktu lahir seperti tersenyum, berbicara, berjalan, berlari, belajar dan bergaul dikemudian hari. Mengingat peran ibu yang besar, maka pengetahuan ibu tentang perkembangan anak sangat diperlukan. Pengetahuan merupakan hasil keingintahuan dan ini terjadi setelah melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu terhadap deteksi dini perkembangan anak diwilayah kerja Puskesmas accerakkang Kota Makassar. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Dalam penelitian cross sectional, variabel independen atau bebas dan dependen atau terikat yang terjadi pada objek penelitian diukur atau dikumpulkan secara simultan. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan ibu terhadap deteksi dini perkembangan anak diwilayah kerja Puskesmas accerakkang Kota Makassar (p = 0,000). Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu terhadap deteksi dini perkembangan anak diwilayah kerja Puskesmas accerakkang Kota Makassar. Responden dapat mendeteksi dini perkembangan anaknya dengan baik
Pengaruh Halusinasi Pendengaran Terhadap Risiko Mencederi Diri Di Rskd Dadi Provinsi Sulawesi Selatan Manuputty, Anita Sulfia; Sitti Nurbaya; Jamila kasim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i2.1448

Abstract

Halusinasi merupakan gangguan jiwa dimana pasien merasakan presepsi terhadap lingkungan tanpa stimulus yang nyata, dan pasien menginterpretasikan sesuatu yang tidak nyata tanpa stimulus atau rangsangan dari luar. Halusinasi dimana pasien merasakan hilangnya kemampuan dalam membedakan rangsangan internal (pikiran) dan rangsangan eksternal (dunia luar). Pada halusinasi pendengaran pasien mendengar suara-suara yang mengganggu untuk memberitahukan atau melakukan sesuatu yang dapat membahayakan dirinya sendiri dan berisiko mencederai dirinya sendiri. Tujuan penelitian ini untuk diketahuinya pengaruh halusinasi pendengaran terhadap risiko mencederai diri di RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pendekatan cross-sectional dengan teknik Accidental Sampling. Populasi penderita halusinasi pendengan dengan resiko mencederai diri berjumlah 140 di RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan, kemudian dihitung menggunakan rumus slovin dan didapatkan 31 sampel. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara kepada responden dengan menggunakan kuesioner kemudian diolah menggunakan master tabel. Dari hasil uji Chi-square mengenai halusinasi pendengan terhadap resiko mencederai diri adalah di peroleh nilai p=0,002. Kesimpulan penelitian ini ada pengaruh halusinasi pendengaran terhadap risiko mencederai diri di RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan.