Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analisis Pengaruh Terapi Bibliotheraphy Terhadap Kemandirian Aktivitas Harian Anak Di SLB (Sekolah Luar Biasa) Al-alaq Makassar Marsela, Yuyun; Mutmainna, Amriati; Kasim, Jamila
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i3.1463

Abstract

Salah satu hambatan pada anak-anak yang sebagai kekhawatiran pada orangtua merupakan autisme. Autisme   merupakan   suatu   jenis   gangguan   dalam   perkembangan   perfasif   anak kompleks dan berat yang biasanya sebelum anak berusia berusia tiga tahun. Perilaku   autisme   dapat   digolongkan   dengan   dua   jenis yaitu   perilaku   yang   eksesif (berlebihan) yang ditandai dengan perilaku yang hiperaktif dan tantrum serta perilaku defisit (berkekurangan) seperti ad anya gangguan dalam bicara ataupun kurangnya perilaku sosial dengan lingkungan sekitar. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Bibliotheraphy terhadap kemandirian aktivitas harian anak di Sekolah Luar Biasa Al-alaq Makassar. Metode penelitian ini menggunakan metode analitik tipe pra eksperimen dengan pendekatan one group pre post test Design. Tempat penelitian beralamat di BTP jalan banggala no.102 di Sekolah Luar Biasa Al-alaq Makassar. Populasi sebanyak 40 siswa yang bersekolah. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 40 orang siswa dengan menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan terapi terdapat 27 responden (67,5%) kemandirian aktivitasnya dibantu total dan 13 responden (32,5%) kemandirian aktivitasnya dibantu setelah dilakukan terapi terdapat 14 responden (35,0%) kemandirian aktivitas responden dibantu dan 26 responden (65,0%) kemandirian aktivitas mandiri. Hasil uji statistik Wilcoxon Test diperoleh nilai p-value 0,03 artinya  nili p< (0,05), maka (Ha) diterima, artinya terdapat pengaruh bibliotherapy terhadap tingkat kemandirian aktivitas harian Anak Di SLB AL-Alaq Makassar. Kesimpulan ada pengaruh bibliotheraphy terhadap kemandirian aktivitas harian anak di SLB al-alaq Makassar.
Family Empowerment for Pressure Ulcer Prevention in Bedridden Patients at Home in Bababulo Village Hasifah, Hasifah; Jamaluddin, Maryam; Alawiyah, Tuty; Kasim, Jamila; Setiawati, Yuliyanti
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 5 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.687

Abstract

Pressure ulcers are a common and serious health problem among bedridden patients receiving home care, often leading to complications that deteriorate their condition. This community service program aimed to empower families as primary caregivers in preventing pressure ulcers through structured education and practical mentoring. The intervention involved 30 family caregivers and was implemented in two sessions consisting of education and hands-on practice, conducted on May 10, 2025, in Bababulo Village, Pamboang District. Knowledge evaluation was performed using a pre-test and post-test design with 15 structured questions. The results showed a substantial improvement in family knowledge, with the average score increasing from 48.3 to 89.5 after the intervention. Participants initially demonstrated limited understanding of ulcer prevention techniques but became more competent and confident following the sessions. The program not only improved knowledge and caregiving skills but also strengthened emotional engagement and collaboration within families. Despite its success, the short training duration and small sample size were identified as limitations. To ensure sustainability, it is recommended to integrate digital educational materials, continuous follow-up training, and community support networks. Overall, this initiative provides an effective and replicable model for family-based empowerment in home care, contributing to enhanced patient safety and quality of life.
Family Empowerment for Pressure Ulcer Prevention in Bedridden Patients at Home in Bababulo Village Hasifah, Hasifah; Jamaluddin, Maryam; Alawiyah, Tuty; Kasim, Jamila; Setiawati, Yuliyanti
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 5 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.687

Abstract

Pressure ulcers are a common and serious health problem among bedridden patients receiving home care, often leading to complications that deteriorate their condition. This community service program aimed to empower families as primary caregivers in preventing pressure ulcers through structured education and practical mentoring. The intervention involved 30 family caregivers and was implemented in two sessions consisting of education and hands-on practice, conducted on May 10, 2025, in Bababulo Village, Pamboang District. Knowledge evaluation was performed using a pre-test and post-test design with 15 structured questions. The results showed a substantial improvement in family knowledge, with the average score increasing from 48.3 to 89.5 after the intervention. Participants initially demonstrated limited understanding of ulcer prevention techniques but became more competent and confident following the sessions. The program not only improved knowledge and caregiving skills but also strengthened emotional engagement and collaboration within families. Despite its success, the short training duration and small sample size were identified as limitations. To ensure sustainability, it is recommended to integrate digital educational materials, continuous follow-up training, and community support networks. Overall, this initiative provides an effective and replicable model for family-based empowerment in home care, contributing to enhanced patient safety and quality of life.
Empowering Women Through Contraceptive Education Makes Responsible Family Decisions A Reality Kasim, Jamila; Hasifah, Hasifah; A, Alfiah; Kadrianti, Erna; Jamaluddin, Maryam
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 1 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.307

Abstract

Empowering women through contraceptive education is an effort to provide knowledge, skills and access to various contraceptive methods to women to provide control to women regarding decisions regarding their reproductive health. The aim of community service is to increase the knowledge of women of childbearing age regarding appropriate contraceptive knowledge. with health conditions in Taraweang village in the form of counseling by providing material about types of contraceptives, disadvantages and advantages and side effects, the activity method is by distributing leaflets to participants then conducting counseling and evaluating using a pre-post test questionnaire. The results of activities regarding contraception were an increase in the knowledge of women of childbearing age. Where the knowledge of women of childbearing age before good knowledge education was 22%, and after good knowledge counseling it was 81%. Providing contraceptive knowledge to women of childbearing age has a positive social and health impact, giving them greater control over their bodies and reproductive lives.
Efektivitas Program Metode Edukasi Audiovisual Tentang Penatalaksanaan Diri Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Perumnas Antang Makassar Syaipuddin, Syaipuddin; Suhartatik, Suhartatik; Haskas, Yasir; Nurbaya, Sitti; Kasim, Jamila
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7892

Abstract

Upaya yang dapat dilakukan dalam mencegah ulkus kaki diabetik adalah dengan melakukan edukasi bagaimana mencegah ulkus kaki diabetik dan perawatan kaki diabetik kepada penderita Diabetes Melitus. Hal ini merupakan pilar utama dalam penatalaksanaan Diabetes Melitus. Bentuk kegiatan perawatan kaki antara lain membersihkan kaki, mengamati area kaki, mengeringkan kaki, memberi minyak pada kulit kaki. Hal-hal tersebut bertujuan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan kaki, serta merilekskan kaki. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pengaruh Program Metode Audiovisual terhadap Self Management pada Pasien Diabetes Melitus di Wilayah Puskesmas Tamangapa Antang Kota Makassar. Desain penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain quasi experimental dengan sampel penelitian 54 orang penderita Diabetes Melitus yang berobat di Puskesmas Tamangapa Antang Kota Makassar dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner manajemen diri. Analisis data dalam penelitian menggunakan paired sample T test. Hasil penelitian ini adalah: Dari hasil penelitian berdasarkan uji statistik t-dependent pada tabel, diketahui bahwa nilai rata-rata manajemen diri sebelum metode audiovisual pendidikan adalah 36,73 dengan standar deviasi untuk nilai rata-rata manajemen diri adalah 11,6. Skor setelah mendapatkan pendidikan metode audiovisual sebesar 62,7 dengan standar deviasi 11,10. Hasil uji t dependen diperoleh ketika p = 0,001 kurang dari nilai alfa (p < 0,05). Artinya terdapat pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan nilai penatalaksanaan diri pada pasien diabetes dengan menggunakan media audiovisual sebelum dan sesudah menerima pendidikan metode audiovisual. Hasil penelitian ini diharapkan selain dapat meningkatkan pemahaman pasien diabetes, juga dapat menerapkan metode audiovisual untuk memastikan promosi kesehatan sebagai salah satu tugas preventif Puskesmas hingga hasil akhir kepuasan dan kualitas pasien memuaskan.
Empowering Women Through Contraceptive Education Makes Responsible Family Decisions A Reality Kasim, Jamila; Hasifah, Hasifah; A, Alfiah; Kadrianti, Erna; Jamaluddin, Maryam
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 1 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.307

Abstract

Empowering women through contraceptive education is an effort to provide knowledge, skills and access to various contraceptive methods to women to provide control to women regarding decisions regarding their reproductive health. The aim of community service is to increase the knowledge of women of childbearing age regarding appropriate contraceptive knowledge. with health conditions in Taraweang village in the form of counseling by providing material about types of contraceptives, disadvantages and advantages and side effects, the activity method is by distributing leaflets to participants then conducting counseling and evaluating using a pre-post test questionnaire. The results of activities regarding contraception were an increase in the knowledge of women of childbearing age. Where the knowledge of women of childbearing age before good knowledge education was 22%, and after good knowledge counseling it was 81%. Providing contraceptive knowledge to women of childbearing age has a positive social and health impact, giving them greater control over their bodies and reproductive lives.
Cegah Diabetes Melitus: Program Pemeriksaan Gula Darah Gratis dengan Kunjungan Rumah di Desa Bababulo Utara Jamila Kasim; Zulkifli, Zulkifli; Uchira, Uchira; Hasifah, Hasifah; Maryam Jamaluddin
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 06 (2025): ISSUE AGUSTUS
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga di desa Bababulo Utara belum menyadari pentingnya pemeriksaan gula darah secara rutin dan faktor risiko yang dapat menyebabkan diabetes. Kurangnya pengetahuan dan akses terhadap fasilitas kesehatan menjadi kendala dalam upaya pencegahan penyakit ini, tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Cegah Diabetes Melitus: Program Pemeriksaan Gula Darah Gratis dengan Kunjungan Rumah di Desa Bababulo Utara, metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat program yang dilaksanakan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat , yang memberikan edukasi dan pemeriksaan Kesehatan terkait gula darah kepada 30 orang dengan mendatangi rumah-rumah warga yang bersedia untuk mengikuti sosialisasi dan pemeriksaan gula darah, dan hasil kegiatan. Hampir setengah dari peserta (57%) berada dalam kategori pra diabetes. Ini mengindikasikan bahwa mereka memerlukan perhatian lebih lanjut dan pemantauan kesehatan yang intensif. Kadar Gula Darah Tinggi Sebanyak 20% peserta menunjukkan kadar gula darah tinggi, yang menandakan adanya risiko diabetes yang lebih serius, Kesimpulan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang Kesehatan gula darah, Edukasi dan tindakan preventif harus ditujukan khususnya kepada peserta dalam kategori pra diabetes dan kadar gula darah tinggi untuk mencegah terjadinya diabetes di masa depan.
Control Blood Sugar Levels by Brisk Walking Method Sriwahyuni Sriwahyuni; Junaidin Junaidin; Jamila Kasim; Noviyati Hamundu; Sri Darmawan
Journal of Ners and Midwifery Vol 8 No 3 (2021)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v8i3.ART.p328-333

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic disease, and specific treatments are needed in order to control blood glucose. In addition to pharmacological therapy, non-pharmacology therapy also takes an important role to control blood glucose levels and should be done regularly. Brisk walking is one example of physical activity which included in non-pharmacology therapy and can improve body expenditure. This activity can help DM patient to control their blood glucose level within the normal range. The physical activity of Brisk Walking, which is one type of exercise that can maintain blood sugar levels within the normal range, especially in people with Diabetes Mellitus. This study aimed to determine the effect of Brisk Walking on the blood glucose level of DM patients at Tamalenrea Health Center Makassar City. This study adopted a quasy experiment and a one-group pre-post test design. A total of 16 respondents were selected purposively based on the determined criteria. Data analysis of the difference of blood sugar level between the treatment and control was carried out by using the Spearman correlation test with SPSS version of 21. The difference was significant with the value of p < 0.05. The results showed that the physical activity of Brisk Walking could control blood sugar levels. Statistical analysis showed that the average blood sugar content was significantly lower in patients practicing Brisk Walking (blood sugar level <200 mg/dl)(176.06%) than the control (blood sugar level > 200 mg/dl) (218.81%). So it can be concluded that by doing physical activity Brisk Walking can control blood glucose levels.