Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PELATIHAN MERANCANG MODUL P5 UNTUK GURU TAMAN KANAK-KANAK Aryani, Nini; Herwina, Herwina; Safitri, Lina; Fitri Maharani, Deefa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.1959-1965

Abstract

Kurikulum Merdeka pada saat ini telah mulai digunakan oleh satuan pendidikan dengan menerapkan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang merupakan upaya untuk mendorong tercapainya Profil pelajar Pancasila dengan menggunakan paradigma baru melalui pembelajaran berbasis projek. Dengan menjalankan P5 ini maka diharapkan guru dapat menemani proses pembelajaran anak untuk dapat menumbuhkan kapasitas dan membangun karater luhur sebagaimana yang digalakkan dalam Profil Pelajar Pancasila. Selain itu juga guru dituntut untuk membuat Modul P5 agar pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung guru berperan sebagai fasilitator, namun pada kenyataannya sebagian besar guru belum mampu membuat Modul P5 sebagai perangkat ajar dalam kegiatan projek.Hal inilah maka diperlukan pendampingan dan pelatihan secara khusus yang memberikan pengetahuan mendalam pada guru terkait dalam membuat Modul P5 (yang selanjutnya disebut Modul P5) sehingga dapat meningkatkan pemahaman terhadap hakikat dan konsep Kurikulum Merdeka sekaligus dapat meningkatkan kompetensi guru dalam sistem pembelajaran. Sasaran dalam kegiatan ini adalah Guru-guru Taman kanak-kanak yang berjumlah 25 orang. Pelaksanaan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan modul Projek dilaksanakan selama 4 bulan. Selanjutnya dilaksanakan pendampingan setiap sekolah dan kegiatan ini disampaikan dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, penugasan dan praktik pembuatan modul projek dan implementasikan di sekolah masing-masing.
How to Use Early Childhood Educational Play Tools in Religious Moral Development Centers in Indonesia Farihen, Farihen; Suharsiwi, Suharsiwi; Roshonah, Adiyati Fathu; Herwina, Herwina
JURNAL PENDIDIKAN USIA DINI Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 19 Number 2 November 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jpud.v19i1.54291

Abstract

This study aims to evaluate the availability and use of Educational Game Tools (APE) in the center of religious moral development in Early Childhood Education Institution (PAUD) in Indonesia. The data used comes from the 2022 National APE Availability Dapodik system, which records information related to the availability of APE in various provinces. The findings show that APE that focuses on morals and religion (Imtaq) has a lower level of availability compared to other types of APE, with significant differences between regions. Central Java Province recorded the highest number of Imtaq APE, while provinces such as Gorontalo, Riau Islands, Maluku, and Southeast Sulawesi showed very limited availability. In addition, the results of the study showed that private kindergartens tend to have more Imtaq APE than public kindergartens, indicating different priorities in the procurement of learning tools. Various challenges, including teachers' lack of understanding of the use of APE in religious learning, limited school budgets, and the lack of policies supporting the procurement of APE based on morals and religion, were identified in this study. Although APE has a crucial role in learning religious values ​​from an early age, its availability still needs to be improved. Therefore, this study recommends policy support, training for teachers, and innovation in the development of APE Imtaq to improve the effectiveness of religious moral learning for early childhood in Indonesia
Pemanfaatan Metode One Week One Story Dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Anak di TK Al-Qur’an Alimah, Alimah; Aryani, Nini; Herwina, Herwina
Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi Том 4 № 01 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jimat.v4i01.2193

Abstract

This study aims to describe the effectiveness of the "One Week One Story" program in enhancing the communication skills of Group A children at TK Al-Qur’an, Anambas Regency. The research employed Classroom Action Research (CAR) conducted over two cycles. The subjects of this study were 9 students, consisting of 4 boys and 5 girls. Data were collected through systematic observation and documentation, then analyzed using descriptive qualitative and quantitative methods. The results indicated a significant improvement in children's communication skills at each stage. In the pre-cycle stage, communication skills were distributed between the "Poor" category (21% - 40%) for 4 children and the "Fair" category (41% - 60%) for 5 children. Following the intervention in Cycle I, student performance improved, with 3 children reaching the "Fair" category (41% - 60%) and 6 children achieving the "Good" category (61% - 80%). The progress culminated in Cycle II, where a substantial increase was observed: 3 children remained in the "Good" category (61% - 80%), while 6 children reached the "Excellent" interval (81% - 100%). Based on these findings, it can be concluded that the consistent implementation of the "One Week One Story" program is effective in optimizing communication skills in early childhood.
Peningkatan Literasi Bahasa Anak Usia Dini Melalui Metode Bermain Peran Pada Usia 5-6 Tahun Susanti, Devi; Herwina, Herwina; Rahmah, Rahmah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode bermain peran dapat meningkatkan kemampuan literasi bahasa anak usia 5–6 tahun di RA Baiturrahman, Kecamatan Kandis. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya tingkat perkembangan literasi bahasa anak, yang ditunjukkan oleh data awal sebesar 37,13%, dengan kategori belum berkembang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 17 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, dengan analisis data melalui teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bermain peran mampu meningkatkan kemampuan literasi bahasa anak. Pada siklus I, aktivitas guru dalam pelaksanaan metode bermain peran memperoleh skor 84,1% (kategori cukup baik), meningkat pada siklus II menjadi 85,1% (kategori baik). Aktivitas anak juga meningkat, dari 78,8% (kategori baik) pada siklus I menjadi 103,2% pada siklus II. Kemampuan literasi anak juga menunjukkan peningkatan signifikan: dari data awal 37,13%, menjadi 50,6% pada siklus I pertemuan pertama, 54,6% pada pertemuan kedua, 66,8% pada siklus II pertemuan pertama, dan mencapai 96,7% pada pertemuan kedua, dengan kategori berkembang sesuai harapan.Disarankan agar guru secara konsisten menerapkan metode bermain peran dalam proses pembelajaran untuk mendorong perkembangan bahasa anak secara menyenangkan dan aktif. Metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan literasi bahasa anak usia dini melalui interaksi sosial dan pengalaman bermain yang bermakna.
Penggunaan Aplikasi Solite kids Game untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Pada Anak Usia 5-6 Tahun Zaharah, Siti; Herwina, Herwina; Herlinda, Susi
Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi Том 4 № 01 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jimat.v4i01.2237

Abstract

This quantitative experimental study aims to analyze the effect of the Solite Kids Game application on the cognitive development of 5–6 year old children at Umma Zahra Kindergarten, who were previously identified as having difficulties in recognizing number and letter symbols. Through testing of 15 samples using a pre-test and post-test design processed with a paired sample t-test (SPSS), a significant increase in the average value of cognitive development was found from 16.27 to 25.60. The results of the hypothesis test showed a significance value of 0.000 < 0.05 and a t-count value of 11.377 > t-table 2.144, so it can be concluded that the use of the Solite Kids Game application effectively improves children's cognitive abilities significantly, especially in the aspect of symbolic thinking abilities. It is recommended to integrate the Solite Kids Game application as an interactive learning medium to optimize children's cognitive aspects through appropriate guidance, so that play activities remain directed and educational according to their developmental stage.
Efektivitas Media Pop-Up Book dalam Menstimulasi Literasi Numerasi Anak Usia 5-6 Tahun Rosmawati, Rosmawati; Aryani, Nini; Herwina, Herwina
Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi Том 4 № 01 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jimat.v4i01.2221

Abstract

Low numeracy literacy skills in early childhood, such as difficulty recognizing number symbols and quantity concepts, pose a challenge in preparing for primary education. This study aims to improve the numeracy literacy skills of children aged 5–6 years through the use of Pop-Up Book media. The research method employed was Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles. The subjects were 19 children at KB Kasih Bunda, Indragiri Hilir. Data were collected through observation sheets, documentation, and interviews, then analyzed using descriptive comparative analysis. The results showed a significant increase in each cycle. In the pre-cycle stage, children's average ability ranged from 30%–45%. After the implementation of Pop-Up Book media, the scores increased to 50%–68% in Cycle I and peaked at 80%–90% in Cycle II. Beyond cognitive aspects, children's learning enthusiasm also increased to 85%. It is concluded that Pop-Up Book media is effective in improving early childhood numeracy literacy by providing interactive and concrete visualizations. This media is recommended as an innovative learning tool to support holistic cognitive development in children.
Pemanfaatan Ecobrick Sebagai Media Stimulasi Numersi Anak Usia Dini Marom, Nailil; Aryani, Nini; Herwina, Herwina
Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi Том 4 № 01 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jimat.v4i01.2233

Abstract

This research is motivated by the importance of developing early childhood numeracy skills through concrete and sustainable media. The purpose of this study is to describe the implementation of ecobrick activities in stimulating children's numeracy skills, analyze their impact, and identify challenges and opportunities in their implementation. This study uses a descriptive qualitative approach. Data was collected through observations, interviews, and documentation of children's activities when processing plastic waste into ecobricks. The results of the study show that ecobrick activities significantly stimulate children's numeracy skills through three main aspects: 1) The use of numbers and symbols, where children learn to recognize and count the number of bottles and garbage concretely; 2) Contextual problem solving, through estimation of material needs and comparison of sizes (weight and length); and 3) Simple data-driven decision-making in project work. The main challenge found is the consistency of material availability, while the opportunity lies in the integration of environmental education in the PAUD curriculum. In conclusion, ecobricks are effective as an interactive numeracy learning medium while instilling the character of caring for the environment from an early age.
Pengaruh Permainan Lompat Geometri Satu Kaki (Saki) Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Nella, Despa; Herwina, Herwina; Rahmah, Rahmah
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan lompat geometri terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 4–5 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental design) dengan desain nonequivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan motorik kasar anak pada kelompok eksperimen setelah diberikan perlakuan permainan lompat geometri. Nilai rata-rata post-test kelompok eksperimen 52.25 lebih tinggi dibandingkan kelompok control 43.5. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi p < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan permainan lompat geometri terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 4–5 tahun. Dengan demikian, permainan lompat geometri dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif kegiatan pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini.
Meningkatkan Kemampuan Kognitif Bentuk Geometri Menggunakan Metode Make A Match Anak Usia 4- 5 Tahun di PAUD Ar-Rahman Desa Tanah Bekali Kabupaten Kuantan Singingi Junita, Nova; Herwina, Herwina; Rahmah, Rahmah
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 3, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8161

Abstract

Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 4–5 tahun dalam mengenal bentuk geometri melalui metode Make A Match di PAUD Ar-Rahman Desa Tanah Bekali Kabupaten Kuantan Singingi. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan kognitif anak dalam mengenal bentuk geometri yang disebabkan oleh kurangnya minat dan keterlibatan anak dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 16 anak usia 4–5 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Instrumen penelitian berupa lembar observasi kemampuan kognitif anak dan lembar observasi aktivitas guru dan anak. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan kategori perkembangan BB, MB, BSH, dan BSB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Make A Match dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam mengenal bentuk geometri. Dengan demikian, metode Make A Match dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini.
Penanaman Sikap Disiplin Melalui Metode Time Out di PAUD Harapan Bunda Desa Pulau Tengah Kecamatan Pangean Kabupten Kuantan Singingi Harningsi, Fitria; Herwina, Herwina; Rahmah, Rahmah
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 3, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8162

Abstract

Guru memegang peran sentral dalam menanamkan sikap disiplin pada anak usia dini sebagai fondasi pembentukan karakter, dengan metode time out sebagai teknik utama berupa pemberian waktu jeda untuk menenangkan diri dan merefleksikan perilaku tidak sesuai. Pendekatan ini tidak hanya mengoreksi perilaku negatif, tetapi juga membangun kontrol diri dan tanggung jawab melalui pendampingan edukatif serta sinergi konsisten antara sekolah dan orang tua. Penelitian ini menggali implementasi metode time out dalam membentuk disiplin anak di PAUD Harapan Bunda, Desa Pulau Tengah, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Tujuannya adalah mengidentifikasi proses penerapan metode tersebut dan faktor-faktor pengaruhnya. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpul melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari kepala sekolah, guru, serta anak. Hasil menunjukkan guru menerapkan time out secara terstruktur: pemberian peringatan, penempatan di area tenang, diikuti bimbingan dan kasih sayang. Indikator disiplin yang terbentuk meliputi kepatuhan aturan kelas, pengendalian emosi, dan tanggung jawab tugas. Faktor pendukung mencakup keteladanan guru, lingkungan nyaman, serta komunikasi efektif. Penghambat meliputi inkonsistensi pola asuh keluarga, pengaruh lingkungan luar sekolah, dan pemahaman terbatas orang tua terhadap metode ini. Secara keseluruhan, penerapan time out yang konsisten dan penuh empati terbukti efektif membentuk disiplin positif pada anak usia dini.