Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN METODE BACA ENTER DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN Pratiwi, Miranti Eka; R., Marmawi; Ali, Muhamad
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The title of the study is "Analysis of the Implementation Method Read Enter Improve Reading Literacy Starters Children Age 5-6 Years". This study aims to analyze the application of methods to improve their reading enter to learn to read the beginning of children aged 5-6 years. The method used to analyze the data is descriptive, qualitative form. The subjects were teachers and children aged 5-6 years in Group B3 Preparation TK Sentra Islam Al-Kautsar Pontianak. From the research it can be concluded in general, that the application of the method has been applied to enter read well. One of them can be seen from the success rate when the teacher is 100% dipersentasikan children already know the alphabet, 73.3% of children are familiar with letters and symbols of the alphabet, and 26, 7% of children do not know the symbol alphabet. The constraints of the application of this method of reading enter, other educational media to support the implementation of this lack of adherence to standard materials play in the center, and there are still parents who force their children seem to be good at reading immediately. Thus recommended to teachers and schools should multiply again educative media and increasing cooperation with the parents to help the learning process. Abstrak : Judul penelitian ini adalah Analisis Penerapan Metode Baca Enter dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode baca enter dalam meningkatkan kemampuan belajar membaca permulaan anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah deskriptif, berbentuk kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan anak usia 5-6 tahun di Kelompok B3 Sentra Persiapan TK Islam Al-Kautsar Pontianak. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan secara umum, bahwa penerapan metode baca enter ini telah diterapkan dengan baik. Salah satunya dapat dilihat dari tingkat keberhasilan guru bila dipersentasikan adalah 100% anak sudah mengenal huruf abjad, 73,3% anak sudah mengenal huruf dan lambang huruf abjad, dan 26, 7% anak belum mengenal lambang huruf abjad. Adapun hambatan dari penerapan metode baca enter ini, media edukatif lain yang dapat menunjang penerapan ini dinilai belum memenuhi standar bahan main di sentra, serta masih ada orangtua yang terkesan memaksakan anaknya agar segera pandai membaca. Dengan demikian disarankan kepada guru dan sekolah hendaknya memperbanyak lagi media edukatif serta meningkatkan kerjasama dengan orangtua dalam membantu proses pembelajaran. Kata Kunci : Metode Baca Enter, Membaca Permulaan
Pemanfaatan Media Podcast Spotify Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Bagi Siswa di SMK YAPIM Siak Hulu Riau Ilyas, Muhammad; Miranti Eka Putri; Ramadan, Zaka Hadikusuma; Mayasari, Atika Dinda
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i1.564

Abstract

Tujuan dari kegiatan PkM ini adalah untuk melaksanakan pelatihan dan pendampingan dalam memanfaatkan podcast spotify sebagai media pembelajaran bahasa Inggris mandiri bagi siswa SMK YAPIM Siak Hulu. Tim pengabdian melaksanakan kegiatan PkM dengan cara memberi pendampingan secara berkala yang dimulai dengan pemaparan bagaimana cara memanfaatkan podcast spotify, kemudian tim melakukan pendampingan ketika siswa menggunakan podcast spotify dalam pembelajaran. Podcast Spotify sangat menarik bagi siswa yang belajar bahasa Inggris karena podcast Spotify memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendapatkan sumber listening otentik tentang topik yang mereka inginkan. Pemanfaatan podcast Spotify dalam pembelajaran menjadi sarana alternatif bagi siswa SMK YAPIM Siak Hulu untuk belajar bahasa Inggris baik di kelas maupun mandiri. Setelah kegiatan PkM dilaksanakan, 92.5% siswa senang menggunakan podcast spotify dan 1,9% cukup senang menggunakan podcast spotify. Artinya, dengan memanfaatkan podcast spotify dapat menjadi media alternative untuk membantu siswa bagaimana cara berkomunikasi sehari-hari dengan baik dan benar dalam bahasa Inggris.
The Development of Educational YouTube Videos-Based Learning Media: Learners’ Need Analysis Ilyas, Muhammad; Syarif, Hermawati; Refnaldi; Miranti Eka Putri; Oliver, Jonathan
International Journal of Language Pedagogy Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Language Pedagogy Study Program, Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ijolp.v3i2.39

Abstract

This study aims to analyze the needs of students in learning in the speaking for general communication course in order to develop Educational YouTube Videos-based learning media. The integration of YouTube in learning speaking can be a valid resource for teaching lecturers to improve their lessons with various types of content that are interesting and useful and in accordance with the material being taught, and this integration is also expected to motivate students to learn. This study uses a qualitative research design by distributing questionnaires and interviews to find out the problems that occur in the learning process and what students want in improving their speaking skills. As a result, students still experience problems in speaking ability, but the biggest problem students’ face is related to fluency. With regard to the problem of fluency, the results of the interviews show that the desired way of learning is that students want to be more able to practice speaking by having lots of dialogue and direct interaction, displaying unique videos related to the material being taught so that it is not boring and can be understood easily. Easy, using YouTube videos to get used to listening to native speakers speak more. Learning will be more interesting if film media is added, such as identifying clips from a film.
Critical Thinking, Critical Reading, and Multiple Intelligences: Impact of Parenting Style in Education Miranti Eka Putri; Muhammad Ilyas; aka Hadikusuma Ramadan; Muhammad Ryan Fahrezi
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 12 No. 6 (2023): December
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v12i6.10405

Abstract

Intellectual intelligence is not the only main focus of education but it is also the ability to think critically and read critically as a key element in preparing future generations. This research aims to investigate the impact of parenting styles on the development of children’s critical thinking, critical reading, and multiple intelligences in the educational context. The data collection techniques used were interviews and observation. The research data validity used source and technical triangulations. The research participants were elementary to middle school-level children who came from different parenting styles. Democratic parenting style appears as a strong factor to influence the development of children's critical thinking and critical reading skills. Parents who open the discussions, provide encouragement to question information, and provide space for exploration against the ideas at home, are positively correlated with higher levels of children's critical thinking. In the context of multiple intelligences, a democratic parenting style is also proven to play a key role. This research also provides limitations, especially in terms of the generalization of findings because it uses a case study design with a limited sample.
Transformasi Pembelajaran Bahasa Inggris Melalui E-Modul Berbasis Youtube Muhammad Ilyas; Miranti Eka Putri; Zaka Hadikusuma Ramadan; Suci Ermalisa; Tarigan, Khairunnisa Nurul Aini
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i3.16198

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah di Institut Agama Islam Diniyah Pekanbaru melalui penggunaan E-modul Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Educational YouTube Videos. Kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif, fleksibel, dan kontekstual sebagai alternatif dari metode konvensional yang kurang memberikan paparan bahasa secara autentik. Pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental) digunakan dalam kegiatan ini, melibatkan pelaksanaan pre-test dan post-test, serta penyebaran kuesioner dan wawancara untuk mengukur efektivitas intervensi dan persepsi mahasiswa. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan bahasa Inggris mahasiswa. Skor rata-rata pre-test sebesar 58,7 meningkat menjadi 78,4 pada post-test, dengan selisih peningkatan 19,7 poin setelah penggunaan e-modul. Temuan kuesioner mengungkap bahwa 90% mahasiswa merasakan peningkatan dalam penguasaan kosakata dan keterampilan listening, sedangkan 75% menyatakan bahwa video edukatif membantu mereka memahami grammar secara lebih kontekstual. Selain itu, 85% mahasiswa melaporkan peningkatan motivasi belajar karena kemudahan akses, fleksibilitas, dan tampilan visual yang menarik dari e-modul berbasis YouTube. Hasil wawancara memperkuat temuan kuantitatif, di mana mahasiswa menyebutkan bahwa visualisasi materi, kejelasan penyampaian tutor dalam video, dan kemampuan untuk mempelajari materi kapan saja menjadi faktor utama yang mendukung efektivitas pembelajaran. Namun demikian, kendala seperti kualitas koneksi internet dan keberagaman aksen penutur dalam video masih menjadi tantangan yang perlu diperhatikan. Secara keseluruhan, kegiatan PkM ini membuktikan bahwa E-modul Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Educational YouTube Videos merupakan media yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan keterampilan bahasa Inggris mahasiswa non-bahasa Inggris. E-modul ini berpotensi diterapkan secara lebih luas sebagai strategi pembelajaran modern di perguruan tinggi.