Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Bali Health Published Journal

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN LANSIA TENTANG PENYAKIT DEMENSIA DI BANJAR KERTA, KECAMATAN PAYANGAN, KABUPATEN GIANYAR A. A. Gede Raka Suta Pranata; Ni Made Wina Krisnayani; Komang Agus Jerry Widyanata; Putu Intan Daryaswanti
Bali Health Published Journal Vol. 4 No. 1 (2022): Juni : Bali Health Published Journal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.546 KB) | DOI: 10.47859/bhpj.v4i1.81

Abstract

Latar Belakang : Masalah kesehatan yang sering dialami oleh lansia salah satunya adalah penyakit dimensia. Demensia merupakan kumpulan gejala neurodegeneratif yang timbul karena kelainan yang bersifat kronis dan progesif disertai dengan gangguan fungsi kognitif seperti kemampuan mengingat, proses berpikir, kalkulasi, kapasitas belajar, orientasi, bahasa, dan mengambil keputusan. Demensia terjadi karena sel saraf otak di bagian tertentu mengalami kerusakan, sehingga menyebabkan kemampuan otak untuk berkomunikasi dengan saraf tubuh lainnya menjadi menurun. Dampak demensia terjadinya penurunan dalam daya ingat, kemampuan untuk mengingat waktu, mengenali orang, tempat dan benda. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan lansia tentang penyakit demensia Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif menggunakan alat ukur kuesioner. Lokasi penelitian ini di Banjar Kerta, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, dengan jumlah sampel 77 orang lansia yang berusia lebih dari 45 tahun dengan teknik purposive sampling. Hasil : Karakteristik berdasrakan usia sebagian besar usia 60-74 tahun 55 responden (71,4%), berdasarkan jenis kelamin sebagian besar perempuan 43 (55,8%), berdasarkan pekerjaan sebagian besar tidak bekerja 39 (50,6%), berdasarkan pendidikan sebagian besar SD 48 (62,3), hasil tingkat pengetahuan lansia tentang penyakit demensia yang diperoleh yaitu hasil pengetahuan dalam kategori kurang sebesar 64 (83,1%). Simpulan : Tingkat pengetahuan lansia tentang penyakit demensia di Banjar Kerta, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan kurang. Perlu penekanan pengetahuan pada pasien yang berlatar belakang pendidikan rendah dan yang tidak bekerja dan pada lansia tentang demensia.
CORELATION BETWEEN DURATION OF CATHETERIZATION AND PAIN INTENSITY IN PATIENTS WITH URETHRA CATHETERIZATION Komang Agus Jerry Widyanata; Catur Budi Susilo; Cristin Wiyani
Bali Health Published Journal Vol. 1 No. 1 (2019): Juni : Bali Health Published Journal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.816 KB) | DOI: 10.47859/bhpj.v1i1.97

Abstract

Background: Urinary catheterization is a medical action that is often carried out for diagnostic and therapeutic purposes. One side effect of catheter placement is pain. Pain felt during catheter placement due to urethral trauma. Pain can be affected by the length of time the catheter is attached. The results of a preliminary study of 5 different patients who were attached to a catheter at different times had different pain intensities. Objective: To find out the relationship between the length of time the catheter is attached to the pain intensity of a patient with a urethral catheter. Method: This study is a non-experimental study with a cross sectional approach. The sampling technique used was Purposive Sampling and the sample size was 38 people. Data collection tools use observation sheets and numeric rating scale (NRS) to assess pain intensity. Bivariate analysis using Pearson Product Moment correlation analysis. Results: The length of time the catheter is installed is at most two days and one day which are 21.1% and 18.4%, respectively. The pain intensity of patients with urethral catheters in the lightest category is 42.1% while the moderate and heavy categories are the same in the amount of 26.3%. The results of bivariate analysis obtained the value of the correlation coefficient (r) of -0.914 with p value 0,000 (p <0.05). Conclusion: There is a significant negative relationship between the difference in catheter-attached time and the pain intensity of a patient with a urethral catheter where the longer the catheter is attached, the less pain is felt.