Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG PEMERIKSAAN HIV DAN SIFILIS DI PUSKESMAS MEDAN JOHOR TAHUN 2025 Putri Inda Aulia; Suryani; Rismahara Lubis; Dodoh Khodijah
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 20 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36911/pannmed.v20i2.2291

Abstract

HIV and Syphilis are still hot issues in society, especially among pregnant women who are very susceptible to sexually transmitted infections (IMS), especially HIV and Syphilis. The prevalence rate in Indonesia for HIV and Syphilis reaches 0,39%. HIV reaches 1,7% and Syphilis reaches 2,5% in pregnant women. This is due to the lack of knowledge and insight about HIV and Syphilis, which causes negative attitudes such as fear and unwillingness to undergo HIV and Syphilis examinations because they feel unimportant. This study aims to determine the relationship between knowledge and attitudes of pregnant women with HIV and Syphilis examinations. This study uses a quantitative method with a cross-sectonal research design. This type of research is quantitative analytic. The number of respondents was 50 pregnant women in TM 1 or Tm 3 who underwent pregnancy examinations at the Medan Johor Health Center, which used the Total Sampling technique. Data were obtained using quetionnaires and laboratory test. The results of the study showed that out of 50 respondents, 30 respondents were in the category of good knowledge about HIV and Syphilis. Meanwhile, 39 respondents had a positive attitude toward HIV and Syphilis examinations and 11 respondents had a negative attitude and one respondent whose test results were positive. The results of the statistical test using Chi- Square showed a significance result of p = 0,304 (p > 0,05), so it can be concluded that there is no relationship between the knowledge and attitudes of pregnant women with HIV and Syphilis examinations
PENGEMBANGAN EGGSBOS CANDY OLAHAN CANGKANG TELUR BEBEK DAN DAUN BANGUN-BANGUN (COLEUS AMBOINICUS) UNTUK MENINGKATKAN KALSIUM DAN PRODUKSI ASI Lubis, Adha Putri Hartik; Bebaskita Br Ginting; Dodoh Khodijah; Yusniar Siregar
Journal of Midwifery Science and Women's Health Vol. 6 No. 1 (2025): JMSWH
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/jmswh.v6i1.2503

Abstract

Kebutuhan kalsium pada ibu menyusui sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang dan mendukung produksi ASI. Namun, defisiensi kalsium dan rendahnya konsumsi bahan alami pelancar ASI masih menjadi masalah umum. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Eggsbos Candy, permen inovasi berbasis bahan alami cangkang telur bebek sebagai sumber kalsium dan daun bangun-bangun (Coleus amboinicus) sebagai laktagogum alami. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, menghasilkan tiga formula (A, B, C) yang diuji kadar kalsium, cemaran mikroba, dan uji organoleptik. Hasil menunjukkan bahwa formula C (F-C) memiliki kadar kalsium tertinggi sebesar 190,28 mg per butir dan memenuhi standar keamanan mikrobiologis sesuai SNI 3547.2-2008. Uji organoleptik menunjukkan bahwa hanya aspek rasa berbeda nyata (p<0,05), dan formula C3 dengan komposisi 5 g cangkang telur bebek, 40 g daun bangun-bangun, 15 g gelatin, 80 g gula merah, 1,5 g asam sitrat dan 200 mL air merupakan varian paling disukai panelis dari seluruh aspek (rasa, warna, aroma, dan tekstur). Kesimpulannya, Eggsbos Candy merupakan inovasi pangan fungsional berbasis bahan lokal yang aman, tinggi kalsium, dan disukai konsumen, sehingga berpotensi meningkatkan asupan kalsium dan mendukung produksi ASI pada ibu menyusui
KONSUMSI AIR KELAPA TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID (DISMENORE) PADA REMAJA PUTRI Anlistaeni, Dita; Khodijah, Dodoh; Lubis, Rismahara
Journal of Midwifery Science and Women's Health Vol. 6 No. 1 (2025): JMSWH
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/jmswh.v6i1.2504

Abstract

Data World Health Organization (WHO) tahun 2020 menyatakan kejadian wanita yang mengalami dismenore sebesar 1.769.425 jiwa (90%). Di Indonesia sendiri angka kejadian dismenore pada wanita berusia 14-19 tahun sebesar 64,25%. Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) prevalensi kejadian dismenore di Deli Serdang tahun 2022 mencapai 60-70%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh konsumsi air kelapa terhadap penurunan nyeri haid ( dismenore ) pada remaja putri di SMPN 1 Galang”. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian berupa quasi eksperimen dengan rancangan two group pretest-posttest design. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 36 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kontrol. Kelompok perlakuan adalah remaja putri kelas VIII yang diberikan air kelapa dengan dosis 200 ml sedangkan kelompok kontrol adalah remaja putri kelas VIII yang diberikan air kelapa dengan dosis 250 ml. Instrumen penelitian menggunakan skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data terdiri dari analisis univariat dan bivariat. Uji statistik yang digunakan yaitu uji normalitas Shapiro Wilk dan Independent Sample T Test. Hasil uji statistik diperoleh nilai ? = 0,295 yang menunjukkan adanya pengaruh konsumsi air kelapa terhadap penurunan nyeri dismenore. Dapat disimpulkan bahwa air kelapa dapat menurunkan rasa nyeri dismenore dan peneliti merekomendasikan pada remaja putri yang mengalami nyeri dismenore untuk mengonsumsi air kelapa pada saat menstruasi.
PENDIDIKAN KESEHATAN MENGGUNAKAN BUKU SAKU DIGITAL TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG MENSTRUAL HYGIENE Nisa, Khaira; Khodijah, Dodoh; Lubis, Rismahara
Journal of Midwifery Science and Women's Health Vol. 6 No. 1 (2025): JMSWH
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/jmswh.v6i1.2505

Abstract

Pengetahuan yang buruk terhadap menstrual hygiene yang tidak aman memiliki dampak klinis yang cukup besar bagi anak remaja putri dan keturunan pada masa depan. Untuk meningkatkan pengetahuan terhadap menstrual hygiene diperlukan adanya pendidikan kesehatan yang bersifat inovatif dan menarik. Menstrual hygiene merupakan hal penting dalam kesehatan organ reproduksi, dengan berperilaku hygiene yang baik, seorang remaja putri akan terhindar dari mikroorganisme seperti bakteri, jamur, dan virus yang dapat mengganggu fungsi organ reproduksi. Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan buku saku digital terhadap pengetahuan menstrual hygiene di SMPN 1 Galang. Jenis penelitian menggunakan pre ekperimental design dengan pendekatan menggunakan teknik one group pretest posttest design. Jumlah populasi 47 siswi, jumlah sampel 47 responden kelas VIII-2, VIII-3, VIII-4. Teknik pengambilan sampel total sampling dengan menggunakan nonprobability sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar kuesioner dan analisis univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon Rank. Hasil penelitian ini menunjukkan 34 (72,3%) siswi bermayoritas usia 14 tahun, dimana 16 (34,0%) diantaranya mengalami menarche pada usia 11 tahun. Sebagian besar siswi memiliki tingkat pengetahuan menstrual hygiene yang baik 39 (83,0%). Pada penelitian ini hasil uji wilcoxon rank dengan ? = 0,05 diperoleh nilai p-value <,001. Hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima yaitu adanya perubahan signifikan dalam pengetahuan tentang menstrual hygiene setelah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan buku saku digital.