Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Antioxidant Activity of Ethanol Extract Combination of Cavendis Banana Peel (Musa acuminata) and Kepok Banana Peel (Musa paradisiaca) Using the DPPH Method Suhada, Adriyan; Ulya, Tuhfatul; Fardani, Roushandy Asri; Pertiwi, Ajeng Dian; Halid, Idham; Pauzan, Pauzan; Ratulangi, Wulan Ratia; Indriani, Nurul; Ariwidiani, Ni Nyoman; Widyan, Rosnalia; Utami, Evi Fatmi; Novianty, Wanda
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol 13, No 3: July 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-ps.v13i3.15782

Abstract

Banana peels are often considered waste despite being rich in bioactive compounds with potential as natural antioxidants. This study aimed to evaluate the antioxidant activity of an ethanol extract combination of Cavendis banana peel (Musa acuminata) and Kepok banana peel (Musa paradisiaca) using the 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH) method. The extraction process was conducted using 96% ethanol maceration, yielding an extraction efficiency of 9.13%. Phytochemical screening revealed the presence of flavonoids, tannins, saponins, and steroids/terpenoids in the extract. Antioxidant activity was assessed through the DPPH method, resulting in an IC50 value of 6.47 ppm and an AAI value of 5.40, classified as very strong antioxidants. These results are comparable to the positive control (Vitamin C), which had an IC50 value of 6.29 ppm and an AAI value of 5.56. The findings suggest that the ethanol extract combination of Cavendis and Kepok banana peels has significant potential as a natural antioxidant source applicable in the food, pharmaceutical, and cosmetic industries. Recommendations for future research include optimization of extraction methods, isolation of key active compounds, in vivo testing, and functional product formulation development to maximize the extract's potential.
Farmapreneur: Membangun Bisnis Farmasi yang Inovatif dan Kompetitif Hardani, Hardani; Pertiwi, Ajeng Dian; Idawati, Sri; Ratulangi, Wulan Ratia; Utami, Evi Fatmi; Suhada, Adriyan; Rahmawati, Sri; Purmafitriah, En; Widyan, Rosnalia
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18388

Abstract

Background: Industri farmasi terus berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan produk kesehatan yang inovatif dan berkualitas. Kewirausahaan di bidang farmasi atau Farmapreneur menjadi peluang besar bagi apoteker dan pelaku usaha untuk menciptakan produk yang tidak hanya memenuhi standar kesehatan, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di pasar. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada calon wirausahawan farmasi mengenai strategi inovasi produk, manajemen bisnis, serta regulasi yang harus dipatuhi dalam industri farmasi. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi presentasi, group discussion, dan pendampingan intensif kepada peserta dalam merancang dan mengembangkan produk farmasi berbasis inovasi. Materi yang diberikan mencakup formulasi produk, analisis pasar, strategi pemasaran digital, serta aspek hukum dan perizinan. Hasil: Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta memiliki pemahaman yang lebih baik tentang proses pengembangan bisnis farmasi yang berkelanjutan dan berdaya saing, rata-rata skor post-test meningkat menjadi 82,6. Beberapa peserta berhasil merancang prototipe produk yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut untuk masuk ke pasar. Kesimpulan: Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak farmapreneur yang mampu menciptakan produk farmasi inovatif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan regulasi yang berlaku. Program ini juga berkontribusi dalam meningkatkan kemandirian ekonomi serta memperkuat ekosistem bisnis farmasi di Indonesia.
Antioxidant Activity of Ethanol Extract Combination of Cavendis Banana Peel (Musa acuminata) and Kepok Banana Peel (Musa paradisiaca) Using the DPPH Method Suhada, Adriyan; Ulya, Tuhfatul; Fardani, Roushandy Asri; Pertiwi, Ajeng Dian; Halid, Idham; Pauzan, Pauzan; Ratulangi, Wulan Ratia; Indriani, Nurul; Ariwidiani, Ni Nyoman; Widyan, Rosnalia; Utami, Evi Fatmi; Novianty, Wanda
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol. 13 No. 3: July 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-ps.v13i3.15782

Abstract

Banana peels, often considered agricultural waste, are rich in bioactive compounds with significant antioxidant potential. This study evaluates the antioxidant activity of a combined ethanol extract from Cavendis (Musa acuminata) and Kepok (Musa paradisiaca) banana peels using the 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH) assay. The extraction was performed via maceration with 96% ethanol, yielding 9.13%. Phytochemical analysis identified key compounds including flavonoids, tannins, saponins, and steroids/terpenoids, which are known to exhibit antioxidant properties. The extract demonstrated strong radical scavenging activity with an IC50 of 6.47 ppm and an Antioxidant Activity Index (AAI) of 5.40, comparable to Vitamin C (IC50 = 6.29 ppm; AAI = 5.56). These results indicate a synergistic effect from combining the two banana peel varieties, enhancing antioxidant efficacy beyond that reported for individual peels. This study supports the potential use of Cavendis and Kepok banana peel extracts as sustainable natural antioxidants for application in food preservation, nutraceuticals, and cosmetics. Future work should focus on optimizing extraction methods, detailed phytochemical profiling, stability assessment, and in vivo validation to advance product development and maximize health benefits.
DISEMINASI PROTOTYPE PRODUK BERBASIS BAHAN ALAM DI TAMAN SANGKAREANG KOTA MATARAM TAHUN 2025 Prihartini, Dita; Rahmawati, Khairul Pahmi; Idawati, Sri; Pertiwi, Ajeng Dian; Kurniawati, Ari; Ratulangi, Wulan Ratia; Widyan, Rosnalia; Utami, Evi Fatmi; Purmafitriah, En; Hardani, Hardani; Rahmawanti, Isna; Pertila, Dwi Marselina; Nawawi, Muhammad; Suhada, Adriyan
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/q3j2tq11

Abstract

Pengabdian kepada massyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan produk berbasis bahan alam lokal, yang dikembangkan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Farmasi dan Sains Biomedis Universitas Bima Internasional MFH kepada masyarakat Kota Mataram. Produk yang disosialisasikan meliputi Mbojo Herbs, Teh Pataha Ati, Chocoginger, SariMorrie, dan King Annona Tea yang terbuat dari bahan alami seperti jahe, kunyit, sereh, dan kayu manis. Kegiatan diseminasi ini dilaksanakan di Taman Sangkareang, Kota Mataram, dengan pembagian sampel gratis, sosialisasi produk melalui brosur dan banner, serta pengumpulan data melalui kuesioner. Sebanyak 100 responden berpartisipasi dalam survei ini. Hasil survei menunjukkan bahwa 52% responden mengonsumsi produk berbasis herbal sebanyak 1-2 kali sebulan. 63% responden menilai kualitas produk yang disosialisasikan sebagai "baik". Aroma produk herbal dianggap cukup ringan dan menyegarkan oleh 45% peserta. Selain itu, 41% responden merasakan langsung manfaat kesehatan seperti perasaan hangat. Namun, 38% responden merasa bahwa informasi yang diberikan perlu penjelasan lebih lanjut. Selain itu, 63% responden menunjukkan ketertarikan pada kemasan praktis seperti kemasan sachet. Temuan ini menunjukkan bahwa produk berbasis herbal ini diterima dengan baik oleh masyarakat, namun perlu adanya perbaikan pada rasa dan kemasan untuk meningkatkan daya tarik dan keberlanjutan produk di pasar. Dissemination of a Natural Ingredient Based Product Prototype at Sangkareang Park, Mataram City, in 2025 Abstract This community service aims to introduce products based on local natural ingredients, developed by lecturers and students of the Pharmacy and Biomedical Sciences Study Program at University of Bima International MFH to the people of Mataram City. The products socialized include Mbojo Herbs, Teh Pataha Ati, Chocoginger, SariMorrie, and King Annona Tea made from natural ingredients such as ginger, turmeric, lemongrass, and cinnamon. This dissemination activity was carried out at Sangkareang Park, Mataram City, with free sample distribution, product socialization through brochures and banners, and data collection through questionnaires. A total of 100 respondents participated in this survey. The survey results show that 52% of respondents consume herbal-based products 1–2 times a month. 63% of respondents rated the quality of the socialized products as "good." The aroma of the herbal products was considered fairly light and refreshing by 45% of participants. In addition, 41% of respondents felt direct health benefits such as a feeling of warmth. However, 38% of respondents felt that the information provided needed further explanation. In addition, 63% of respondents showed interest in practical packaging such as sachet packaging. These findings indicate that these herbal-based products are well received by the community, but improvements in taste and packaging are needed to increase the products' attractiveness and sustainability in the market