Pengabdian kepada massyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan produk berbasis bahan alam lokal, yang dikembangkan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Farmasi dan Sains Biomedis Universitas Bima Internasional MFH kepada masyarakat Kota Mataram. Produk yang disosialisasikan meliputi Mbojo Herbs, Teh Pataha Ati, Chocoginger, SariMorrie, dan King Annona Tea yang terbuat dari bahan alami seperti jahe, kunyit, sereh, dan kayu manis. Kegiatan diseminasi ini dilaksanakan di Taman Sangkareang, Kota Mataram, dengan pembagian sampel gratis, sosialisasi produk melalui brosur dan banner, serta pengumpulan data melalui kuesioner. Sebanyak 100 responden berpartisipasi dalam survei ini. Hasil survei menunjukkan bahwa 52% responden mengonsumsi produk berbasis herbal sebanyak 1-2 kali sebulan. 63% responden menilai kualitas produk yang disosialisasikan sebagai "baik". Aroma produk herbal dianggap cukup ringan dan menyegarkan oleh 45% peserta. Selain itu, 41% responden merasakan langsung manfaat kesehatan seperti perasaan hangat. Namun, 38% responden merasa bahwa informasi yang diberikan perlu penjelasan lebih lanjut. Selain itu, 63% responden menunjukkan ketertarikan pada kemasan praktis seperti kemasan sachet. Temuan ini menunjukkan bahwa produk berbasis herbal ini diterima dengan baik oleh masyarakat, namun perlu adanya perbaikan pada rasa dan kemasan untuk meningkatkan daya tarik dan keberlanjutan produk di pasar. Dissemination of a Natural Ingredient Based Product Prototype at Sangkareang Park, Mataram City, in 2025 Abstract This community service aims to introduce products based on local natural ingredients, developed by lecturers and students of the Pharmacy and Biomedical Sciences Study Program at University of Bima International MFH to the people of Mataram City. The products socialized include Mbojo Herbs, Teh Pataha Ati, Chocoginger, SariMorrie, and King Annona Tea made from natural ingredients such as ginger, turmeric, lemongrass, and cinnamon. This dissemination activity was carried out at Sangkareang Park, Mataram City, with free sample distribution, product socialization through brochures and banners, and data collection through questionnaires. A total of 100 respondents participated in this survey. The survey results show that 52% of respondents consume herbal-based products 1–2 times a month. 63% of respondents rated the quality of the socialized products as "good." The aroma of the herbal products was considered fairly light and refreshing by 45% of participants. In addition, 41% of respondents felt direct health benefits such as a feeling of warmth. However, 38% of respondents felt that the information provided needed further explanation. In addition, 63% of respondents showed interest in practical packaging such as sachet packaging. These findings indicate that these herbal-based products are well received by the community, but improvements in taste and packaging are needed to increase the products' attractiveness and sustainability in the market
Copyrights © 2025