Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JIMTEK

Desain Key Performance Indicator Perusahaan Menggunakan Balanced Scorecard Di PT. XYZ Vitara Agustianna; Sutresna Juhara; Monita Rahayu
JURNAL ILMIAH FAKULTAS TEKNIK Vol 1 No 2 (2020): Juli - Oktober 2020
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.787 KB)

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang industri pembuatan kain. Kain yang dibuat adalah kain berjenis merry mesh. Kain merry mesh ini biasa digunakan untuk bagian linning pada sepatu. Dalam mengukur kinerja perusahaannya, PT. XYZ selama ini hanya melihat dari satu aktivitas yang terlibat di perusahaannya saja, yaitu dengan melihat dari jumlah hasil produksi yang berhasil dihasilkan perbulannya. Jadi apabila perusahaan menghasilkan jumlah produksi yang lebih banyak dari bulan sebelumnya, perusahaan menganggap kinerja perusahaannya sudah baik atau sesuai dengan keinginan perusahaan. Namun nyatanya, untuk mengukur kinerja perusahaan idealnya tidak hanya melihat dari satu sisi saja, melainkan melihat dari keseluruhan aktivitas yang terlibat di perusahaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah indikator-indikator kinerja yang disebut key performance indicator, untuk membantu PT. XYZ dalam mengukur kinerja perusahaannya dengan melihat dari keseluruhan aktivitas yang terlibat di perusahaan. Metode yang digunakan adalah metode balanced scorecard yaitu dengan membagi setiap indikator kedalam empat prespektif yang berbeda yaitu: prespektif keuangan, internal proses, pelanggan, dan pertumbuhan pembelajaran. Dari 14 key performance indicators yang diajukan penulis, didapatkan hasil akhir setelah validasi yaitu 13 key performance indicators yang dapat digunakan PT. XYZ untuk mengukur kinerja perusahaannya.
Pengaruh Tekanan Sub Nozzle Terhadap Jumlah Putus Benang Pakan Polyester 200 Denier Di Mesin Ajl T - 810 (Studi Eksperimen Di PT. Istem) Dede Hidayat; Harianto Harianto; Sutresna Juhara
JURNAL ILMIAH FAKULTAS TEKNIK Vol 1 No 3 (2020): November 2020 - Februari 2021
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.985 KB)

Abstract

Latar Belakang: Proses tenun merupakan proses yang dilakukan secara turun-temurun. Aktivitas menenun pasti tidak lepas dengan yang namanya benang. Digunakanlah sub nozzle untuk menghembuskan benang dalam benang. Metode: Dalam analisis penyusunan skripsi ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen kausal , percobaan langsung  di mesin tenun AJL T-810 menggunakan sistem RAL ( Rancangan Acak Lengkap ) dengan tiga kali pengulangan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tekanan udara sub nozzle terhadap putus benang pakan di mesin AJL T-810 dengan analisis factor tunggal RAL  t = 5 dan  r = 3  dengan model tetap dimana t perlakuan tekanan udara sub nozzle  2,0 kgf/cm2 ,  2,5 kgf/cm2 ,  3,0 kgf/cm2 , 3,5 kgf/cm2  dan  4,0 kgf/cm2 serta pengulangan replikasi = 3 kali. Hasil Penelitian:  Dari hasil percobaan yang diuji dengan menggunakan metode statistik analisis ragam faktor tunggal dan uji lanjut New Duncan. Kesimpulan: 1) Tekanan udara sub nozzle memberi pengaruh yang sangat signifikan terhadap jumlah putus benang pakan polyester 200 denier di mesin tenun AJL T-810 hal tersebut telah terbukti dari hasil uji hipotesis statistik yaitu Fh = 35,68 > Ft ( 0,01 ). 2) Tekanan udara sub nozzle terbaik adalah  3,0 kgf/cm2 dengan menghasilkan jumlah putus benang pakan terendah yaitu 8,2 per mesin per tiga jam.
Pengaruh Diameter Front Top Roller terhadap Ketidakrataan Benang Acrylic 100% Nm 36 di Mesin Ring Spinning RSF Galuh Azizul Hakim; Giyanto Giyanto; Sutresna Juhara
JURNAL ILMIAH FAKULTAS TEKNIK Vol 1 No 3 (2020): November 2020 - Februari 2021
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.008 KB)

Abstract

Latar Belakang: Kerataan benang acrylic merupakan salah satu unsur parameter mutu benang yang dihasilkan. Berdasarkan data yang diperoleh dari perusahaan bahwa nilai ketidakrataan benang acrylic 100% mencapai 13,95 sehingga melebihi standard yang ditetapkan oleh perusahaan yaitu sebesar maksimal 13. Metode:Metode penelitian yang dipakai adalah metode kuantitatif eksperimen kausal dengan pola desain eksperimen dalam bentuk Rancangan Acak Lengkap ( RAL ) yang terbentuk  t x r = 3 x 3 = 9 plot. Hasil Penelitian: Ada tiga diameter front top roller yang dipakai yaitu X1 = diameter 48,0 mm; X2 = diameter 48,5 mm; dan X3 = diameter 49,0 mm. Dari ketiga diameter front top roller diatas, semakin besar diameter front top roller memberi hasil ketidakrataan ( U% ) yang lebih kecil atau baik.. Kesimpulan:Dari analisis tersebut terdapat perbedaan ketidakrataan benang yang sangat nyata antara diameter front top roller 48,0 mm, 48,5 mm, dan 49,0 mm. atau berpengaruh terhadap ketidakrataan benang acrylic 100% pada mesin Ring Spinning RSF Fukushima. Diameter front top roller 49,0 mm menghasilkan ketidakrataan benang acrylic 100% paling kecil yaitu sebesar (U%) 13,35 lebih kecil dibandingkan diameter front top roller 48,0 mm (U%) 13,78. Dan 48,5 mm (U%) 13,95. 
Pengembangan Produk Jam Water Weker Dengan Metode Quality Function Deployment Kalam Mahardika Saefullah; Monita Rahayu; Sutresna Juhara
JURNAL ILMIAH FAKULTAS TEKNIK Vol 3 No 2 (2023): November 2023 - April 2024
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jimtek.v3i2.4105

Abstract

Alarm clocks becoming more modern as time, and fewer people use them because there are many tools to serve as time reminders, for example, cellphones, etc. However, this development has negative impact on the body, to the radiation produces. Therefore, author will develop this alarm clock to make it look more attractive to people who no longer use alarm clocks and don't only serve as a time reminder. Methodology process making this water alarm product includes many very important considerations because has go through several trial sessions with the alarm clock which will replaced replacing or increasing some of the materials for its manufacture, in particular a fish aquarium with a size of ±200 mm will be made by adding more tools to help circulate water when the alarm sounds to find out the amount of consumer demand using the Quality Function Deployment (QFD) method. From the results the validity test output of questionnaire distributed to respondents, there are 13 valid attributes and 2 invalid attributes. Therefore, from the results of data adequacy test, it sufficient to carry out product designs according the wishes or needs of the customer, which can be seen in the HOQ (House of Quality) image.
Peminimalan nilai risiko terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja dengan metode HIRADC (Hazard Identification Risk Assesment Determining Control) di PT XYZ Nurhafsari, Asri; Kurniawan , Sandi; Juhara, Sutresna
JURNAL ILMIAH FAKULTAS TEKNIK Vol 4 No 2 (2024): November 2024 - April 2025
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jimtek.v4i2.7120

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja yakni suatu upaya mengelola risiko untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang tidak diinginkan secara komprehensif, terencana dan terstruktur dalam suatu kesisteman yang baik. Banyaknya hal yang berisiko pada proses produksi menimbulkan terjadinya kecelakaan da kerja, dan kurangnya kepedulian terhadap risiko terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja membuat saya sebagai peneliti ingin meminimalkan risiko terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan studi lapangan seperti observasi, wawancara serta menyebar data angket. Peneliti menggunakan metode HIRADC (Hazard Identification Risk Assesment Determining Control) untuk mengidentifikasi masalah, menilai risiko, lalu kemudian memberikan pengendaliannya guna meminimalisir nilai risiko. Mungkin ada banyak sekali metode yang bisa dipakai untuk menemukan solusi dari permasalahan yang ada pada peneleitian kali ini, akan tetapi saya menggunakan metode ini karena peneliti sedikit memahami metode ini. Setelah melakukan tahapan - tahapan penelitian tersebut yaitu proses identifikasi, penilaian risiko, dan memberikan pengendaliannya, ditemukanlah tujuan penelitian ini yaitu meminimalkan risiko terjadi kecelakaan dan penyakit akibat kerja pada PT XYZ ini. kesimpulan yang pada penelitian kali ini adalah : terdapat potensi bahaya yang menyebabkan kecelakaan dan penyakit pada proses produksi karpet, dan metode HIRADC dapat meminimalkan risiko terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja.