Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

KAJIAN TERHADAP PELAKSANAAN PROGRAM CHSE DI LOKASI WISATA BUMI KEDATON BANDAR LAMPUNG SERTA IMPLIKASI DAN KEBERLANJUTAN PASCAPROGRAM Nurnastiti, Salma Hanifah; Tresiana, Novita; Karmilasari, Vina
Jurnal Administrativa Vol 7 No 2 (2025): Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik FISIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administrativa.v7i2.327

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of the CHSE program at the Bumi Kedaton tourist site in Bandar Lampung City, based on William N. Dunn’s policy evaluation indicators. The research employs a qualitative descriptive approach with data collection techniques including interviews, documentation, observation, and literature review. Informants were selected using purposive sampling with criteria directly related to the subject of the study. The findings reveal that the program was fairly effective in increasing the awareness of managers regarding the importance of cleanliness and safety during the pandemic; however, its implementation declined after certification. In terms of efficiency, the use of resources such as labor and time was optimal during the program, but limited funding hindered its sustainability. Regarding adequacy, the program provided sufficient support during the pandemic but did not fully meet the long-term needs of the managers due to the absence of continued assistance or encouragement from the government. In terms of equity, socialization efforts reached all stakeholders evenly, but implementation decreased and became less consistent after the pandemic subsided. The program was responsive to urgent needs during the pandemic but failed to address the managers’ needs in maintaining post-pandemic standards due to a lack of updated strategies. Although the program's targets were appropriate, it lacked strategic planning to ensure ongoing implementation beyond the pandemic period.
Manajemen dan Praktik Inklusif Pendidikan Tinggi bagi Penyandang Disabilitas: Studi Kasus di Dua Universitas Kalimantan Timur Karmilasari, Vina; Apriliani, Fajar; Meiliyana, Meiliyana; Prihantika, Ita
Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP) Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP)
Publisher : Laboratorium Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jmiap.v7i3.1278

Abstract

Inclusive access to higher education for persons with disabilities in Indonesia remains limited, as indicated by data from the National Disability Committee (2022) showing that only 2.8% of persons with disabilities continue to higher education. This study addresses the issue of weak inclusive governance in universities by examining two institutions in East Kalimantan-one public and one private-selected to compare managerial practices. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews with university leaders, lecturers, administrative staff, and students with disabilities, as well as through campus facility observations and policy document reviews. Thematic analysis was applied to identify key patterns. The findings reveal that inclusive practices remain partial and highly dependent on individual initiatives. For instance, Campus A has established a Disability Service Center, but its authority is limited, while Campus B lacks a formal structure and relies on ad-hoc solutions. Major challenges include the absence of standardized service guidelines, insufficient budget allocation, and weak monitoring systems. This study recommends the establishment of dedicated disability service units with clear authority, special budget allocation, and participatory monitoring mechanisms to ensure the sustainability of inclusive education in higher education institutions.
Edukasi Pemilahan Sampah dan Inisiasi Bank Sampah Kelompok Perempuan di Desa Wisata Tanjung Setia Kabupaten Pesisir Barat Sulistiowati, Rahayu; Mulyana, Nana; Meiliyana; Ani Agus Puspawati; Karmilasari, Vina
Jurnal Mitrawarga Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL MITRAWARGA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jmw.v2i2.32

Abstract

Sosialisasi pengembangan bank sampah dalam menunjang sirkular ekonomi masyarakat menuju Indonesia bersih sampah 2025 di Kabupaten Pesisir Barat telah dilakukan, namun hasilnya belum optimal. Kegiatan PKM ini bertujuan 1) meningkatkan kepedulian dan kemampuan masyarakat desa melalui kelompok perempuan Desa Wisata Tanjung Setia Kabupaten Pesisir Barat. 2) meningkatkan keterampilan untuk pengelolaan sampah melalui kegiatan ceramah, diskusi, pelatihan, pendampingan disertai evaluasi kegiatan. 3) inisiasi pembentukan bank sampah. Peserta kegiatan 33 orang yang diikuti oleh aparat desa dan kelompok perempuan Desa Wisata Tanjung Setia. Hasil yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah peningkatan kemampuan peserta kegiatan dalam pemilahan sampah dan inisiasi pembentukan bank sampah. Luaran kegiatan yaitu a) Publikasi pada jurnal mitrawarga, b) Video kegiatan, c) Hasil PKM akan diseminarkan pada Seminar Nasional Pengabdian.
Optimalisasi Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Kota Bandar Lampung dalam Meningkatkan Ketahanan Keluarga Karmilasari, Vina; Puspawati, Ani Agus; Makhya, Syarief; Hertanto, Hertanto
Jurnal Mitrawarga Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL MITRAWARGA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jmw.v2i2.42

Abstract

Tujuan PKM di PUSPAGA Kota Bandar Lampung: 1). Menciptakan team learning pada tim PUSPAGA dan organisasi wanita Kota Bandar Lampung. 2). Meningkatan kinerja tim PUSPAGA dengan pendekatan learning organization. 3) Membangun sinergi yang ideal di internal Tim PUSPAGA serta organisasi wanita di Kota Bandar Lampung. Metode dilakukan tiga tahap: A) Analisis situasi melalui penelusuran penelitian. B) Intervensi Objek dengan ceramah dan FGD. C) Evaluasi dan Refleksi. Evaluasi dilakukan dengan pre dan post test. Refleksi dilakukan diakhir kegiatan bertujuan memperkuat komitmen, kesadaran seluruh peserta kegiatan untuk berpartisipasi secara aktif dalam mewujudkan peningkatan sinergitas internal tim PUSPAGA Kota Bandar Lampung. Sasaran peserta yaitu Tim PUSPAGA Kota Bandar Lampung, Perwakilan Pengurus Organisasi Wanita di Pesisir Barat (Persaudaraan Muslimah, Aisyiah, Muslimat NU, Wanita Katolik dsb). Bedasarkan data yang tertera pada tabel tersebut secara kuantitatif nilai rata-rata peserta sebelum dilaksanakan kegiatan adalah 44,76 Setelah dilaksanakan kegiatan pelatihan angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 30 menjadi 74,76. Nilai terendah yang diperoleh peserta sebelum dilaksanakan pelatihan adalah 10 dan nilai tertinggi adalah 75, setelah dilakukan pelatihan nilai terendah peserta adalah 40 dan nilai tertinggi 85. Berdasarkan hasil tersebut dapat ditarik simpulan bahwa kegiatan pengabdian ini mampu memberikan dampak positif secara kognitif terhadap pengetahuan tentang team learning.
Evaluasi Kebijakan Sistem Zonasi dalam Optimalisasi Aksesibilitas Pendidikan pada Jenjang Sekolah Menengah Pertama di Kota Bandar Lampung Kurniawan, Arsyah Fernanda; Sulistio, Eko Budi; Karmilasari, Vina
Wacana Publik Vol. 18 No. 1 (2024): Wacana Publik
Publisher : LP3M Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/wp.v18i1.65

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh penerapan kebijakan zonasi dikota Bandar Lampung yang menunjukkan perbedaan yang jelas antara sekolah di kota besar yang memiliki sarana dan prasarana berkembang, dengan sekolah di pedesaan atau terpencil yang sering kekurangan fasilitas dan staf pengajar. Meskipun sarana dan prasarana sangat penting dalam mendukung pembelajaran, pengelolaan yang baik dapat meningkatkan mutu pendidikan. Permasalahan ini tidak hanya terjadi di pedesaan, tetapi juga di perkotaan, khususnya di Bandar Lampung yang mana masih memiliki sistem pendidikan yang tidak merata. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kebijakan zonasi, khususnya di SMPN 2 dan SMPN 26 Bandar Lampung, menggunakan metode kualitatif dan teori evaluasi kebijakan William N. Dunn yang mencakup enam indikator: efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Meskipun kebijakan zonasi memberikan manfaat signifikan dalam mempermudah akses pendidikan, hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini belum memenuhi beberapa indikator tersebut. Efektivitas dan efisiensi belum tercapai karena persebaran dan kualifikasi sekolah yang belum optimal serta masalah pada sistem pendaftaran online. Kebijakan ini cukup memadai dalam hal kemudahan akses pendidikan, namun pemerataan dan penyetaraan sekolah masih belum merata. Masyarakat memberikan tanggapan positif terhadap kebijakan ini, tetapi ketepatannya belum terpenuhi karena adanya ketidaksesuaian antara penerapan dan temuan di lapangan. Aspek yang perlu diperbaiki meliputi pemerataan sekolah, peningkatan akurasi sistem pendaftaran online, pemahaman masyarakat tentang mekanisme pendaftaran, serta kesesuaian kebijakan dengan Permendikbud No. 1 Tahun 2021.
Peran Dukungan Sosial dan Komunikasi dalam Mewujudkan Ketahanan Keluarga Pekerja Migran Indonesia Asal Desa Sumbergede Lampung Timur Puspita, Octa Vallen Dwi; Fadoli, M Irsyad; Karmilasari, Vina; Utami, Anisa; Puspawati, Ani Agus
Wacana Publik Vol. 18 No. 1 (2024): Wacana Publik
Publisher : LP3M Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/wp.v18i1.66

Abstract

Sedikitnya lowongan kerja di dalam negeri memaksa banyak orang Indonesia mencari pekerjaan di luar negeri. Peningkatan teknologi transportasi dan komunikasi serta kurangnya pekerjaan yang tersedia dan pembangunan ekonomi global dan regional yang tidak merata semuanya berperan dalam tren ini. Ada 105 PMI yang keluar dari Desa Sumbergede Lampung Timur, menurut data yang ada. Keluarga pekerja migran di desa Sumbergede, Lampung Timur, menjadi fokus penelitian ini, yang bertujuan untuk menjelaskan bagaimana dukungan sosial dan komunikasi berperan dalam ketahanan keluarga tersebut. Metodologi kualitatif berdasarkan tinjauan pustaka dan wawancara mendalam digunakan untuk penyelidikan ini. Menurut temuan penelitian ini, dukungan sosial dan keterbukaan jalur komunikasi sangat penting dalam membantu keluarga pekerja migran Indonesia di Desa Sumbergede, Lampung Timur, mempertahankan tingkat resiliensi yang tinggi. Tantangan untuk membangun komunikasi yang produktif antara lain jadwal kerja buruh migran Indonesia yang padat dan masih adanya penolakan beberapa majikan untuk mengizinkan PMI untuk tetap dekat dengan keluarga mereka di tanah air.
Oligarki dan Elit Politik pada Pilkada 2020: Sebuah Ulasan Faedlulloh, Dodi; Sulistiowati, Rahayu; Apandi, Apandi; Karmilasari, Vina
Journal of Political Issues Vol 5 No 1 (2023): Journal of Political Issues (February - July)
Publisher : Jurusan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpi.v5i1.113

Abstract

This article analyzes the political practices of oligarchy and elite politics in the context of the 2020 local elections in Indonesia. Despite the high number of Covid-19 cases, Indonesia continued to hold simultaneous local elections, making the regional elections even more controversial. The significance of this research lies in understanding the existence of oligarchic and elite political practices in Indonesia's election administration. The article employs a qualitative method using desk study by analyzing relevant literature to answer the research problem. The novelty of this research is in providing an analysis of the political practices of oligarchy and elite politics in the context of the 2020 local election. The findings indicate that the 2020 local elections were characterized by the re-strengthening of kinship politics, high single candidates, and the involvement of actors with oligarchic interests. These are indications that oligarchic and elite politics are returning to dominate election administration in Indonesia. The implications of this research are essential for understanding the challenges of democratization in Indonesia and the need to strengthen democratic institutions and practices.