Articles
SISTEM KENDALI KECEPATAN MOTOR DC UNTUK ALAT PEMERAS MADU MENGGUNAKAN METODE PID
Ekadipa , Fadhil;
Ikawanty, Beauty Anggraheny;
Luqman, Mohammad
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 7 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam memproduksi madu terdapat suatu tahapan yang penting yaitu ekstraksi. Secara tradisional, ekstraksi madu dilakukan secara manual dengan memerasnya menggunakan tangan sehingga sarang yang sudah diperas tidak dapat dimanfaatkan kembali. Seiring dengan berkembangnya teknologi terciptalah alat ekstraktor madu. Alat ini terdiri dari keranjang yang dapat memuat beberapa sarang lebah, kemudian sistem putar yang memutar sarang lebah memisahkan madu dari sarang. Namun karena putaran dilakukan secara manual, putaran yang dihasilkan menjadi tidak stabil dan mengakibatkan kerusakan sarang madu hingga kematian larva. Oleh karena itu pada skripsi ini dirancang alat ekstraktor madu otomatis yang putaran pada alat ekstraktor akan diputar menggunakan motor. Sistem kendali PID pada alat ini mengkontrol kecepatan motor pada setpoin 50 rpm. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa sistem kontrol dapat mempertahankan kecepatan pada setpoin dengan baik. Sistem memiliki error steady state sebesar 1,4 % dan maximum overshoot sebesar 8 %. Setelah dilakukan pengujian pada objek sistem kontrol yang telah dirancang dapat menjaga larva tetap hidup dan dapat mengekstrasi madu lebih efektif jika dibandingkan dengan alat yang diputar secara manual.
Rancang bangun pembangkit Sinusoidal Pulse Width Modulation berbasis arduino
Luqman, Mohammad;
Komarudin, Achmad;
Nurcahyo, Sidik
JURNAL ELTEK Vol. 20 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33795/eltek.v20i1.333
Kebutuhan energi listrik domestik mayoritas berbentuk gelombang sinusoida pada frekuensi 50 Hz. Sumber energi terbarukan mayoritas berbentuk dc atau daya dengan frekuensi tidak terkontrol. Untuk itu diperlukan alat yang dapat mengontrol bentuk gelombang dan frekuensinya. Alat ini disebut inverter. Inti dari inverter sinusoida terletak pada kontrol switching, dimana bentuk gelombang dan frekuensi ditentukan pada alat kontrol ini, salah satunya adalah gelombang SPWM. Dipasaran tersedia pembangkit SPWM seri EGS002, modul ini beroperasi pada frekuensi tetap 50 HZ atau 60 Hz, sehingga tidak bisa digunakan untuk membangkitkan daya listrik dengan frekuensi yang variabel. Untuk itu dilakukan penelitian ini, tahap awal adalah membuat pembangkit SPWM berbasiskan arduino dengan spesifikasi semirip mungkin dengan EGS-002. Sistem yang dibangun terdiri dari arduino uno sebagai pembangkit sinyal SPWM, driver IR-2110 sebagai penyedia tegangan mengambang (bootstrap) untuk transistor MOSFET tipe-N IRZF44N pada rangkaian H-bridge. Hasil yang didapatkan adalah mikrokontroller arduino uno bisa membangkitkan sinyal SPWM dengan hasil berupa gelombang sinusoida murni dengan frekuensi 50 Hz. ABSTRACT Domestic electrical energy needs are in the form of sinusoidal waves at a frequency of 50 Hz. The majority of renewable energy sources are in the form of dc or power with uncontrolled frequency. For that we need a tool that can control the waveform and frequency. This device is called an inverter. The essence of the sinusoidal inverter lies in the switching control, where the waveform and frequency are determined by this controller, one of which is the SPWM wave. In the market, there is an EGS-002 series SPWM generator, this module operates at a fixed frequency of 50 Hz or 60 Hz, so it cannot be used to generate electrical power with a variable frequency. For this reason, this research is carried out, the initial stage is to make an Arduino-based SPWM generator with specifications as close as possible to the EGS-002. The system built consists of Arduino Uno as a SPWM signal generator, IR2110 driver as a floating voltage provider (bootstrap) for the IRZF44N N-type MOSFET transistor in the H-bridge circuit. The results obtained are the Arduino Uno microcontroller can generate SPWM signals with the results in the form of pure sinusoidal waves with a frequency of 50 Hz.
Rancang bangun inverter sinusoida dengan frekuensi variabel
Luqman, Mohammad;
Priyadi, Bambang;
Sumarno, Agus Sukoco Heru
JURNAL ELTEK Vol. 21 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33795/eltek.v21i2.3322
Alat untuk mengubah daya dc menjadi daya ac disebut dengan inverter. Inti dari inverter sinusoida terletak pada kontrol switching, dimana bentuk gelombang dan frekuensi ditentukan pada alat kontrol, salah satunya adalah gelombang SPWM. Dipasaran telah tersedia pembangkit SPWM seri EGS-002, yang beroperasi pada frekuensi tetap 50 HZ atau 60 Hz, sehingga tidak bisa di gunakan untuk membangkitkan listrik dengan frekuensi variabel. Sebagai pembangkit sinyal SPWM dan penentu frekuensi variabel digunakan mikrokontroller arduino Uno. Frekuensi yang direncanakan adalah 10Hz sampai dengan 50Hz. Kontrol frekuensi direncanakan menggunakan variabel resistor. Sebagai driver switching menggunakan H-bridge jenis L-298 yang sudah tersedia dalam bentuk modul driver motor L-298 dan transformator konvensional sebagai penaik tegangan. Hasil yang telah dicapai adalah inverter yang bisa menghasilkan sinyal SPWM dengan frekuensi bisa diatur mulai 9,7Hz sampai dengan 58,14Hz melalui variabel resistor eksternal. Dan sesudah melalui tranformator/ filter akan menghasilkan sinyal sinusoida dengan frekuensi yang sama. ABSTRACT A device for converting dc power into ac power is called an inverter. The essence of the sinusoidal inverter lies in the switching control, where the waveform and frequency are determined by the controller, one of which is the SPWM waveform. In the market, there is an EGS-002 series SPWM generator, which operates at a fixed frequency of 50 Hz or 60 Hz, so it cannot be used to generate electricity with variable frequency. As a SPWM signal generator and variable frequency determinant, Arduino Uno microcontroller is used. The planned frequency is 10Hz to 50Hz. Frequency control is planned using a variable resistor. As a switching driver, it uses an L-298 type H-bridge which is already available in the form of an L-298 motor driver module and a conventional transformer as a voltage booster. The result that has been achieved is an inverter that can produce SPWM signals with adjustable frequency from 9.7Hz to 58.14Hz through an external variable resistor. And after going through the transformer / filter will produce a sinusoidal signal with the same frequency.
Pengaruh waktu ton SPWM terhadap tegangan inverter sinusoida
Luqman, Mohammad;
Rifa'i, Muhamad;
Radianto, Donny
JURNAL ELTEK Vol. 22 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33795/eltek.v22i1.4911
Kendaraan listrik selain membutuhkan daya berbentuk sinusoida dengan daya besar dan frekuensi variable, juga membutuhkan pengaturan tegangan atau tegangan yang stabil. Alat untuk mengubah daya dc menjadi daya ac disebut dengan inverter. Penelitian ini merupakan kelanjutan dari penelitian yang terdahulu, Pada penelitan ini dicoba untuk mencari hubungan antara panjang waktu t-on pada sinyal SPWM dengan besaran tegangan sinusoida yang dihasilkan, yang akan digunakan untuk membuat rangkaian kontrol agar tegangan relatif stabil pada nilai tertentu pada rentang daya yang lebih lebar. Cara yang dilakukan adalah dengan menambah lebar pulsa pada sinyal SPWM, artinya memperpanjang waktu ON pulsa PWM (t-on) sebagai fungsi luaran tegangan inverter. Jika tegangan inverter menurun maka sistem akan maenambah waktu t-on sebagai fungsi sudut sinyal sinusoida. Penambahan besaran sudut adalah sebesar 0o sampai dengan 10o untuk rentang tegangan 220V sampai 190V. Hasil yang diperoleh adalah pengaturan tegangan inverter akan akan meningkat sebesar 6% dibandingkan jika tanpa menggunakan sistem ini. ABSTRACT Electric vehicles require stable voltage or voltage regulation, as apart from requiring sinusoidal power with large power and variable frequency. A device for converting DC power into AC power is called an inverter. This research is a continuation of previous research. In this research, an attempt is made to find a relationship between the length of the t-on time on the SPWM signal and the magnitude of the resulting sinusoidal voltage, which will be used to create a control circuit so that the voltage is relatively stable at a certain value in the specified power range wider. The method used is to increase the pulse width of the SPWM signal, which means extending the ON time of the PWM pulse (t-on) as a function of the inverter voltage output. If the inverter voltage decreases, the system will increase the t-on time as a function of the sinusoidal signal angle. The additional angle magnitude is 0o to 10o for the voltage range 220V to 190V. The results obtained are that the inverter voltage setting will increase by 6% compared to without using this system.
Implementasi Fuzzy Logic Untuk Sistem Kendali Dan Monitoring Kesuburan Tanah Berbasis IoT
Setiatno Putera, Romzi;
Komarudin, Achmad;
Luqman, Mohammad
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58860/jti.v2i3.128
Kesuburan tanah menjadi salah satu faktor penting bagi para petani dalam proses bertani. Tingkat kelembapan tanah dan pH Tanah merupakan beberapa parameter yang dapat digunakan sebagai indikator tanah yang subur dan ideal. Kondisi tanah yang terlalu asam merupakan tanah yang tidak subur dan dapat menyebabkan kegagalan panen. Hal tersebut dapat diperbaiki dengan cara meningkatkan kadar pH tanah dengan cara memberikan kapur dolomit atau kapur pertanian pada tanah dengan ditabur langsung maupun dilarutkan terlebih dahulu dengan air agar mempercepat penyerapan pada tanah. Kelembapan tanah juga berperan penting dalam keberhasilan bertani. Ketika tanah terlalu kering harus dilakukan penyiraman menggunakan air bersih dan sehat. Untuk memudahkan para petani mengatur kondisi tanah dan mempertahankan kesuburan tanah yang akan ditanami maka, akan di rancang sistem kendali kelembapan tanah, PH tanah dengan cara memilih penyiraman tanah menggunakan air bersih maupun larutan kapur. Alat ini dilengkapi dengan IoT untuk mengirim data dari hasil pembacaan sensor dan diolah menggunakan metode Fuzzy Logic untuk memonitoring hasil sensor. Hasilnya terdapat error ketika proses Fuzzy.
Kontrol Kecepatan dan Suhu pada Pembersih Porang Berbasis Arduino Uno Menggunakan Metode Fuzzy Logic
Nur Rhoziq, Achmad;
Herwandi, Herwandi;
Luqman, Mohammad
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58860/jti.v2i3.129
Perangkat yang dapat menghubungkan antara konsumen dan produsen porang salah satunya adalah pembersih porang. Proses pembersih ini dilakukan secara manual ataupun otomatis namun masyarakat umum masih menggunakan proses pembersian manual dengan mencuci tanaman porang yang membutuhkan waktu yg lama, proses dan pengeringan secara manual memerlukan waktu dan tenaga yang cukup besar terutama jika skala produksi besar, selain itu porang mengandung getah yang bisa menyebabkan iritasi pada kulit. Saat mencuci porang secara manual, getah ini bisa bersentuhan dengan kulit tangan dan menyebabkan reaksi alergi atau iritasi, yang menyebabkan rasa gatal. Berdasarkan permasalahan ini peneliti menggunakan metode kontrol fuzzy logic dengan mikrokontroler Arduino Uno untuk mengatur kecepatan dan suhu dengan tujuan memperoleh keluaran rpm dan suhu sesuai setpoint. Komponen yang terlibat dalam pengaturan kecepatan dan suhu ini meliputi motor DC, heater, sensor SN-E18- D80NK, sensor DS18B20 dan sistem pengendalian menggunakan Arduino Uno dengan kontrol fuzzy logic. Motor DC berfungsi untuk menggerakkan tabung penyucian porang hingga kecepatan 7 hingga 10RPM. Heater berfungsi untuk memanaskan box pengeringan setelah proses pencucian dilakukan dengan suhu mencapai suhu 60 ?. Sensor SN-E18- D80NK digunakan untuk membaca kecepatan pada tabung, dan data kecepatan yang dihasilkan oleh sensor akan dikirim ke Arduino Uno. Sedangkan DS18B20 digunakan untuk membaca suhu pada box pengering, data suhu yang dihasilkan oleh sensor akan dikirim ke Arduino Uno. Arduino Uno kemudian data tersebut menggunakan kontrol fuzzy logic untuk mengatur motor DC dan heater agar mencapai titik yang sesuai dengan dengan kebutuhan. Hasil pengujian menunnjukkan bahwa kecepatan yang diinginkan adalah 7-10RPM dan mampu menstabilkan kecepatan mengelolah meskipun dengan adanya beban tabung. Kemudian hasil pengujian proses pengeringan yang diinginkan adalah 60?, dan kontrol logika fuzzy mampu menjaga kecepatan mencapai 7 hingga 10RPM dan suhu mencapai 60?.
Aplikasi dan unjuk kerja motor driver L-298 dan BTS7960 sebagai power switching pada inverter
Luqman, Mohammad;
Anggraheny, Beauty;
Herwandi, Herwandi;
Murtono, Ari
JURNAL ELTEK Vol. 23 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33795/eltek.v23i1.6656
Pada penelitan ini driver motor L298 dan BTS7960 yang biasa bekerja pada frekuensi rendah digunakan sebagai power switching inverter yang dioperasikan pada frekuensi tinggi. L298 dan BTS 7968 adalah sama2 driver motor dc dengan konfigurasi H-bridge, namun rangkaian I/O serta sistem kontrol yang digunakan sangat berbeda, sehingga Program SPWM untuk kedua modul tersebut tidak sama. Program pada L298 menggunakan SPWM penuh sepanjang 360o dan bersifat komplemen untuk setiap 180o pada kanal-1dan sinyal dasar 50Hz pada kanal-2. Sedangkan program pada BTS7960 menggunakan sinyal yang bergantian antara sinyal dasar 50Hz sepanjang 180o dan sinyal SPWM sepanjang 180o pada kedua kanalnya dan bersifat komplemen. Hasil penelitian ini kedua motor driver tersebut beserta program masing-masing, mampu memberikan hasil luaran inverter berbentuk gelombang sinusoida sempurna, modul motor driver L298 hanya mampu bekerja sampai dengan arus 2A sesuai dengan spsesifikasi yang dimiliki, sedangkan modul motor driver BTS 7960 mampu bekerja sampai dengan arus 10A sesuai dengan spsesifikasi transformator yang digunakan. Dan hal ini juga sesuai dengan spesifikasi modul tersebut yang sebesar 43A. ABSTRACT In this research, the L298 and BTS7960 motor drivers which usually work at low frequencies are used as power switching inverters which are operated at high frequencies. The L298 and BTS 7968 are both dc motor drivers with an H-bridge configuration, but the I/O circuit and control system used are very different, so the SPWM program for the two modules is not the same. The program on the L298 uses full SPWM over 360o and is complementary for every 180o on channel-1 and a 50Hz base signal on channel-2. Meanwhile, the program on the BTS7960 uses a signal that alternates between a basic 50Hz signal along 180o and a SPWM signal along 180o on both channels and is complementary. The results of this research are that both motor drivers and their respective programs are able to provide inverter output in the form of perfect sinusoidal waves, the L298 motor driver module is only able to work up to 2A current according to its specifications, while the BTS 7960 motor driver module is able to work up to 10A current according to the specifications of the transformer used. And this is also in accordance with the module specifications of 43A.
Implementasi Kontrol PID Untuk Mengontrol Suhu dan Level Pada Alat Vending machine
Pramoedya, Hanggita Adi;
Priyadi, Bambang;
Luqman, Mohammad
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Elkolind Vol. 10, No. 1, 2023
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33795/elkolind.v10i1.2745
Perkembangan teknologi yang pesat memberikan dampak besar bagi manusia dalam bidang pemasaran. Transaksi jual beli yang biasanya dilakukan secara langsung, kini mulai dikembangkan menjadi otomatis. Pemakaian sistem kendali otomatis saat ini merupakan kebutuhan yang sangat utama untuk menjaga agar proses produksi berjalan seperti yang direncanakan. Sistem kendali yang banyak digunakan adalah kontrol PID. Pada penelitian ini membahas pengotrolan suhu untuk mendapatkan suhu yang stabil. Pembacaan suhu pada alat ini menggunakan sensor DS18B20 yang ditempatkan pada tangki dan diatur dengan mikrokontroler ESP32. Peltier digunakan untuk mendinginkan minuman dan menggunakan elemen pemanas untuk memanaskan air. Sensor level menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04 yang digunakan unuk mengonrol level. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan hasilnya adalah sistem penstabilan suhu menggunakan metode kontrol PID dengan volume 5 liter dibutuhkan waktu 22 menit dimana kondisi awal suhu 280C menjadi 500C dengan memberikan Kp 12,6, Ki 3,15, dan Kd 12,6. Untuk mendinginkan air membutuhkan waktu 4 jam dimana suhu awal 280C menjadi 200C. Skripsi ini akan membuat sebuah vending machine menggunakan koin dan harapannya dengan metode yang digunakan dapat meningkatkan efisiensi mesin dan bermanfaat bagi manusia.
Design a Lifting Stopper Control System on a Boost Sensitivity Drop Test Equipment in Collaboration with PT. Ansa Solusitama Indonesia and TNI-AD
Prameswari, Seyra Amanda;
Rifa'i, Muhammad;
Luqman, Mohammad
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Elkolind Vol. 11 No.1 (Mei 2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33795/elkolind.v11i1.3820
Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah Rancang Bangun Sistem Kendali Lifting Stopper Pada Alat Uji Drop Test Kepekaan Penggalak Kerjasama PT Ansa Solusitama Indonesia dan TNI-AD. Tujuan penelitian pembuatan alat ini diharapkan diharapkan dapat dijadikan sebagai sebuah solusi dalam pengembangan alat drop test untuk menguji kepekaan penggalak munisi kaliber kecil (MKK) di PT Ansa Solusitama Indonesia dan TNI AD. Alat ini dapat mengatur kestabilan ketinggian lifting stopper menahan bola jatuh sesuai dengan peluru munisi kaliber kecil (MKK) dengan ketinggian lifting stopper yang pertama yaitu untuk kepekaan penggalak meletus sesuai standar yang ditentukan oleh perusahaan dan yang kedua untuk kepekaan penggalak tidak meletus sesuai standar yang ditentukan oleh perusahaan dengan mengaplikasikan sistem otomatis pada alat uji drop test kepekaan penggalak. Penelitian ini dapat menganalisa perbedaan hasil uji drop test kepekaan penggalak yang menggunakan metode manual dan metode otomatis. Metode penelitian yang diterapkan adalah kuantitatif eksperimen. Mikrokontroller yang digunakan adalah Arduino Mega 2560. Mikrokontroller berperan sebagai perangkat kontrol untuk menggerakan motor stepper, motor stepper berfungsi untuk menggerakan lifting stopper naik atau turun sesuai dengan set point jarak yang dideteksi oleh sensor ultrasonik. Mesin drop test memiliki proses lifting stopper dengan metode penggerakan yang lebih efisien. Penggunaan sensor ultrasonik HC-SR04 berhasil memperbaiki performa pengukuran dengan signifikan, terlihat dari penurunan rata-rata nilai error dari 9,47% menjadi 6,14% setelah menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04.
Design of Single Phase Inverter With Pulse Width Modulation Control System Using Fast PWM
Kurniawan, Aditya Dwi;
Radianto, Donny;
Luqman, Mohammad
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Elkolind Vol. 11 No.1 (Mei 2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33795/elkolind.v11i1.4404
The increase in electricity consumption in Indonesia can increase the possibility of disruption to the electricity network system that is used as a source of AC voltage for the community. To overcome these disturbances, PT. PLN will cut off the electricity network and then carry out repairs at points where disturbances are detected. The process of disconnecting the electricity network can disrupt community activities. Advances in power electronics technology and science have produced a solution in the form of a device that can convert DC electricity to AC. The tool is an inverter. Researchers will design a full-bridge topology single-phase inverter with a 12 VDC voltage source. The microcontroller used to control the switching of the full bridge circuit and maintain voltage stability with AC voltage feedback is Arduino Uno. The output voltage of the inverter will be increased to 220 Volts using a transformer. PWM signal generation with Fast PWM mode is used to generate sinusoidal signals with a frequency of 50 Hz and reduce harmonic distortion at the output of the inverter. This thesis will make a single-phase inverter with AC output voltage feedback and it is hoped that the method used can produce an inverter with small harmonic distortion with a stable output voltage.