Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : EXCELLENT HEALTH JOURNAL

Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Tn. R Dengan Resiko Perilaku Kekerasan Melalui Terapi Mendengarkan Asmaul Husna Di Ruangan Sebayang Rumah Sakit JiwaTampan Provinsi Riau Putri, Natia; Kasumayanti, Erma; Nelma, Ulia
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i2.48

Abstract

Skizofrenia atau gangguan mental adalah kondisi psikotik yang berpengaruh terhadap fungsi individu,termasuk berpikir, berkomunikasi, menerima, menafsirkan kenyataan, merasakan, dan menunjukkan emosi yang ditandai dengan pikiran kacau, delusi, halusinasi, dan perilaku maladaptive. Resiko perilaku kekerasan terjadi karena adanya perasaan marah yang diluapkan melalui tindakan secara verbal, fisik, maupun psikologis yang dapat membahayakan diri sendiri, orang lain dan lingkungan. Pasien yang mengalami skizofenia terutama dengan resiko perilaku kekerasan ditandai dengan beberapa gejala seperti marah tanpa sebab, sering mengurung diri dikamar, agresif atau mudah tersinggung, dan membanting barang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui asuhan keperawatan pada Tn.R dengan penerapan terapi mendengarkan asmaul husna pada penderita yang mengalami resiko perilaku kekerasan. Pengkajian ini dilakukan pada tanggal 12 Juni 2023, Klien Tn.R berumur 33 tahun dengan diagnosa keperawatan yaitu resiko perilaku kekerasan. Intervensi keperawatan dengan melakukan pemberian terapi asmaul pada Tn. R dengan resiko perilaku kekerasan. Hasil implementasi menunjukkan mampu melakukan intervensi yang disusun terkait terapi mendengarkan asmaul husna sesuai SAK jiwa sehingga hasil evaluasi diperoleh SP 1-4 dapat tercapai. Kesimpulan dari pemberian terapi mendengarkan asmaul husna terjadi peningkatan kemampuan klien dalam mengendalikan resiko perilaku kekerasan. Disarankan kepada perawat untuk menindaklanjuti dan mengulangi kembali strategi pelaksanaan resiko perilaku kekerasan pada klien.
Asuhan Keperawatan Pada Tn. R Dengan Pneumonia Di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang Tahun 2024 Aulia, Desti; Kasumayanti, Erma
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.77

Abstract

Pneumonia merupakan radang akut atau infeksi paru-paru yang disebabkan oleh virus, bakteri, jamur dan parasit yang menyerang jaringan paru dan sekitarnya. Gejala umum pada pasien dengan pneumonia yaitu adanya batuk, demam, hidung tersumbat, napas dangkal atau cepat, sulit bernapas, muntah, hilang nafsu makan, lemas, pada kasus ekstrim warna bibir dan kuku kebiruan atau abu-abu. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 03-05 Juni 2024. Subjek pada laporan kasus adalah Tn .R yang berusia 63 tahun dengan pneumonia. Pada saat pengkajian klien mengeluh batuk, sesak napas, demam tinggi, adanya keluhan nyeri pada dada, tubuh merasa lemas, nyeri kepala. Peneliti merumuskan masalah utama dengan diagnosa bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan produksi sputum yang berlebih. Dalam melaksanakan tindakan keperawatan Tn.R dengan pneumonia dilaksanakan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama 3 hari pada klien didapatkan masalah teratasi. Harapan peneliti dari penulisan laporan kasus ini agar mahasiswa, institusi pendidikan dan pihak RS dapat memberikan acuan dalam pemberian asuhan keperawatan pada pasien dengan pneumonia.
Asuhan Keperawatan Pada Ny. A Dengan Gastritis Di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang Tahun 2024 Bahri, Arsyita; Kasumayanti, Erma
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.94

Abstract

Gastritis adalah peradangan pada lapisan lambung. Peradangan ini menyebabkan lapisan lambung membengkak, yang pada akhirnya menyebabkan terbentuknya epitel dari lapisan lambung. Faktor yang menjadi resiko terjadinya gastritis diantaranya adalah kebiasaan merokok, pola makan tinggi lemak atau garam, pertambahan usia karena seiring waktu lapisan mukosa lambung akan mengalami penipisan dan melemah. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sampai melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan gastritis di ruang Pejuang RSUD Bangkinang Tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang berbentuk studi kasus. Responden pada laporan kasus adalah Ny. A yang berusia 46 tahun dengan gastritis. Data yang didapatkan dengan wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pada saat pengkajian pasien mengatakan nyeri pada ulu hati, mual, muntah, tangan sebelah kanan terasa kebas, nafsu makan menurun, pasien tampak lemah dan lesu. Peneliti merumuskan masalah utama dengan diagnosa keperawatan nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis. Intervensi yang diberikan yaitu identifikasi lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, intensitas nyeri, dan  skala nyeri. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada Ny. A dengan gastritis dilaksanakan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama empat hari pada klien yaitu masalah teratasi dan planning dihentikan. Harapan peneliti dari penulisan laporan kasus ini agar dapat memberikan acuan dalam pemberian asuhan keperawatan pada pasien dengan gastritis.
Pemberian Jus Buah Bit ( Beta Vulgaris L) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Adira, Putri; Indrawati, Indrawati; Kasumayanti, Erma
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.172

Abstract

Hypertension can cause damage to the heart, blood vessels, kidneys, lungs, and motor and sensory nervous systems, and can even affect a person's mental health. Approximately 1 in 5 sufferers with hypertension are at high risk of losing their lives. The purpose of this scientific research is to provide nursing care to Mr. S in an effort to lower blood pressure in hypertensive patients through the administration of beetroot juice (beta vulgaris L) in Kualu Nenas Village. The subject of this research is Mr. S. The research took place from April 27 to 30, 2025. The data collection methods used include in-depth interviews with Mr. S and his family members, direct observation, physical examination, and blood pressure measurement. The tools used in data collection include family nursing assessment sheets and blood pressure measuring tools. The results of blood pressure measurements obtained during the assessment were 175/100 mmHg, with a pulse of 88 beats per minute, a respiratory rate of 20 times per minute, and a body temperature of 36.6℃. Mr. S's height is 160 cm and his weight is 70 kg. The action taken by the researcher regarding the problem faced by Mr. S was to provide beetroot juice therapy (beta vulgaris L). This research applied a case study design with a qualitative descriptive approach and identified the main nursing problems based on the results of the direct study. The case analysis showed a decrease in blood pressure after the patient consumed beetroot juice twice a day. It is hoped that the patient can continue to consume beetroot juice when blood pressure increases.