Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EFEKTIVITAS PROGRAM EDUKASI MANAJEMEN KEBERSIHAN MENSTRUASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN PRAKTIK KESEHATAN MENSTRUASI DI SMPN 1 PASEH TAHUN 2026 Elysia, Nadira; Kusmiran, Eny; Ramadhan, Arieni; rustandi, Budi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.9269

Abstract

Latar Belakang: Manajemen kebersihan menstruasi yang kurang baik pada remaja putri dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi sehingga diperlukan edukasi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik kesehatan menstruasi. Tujuan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program edukasi manajemen kebersihan menstruasi terhadap pengetahuan dan praktik kesehatan menstruasi pada siswi di SMPN 1 Paseh Tahun 2026. Bahan dan metode. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi experiment melalui one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh siswi kelas VIII SMPN 1 Paseh sebanyak 274 orang, dengan sampel 74 responden yang dipilih menggunakan teknik probability sampling melalui cluster random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil. Sebelum intervensi, tingkat pengetahuan siswi sebagian besar berada pada kategori cukup sebanyak 39 responden (52,7%), dan praktik kesehatan menstruasi sebagian besar juga berada pada kategori cukup sebanyak 38 responden (51,4%). Setelah diberikan program edukasi, tingkat pengetahuan meningkat menjadi kategori baik pada 71 responden (95,9%), sedangkan praktik kesehatan menstruasi meningkat menjadi kategori baik pada 69 responden (93,2%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi dengan nilai p < 0,001, serta terdapat perbedaan yang signifikan pada praktik kesehatan menstruasi sebelum dan sesudah edukasi dengan nilai p < 0,001. Kesimpulan. Program edukasi manajemen kebersihan menstruasi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik kesehatan menstruasi siswi di SMPN 1 Paseh Tahun 2026.
ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN NY.T DENGAN GANGGUAN SISTEM KARDIOVASKULAR AKIBAT CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) DITANDAI ADANYA EDEMA PARU DENGAN INTERVENSI FISIOTERAPY PURSED LIPS BREATHING DI RUANG ICU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LEMBANG TAHUN 202 Erika, Erika; Istianah, Istianah; Kusmiran, Eny; Rustandi, Budi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.9288

Abstract

Latar Belakang: Congestive heart failure (CHF) merupakan kondisi jantung dalam memompa darah secara efektif sehingga menyebabkan penumpukan cairan, slaah satunya edema paru yang dapat menimbulkan gangguan pernapasan. Kondisi ini memerlukan penatalaksanaan medis dan keperawatan yang tepat untuk meningkatkan status respirasi pasien. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diberikan adalah teknik pernafasan pursed lips breathing untuk membatu meningkatkan ventilasi dan menurukan sesak nafas. Tujuan : menganalisis penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem kardiovaskular akibat congestive heart failure (CHF) yang ditandai dengan edema paru melalui intervensi fisioterapi pursed lips breathing. Metode : metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi pada pasien Ny. T di ruang ICU RSUD Lembang tahun 2026. Pengumpulan data dilakukan mellaui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Hasil : penerapan intervensi menunjukan adanya perbaukan kondisi respirasi pasien yang ditandai dengan penurunan keluhan sesak napas, peningktanan saturasi oksigen, serta perbaikan pola pernafasan setelah dilakukan latihan pursed lips breathin. Kesimpulan : intervensi pursed lips breathing dapat memabtu meningkatkan fungsi pernapasan pada pasien CHF yang mengalami edema paru sehingga dapat dijadikan sebagai salah Satu intervensi keperawatan dalam mengatasi gangguan pola nafas.