Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Effect of Audiovisual Media on Anemia Prevention on Increasing Pregnant Women’s Knowledge in the Ciwaruga Public Health Center Area [Accepted] Manalu, Lisbet Octovia; Basri, Ika; Arifin, Ahmad
Health Dynamics Vol 3, No 5 (2026): May 2026 (Upcoming)
Publisher : Knowledge Dynamics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Anemia in pregnant women remains a health problem that can affect the health of both the mother and the fetus. One important factor in preventing anemia is the level of knowledge among pregnant women. Lack of knowledge can cause pregnant women to fail to recognize the signs and symptoms of anemia, which can result in delays in seeking health services and appropriate treatment. If anemia is not detected and treated early on, it can develop into severe anemia, which can increase the risk of pregnancy complications. Objective: To determine the effect of audiovisual media on anemia prevention in increasing the knowledge of pregnant women in the Ciwaruga community health center area. Research Method: This study used a quantitative, pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test. The study sample consisted of 37 pregnant women selected using accidental sampling. Results: There was an increase in pregnant women’s knowledge of anemia prevention. The Wilcoxon test showed a difference in knowledge levels, with a p-value < 0.001 (p < 0.05). Conclusion: Audiovisual media were effective in increasing pregnant women’s knowledge about anemia, with pre-test and post-test p-values <0.001.Keywords: Anemia, Pregnant Women, Health Education, Knowledge.
Edukasi Mengenai Dermatitis Atopik Pada Remaja Di Pondok Pesantren Rojaul Huda Darun Nasya Manalu, Lisbet Octovia; Muhammad Deri Ramadhan; Pepi Lasnawati; Ririn Kurniati; M. Naufal Abdullah; Indri Setia Martina; Irmida Juneja; Riana Aprilia; Rahma Aulia; Alvia Azahra; Alya Dwi Agustantina; Yusuf Tajiri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.16925

Abstract

Dermatitis atopik merupakan salah satu penyakit kulit inflamasi yang umum terjadi secara global dan memiliki prevalensi tinggi pada remaja, terutama di lingkungan padat seperti pondok pesantren. Edukasi kesehatan menjadi penting untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai faktor risiko, gejala, pencegahan, dan perawatan kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang dermatitis atopik di Pondok Pesantren Rojaul Huda Darun Nasya, Lembang. Kegiatan dilakukan pada November 2025 menggunakan desain pre–post test dengan instrumen kuesioner pilihan ganda. Edukasi diberikan melalui ceramah, leaflet, poster, dan media presentasi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rerata nilai pre-test sebesar 69% meningkat menjadi 85,33% pada post-test. Setiap indikator pengetahuan mengalami peningkatan, terutama pada definisi dan gejala dermatitis, sedangkan aspek pengobatan farmakologis menunjukkan peningkatan yang lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam memperbaiki pemahaman remaja mengenai dermatitis atopik dan dapat dijadikan strategi pencegahan kekambuhan di lingkungan pesantren.