Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Evaluasi Program Pemerintah dalam Penanggulangan HIV/AIDS di Surakarta Pratiwi, Erma; Dewi, Amalia Kurnia; Utami, Hafifah Umi; Febrianisa, Najwa; Dewi, Sofia Berliana Puspita; Pujihartati, Sri Hilmi
Journal of Community Research and Service Vol. 8 No. 2: July 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v8i2.62528

Abstract

Human Immunodeficiency virus (HIV) adalah virus yang menyerang sistem imunitas tubuh pada manusia. Virus tersebut perlu mendapatkan perhatian khusus yang melibatkan pemerintah dalam berbagai tindakan agar penderita HIV/AIDS dapat mempunyai kesempatan yang sama dengan lainnya. Menurut Dinas Kesehatan Jawa Tengah pada tahun 2022, Surakarta menjadi kota dengan kasus HIV tertinggi dengan jumlah kasus 31 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan menganalisis evaluasi program Pemerintahan dalam penanggulangan HIV/AIDS di Kota Surakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Model evaluasi atau pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berorientasi pada tujuan (Goal Oriented). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa wawancara dan studi kasus. Penelitian ini menggunakan analisis data yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pemerintah mempunyai beberapa program yang dijalankan dalam menanggulangi penyakit HIV/AIDS. KPA Kota Surakarta memiliki peran penting sebagai koordinator bagi lembaga lain seperti WPA dan LSM serta Dinas Kesehatan. Program yang sudah dijalankan KPA merupakan pengadaan sosialisasi dan pemberdayaan serta pemberian bantuan anggaran (hibah). Selain KPA terdapat lembaga pemerintah yang turut berperan, yaitu Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) dengan program berupa pemenuhan hak anak dan sosialisasi. Kemudian, Dinas Sosial Surakarta juga turut andil dengan pengadaan program kunjungan dan pemberian bantuan hibah/donasi. Semua program tersebut secara keseluruhan sudah berjalan dengan baik walaupun terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaannya.
TRADITIONAL KNOWLEDGE VERSUS INTELLECTUAL PROPERTY RIGHTS PROTECTION: A CASE STUDY OF GIRILAYU BATIK VILLAGE, INDONESIA Adi, Yustia Atsanatrilova; Wijaya, Mahendra; Pujihartati, Sri Hilmi; Sudarsana, Sudarsana
Cepalo Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25041/cepalo.v10no1.4604

Abstract

This study analyzes the social barriers preventing artisans in Girilayu Batik Village, Central Java, from securing Intellectual Property Rights (IPR) protection for traditional batik knowledge. Using a qualitative approach with purposive sampling and in-depth interviews with seven key informants conducted between June and August 2024, the study identifies three main constraints: the absence of a collective artisan identity required for legal classification and representation, the incompatibility of oral knowledge transmission with formal IPR requirements, and the lack of unified institutional structures for registration. Drawing on Bourdieu’s framework, the findings show that fragmented habitus and weak social capital hinder the transformation of embodied cultural capital into institutionalized legal protection. The study demonstrates structural incompatibilities between existing IPR laws and traditional knowledge systems and underscores the need for sui generis legislation that accommodates collective ownership, oral transmission, and cultural significance.
Peran Perguruan Tinggi dan BUMDes dalam Pelatihan Pemasaran Online di Kalangan Kelompok Pengrajin Batik Tulis Girilayu Wijaya, Mahendra; Pujihartati, Sri Hilmi; Sudarsana; Adi, Yustia Atsanatrilova; Putri, Alfina Ananda; Azzahro, Fatimah; Fatimah, Luthfi; Nugraheni, Sekar Ayu; Andira, Dinda
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 5 No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran Perguruan Tinggi dan BUMDes Giri Makmur untuk mendukung kegiatan usaha batik tulis dalam menghadapi krisis ekonomi di Desa Wisata Girilayu adalah dengan melakukan pelatihan pemasaran online. Perguruan Tinggi dan BUMDes sebagai fasilitator edukasi pemasaran online dan sasarannya adalah dua belas kelompok pengrajin batik tulis. Peserta pelatihan kelompok pengrajin batik menggunakan teknologi handphone dan laptop. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi kelompok pengrajin batik tulis agar mampu memanfaatkan teknologi handphone sebagai alat pemasaran online. Tujuan lainnya untuk mengetahui sejauh mana dampak positif dari pelatihan pemasaran online bagi kelompok pengrajin batik tulis. Pelatihan ini menggunakan metode partisipatif melalui tiga tahapan yang diterapkan secara langsung kepada kelompok pengrajin batik di Desa Wisata Girilayu, yakni ceramah, diskusi, dan praktik. Hasil pelaksanaan pelatihan pemasaran online menunjukkan berjalan secara efektif. Para peserta kelompok pengrajin batik tulis berpartisipasi secara aktif dari tahap pertama sampai tahap terakhir. Kelompok pengrajin batik tulis mulai aktif dan konsisten dalam mengelola media sosial untuk pemasaran online. Para konsumen batik tulis baik lokal, nasional, maupun global di Desa Wisata Girilayu menunjukkan perubahan dari konsumen pasif menjadi konsumen potensial dan cenderung meningkatkan permintaan batik tulis. Keberlangsungan usaha kelompok pengrajin batik tulis di Desa Wisata Girilayu terus berlanjut hingga kini. Kata kunci: BUMDes, Pelatihan, Pemasaran Online
UPAYA MULTIPIHAK TERHADAP DAMPAK LINGKUNGAN TREN THRIFTING DI KALANGAN GENERASI Z Pujihartati, Sri Hilmi; Bahtiar, Rizki Yusuf; Sejati, Mliyus Satrio Lanang; Atmaja, Guntur Surya; Nafisah, Kirei Yusuf; Helga, Anindita Danella; Purwaningtyas, Ruswina Danella
Jurnal Interaksi Sosiologi Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Interaksi Sosiologi Volume 5 Nomor 1 2025
Publisher : Laborataorium Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/jis.v5i1.18946

Abstract

The practice of thrifting is burgeoning among Generation Z, driven by digital advances, social shifts, and a heightened focus on sustainability. However, the phenomenon has a dual impact: while promoting the reuse of clothes, it can also exacerbate textile waste due to excessive consumption and the influx of imported used garments that are not absorbed by the market. This qualitative case study in Surakarta identifies the primary factors driving Generation Z's engagement in thrifting, analyzes its environmental consequences, and examines efforts by the government and Gen Z to mitigate the negative impacts. Data was collected through in-depth interviews with Gen Z buyers, thrift business owners, and representatives from the Gita Pertiwi Foundation, supplemented by field documentation. Findings indicate that economic factors, social media influence, and social interaction are key drivers of thrifting. While the practice extends the lifespan of items, the unabsorbed volume of imported goods increases the burden of textile waste. The study concludes that thrifting can support sustainable consumption only if bolstered by increased environmental awareness, stronger regulations, and public education on responsible clothing use.