Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan oleh pemain sepak bola dalam mengatasi kecemasan sebelum bertanding di Klub Nadira FC pada tahun 2025. Kecemasan pra-pertandingan merupakan salah satu faktor psikologis yang dapat memengaruhi performa atlet secara signifikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Sebanyak 11 pemain aktif dipilih sebagai informan menggunakan teknik purposive sampling, berdasarkan kriteria usia, pengalaman bermain, dan posisi dalam tim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pemain mengalami berbagai bentuk kecemasan seperti rasa gugup, takut gagal, tekanan dari pelatih, hingga kekhawatiran terhadap penonton. Untuk mengatasi hal tersebut, para pemain menerapkan beberapa strategi, antara lain latihan pernapasan, visualisasi positif, self-talk, mendengarkan musik, rutinitas mental, serta doa. Strategi yang paling umum digunakan adalah kombinasi antara doa dan latihan pernapasan, karena dianggap mampu menciptakan ketenangan dan meningkatkan fokus sebelum pertandingan dimulai. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kesiapan mental memiliki peran penting dalam menunjang performa pemain di lapangan. Oleh karena itu, pelatihan psikologis perlu menjadi bagian dari program pembinaan atlet agar para pemain mampu mengelola tekanan kompetitif secara efektif.