Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Strategi Guru PJOK Mengatasi Keterbatasan Sarana-Prasarana di Sekolah Dasar Amelia, Kiki Rizki; Suriatno, Adi; Muslimin, Muslimin
Sportify Journal Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v5i1.5081

Abstract

Keterbatasan sarana dan prasarana PJOK masih menjadi kendala pembelajaran di sekolah dasar wilayah Kelurahan Sayang-Sayang. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru PJOK dalam mengatasi keterbatasan fasilitas di lima sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan terdiri atas lima guru PJOK dari SDN 7 Cakranegara, SDN 27 Cakranegara, SDN 47 Cakranegara, SDN 52 Cakranegara, dan MI Haqul Yaqin NW. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa fasilitas PJOK berbeda antar sekolah, mulai dari lahan luas tetapi alat terbatas hingga keterbatasan alat dan lapangan. Guru mengatasi kendala melalui modifikasi alat, permainan kecil, pembagian kelompok, sistem giliran, dan pengajuan fasilitas. Penelitian menyimpulkan bahwa kreativitas guru penting, tetapi tidak dapat menggantikan kewajiban penyediaan fasilitas layak. Physical Education Teachers’ Strategies to Address Facility Limitations in Elementary Schools Abstract Limited facilities and infrastructure remain a challenge in physical education learning in elementary schools in Sayang-Sayang Subdistrict. This study aimed to describe physical education teachers’ strategies for addressing facility limitations in five elementary schools. A descriptive qualitative approach was used. The informants were five physical education teachers from SDN 7 Cakranegara, SDN 27 Cakranegara, SDN 47 Cakranegara, SDN 52 Cakranegara, and MI Haqul Yaqin NW. Data were collected through interviews, observation, and documentation, then analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed different facility conditions across schools, ranging from wide schoolyards with limited equipment to severe limitations in both equipment and field access. Teachers addressed these constraints through equipment modification, small games, group division, turn-taking systems, and facility proposals. The study concludes that teacher creativity is important but cannot replace the responsibility to provide proper facilities.
Pengaruh Latihan Shooting Bola Jalan dan Bola Diam terhadap Akurasi Tendangan Pemain SSB U 10–14 Suriatno, Adi; Harianto, Rudi Marlin; Mujriah, Mujriah
Sportify Journal Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v4i2.5090

Abstract

Akurasi shooting merupakan keterampilan penting dalam sepak bola usia muda, tetapi pemain SSB Pendem FC U 10–14 masih sering gagal mengarahkan bola ke sasaran. Penelitian ini bertujuan membandingkan pengaruh latihan shooting bola jalan dan bola diam terhadap akurasi tendangan ke gawang. Penelitian menggunakan desain eksperimen semu two-group pretest-posttest. Sampel terdiri atas 20 pemain yang dibagi menjadi dua kelompok melalui matched-pair berdasarkan skor pretest. Kelompok A mendapat latihan shooting bola jalan, sedangkan Kelompok B mendapat latihan shooting bola diam selama 16 pertemuan. Instrumen penelitian berupa tes akurasi shooting ke sasaran dengan 10 kesempatan tendangan. Hasil paired-sample t-test menunjukkan bahwa kedua latihan meningkatkan akurasi shooting secara signifikan. Gain score bola diam lebih tinggi secara deskriptif daripada bola jalan, tetapi independent-sample t-test menunjukkan perbedaan tersebut tidak signifikan. Penelitian menyimpulkan bahwa kedua latihan efektif. Pelatih direkomendasikan menggabungkan latihan bola diam dan bola jalan secara bertahap. Effects of Moving-Ball and Stationary-Ball Shooting Training on Shooting Accuracy in U 10–14 Football School Players Abstract Shooting accuracy is an essential skill in youth football, yet U 10–14 players at SSB Pendem FC frequently failed to direct the ball toward the target. This study aimed to compare the effects of moving-ball and stationary-ball shooting training on shooting accuracy. A quasi-experimental two-group pretest-posttest design was used. The sample consisted of 20 players divided into two groups using matched-pair allocation based on pretest scores. Group A received moving-ball shooting training, whereas Group B received stationary-ball shooting training for 16 sessions. The research instrument was a shooting accuracy test using a marked goal target with 10 shooting attempts. The paired-sample t-test showed that both training methods significantly improved shooting accuracy. The stationary-ball group had a higher descriptive gain score than the moving-ball group, but the independent-sample t-test showed that the difference was not statistically significant. The study concludes that both methods are effective. Coaches are recommended to combine stationary-ball and moving-ball drills progressively.