Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

KONTRIBUSI PELATIHAN, PROGRAM PENGEMBANGAN KARIR DAN PERSEPSI PENDAPATAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PERAWAT DI RS TNI AD PALANGKA RAYA Ardiansyah, Rahman; Rohendi, Rohendi; Veranita, Mira
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.38113

Abstract

Sumber Daya Manusia memiliki posisi yang sangat penting dan menjadi tumpuan bagi keberlangsungan Rumah Sakit. Perawat merupakan SDM terbanyak di dalamnya yang perlu dikelola dengan baik. Salah satu ukuran keberhasilan pelayanan keperawatan adalah seberapa besar produktivitas kerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan yang baik kepada pasien dan keluarganya. Faktor yang dapat mempengaruhi produktivitas antara lain adalah pelatihan, pengembangan karir dan pendapatan. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi variabel tersebut terhadap produktivitas kerja perawat PNS dan Non-PNS di RS TNI AD Palangkaraya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 30 orang dengan teknik penarikan sampel total sampling. Berdasarkan hasil penelitian  menunjukan bahwa pelatihan memiliki pengaruh signifikan (Sig.) 0.007 < 0.05 terhadap produktivitas, pengembangan karir memiliki pengaruh signifikan (Sig.) 0.007 < 0.05 terhadap produktivitas, dan persepsi pendapatan memiliki pengaruh signifikan (Sig.) 0.017 < 0.05 terhadap produktivitas kerja perawat. Secara simultan kontribusi pelatihan, pengembangan karir, dan persepsi pendapatan terhadap produktivitas kerja perawat di RS TNI AD Palangkaraya adalah 93.5% dengan besarnya perbedaan kontribusi variabel pengembangan karir (35.7%) > pelatihan (31.4%) > persepsi pendapatan (26.4%) dan selebihnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak peneliti teliti. Berdasarkan uji perbedaan dengan mann whitney didapatkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara produktivitas kerja perawat PNS dibandingkan Non-PNS di RS TNI AD Palangkaraya.
Pengembangan Pegawai dalam Menunjang Implementasi Sistem Informasi Puskesmas Talang Bakung Kota Jambi Witri, Repelita; Rohendi, Rohendi; Efawati, Yen
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.26812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pengembangan pegawai, faktor-faktor penghambat dalam upaya pengembangan pegawai, serta strategi yang mendukung keberhasilan pengembangan pegawai dalam menunjang implementasi Sistem Informasi Puskesmas Talang Bakung Kota Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Responden terdiri dari Kepala Puskesmas, staf, dan tenaga IT Puskesmas Talang Bakung dengan jumlah 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pengembangan pegawai di Puskesmas Talang Bakung menerapkan pendekatan holistik. Faktor penghambat dalam menunjang implementasi sistem informasi adalah adanya resistensi terhadap perubahan di kalangan pegawai yang enggan beradaptasi dengan teknologi baru serta infrastruktur teknologi yang belum memadai. Strategi pendukung keberhasilan pengembangan pegawai dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk pelatihan daring, memberikan fleksibilitas bagi pegawai dalam belajar, serta program mentoring. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan Puskesmas dapat meningkatkan pengembangan pegawai dengan mengatasi resistensi terhadap perubahan melalui program mentoring, pelatihan langsung, penerapan buddy system, dan pemberian insentif bagi pegawai berprestasi. Memperkuat kapasitas pegawai lewat pelatihan, memastikan infrastruktur teknologi yang memadai, serta menyusun Standar Operasional Prosedur yang jelas juga diperlukan untuk memastikan sistem informasi dapat berfungsi secara optimal dan efisien.
Millennial Public Speaking Training (Pelatihan Public Speaking untuk Kalangan Remaja) Rohendi, Rohendi; Muzzammil, Faisal
Al-Mu'awanah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/almuawanah.v3i2.14387

Abstract

The rapid flow of information and the free flow of communication on social media has a negative impact on today's millennial generation. The negative impact due to excessive and inappropriate use of social media is the reduction in social interaction and communication among adolescents. Based on the background of the problem regarding the declining communication skills and skills of the current millennial generation, it is necessary to carry out public speaking training activities for the millennial generation, including for teenagers in Purwakarta Regency. This public speaking training activity for youth in Purwakarta Regency has two main objectives, namely: (1) To provide conceptual knowledge about public speaking; (2) Improving practical skills about public speaking. This public speaking training activity is carried out using two methods, namely: (1) Public Speaking Sharing; (2) Public Speaking Training. Based on the implementation of the public speaking training activities, the result is that this public speaking training can build and improve communication skills for youth.
Perubahan Paradigma Pemasaran Konsep Tradisional vs Kontemporer sutarso, Al bait fiqri zulfikar; Al Ghifari, Abdillah; Rohendi, Rohendi
BISMA : Business and Management Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Bisma : Business and Management Journal
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/bisma.v3i3.2106

Abstract

This study aims to analyze the differences between traditional and contemporary marketing paradigms in modern business strategies. Traditional marketing focuses on one-way communication through conventional media such as television, radio, and newspapers, with the main goal of reaching a mass audience. In contrast, contemporary marketing emphasizes two-way communication, personalization, and the use of digital technologies such as social media, e-commerce, and data analytics. The research method employed is a literature review by examining relevant sources to compare strategies, communication channels, and long-term objectives of both paradigms. The findings reveal that traditional marketing remains relevant in certain contexts, particularly in building broad brand awareness, while contemporary marketing is superior in creating engagement and fostering customer loyalty. This study concludes that integrating traditional and contemporary paradigms provides a more effective strategy, as it enables companies to reach a wider audience while simultaneously building personal relationships with consumers.
IMPLEMENTASI SIMRS MENUJU SISTEM TERINTEGRASI DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI OPERASIONAL PADA RS BHAYANGKARA KUPANG Kristina, Kristina; Rohendi, Rohendi; Juli Asril
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementing SIMRS towards an integrated Hospital Management Information System (SIMRS) is important for improving operating effectiveness and moving healthcare services closer to being fully digital. Some parts of SIMRS are still not fully implemented across all service units at Bhayangkara Hospital Kupang. For example, patient registration, billing, and electronic medical records are already in use, but they are not fully linked across all service units yet. Service flow, teamwork between departments, and decision-making based on facts are all less effective because of this. Through in-depth interviews, field observations, and document readings, the study used a qualitative descriptive case study method.Findings show that there are several major problems with creating an integrated SIMRS. These include inadequate IT infrastructure, staff members who aren’t good with computers, the lack of standard operating procedures (SOPs) across departments, and the continuation of a culture of doing things by hand. These problems lead to more work for the staff, duplicate data, delays in service and reporting, and unhappy patients. To make sure that SIMRS is used consistently and effectively, the hospital’s management needs to come up with a full system development plan that includes strengthening internal policies, training staff, improving infrastructure, and putting together a cross-unit coordination team. Improving user skills and getting the technology infrastructure ready should be at the center of system development so that SIMRS can be used to its fullest potential. A fully integrated SIMRS should help with work speed, service data clarity, real-time management decision-making, and, in the end, better patient care at Bhayangkara Hospital Kupang
EVALUASI PENERAPAN MODEL EARLY WARNING SCORE DALAM MENDUKUNG MUTU PELAYANAN RAWAT INAP RSUD “X” KABUPATEN SUKABUMI Tresna Ridha Nurramadhani; Rohendi, Rohendi; Wiseto P. Agung
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v5i7.11809

Abstract

Peningkatan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit sangat bergantung pada kemampuan tenaga medis dalam mendeteksi dini kondisi kritis pasien. Early Warning Score (EWS) merupakan sistem skoring yang digunakan untuk memantau tanda vital pasien secara sistematis, sehingga dapat mencegah keterlambatan penanganan. Namun, implementasi EWS di rumah sakit daerah sering kali menghadapi kendala yang berdampak pada efektivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan EWS di RSUD “X” Kabupaten Sukabumi, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi tenaga kesehatan, serta memberikan rekomendasi strategis untuk optimalisasi sistem. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan desain sequential explanatory. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap perawat, dokter, serta tim manajemen, sedangkan data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner dan analisis rekam medis pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tenaga kesehatan memahami manfaat EWS sebagai alat deteksi dini. Meskipun demikian, tingkat kepatuhan dalam pencatatan dan eskalasi klinis masih belum optimal. Hambatan utama yang ditemukan meliputi keterbatasan sumber daya manusia, sarana-prasarana monitoring, sistem supervisi dan audit yang belum konsisten, beban kerja tinggi, serta budaya keselamatan pasien yang masih lemah.Berdasarkan temuan tersebut, disarankan beberapa langkah perbaikan, antara lain pelatihan berkesinambungan berbasis simulasi, penguatan supervisi klinis dan monitoring kepatuhan, digitalisasi formulir EWS yang terintegrasi dengan rekam medis, penyesuaian rasio perawat-pasien, serta pengembangan budaya keselamatan pasien melalui komunikasi dan dukungan manajemen. Dengan strategi komprehensif ini, penerapan EWS di RSUD “X” diharapkan lebih efektif dalam meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
PENGARUH OPTIMASI PEMASARAN DIGITAL TERHADAP KUNJUNGAN PASIEN  DAN KEUANGAN KLINIK UTAMA KESEHATAN JIWA BALI MENTAL HEALTH CLINIC wiguna, Rai; Rohendi, Rohendi; Rinawati, Rinawati
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i1.161

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh optimasi pemasaran digital terhadap peningkatan kunjungan pasien dan kinerja keuangan di Bali Mental Health Clinic (BMHC). Dalam konteks layanan kesehatan jiwa, pemasaran digital yang efektif dapat memperluas jangkauan, meningkatkan kesadaran, serta mengurangi stigma sosial yang sering menghalangi akses pasien. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 107 responden yang merupakan pasien BMHC. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linier untuk mengukur pengaruh pemasaran digital terhadap dua variabel dependen, yaitu kunjungan pasien dan kinerja keuangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemasaran digital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kedua variabel tersebut. Strategi pemasaran yang menekankan pada komunikasi empatik, edukatif, dan berbasis nilai berhasil meningkatkan jumlah pasien dan memperbaiki kinerja keuangan BMHC, dengan ROI yang signifikan. Temuan ini mengonfirmasi pentingnya integrasi pemasaran digital yang berbasis empati dalam memperkuat citra klinik dan meningkatkan loyalitas pasien. Penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap teori pemasaran digital dalam konteks layanan kesehatan jiwa dan menawarkan rekomendasi untuk pengembangan strategi pemasaran yang lebih berkelanjutan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengintegrasikan variabel kualitas layanan dan kepuasan pasien guna memperdalam pemahaman mengenai dampak pemasaran digital terhadap kinerja klinik. Kata Kunci: Pemasaran Digital, Kunjungan Pasien, Keuangan Klinik, Layanan Kesehatan Jiwa, Manajemen Kesehatan
The Influence of Marketing Mix and Hospital Image on Inpatient Revisit Interest at Dr. Rubini Regional General Hospital, Mempawah Regency Shabrina, Maura Zettira; Rohendi, Rohendi; Efawati, Yen
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 7 No. 2 (2026): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v7i2.11262

Abstract

The marketing mix is one of the strategies used to disseminate information, introduce products and services, and encourage consumers to make repeat purchases. Image plays an important role in determining the success of an institution, including hospitals. Patients’ intention to make repeat visits is influenced by several factors, including marketing strategies and a positive hospital image. This study aims to analyze the effect of the marketing mix and hospital image on the revisit intention of inpatients at dr. Rubini Regional Public Hospital, Mempawah Regency. This research employed a mixed-methods approach with an explanatory sequential design. The study began with a quantitative phase involving 100 respondents, complemented by qualitative data from interviews with six informants. The results show that five elements of the marketing mix—product, place, people, process, and physical evidence—as well as hospital image have a significant effect on patients’ revisit intention, whereas two elements of the marketing mix, promotion and price, do not have a significant effect. However, taken together, all nine variables have a significant effect on patients’ revisit intention. The qualitative findings support the importance of the marketing mix and hospital image for inpatients’ revisit intention.
Pendampingan Perhitungan Harga Pokok Produksi pada UMKM Kripik Singkong dan Pisang Anugrah Mutmainah, Gaida Nisa; Husna, Ade Irvi Nurul; Rohendi, Rohendi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.4098

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) secara tepat sebagai dasar penetapan harga jual. Kegiatan ini dilaksanakan pada UMKM Kripik Singkong dan Pisang “Anugrah” yang memproduksi lantak dari bahan baku pisang. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif yang meliputi observasi proses produksi, pemberian hibah timbangan digital, serta pendampingan langsung dalam perhitungan HPP. Observasi dilakukan untuk mengidentifikasi permasalahan awal, yaitu tidak adanya standar pengukuran berat produk dalam pengemasan produk sehingga pelaku usaha belum pernah menghitung HPP secara rinci. Pendampingan perhitungan HPP dilakukan dengan menjelaskan komponen biaya produksi yang meliputi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM mengalami peningkatan pemahaman terhadap pentingnya penggunaan pengukuran berat produk dan perhitungan HPP dalam kegiatan produksi. Penerapan timbangan digital membantu pelaku usaha dalam menentukan berat produk secara konsisten dan memudahkan perhitungan biaya produksi. Kegiatan ini menghasilkan nilai HPP yang lebih akurat dan menjadi dasar dalam menentukan harga jual yang lebih rasional. Dengan demikian, pendampingan ini berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi usaha dan mendukung keberlanjutan UMKM.
Upaya Pencegahan Pernikahan Usia Dini Untuk Anak SMA Sederajat Melalui Seminar Edukasi di MA Nurul Fata Hamid, Asep Abdul; Gussevi, Sofia; Rohendi, Rohendi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.4110

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di MA Nurul Fata dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap risiko pernikahan usia dini. Permasalahan yang ditemukan adalah masih adanya pemahaman yang kurang komprehensif mengenai dampak pernikahan dini terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesiapan psikologis remaja. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan siswa secara aktif dalam proses identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan seminar, serta refleksi bersama. Metode pelaksanaan meliputi diskusi awal, penyampaian materi edukatif, studi kasus, dan refleksi tertulis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai batas usia pernikahan sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 serta kesadaran pentingnya melanjutkan pendidikan sebelum menikah. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pola pikir siswa dalam merencanakan masa depan secara lebih matang dan bertanggung jawab.