Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Implementation of the Service Marketing Mix (7P) as a Service Marketing Strategy in Hospitals: A Literature Review Intan Permatasari, Uci; Novirwan, Ulfa; Umchudloh, Umchudloh; Prestiaji, Unggul; Rohendi, Rohendi
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v7i3.2257

Abstract

Hospitals as service organizations face increasingly complex challenges in managing healthcare service marketing amid rising patient expectations regarding service quality and experience. One relevant approach in hospital service marketing is the service marketing mix (7P), which includes product, price, place, promotion, people, process, and physical evidence. However, existing studies indicate that the implementation of the service marketing mix (7P) in hospitals remains largely partial and lacks strategic integration. This study aims to analyze the implementation of the service marketing mix (7P) as a service marketing strategy in hospitals through a literature review approach. A narrative–analytical literature review was conducted by examining 20 relevant national and international journal articles retrieved from the Google Scholar, Scopus, and Garuda databases. The analysis employed a thematic approach to identify implementation patterns, the role of each 7P element, and the implications of service marketing mix integration for patient experience, satisfaction, and loyalty. The findings reveal that although the service marketing mix (7P) has been widely adopted in hospital marketing studies, its practical implementation remains insufficiently integrated. The people, process, and physical evidence elements play a dominant role in shaping patient experience, while the lack of integration among the 7P elements contributes to service inconsistency and low patient loyalty. This study highlights the importance of positioning the service marketing mix (7P) as an integrated, patient-experience-oriented service marketing strategy to enhance marketing effectiveness and hospital competitiveness.
REKONSTRUKSI KONSEP RUMAH SAKIT SEBAGAI PRODUK JASA: IMPLIKASI TERHADAP MANAJEMEN PELAYANAN PRIMA Ristika Kusumawardhani Widodo, Ayudisty; Junita Prisilia, Ayu; Nur Affendick, Achmad; Triansyah, Ade; Andrianto, Andreas; Rohendi, Rohendi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 3 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i3.2026.838-843

Abstract

Rumah sakit dalam konteks industri kesehatan modern tidak lagi hanya dipandang sebagai institusi sosial, tetapi sebagai entitas produk jasa yang berorientasi pada penciptaan nilai layanan bagi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi konsep rumah sakit sebagai produk jasa serta menganalisis implikasinya terhadap manajemen pelayanan prima. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui literature review dengan analisis deskriptif terhadap berbagai kajian terkait pemasaran jasa, kualitas layanan (service quality), dan pelayanan prima di rumah sakit. Hasil sintesis menunjukkan bahwa karakteristik jasa seperti intangibility, inseparability, variability, dan perishability sangat relevan dalam konteks pelayanan rumah sakit. Integrasi dimensi kualitas layanan (reliability, responsiveness, assurance, empathy, dan tangibles) menjadi fondasi utama dalam membangun pelayanan prima. Rekonstruksi ini menegaskan perlunya pergeseran paradigma manajemen rumah sakit dari hospital-centered menuju patient-centered care yang berorientasi pada pengalaman pasien sebagai pencipta nilai layanan.
Peran Filsafat Ilmu dalam Pengembangan MSDM Pendidikan: Tinjauan Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis Sutarso, Al Bait Fiqri Zulfikar; Al Ghifari, Abdillah; Veranita, Mira; Rohendi, Rohendi
JIPENDIKA : Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2025): JIPENDIKA: Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan
Publisher : CV. Berkah Cakrawala Inspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66959/0tya8m63

Abstract

Pengembangan manajemen sumber daya manusia (MSDM) dalam organisasi modern menuntut tidak hanya efektivitas operasional, tetapi juga dasar ilmiah dan etika yang kuat. Namun, praktik MSDM sering kali masih berorientasi teknis dan pragmatis tanpa refleksi mendalam terhadap landasan keilmuannya. Artikel ini bertujuan menganalisis peran filsafat ilmu dalam pengembangan MSDM melalui kajian ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan analisis konseptual terhadap literatur filsafat ilmu dan MSDM yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara ontologis filsafat ilmu membantu memahami manusia sebagai subjek utama organisasi yang memiliki nilai, potensi, dan martabat. Secara epistemologis, filsafat ilmu berperan dalam menjamin validitas pengetahuan, metode, dan pengambilan keputusan MSDM berbasis bukti. Sementara itu, secara aksiologis filsafat ilmu memperkuat dimensi etika, keadilan, dan tanggung jawab moral dalam praktik MSDM. Kajian ini menegaskan bahwa integrasi filsafat ilmu mampu memperkuat akuntabilitas, rasionalitas, dan keberlanjutan kebijakan pengembangan sumber daya manusia dalam organisasi.