Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

TINGKAT KEMATANGAN GONAD, GONADO SOMATIC INDEKS, DAN KADAR LEMAK IKAN LELE JANTAN (Clarias sp) YANG DIINDUKSI LASERPUNKTUR PADA TITIK REPRODUKSI DENGAN JANGKA WAKTU BERBEDA C.S. Budiantoro; Pungky Slamet Wisnu Kusuma
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 7 No 02 (2014)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.vol7.no2.a512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jangka waktu induksi laserpunktur pada titik reproduksi terhadap tingkat kematangan gonad, gonado somatic indeks, dan kadar lemak ikan lele (Clarias sp). Sebanyak 36 calon induk ikan lele jantan yang berumur sekitar 8-9 bulan dengan berat 1,2 &ndash; 1,3 kg yang diperoleh dari Kediri diaklimatisasi selama 14 hari. Ikan lele dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok kontrol dan kelompok yang diinduksi laserpunktur, masing-masing kelompok diberi perlakuan jangka waktu induksi 0, 14, dan 30 hari. Hasil penelitian menunjukkan induksi laserpunktur berpengaruh signifikan (P<0,05) terhadap tingkat kematangan gonad, gonado somatic indeks, dan kadar lemak ikan lele (Clarias sp). Induksi laserpunktur dengan jangka waktu 14 hari merupakan jangka waktu induksi laserpunktur terbaik untuk meningkatkan kematangan gonad dan gonado somatic indeks masing- masing dengan nilai 5,5 dan 0,71%. Kata kunci: laserpunktur, titik reproduksi, ikan lele, tingkat kematangan gonad, gonado somatic indeks, dan lemak
OPTIMASI TAKARAN KACANG KORO PEDANG PUTIH (Canavalia ensiformis (L) SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN YOGHURT R. Suryaningrum; Pungky Slamet Wisnu Kusuma
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 6 No 02 (2013)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.vol6.no02.a521

Abstract

Sword white lentils (Canavalia ensiformis (L) have hight potential to be used as raw material for food processing products. Study aimed to find optimum sword white lentils dose as raw material for yoghurt. Study have conducted using a completely randomized experimental design consisted of 5 doses of lentils (333, 250, 200, 167 and 143 g/l medium) with 4 replication. Fermentation procces have conducted using Lactobacillus bulgaricus and Streptococcus thermophilus 1:1 in ration for 12 h. Results showed dose of lentils significant effect (P <0.05) on bacterial counts, levels of carbon and nitrogen, and viscosity and organoleptic properties of yogurt. Bacterial count, Levels of carbon and nitrogen as well as yogurt highest viscosity obtained at doses lentils 333 g/l. Nevertheless, the organoleptic properties of yogurt were most preferred by the panelists obtained at doses lentils 200 g/l. Study conclude sword white lentils can be used as raw material for making yoghurt with the best dosage is 200 g/l medium. Key words: lentils, Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus thermophilus, yoghurt
OPTIMALISASI LAMA PEMAPARAN LASERPUNKTUR PADA TITIK REPRODUKSI TERHADAP PENINGKATAN NILAI HEPATO SOMATIC INDEX (HSI) DAN GONADO SOMATIC INDEX (GSI) IKAN GABUS (Channa striata) Pungky Slamet Wisnu Kusuma
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 10 No 01 (2017)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.vol10.no1.a585

Abstract

Snakefish fishing continuously can reduce the number of mature stem gonad great sizenya increasingly few in number in nature will certainly affect the reduction in seed production in the waters and may even become extinct. Efforts should be made restoking with laserpuncture technology. Laserpuncture technology has been shown to accelerate the maturation of the gonads in tilapia, catfish, shrimp, crab, but has never been tried on the snakefish brood (Channa striata). The purpose of this study to obtain optimum exposure time laserpuncture at the acupoint of reproduction to increase the value of HSI and GSI snakefish (Channa striata) male parent in order to get ready for spawning. Research experiments using CRD with 5 treatments and repeated 3 times. To get the value of HSI and GSI by weighing the weight, liver weight and gonadnya. The sample used in this study snakefish brood 1 year old male with a weight range from 1100-1400 grams have never spawn. HSI and GSI value analysis using ANOVA Gen Stat program version 15. The results showed exposure at the acupoint of reproduction laserpuncture significant effect (P <0.05) increase in the value of HSI and GSI. Laserpuncture exposure time at the acupoint of reproduction for 4 seconds proved to be optimal to increase the value of HSI and GSI parent catfish than in controls. Keywords: Laserpuncture, the value of HSI and GSI snakefish
KINERJA BENIH LELE YANG DIBERI PAKAN TAMBAHAN SERBUK SPIRULINA Ria Putri Kusumaning Ayu; Pungky Slamet Wisnu Kusuma
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 11 No 02 (2018)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.vol11.no02.a1661

Abstract

Feed is an important element that can support the growth and survival of fish. Feed that is suitable for nutrition and high digestion value can support maximum growth in cultivated fish. S. plastensisis a type of cyanobacteria that contains nutrients such as proteins, essential fatty acids, minerals, vitamins, and antioxidants. This study aims to determine the effect of the addition S. plastensis powder in feed on the growth, SR and FCR of catfish seeds. Experimental study with 5 treatments and 5 replications, treatment A (S. plastensis powder 0 g / kg feed), treatment B (S. plastensis powder 2 g / kg feed), C treatment (S. plastensis powder 3 g / kg feed) and treatment D (S. plastensis powder 4 g / kg feed), and E treatment (S. plastensis powder 6 g / kg feed). Feed is given twice, every morning and evening for 35 days. The results showed the addition of S. plastensis powder to the feed could have a significant effect (P
PEMIJAHAN IKAN LELE DENGAN TEKNIK PEMIJAHAN ALAM (NATURAL SPAWNING) DAN PEMIJAHAN SEMI ALAMI (INDUCED SPAWNING) Pungky Slamet Wisnu Kusuma; sukarjati sukarjati; Tony Susilo Wibowo
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 2 No 2 (2019): Januari
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.511 KB) | DOI: 10.36456/abadimas.v2.i2.a1761

Abstract

The desire of the Sumber Rejeki catfish farmer group to do their own hatchery, but often failures, this causes low income and is not continuous. In addition, the groups of farmers also want to increase their knowledge and skills related to the procedures for spawning catfish naturally and semi-naturally until catfish seeds are ready for sale. The aim of training and mentoring is to find a breakthrough solution for easy-to-use technology to spur gonad maturation, accelerate spawning and mass production of seeds in a continuous and continuous manner with laserpuncture induction technology. Measuring the success of training and mentoring participants can operate the laserpuncture unit correctly, can determine the location of the reproductive acupoint correctly and can induce male and female catfish parents with laserpuncture technology correctly and the catfish parent induced by laserpuncture can mature gonads, quickly spawning and producing catfish seeds in bulk and continuously that are ready for sale.
PENINGKATAN PRODUKSI BENIH LELE, PERBAIKAN PAKAN PADA PEMBUDIDAYA LELE SUDI LESTARI, DESA BANDARAN, KABUPATEN PASURUAN Pungky Slamet Wisnu Kusuma; Dyah Hariani
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 4 No 1 (2020): Juli
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v4.i1.a2312

Abstract

Permasalahan yang dihadapi mitra tingginya harga pakan ikan dari pabrik, hal ini menyebabkan keuntungan dari usahannya sangat rendah. Pengadaan benih lele masih membeli dari daerah lain dan tidak selalu memenuhi jumlah yang dipesan. Hal ini menyebabkan kolam tidak semua terisi, sehingga pendapatannya tidak kontinyu. Selain itu para pembudidaya ikan belum kebanyakan tdak dapat membenihkan sendiri. Untuk itu perlu adanya upaya melalui program kemitraan masyarakat agar para pembudidaya ikan lele Sudi Lestari Dusun Kampung Baru, Desa Bandaran, Kec.Winongan, Kab. Pasuruan mampu membenihkan ikan sendiri untuk memenuhi kebutuhan benih yang selama ini membeli dari luar desa. Penyelesaian permasalahan mitra diatasi dengan beberapa cara : Pertama melalui program pelatihan dan pendampingan tentang teknologi tepat guna laserpunktur untuk mempercepat induk lele matang gonad. Kedua melalui pelatihan dan pendampingan tentang pembuatan pakan formula probiotik untuk mempersiapkan induk lele matang gonad siap dipijahkan guna mempercepat pengadaan benih. Hasil pelatihan dan pendampingan ini pengetahuan masyarakat pembudidaya ikan lele meningkat karena yang dilatihkan ini merupakan teknologi baru dan pembudidaya merasakan puas karena dapat mempersiakan induk lele matang gonad siap dipijahkan untuk menghasilkan benih yang berkualitas dan benih lele tersedia setiap saat serta hemat pakan. Kata kunci : Pelatihan, Laserpunktur dan Perbaikan Pakan Lele
Pelatian Perbaikan Pakan dan Induksi Laserpunktur Pada Pembudidaya Ikan Lele di Desa Winongan Lor Kabupaten Pasuruan Guna Mempercepat Induk Matang Gonad dan Produksi Benih Pungky Slamet Wisnu Kusuma; Dyah Hariani
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v5.i01.a3060

Abstract

Pakan merupakan salah satu faktor menentukan keberhasilan usaha budidaya ikan. Pada umumnya pembudidaya memberikan pakan komersial yang dapat menghabiskan sekitar 60-70% dari total biaya produksinya. Sehingga hal ini merupakan hambatan dalam proses budidaya. Oleh karena itu diperlukan probiotik yang ditambahkan pada pakan komersial agar efisien menurunkan jumlah pakan yang diberikan. Probiotik yang ditambahkan dalam pakan komersial ini mengandung sejumlah bakteri yang dapat memberi kuntungkan karena dapat memperbaiki keseimbangan mikroflora intestinal dan daya cernanya. Sedangkan induksi laserpunktur berperan merangsang pelepasan hormon reproduksi dan pemijahan ikan lele, sehingga apabila dipadukan maka percepatan pengadaan induk lele matang gonad akan segera diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian probiotik dalam pakan komersial dan induk lele diinduksi laserpunktur sebelum dipijahkan terbukti berpengaruh signifikan (P<0.05) terhadap waktu pematangan gonad induk lele betina maupun jantan. Hasil penelitian ini selanjutnya disosialisasikan pada pembudidaya ikan lele di desa Winongan Lor Kabupaten Pasuruan guna mempercepat pengadaan induk lele matang gonad dan siap dipijahkan untuk memproduksi benih. Respon dari para pembudidaya ikan lele setelah mendapatkan pelatihan dan pendampingan ini positif karena memperoleh pengetahuan baru berupa teknologi tepat guna dalam mempercepat induk lele matang gonad siap dipijahkan. Kata kunci: Pakan, probiotik, laserpunktur, matang gonad, produksi benih Abstract The feed is one of the factors determining the success of a fish farming business. In general, farmers provide a commercial feed that can consume about 60-70% of the total cost of production. So this is an obstacle in the cultivation process. Therefore probiotics must be added to commercial feed to efficiently lower the amount of feed given. Probiotics added to this commercial feed contain several bacteria that can benefit because it can improve the balance of the intestinal microflora and its digestive power. While the induction of laserpuncture plays a role in stimulating the release of reproductive hormones and spawning catfish, so that when combined then the acceleration of the procurement of mature catfish brood gonad will be obtained immediately. The results showed that the administration of probiotics in commercial feed and catfish induced by laserpuncture before being colonized proved to have a significant effect (P<0.05) on the maturation of gonads of both female and male catfish. The results of this study were further disseminated to catfish farmers in the Winongan Lor village Pasuruan regency to accelerate the procurement of mature catfish brood gonad and ready to be spawned to produce seeds. The response from catfish farmers after getting training and mentoring is positive because it obtains new knowledge in the form of appropriate technology in accelerating the mother catfish mature gonad ready to be spawned. Keywords: Feed, probiotics, laserpuncture, ripe gonad, seed production
Pelatihan Kultivasi Spirulina Bagi Siswa dan Siswi SMA/SMK di Daerah Surabaya, Sidoarjo dan Sekitarnya Pungky Slamet Wisnu Kusuma; Tatang Sopandi
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol4.no1.a2431

Abstract

Produk mikroalga mengalami peningkatan dari waktu ke waktu karena berpotensi menghasilkan beragam bahan kimia dan senyawa aktif biologis seperti vitamin, pigmen karotenoid, protein, lipid dan polisakarida. Selain itu produk mikroalga ini diminati karena memberikan nilai manfaat ekonomi terkait dengan eksploitasi kultur mikroalga secara massal. Namun didalam pelaksanaanya masih banyak ditemukan kendala untuk memproduksi mikroalga ini karena ada beberapa cara budidaya untuk menghasilkan produk mikroalaga yang optimal. Untuk memecahkan masalah ini diperlukan pelatihan dan pendampingan. Tujuan kegiatan pelatihan untuk memberikan informasi dan pengetahuan tentang cara kultivasi spirulina dengan harapan merangsang peserta pelatihan untuk menekuni usaha berbasis spirulina sehingga dapat menggerakkan ekonomi berbasis spirulina. Hasil pelatihan kultivasi spirulina ini bagi peserta didik diperoleh informasi baru mengenai potensi dan manfaat ekonomi dari budidaya spirulina sebagai sumber pakan, sumber pangan dan energi alternatif yang terjangkau dengan teknologi sederhana yang dapat digunakan untuk mewujudkan kemandirian.
PENGENALAN DAN PELATIHAN TEKNIK KULTUR JARINGAN TANAMAN PADA GURU MGMP BIOLOGI SMA SE-JAWA TIMUR Purity Sabila Ajiningrum; Vivin Andriani; diah karunia binawati; Tatang Sopandi; arif yachya; ngadiani; pungky slamet wisnu kusuma; sukarjati
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 6 No 01 (2022): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol6.no01.a5498

Abstract

Kultur jaringan merupakan salah satu teknik budidaya tanaman secara vegetatif yang dapat digunakan untuk perbanyakan tanaman dengan waktu yang relatif singkat dengan menggunakan media tanam yang mengandung unsur hara mikro, makro dan zat pengatur tumbuh. Pengenalan dan pelatihan teknik kultur jaringan yang ditujuhkan kepada guru MGMP Biologi se-Jawa Timur dapat dimanfaatkan sebagai tambahan pengetahuan dalam memperkenalkan kultur jaringan saat mengajar di kelas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini menggunakan virtual web conference. Berdasarkan hasil kuesioner didapatkan peserta mengalami kenaikan hasil sebesar 59,26% tentang pengenalan dan pelatihan teknik kultur jaringan (teknis kultur jaringan, tahap persiapan, tahap inisiasi, tahap multiplikasi, tahap aklimatisasi).
FORMULASI NANOEMULGEL KOMBINASI EKSTRAK N-BUTANOL PEGAGAN, EKSTRAK N-BUTANOL LERAK DAN MINYAK BIJI MIMBA MENGGUNAKAN DESAIN FULL FACTORIAL: NANOEMULGEL FORMULATION COMBINATION OF N-BUTANOL EXTRACT OF PEGAGAN, N-BUTANOL LERAK EXTRACT AND MIMBA SEED OIL USING A FULL FACTORIAL DESIGN Sukarjati; Pungky Slamet Wisnu Kusuma; Asti Rahayu
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 4 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i4.656

Abstract

Gel spermisida yang mengandung bahan aktif nonoxynol-9 merupakan salah satu kontrasepsi non hormonal berbentuk gel yang banyak digunakan di kalangan masyarakat, namun, senyawa nonoxynol-9 dapat menyebabkan iritasi dan gatal-gatal pada vagina. Pada penelitian ini dibuat alternatif herbal spermisida dari tanaman pegagan, lerak dan mimba yang diformulasikan dalam sistem penghantaran nanoemulgel. Pada penelitian ini dilakukan optimasi dan formulasi nanoemulgel berbahan kombinasi dari ekstrak n-butanol Pegagan, ekstrak n-butanol Lerak  dan minyak biji Mimba menggunakan model full factorial design (23). Pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa ukuran partikel nanoemulgel memiliki rentang 477,5 ± 0,2 hingga 781,2 ± 0,6 nm. Daya sebar dari Nanoemulgel memiliki rentang 5,8 ± 0,2 sampai 6,6 ± 0,1 cm. Zeta Potensial dari nanoemulgel memiliki rentang -37,1 ± 0,7 sampai -37,1 ± 0,7 mV. Rentang pH yang dihasilkan adalah 5,9 ± 0,1 hingga 6,6 ± 0,1, viskositas yang dihasilkan adalah 768 ± 0,8  hingga 833 ± 0,8 cps.Variabel konsentrasi ekstrak n-butanol lerak dan interaksi antara ekstrak n-butanol pegagan dan minyak biji mimba berpengaruh signifikan terhadap respon ukuran partikel dilihat dari nilai p-value < 0,05 dengan nilai masing-masing p-value 0,04 dan 0,036. Pada respon zeta potential dan respon daya sebar, semua variabel konsentrasi ekstrak n-butanol lerak, ekstrak n-butanol pegagan, minyak biji mimba, interaksi ekstrak n-butanol lerak dan ekstrak n-butanol pegagan, interaksi antara ekstrak n-butanol pegagan dan minyak biji mimba dan interaksi ekstrak n-butanol lerak dan minyak biji mimba memiliki nilai p-value > 0,05, sehingga dapat disimpulkan tidak ada berpengaruh signifikan terhadap respon zeta potential dan daya sebar.