Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Kotoran Ternak Babi untuk Pupuk Di Banjar Pengiasan Desa Mengwi Kabupaten Badung Bali Sumadewi, Ni Luh Utari; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 3 No. 1 (2019): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.431 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v3i1.951

Abstract

ABSTRAKPengabdian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pada mitra tentang tidak diolahnya limbah yang dihasilkan dari peternakan babinya dan tidak dilaksanakannya hygiene personal pada para pekerja ternak. Berdasarkan hasil pengabdian yang dilakukan dengan sosialisasi, penyuluhan, pelatihan dan pendampingan tentang pengolahan limbah kotoran ternak dan pentingnya hygiene personal para pekerja ternak. Pengetahuan mitra semakin bertambah dengan persentase sebesar 71,45%.Kata kunci : pengolahan limbah, hygiene personal, peternak babi.ABSTRACTThe background of this was because there was the problem in about no sewage treatment and not implement personal hygiene to workers at the ranch.Based on the results of devotion that is done with the socialization , counseling , training and mentoring about waste processing pig farmers and the importance of personal hygiene to cattle workers. Knowledge in the programs as well has been increased with the percentage of 71,45 %.Keywords : waste treatment, personal hygiene, pig farmer.
Training on Making Seaweed Dodol as A Diversification of Seafood Products for the Amerta Segara Tanjung Benoa Group: Pelatihan Pembuatan Dodol Rumput Laut sebagai Diversifikasi Olahan Hasil Laut Kelompok Amertha Segara Tanjung Benoa Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah; Sumadewi, Ni Luh Utari; Suryantari, Eka Putri
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang2250

Abstract

The Amertha Segara group as a partner that has been developing shredded tuna fish products, wants to develop other processed products. Processing seaweed into a product can be developed as a form of diversification of processed seafood in addition to fish-based products. The problem for partners is that they do not have knowledge of how to process seaweed, which is often found in the Tanjung Benoa area, into seaweed dodol. Through community service activities, training in making seaweed dodol was carried out, it is hoped that understanding and skills in producing seaweed dodol products can develop and partners can independently carry out dodol production activities. In addition, assistance in choosing packaging and designing labels was also carried out so that the products produced are suitable for wider marketing and have a competitive selling value. The results of the training obtained the level of understanding and knowledge of partners increased to 85%, and had attractive packaging and labels so that it could increase the selling value of seaweed dodol products. AbstrakKelompok Amertha Segara sebagai mitra yang selama ini mengembangkan produk abon ikan tuna, menginginkan adanya pengembangan produk olahan lainnya. Pengolahan rumput laut menjadi suatu produk dapat dikembangkan sebagai bentuk diversifikasi olahan hasil laut selain produk berbahan dasar ikan. Permasalahan bagi mitra yaitu belum memiliki pengetahuan tentang cara mengolah rumput laut yang sering dijumpai di wilayah Tanjung Benoa untuk dijadikan dodol rumput laut. Melalui kegiatan pengabdian, dilakukan pelatihan pembuatan dodol rumput laut, diharapkan pemahaman dan keterampilan dalam menghasilkan produk dodol rumput laut dapat berkembang dan mitra secara mandiri dapat melakukan kegiatan produksi dodol. Selain itu pendampingan memilih kemasan dan mendesain label juga dilakukan agar produk yang dihasilkan layak untuk dipasarkan lebih luas dan memiliki nilai jual yang kompetitif. Hasil pelatihan yang dilakukan diperoleh tingkat pemahaman dan pengetahuan mitra meningkat mencapai 85%, dan memiliki kemasan dan label yang menarik sehingga dapat meningkatkan nilai jual produk dodol rumput laut.