Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengembangan Buku Ajar Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka di MTSN 4 Banyuwangi Kelas VII Firdausy, Azzahra Wildatu; Citraningrum, Dina Merdeka; Mubarak, Syahrul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.15246

Abstract

Buku ajar merupakan sebuah media pembelajaran yang sangat penting perannya sebagai acuan dalam kegiatan belajar mengajar. Akan tetapi, terkadang beberapa buku ajar masih dijumpai belum sepenuhnya memenuhi standar – standar dari beberapa segi standar buku ajar yang baik dan benar. Dan buku ajar yang ada tidak sepenuhnya menyesuaikan pada kebutuhan belajar siswa. Salah satunya pada fenomena yang terjadi di MTsN 4 Banyuwangi terhadap siswa dan guru dengan teknik wawancara dan pembagian angket pada siswa kelas VII, ditemukan data – data mengenai ketidaksesuaian pembelajaran yang ada di sekolah tersebut. Ketidaksesuaian ini mencakup kebutuhan belajar siswa yang tidak terpenuhi dikarenakan buku ajar yang dipergunakan masih belum bisa memaksimalkan capaian pembelajaran yang telah disusun sebelumnya. Buku ajar yang telah diberikan oleh pemerintah pusat, yang mana isi dari buku ajar tersebut bersifat untuk umum, hal ini tentu berakibat pada ketidaksesuaian pada kebutuhan dan keadaan siswa disekolah tersebut. Dan hal ini berdampak pada siswa – siswa disekolah tersebut yang masih belum memahami materi dan informasi yang ada pada buku ajar tersebut masih terbatas. Kebutuhan siswa yang tidak bisa dicapai dari buku ajar yang ada apabila tidak dibenahi akan mengakibatkan pasifnya siswa dalam kegiatan belajar.Dengan adanya pengembangan buku ajar ini mampu meningkatkan kebutuhan belajar siswa dan peran dari buku ajar yang menjadi acuan pembelajaran yang baik dan benar. Dari tahapan – tahapan yang dilakukan sesuai dengan prosedural yang ada didapatkan bahwa buku ajar pengembangan ini dikatakan layak guna dan mampu memberi kemudahan bagi pengajar dan siswa dalam pemenuhan kebutuhan belajar.
Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Pencegahan Stunting Melalui Olahan MPASI pada Ibu Hamil dan Ibu yang Memiliki Balita di Desa Margahayu Kabupaten Tasikmalaya Ilmy, Rizky Maidan; Basiroh, Ainul; Rakhmawati, Dini; Perdana, Gilang; Anwari, Lalan; Fuadah, Liza Syamrotul; Sudrajat, Mochammad Fitra Ramadhan; Nurazizah, Nurazizah; Mardisudin, Reizkiana Fairuz; Mubarak, Syahrul; Rizique, Yustica Ilham
Khidmat Vol 5 No 1 (2025): Khidmat: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Islam Darussalam (UID) | Islamic University of Darussalam Ciamis-Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting menjadi perhatian utama pemerintah pada saat ini dikarenakan kesehatan anak merupakan indikator penting untuk kualitas kesehatan masyarakat. Meskipun setiap daerah memiliki jenis pangan lokal yang sehat dan bergizi, pendayagunaan olahan makanan pendamping asi di kalangan para ibu yang sedang mengandung (hamil) maupun para ibu dengan anak balita masih belum maksimal. Hal tersebut dipicu oleh kurangnya pemahaman serta kesadaran tentang pentingnya MPASI berbasis pangan lokal. Untuk itu, aktivitas pengabdian masyarakat ini berfokus untuk memaksimalkan pemahaman serta pengetahuan para ibu yang sedang mengandung ataupun para ibu dengan anak balita terkait pelindungan (preventif) atau pencegahan resiko stunting dengan penggunaan makanan lokal terhadap olahan MPASI di salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Manonjaya, yakni Desa Margahayu, Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang diterapkan peneliti yakni metode Participatory Action Research, yang menggabungkan penelitian dengan tindakan langsung di lapangan, meliputi penyuluhan serta demonstrasi pembuatan MPASI dari bahan lokal yang mudah diperoleh. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan 20 orang mitra, diantaranya yakni para ibu yang sedang mengandung serta para ibu dengan anak balita dengan usia 6 hingga 24 bulan. Hasil penelitian aktivitas pengabdian masyarakat ini menunjukkan peningkatan pemahaman serta pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor pemahaman atau pengetahuan peserta dibuktikan meningkat atau mengalami perkembangan dari 60,53 pada pre-test menjadi 93,5 pada post-test, menceminkan peningkatan pengetahuan sebesar 54,6%. Hal ini mengindikasikan bahwa program penyuluhan dan demonstrasi berhasil mencapai tujuannya. Untuk berkelanjutan, diperlukan pendampingan secara rutin oleh pihak berwenang seperti kader ataupun Bidan Desa dalam pemanfaatan pangan lokal untuk MPASI, agar para ibu yang sedang mengandung serta para ibu yang memiliki anak balita dapat memberikan nutrisi yang optimal kepada anak-anak mereka.
Sosialisasi Cara Menyimpan Dan Membuang Obat Di Kelurahan Kampung Pisang Kecamatan Soreang Kota Parepare Lidiawati, Dewi; Fitriani; Hadiq, Shabran; Sirajuddin, Washliaty; Bunyanis, Fitriana; Hakim, Reny Anggriany; Mubarak, Syahrul
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan obat yang tepat di tingkat rumah tangga merupakan hal yang penting untuk menjaga efektivitas pengobatan serta mencegah dampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan. Namun, kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai cara menyimpan dan membuang obat dengan benar masih menjadi permasalahan yang umum ditemukan. Untuk itu, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi di Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penanganan obat secara aman. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk ceramah, diskusi interaktif, dan simulasi praktis, dengan melibatkan 45 peserta dari kalangan masyarakat umum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test. Sebagian besar peserta mampu memahami cara menyimpan obat di tempat yang sesuai dan mengetahui metode yang aman untuk membuang obat kedaluwarsa. Sosialisasi ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan obat di rumah, serta menjadi langkah awal dalam upaya pencegahan pencemaran lingkungan akibat limbah farmasi rumah tangga. Keberlanjutan edukasi dan dukungan dari lintas sektor menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan sadar obat.
EDUKASI DAUR ULANG MINYAK JELANTAH SEBAGAI UPAYA LITERASI LINGKUNGAN BAGI SISWA SEKOLAH DASAR DI SULAWESI SELATAN Ramadani, Nur Aisyah; Fauzan, Ahmad; Mubarak, Syahrul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jpm-ikp.v7i2.2281

Abstract

Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang jika tidak dikelola dengan benar dapat mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan. Rendahnya kesadaran lingkungan di kalangan siswa sekolah dasar menjadi tantangan tersendiri di wilayah-wilayah pelosok seperti Sulawesi Selatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi lingkungan siswa melalui edukasi pengelolaan minyak jelantah. Kegiatan dilakukan di SDN 2 Rappoa, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan, meliputi penyuluhan, praktik pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah, serta lomba poster daur ulang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa sebesar 45%, serta munculnya antusiasme tinggi terhadap praktik daur ulang. Dokumentasi menunjukkan keterlibatan aktif siswa dan guru dalam semua tahapan kegiatan.
Analysis of sun protection factor (SPF) values of facial cream cosmetics marketed in Sidenreng Rappang Regency Lidiawati, Dewi; Mubarak, Syahrul; Ashari, Asriyana; Pare Rombe, Yunita
Arfak Chem: Chemistry Education Journal Vol. 8 No. 2 (2025): Arfak Chem
Publisher : Universitas Papua, Manokwari, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/accej.v8i2.1080

Abstract

Sun Protection Factor (SPF) is a critical indicator of a sunscreen’s ability to protect the skin from ultraviolet B (UVB) radiation. Accurate SPF determination is essential to ensure product efficacy, regulatory compliance, and consumer safety. This study aimed to quantitatively evaluate the SPF values of commercial facial sunscreen creams circulating in Sidenreng Rappang Regency and to compare the measured values with the corresponding label claims. An analytical in vitro SPF assessment was conducted using UV–Vis spectrophotometry based on the Mansur method. Three products with SPF 30, SPF 40, and SPF 50 label claims were analyzed. The results revealed that all measured SPF values were substantially lower than the stated claims. Sample A (SPF 30), Sample B (SPF 40), and Sample C (SPF 50) exhibited SPF values of 19.29, 21.37, and 21.63, respectively. These findings demonstrate inconsistencies between labeled and experimentally determined SPF values, underscoring the need for rigorous quality control, routine verification of SPF claims, and improved oversight of sunscreen products in the market.