Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Keuntungan Usaha Daging Kelapa Putih (White Meat) Studi Kasus Pada Usaha Bapak “F” di Desa Tontalete Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara Punuh, Fidea Evalien Ester; Timban, Jean Fanny Junita; Maweikere, Audrey Julia Maria
Journal of Agribusiness and Rural Development (Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Pedesaan) Vol. 7 No. 4 (2025): JOURNAL OF AGRIBUSINESS AND RURAL DEVELOPMENT (Jurnal Agribisnis dan Pengembang
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi, Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35791/agrirud.v7i4.66258

Abstract

This study aims to calculate and analyze the profits of the white meat business run by Mr. “F” in Tontalete Village, Kema District, North Minahasa Regency. This business uses white meat as its main product and coconut shells and husks as by-products. The main challenges faced include the absence of proper financial record-keeping and management, fluctuations in raw material prices, and labor costs and unforeseen expenses that may affect the smooth operation of the business. The research method employed is a case study with data collection conducted in March 2025. The data collected includes primary data obtained through interviews and secondary data from various literature and relevant institutions. The analysis used was a profit analysis and Revenue Cost Ratio (R/C Ratio) to assess the feasibility of the business. The research results showed that the total revenue of the business in March 2025 reached Rp718,644,760, with total costs of Rp597,410,026, resulting in a profit of Rp121,234,734. The R/C Ratio value of 1.2 indicates that every Rp1.0 spent generates Rp1.2 in revenue. Therefore, it can be concluded that the white coconut meat business operated by Mr. “F” is viable and worth developing as it can generate significant profits. However, better cost management and systematic financial record-keeping are necessary to ensure the business continues to grow and contribute to job creation for the local community.
Sosial Media Instagram Pada Umah Duren Di Cabang Piere Tendean Kota Manado Usman, Hendri Valdo; Maweikere, Audrey Julia Maria; Benu, Noortje Marsellanie
AGRI-SOSIOEKONOMI Vol. 22 No. 1 (2026): Agri-Sosioekonomi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi promosi dalam pemasaran melalui sosial media Instagram pada Umah Duren di Kota Manado. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi langsung dilapangan untuk melakukan pengamatan dan melakukan wawancara kepada pengelola dan konsumen, serta memberikan kuesioner kepada konsumen untuk diisi. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah accidental sampling, adapun populasi dalam penelitian ini 7.639 orang yang mengikuti akun Instagram Umah Duren. Dalam pengambilan sampel didapatkan sebanyak 51 responden untuk dijadikan sampel dalam penelitian ini dalam waktu satu minggu yang mengunjungi Umah Duren. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial Instagram efektif dalam mempromosikan produk Umah Duren dan dapat menambah daya tarik pelanggan untuk mengunjungi Umah Duren, dengan total indeks penilaian sebesar 88% yang tergolong dalam kategori "Setuju". Dari kelima aspek yang dianalisis, Caption merupakan aspek yang paling dominan (92%), disusul oleh Follow dan komentar (masing-masing 91%), serta Hashtag (85%). Namun, Like hanya memperoleh skor netral sebesar 75%.
Persepsi Pengunjung Terhadap Pasar Tradisional Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara Waroh, Romario Isak; Maweikere, Audrey Julia Maria; Rengkung, Leonardus Ricky
AGRI-SOSIOEKONOMI Vol. 22 No. 1 (2026): Agri-Sosioekonomi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan persepsi pengunjung pasar tradisional Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari responden dengan melakukan wawancara langsung terhadap pengunjung pasar dengan menggunakan kuesioner yang disiapkan. Sedangkan data sekunder diperoleh dari internet, buku dan berbagi literatur lainnya yang berhubungan penelitian ini. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah accidental sampling. Pengambilan sampel dalam penelitian ini diambil sebanyak 45 responden yang di bagi menjadi tiga tahap dalam seminggu mengikuti hari pasar tradisional Airmadidi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pengunjung terhadap pasar tradisional Airmadidi, menunjukan jumlah hasil dengan skor 3400 dibagikan dengan skor ideal tertinggi 4500, dikalikan 100% menghasilkan angka indeks persepsi sebesar 75,55% dalam kategori berpersepsi baik. Dengan ini menunjukkan secara umum pengunjung pasar tradisional Airmadidi memiliki persepsi yang positif terhadap kondisi pasar baik dari kebersihan, keamanan, infrastruktur, dan keterjangkauan harga, dengan demikian pasar tradisional Airmadidi dinilai telah memenuhi harapan masyarakat sebagai tempat belanja yang baik untuk pembeli dan pengunjung.
Analisis Pendapatan Usahatani Semangka dan Melon Di Desa Kauditan Satu Kecamatan Kauditan Worotikan, Eirene Desberita; Maweikere, Audrey Julia Maria; Rori, Yolanda Pinky Ivanna
AGRI-SOSIOEKONOMI Vol. 22 No. 1 (2026): Agri-Sosioekonomi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pendapatan usahatani semangka dan melon yang dibudidayakan secara rotasi di lahan yang sama oleh petani di Desa Kauditan Satu, Kecamatan Kauditan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengambilan sampel menggunakan metode sensus yang dimana semua populasi dijadikan sampel yaitu 3 orang petani semangka dan melon. Metode analisis data menggunakan analisis pendapatan usahatani. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan semangka sebesar Rp42.263.830/ha dan melon sebesar Rp66.898.754/ha. Selisih pendapatan antara semangka dan melon adalah sebesar Rp24.634.924, yang berarti tingkat pendapatan usahatani melon lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan semangka. Hal ini disebabkan oleh perbedaan produktivitas dan harga jual antara kedua komoditas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa secara ekonomi, usahatani melon lebih menguntungkan dibandingkan dengan semangka di lokasi penelitian.
Strategi Pemasaran Usaha Makanan Khas Batak Karo Kamikaze di Kota Manado Gurusinga, Louis Stevania Br; Mandei, Juliana Ruth; Maweikere, Audrey Julia Maria
Journal of Agribusiness and Rural Development (Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Pedesaan) Vol. 8 No. 1 (2026): JOURNAL OF AGRIBUSINESS AND RURAL DEVELOPMENT (Jurnal Agribisnis dan Pengembang
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi, Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35791/agrirud.v8i1.66991

Abstract

This study aims to identify and evaluate the marketing strategies applied by the Kamikaze Batak Karo Traditional Restaurant in Manado City, an ethnic culinary business that introduces Batak Karo cuisine outside its cultural origin. The research employed a descriptive quantitative method with the 7P marketing mix framework, comprising product, price, place, promotion, people, process, and physical evidence. Data were collected from 39 respondents through closed-ended questionnaires and interviews with the business owner, analyzed using a three-point Likert scale. Findings indicate that all marketing aspects were rated “good” by consumers, except for pricing, which was considered “fair” due to the lack of direct-purchase discounts. The physical evidence aspect received the highest score, highlighting the role of visual appeal and ethnic ambiance in shaping a positive business image. With an average marketing score of 102 out of a maximum of 117, the marketing strategy of Rumah Makan Kamikaze is categorized as effective. These results affirm that culturally-based differentiation, when aligned with adaptive marketing strategies, can successfully engage cross-cultural consumers in the local agribusiness market.