Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : BULETIN BISNIS

Analisis pengaruh self efficacy, personal networking, public service motivation, dan job participation, sebagai upaya meningkatkan work performance para pengelola desa wisata ari kuntardina; Abdul Aziz Safi’i; Latifah Anom
BBM (Buletin Bisnis & Manajemen) Vol 9, No 01 (2023): Vol. 09 No. 01, Tahun 2023
Publisher : Universitas YPPI Rembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47686/bbm.v9i01.567

Abstract

Upaya pemulihan ekonomi nasional dilakukan melalui sektor pariwisata, salah satunya melalui pengembangan desa wisata. Permasalahan yang muncul adalah sumber daya manusia pengelola desa wisata memiliki tingkat pendidikan rendah dan menjadi pengelola bukan pekerjaan utama. Sehingga hal tersebut memengaruhi work performance para pengelola. Karenanya, perlu adanya penelitian mengenai kualitas individu yang dibutuhkan dalam pengelolaan desa wisata. Faktor yang kemungkinan memengaruhi work performance adalah self efficacy, personal networking, public service motivation, job participation. Populasi penelitian sejumlah 684 pengelola desa wisata, sampelnya berjumlah 433 orang. Teknik pengambilan sampel adalah stratified random sampling. Teknik analisis data menggunakan SEM dengan program SmartPLS 3.0. Hasil analisis data menunjukkan self efficacy, personal networking, public service motivation memengaruhi job participation dan work performance. Self efficacy, personal networking, public service motivation memengaruhi work performance secara tidak langsung, tetapi dimediasi oleh job participation. Kata kunci: self efficacy, personal networking, public service motivation, job participation, work performance.
ANALISIS PELAYANAN BERBASIS DIGITAL CEDAK MAS Anom, Latifah; Kuntardina, Ari; Adiputra, Eka; Hidayatin, Dina Alafi; Rochmayanti, Dewi; Arlina, Ima Yuni
BBM (Buletin Bisnis & Manajemen) Vol 11, No 1 (2025): Vol. 11 No. 1
Publisher : Universitas YPPI Rembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47686/bbm.v11i1.723

Abstract

AbstrakMunculnya pelayanan berbasis Digital Cedak Mas (Cepat Dekat Masyarakat) berawal dari banyaknya keluhan masyarakat tentang pelayanan terpusat di Dukcapil Kabupaten Tuban. Keluhan yang muncul mengenai jarak yang relatif jauh dan biaya transportasi pada saat pengurusan administrasi pada Dukcapil. Penelitian ini penelitian kualitatif, bertujuan mengetahui proses dan dampak dari Pelayanan berbasis digital pada Dukcapil Kabupaten Tuban. Informan dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Alur tahapan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Validitas data akan menggunakan triangulasi sumber data. Hasil analisis menunjukkan pelaksanaan Cedak Mas mendekatkan tempat pelayanan kepada masyarakat. Penerapan proses pelayanan sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur. Dampaknya, Pelayanan Dukcapil menjadi lebih dekat dengan masyarakat. Pelayanan ini merupakan pelayanan berbasis digital dengan memanfaatkan teknologi yang kedepannya bisa lebih diperhatikan dan ditingkatkan lagi sarana dan pasarana pendukung dari pelayanan berbasis digital Cedak Mas untuk menunjang pelayanan lebih baik. Kata Kunci : Pelayanan Digital; Cedak Mas; Dukcapil. ANALYSIS OF DIGITAL-BASED SERVICES CEDAK MASAbstrackThe emergence of ‘Cedak Mas’ Digital-based services began with many public complaints about centralized services at the Tuban Regency Population and Civil Registration Office (Dukcapil). Complaints that arise regarding the relatively long distance and transportation costs during administrative management at the Dukcapil. This research is qualitative research, aimed at determining the process and impact of digital-based services on the Tuban Regency Population and Civil Registration office. Sample was selected by purposive sampling. Data collection techniques using Observation, Interviews and Documentation. While the Data Analysis Technique uses the flow of stages of data reduction, data presentation, and conclusion. The validity of the data will use triangulation of the data source. The results of the analysis show that the implementation of ‘Cedak Mas’ brings the place of service closer to the community. The service process in application is in accordance with Standard Operating Procedures. As a result, the Dukcapil services becomes closer to the community. This service is a digital-based service by utilizing technology that in the future can be more considered and improved.Keywords : Digital Services; Cedak Mas; Dukcapil