Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Mengembangkan Kemandirian Belajar dalam Pembelajaran PPKn melalui Reward dan Punishment Alinurdin, Alinurdin; Suwahyu, Suwahyu
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 1 Maret 2019
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v6i1.y2019.p13-24

Abstract

Banyak guru tidak paham dengan apa yang dibutuhkan peserta didik, bahkan tidak mengerti cara memberikan motivasi. Padahal, terdapat berbagai cara yang bisa diterapkan guru dalam memotivasi  peserta didik untuk mengembangkan kemandirian, salah satunya adalah dengan memberikan reward dan punishment. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian reward dan punishment terhadap kemandirian belajar peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling sederhana sebanyak 78 responden sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian reward dan punishment berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian belajar peserta didik dalam pembelajaran PPKn. Para guru hendaknya melakukan pemberian reward dan punishment seperti pujian atau hadiah, teguran, tugas tambahan atau memberlakukan time out. Sehingga, secara tidak langsung memberikan pilihan kepada peserta didik untuk menentukan sikap mana yang harus mereka tampilkan.
Etika Penggunaan Internet (Digital Etiquette) di Lingkungan Mahasiswa Alinurdin, Alinurdin
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 2 September 2019
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v6i2.y2019.p123-142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku mahasiswa dalam menggunakan internet. Penelitian menggunakan metode survei. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mahasiswa memiliki kemampuan dalam mencegah tindak kejahatan dan melindungi keselamatan pribadi yang ditandai dengan sikap menutup informasi privasi, menggunakan medsos dengan wajar, dan tidak terbujuk ajakan radikalisme dan terorisme. Namun, mereka masih belum menyadari atau kurang waspada terhadap kejahatan cyber. Mahasiswa juga memiliki kemampuan dalam mencegah pelangagaran hukum di dunia maya yang ditandai dengan sikap menghindari postingan bebas bully, selektif membaca dan/atau menshare berita, menggunakan tata bahasa yang baik dan benar, dan menjauhi tindakan asusila. Begitu juga mahasiswa memiliki cukup kemampuan dalam menghargai hak cipta yang ditandai dengan penguasaan dalam mengutip tulisan, foto atau video dan mereka juga tidak suka mengutip tulisan orang lain tanpa menyebutkan sumbernya.