Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Aneka Olahan Bandeng dan Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM di Kelurahan Keputih Afifah Rosyidah; Ratna Ediati; Irmina Kris Murwani
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.029 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.39

Abstract

Tambak yang ada di Kelurahan Keputih Kecamatan Sukolilo Wilayah Surabaya Timur mencapai luas 1,278 ha. Kelurahan Keputih merupakan salah satu tempat dari 7 kelurahan yang masuk dalam kawasan konservasi. Area ini merupakan daerah tambak yang mempunyai peluang besar untuk dikembangkan menjadi kawasan produk bandeng organik. Hasil tambak Kelurahan Keputih tersebut sangat besar manfaatnya bagi masyarakat sekitar sebagai lahan penghasilan dan sekaligus sumber gizi yang sangat baik. Selama ini, sebagian besar petambak langsung menjual hasil tangkapannya ke pasar dan pengepul di sekitarnya. Melalui kegiataan Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis Produk ini, dilakukan upaya peningkatan pendapatan masyarakat melalui diversifikasi produk olahan tambak selain bandeng presto maupun bandeng asap. Teknologi pengolahan yang dimaksud adalah pengolahan bandeng yang ditingkatkan kualitas simpannya serta pengolahannya. Pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis Produk ini dilakukan pelatihan aneka olahan bandeng, juga ditularkan ilmu tentang manfaat bandeng, kandungan gizi serta cara pengolahan bandeng yang sehat dan higienis. Pengabdi berusaha berkontribusi melalui sektor usaha Pengembangan dan Peningkatan Kualitas Aneka Olahan Bandeng: Upaya Peningkatan Daya Saing Lokal Melalui Penguatan UMKM Di Kelurahan Keputih.
CONVERSION OF CELLULOSE TO 5-HYDROXYMETHYLFURFURAL AS SUSTAINABLE ENERGY: A BIBLIOMETRIC ANALYSIS BY VOSVIEWER Faradis, Royyan; Suryanto, Ardiansyah Bagus; Murwani, Irmina Kris
Journal of Environmental Science and Sustainable Development Vol. 6, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The developments of the global economy and society impact resources and the environment. This condition requires an alternative to find new, safe, and sustainable energy types. The conversion of cellulose to 5-hydroxymethylfurfural (5-HMF) has become a significant area of research interest. It has triggered the development of research directions related to biomass and energy because it can be an intermediary source for making polymers, solvents, pharmaceuticals, and biofuels. The primary objective of this study is to give a bibliometric analysis of 1753 reports on the development of research on cellulose conversion to 5-HMF from 1965 to 2021. The data were gathered from the Scopus database using the keywords “conversion of cellulose” and “5-HMF”, and they were then subject to content and bibliometric analysis. VOSviewer is a software used for data analysis that can visualize the linkages and map the outcomes of particular study objects. The results show increased annual publications in the last five years with cross-disciplinary collaborations in scientific fields. In terms of publications, the United States tops other nations (550 documents), whereas Indonesia is rated 34th (15 documents). Based on VOSviewer analysis, the overlay visualization of research trends by year shows that the keyword of the process of converting cellulose to 5-HMF is a relatively recent study topic compared to other cellulose topics. By identifying specific suggestions and strategies for the development and utilization of biomass energy based on the analysis of the relationship and interaction between the utilization of biomass energy and the environment, this work is beneficial for researchers to choose future research topics.
Pembuatan Pakan Ikan Mandiri di Kalirejo Kabupaten Gresik Jawa Timur Rosyidah, Afifah; Ediati, Ratna; Murwani, Irmina Kris; Shomadany, Sholahus; Humaira, Siti Syahda
Sewagati Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i2.1012

Abstract

Pada saat dilakukan upaya peningkatan kualitas budidaya ikan, ketersediaan pakan merupakan kebutuhan primer yang harus dipenuhi. Pakan ikan yang baik dapat mempercepat pertumbuhan sehingga bobot ikan semakin meningkat. Pada kegiatan Pengabdian Masyarakat di daerah Kalirejo Kabupaten Gresik kali ini, pengabdi berusaha membantu pembudidaya ikan untuk membuat pakan ikan secara mandiri dengan memanfaatkan potensi ketersediaan bahan lokal serta hasil samping olahan pertanian seperti dedak bekatul, bungkil kedelai, maggot, azolla dan sisa olahan ikan (kepala, jerohan, sisik dan tulang). Pengabdi telah melakukan pembuatan pakan ikan, hasil pengujian menunjukkan komposisi Protein 56%, Karbohidrat 22%, Vitamin 3%, Lemak 13%, Serat 4%, Mineral 2%. Program pengabdian yang dilakukan telah memberikan solusi pembuatan pakan ikan alami dan Mitra UMKM Ikan Kita dapat memanfaatkan potensi alam serta limbah pertanian, tanpa tergantung pada pakan ikan industri.
PENATAAN PKL BEBAS BORAKS DAN FORMALIN MENUJU PRODUK UNGGULAN SEHAT DAN HIGIENIS Rosyidah, Afifah; Purwanti, Endang; Hartanto, Djoko; Murwani, Irmina Kris; Prasetyoko, Didik; Ediati, Ratna
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2017): OCTOBER
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.245 KB) | DOI: 10.30997/qh.v3i2.944

Abstract

PKL STEPULATION OF FREE STORE BORAKS AND FORMALIN TOWARDS HEALTHY AND HYGIENIC SUPERIOR PRODUCTS ABSTRACT The Community service is focused on getting healthy and hygienic food around the campus. In the early stages, the identification of food sold in street vendors around the campus, whether it contains borax and or formalin. If the results of identification are still found foods containing borax and or formalin, then counseling and guidance and given about alternative materials borax and or formalin, which is safe for health. 40 food samples were random taken from street vendors around the campus. The content of formalin and borax is analyzed qualitatively and quantitative using test equipment’s. The results showed that there were 3 food samples from street vendors serving meatballs and noodles containing formalin and 5 food samples from street vendors serving food containing borax.Keywords: borax, formalin, qualitative analysis. ABSTRAK Layanan Masyarakat difokuskan untuk mendapatkan makanan sehat dan higienis di sekitar kampus. Pada tahap awal, identifikasi makanan yang dijual oleh PKL di sekitar kampus, apakah mengandung boraks dan atau formalin. Jika hasil identifikasi masih ditemukan makanan yang mengandung boraks dan atau formalin, maka konseling dan bimbingan dan diberikan tentang bahan alternatif boraks dan atau formalin, yang aman untuk kesehatan. Sebanyak 40 sampel makanan diambil secara acak dari pedagang kaki lima di sekitar kampus. Kandungan formalin dan boraks dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan alat uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 3 sampel makanan dari pedagang kaki lima yang menyajikan bakso dan mie yang mengandung formalin dan 5 sampel makanan dari pedagang kaki lima yang menyajikan makanan yang mengandung boraks.
Diversifikasi Olahan Bawang: Upaya Peningkatan Manfaat dan Nilai Ekonomi Afifah Rosyidah; Ratna Ediati; Irmina Kris Murwani
Share: Journal of Service Learning Vol. 10 No. 2 (2024): AUGUST 2024
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/share.10.2.70-78

Abstract

Bawang putih dan bawang merah banyak digunakan sebagai penyedap alami karena mempunyai rasa yang kuat pada bumbu alami berbagai jenis masakan. Menambahkan bawang putih atau bawang merah pada berbagai jenis masakan apapun akan menghasilkan aroma dan rasanya menjadi lebih gurih, nikmat dan lezat, baik pada berbagai menu rebusan maupun tumisan. Kian hari harga bawang terus bergerak meningkat, keadaan ini seringkali terjadi akibat pasokan yang semakin berkurang di pasaran. Curah hujan yang tidak stabil di beberapa wilayah, kenaikan bahan bakar transportasi, serta musim panen yang mulai berakhir di beberapa sentra penghasil bawang merupakan faktor dominan naik turunnya harga bawang putih dan bawang merah ini.  Keadaan ini seringkali membuat kuwatir para pelaku UMKM kuliner, ibu rumah tangga bahkan industri makanan rumahan, termasuk kelompok usaha yang bergerak di sektor makanan, tidak terkecuali UMKM kuliner yang ada di wilayah Keputih Surabaya; mengingat fungsi penting bawang pada bumbu makanan-makanan yang diolah. Keadaan tersebut terkadang menjadi pilihan yang sangat sulit, di satu sisi kalau harga jual dinaikkan konsumen cenderung lari namun apabila tidak dinaikkan harga jualnya maka untuk modal berikutnya UMKM ini akan mengalami kesulitan. Oleh karena itu biasanya diambil jalan tengah, harga tetap namun ukuran penjualan ke konsumen agak dikurangi. Pelaksanaan Kegiataan Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis Produk ini didasarkan sebagai fasilitas memberikan solusi permasalahan-permasalahan tersebut, sehingga upaya kelangsungan kegiatan jual beli yang selama ini telah dilakukan tidak terhenti dan upaya untuk terus meningkatkan pendapatan masyarakat dapat terlaksana. Pada kegiaatan ini melibatkan UMKM kuliner, pemasok bawang, ibu-ibu PKK, karang taruna dan remaja di wilayah Keputih Surabaya; yang tertarik untuk mengembangkan modifikasi dan diversifikasi olahan bawang. Teknologi pengelolaan dalam modifikasi dan diversifikasi olahan bawang yang dimaksud adalah transfer ilmu dan metoda serta pendampingan yang terus-menerus dilakukan oleh pengabdi mulai dari awal stok bawang segar diterima, cara penyimpanan, pengelolaan suhu dan kelembaban, proses produksi serta variasi modifikasi produk olahan bawang; tidak hanya bawang goreng namun bisa juga diolah menjadi bawang serbuk, pasta bawang, minyak bawang ataupun bawang aneka rasa. Produk ini juga akan dianalisa komposisi hasil produksi yang didapatkan serta terus menerus dimonitor supaya sesuai dengan SNI sehingga memenuhi kecukupan gizinya.