Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN JALAN LINGKUNGAN DI PROVINSI LAMPUNG Jaya, Redhinansyah Kurniawan; Sulistiyorini, Rahayu; Helmi, Masdar; Herizon, Ahmad; Zakaria, Ahmad
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 15, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v15i2.5223

Abstract

Jalan lingkungan merupakan sarana transportasi utama di kawasan permukiman yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta kegiatan sosial ekonomi. Kondisi jalan yang baik dapat meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan efisiensi transportasi di lingkungan perumahan. Sebaliknya, kerusakan jalan dapat menghambat aktivitas masyarakat dan menurunkan kualitas lingkungan permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerusakan jalan lingkungan di lima kabupaten di Provinsi Lampung, yaitu Jalan Kelurahan Bumi Kedamaian (Bandar Lampung), Jalan Kelurahan Banjar Agung (Lampung Selatan), Jalan Desa Candi Mas (Lampung Utara), Jalan Kelurahan Teluk Dalam (Lampung Tengah), dan Jalan Desa Banjar Agung (Tulang Bawang). Metode yang digunakan adalah survei lapangan dengan pendekatan metode persentase tingkat kerusakan, yang dikategorikan menjadi tiga klasifikasi, yaitu rusak ringan (10–25%), rusak sedang (25–55%), dan rusak berat (>55%). Berdasarkan hasil analisis, diperoleh variasi tingkat kerusakan di setiap lokasi penelitian. Nilai tertinggi sebesar 100% ditemukan di Jalan Kelurahan Banjar Agung, Kabupaten Lampung Selatan, yang menunjukkan kondisi rusak berat dan memerlukan perbaikan segera. Sementara itu, tingkat kerusakan terendah sebesar 5% ditemukan di Jalan Desa Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, yang masih tergolong baik dan layak digunakan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat kerusakan jalan lingkungan di Provinsi Lampung bervariasi antarwilayah. Oleh karena itu, diperlukan strategi perbaikan dan pemeliharaan yang berkelanjutan, meliputi perbaikan lapisan permukaan (overlay) pada jalan rusak ringan, penambalan (patching) dan perbaikan drainase pada jalan rusak sedang, serta rekonstruksi total pada jalan rusak berat
Dampak rencana operasi Pangkalan Udara Gatot Subroto Way Kanan menjadi bandar udara komersial ditinjau dari aspek spasial Haridan, Zulman; Sulistiyorini, Rahayu; Affandi, Muhammad Irfan
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v18i2.61406

Abstract

Bandar udara memiliki peran sebagai pintu gerbang kegiatan perekonomian dalam upaya pemerataan pembangunan, pertumbuhan dan stabilitas ekonomi, serta keselarasan pembangunan nasional dan pembangunan daerah. Salah satu isu  penentuan tujuan perencanaan Kabupaten Way Kanan dalam RTRW Provinsi Lampung adalah peluang pendayagunaan Pangkalan Udara TNI Angkatan Darat Gatot Subroto sebagai bandara komersial untuk mengakomodasi kebutuhan mobilitas sipil yang cepat, nyaman, dan ekonomis. Namun, pemanfaatan peluang tersebut memiliki limitasi berupa keterbatasan kapasitas untuk penggunaan lahan sebagai bandara komersial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pengembangan kawasan Bandar Udara Gatot Subroto dalam mendukung pengembangan wilayah dan pertumbuhan ekonomi wilayah. Metode penelitian yang digunakan, yaitu analisis deskriptif kuantitatif dengan alat analisis Satuan Kemampuan Lahan (SKL) untuk mengetahui daya dukung agar tindak perencanaan berada dalam kapasitas optimal keberlanjutan ekosistem Analisis SWOT serta QSPM juga digunakan untuk mengidentifikasi strategi pengembangan Kawasan Bandara Gatot Subroto. Hasil analisis SKL menunjukkan tiga klasifikasi kemampuan lahan di kawasan tersebut dengan persentasi terbesar, yaitu 86,28% kemampuan lahan baik, 8,54% dengan kemampuan cukup baik, dan 5,18% dengan kemampuan sangat baik. Strategi pengembangan Bandara Gatot Subroto yang direkomendasikan adalah penguatan aspek kelembagaan untuk menunjang fasilitas layanan pendukung yang dapat memudahkan  pengguna bandara dan melakukan pengembangan potensi pariwisata Kabupaten Way Kanan sebagai daya tarik untuk wisatawan.