Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : National Multidisciplinary Sciences

Pengaruh Seduhan Teh Hijau dan Kayu Manis Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Sumberjeruk, Kalisat, Jember Maulidiyah, Ananda Riskiyatul; Widada, Wahyudi; Sasmiyanto, Sasmiyanto
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah yang konsisten pada nilai ≥140/90 mmHg. Pengobatan hipertensi dapat dilakukan melalui pendekatan farmakologis maupun non-farmakologis. Teh hijau dan kayu manis dikenal memiliki berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi memengaruhi tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh seduhan teh hijau dan kayu manis terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pembantu Sumberjeruk, Kalisat, Jember. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Sampel berjumlah 30 pasien hipertensi, dibagi menjadi kelompok eksperimen (15 orang, menerima seduhan) dan kontrol (15 orang). Pengukuran tekanan darah sistolik dan diastolik dilakukan sebelum dan sesudah eksperimen. Data dianalisis dengan paired t-test dan independent t-test (α<0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok eksperimen setelah pemberian seduhan teh hijau dan kayu manis Rata-rata selisih penurunan tekanan darah sistolik pada kelompok intervensi adalah 17,33 mmHg dan diastolik 9,53 mmHg. Sementara itu, pada kelompok kontrol, tidak ditemukan perubahan tekanan darah yang besar. Perbandingan antara kedua kelompok menunjukkan perbedaan penurunan tekanan darah yang sangat signifikan (p-value sistolik = 0,002; p-value diastolik = 0,013). Kesimpulannya, seduhan teh hijau dan kayu manis memiliki efek dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi
Hubungan Penurunan Visus Penglihatan Dengan Kualitas Hidup Pada Penderita Hipertensi di RSD Kalisat Jember Wulandari, Putri; Sasmiyanto, Sasmiyanto; Adi, Ginanjar Sasmito
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Visus penglihatan merupakan baik buruknya fungsi mata secara keseluruhan. Kondisi medis yang kronis seperti hipertensi dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang berakibat pada penurunan visus penglihatan. Penurunan visus penglihatan dapat membatasi aktivitas sehari-hari dan menimbulkan ketergantungan, koondisi ini berpotensi memengaruhi kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penurunan visus penglihatan dengan kualitas hidup pada penderita hipertensi di RSD Kalisat Jember. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasi pendekatan cross sectional. Jumlah responden sebanyak 55 orang penderita hipertensi di RSD Kalisat Jember yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi visus menggunakan Snellen Chart dan kuesioner WHOQOL-BREF untuk mengukur kualitas hidup. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan secara statistik antara penurunan visus penglihatan dengan kualitas hidup pada penderita hipertensi. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi (rho) sebesar -0.340 dan nilai signifikansi (p-value) sebesar 0.011 (p < 0.05). Mayoritas pasien hipertensi di RSD Kalisat Jember sebesar (54,5%) mengalami penurunan visus sedang, dan (70,9%) memiliki kualitas hidup rendah. Pasien dengan angka penurunan visus sedang didapatkan kualitas hidup rendah pada pasien hipertensi di RSD Kalisat Jember di RSD Kalisat. Temuan ini menekankan perlunya perhatian lebih terhadap kondisi penglihatan pasien hipertensi guna meningkatkan kualitas hidupnya secara holistik.