Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Dampak Operasional PLTU terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Nelayan: Studi Kasus Kelurahan Teluk Sepang Tri Elvina Damayanti; Ishak Fadlurrohim; Yessilia Osira
Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Maret: Jurnal Riset Sosial Humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/soshumdik.v5i1.3243

Abstract

Industrial development in coastal areas through the construction of a Steam Power Plant (PLTU) has significant economic implications for the sustainability of fishermen's livelihoods. This study aims to analyze the impact of PLTU operations on the socio-economic conditions of fishermen in Teluk Sepang Village, Bengkulu City. This study used a qualitative descriptive approach with a snowball sampling technique, involving 26 small-scale and traditional fishermen directly affected. The results indicate that damage to the coastal ecosystem due to PLTU activities reduces water quality and the availability of fish resources, resulting in decreased catches and income instability. Fishermen are forced to venture farther out to sea, incurring increased operational costs, further putting pressure on household economic conditions. This economic pressure exacerbates fishermen's vulnerability due to limited capital and high dependence on marine resources. Fishermen's adaptation strategy involves diversifying their livelihoods into non-fishing sectors, such as laboring to supplement household income. Changes in social conditions are reflected in the decline in fishermen's solidarity, marked by a weakening of mutual cooperation (gotong royong) and a reduction in collective cooperation due to economic pressures. This study demonstrates that PLTU operations impact the socio-economic structure of fishermen, necessitating sustainable protection and empowerment policies for coastal communities.  
A Social Project To Empowering Micro, Small and Medium Enterprise in Batu Roto Village Fadlurrohim, Ishak
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 9, No 1 (2026): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2026
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v9i1.66812

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sangat penting untuk pembangunan ekonomi di Indonesia, tetapi banyak yang menghadapi tantangan seperti keterbatasan modal, kesulitan pemasaran, dan kurangnya akses ke bantuan. Menanggapi hal tersebut, proyek sosial "Pelopor Desa 4.0" diluncurkan di Desa Batu Roto, Kabupaten Bengkulu Utara, untuk memberdayakan pengusaha UMKM perempuan. Inisiatif ini, kolaborasi antara Grup Onschool Indonesia, Bank Bengkulu, dan pemerintah daerah, mengadopsi pendekatan pemberdayaan yang menekankan partisipasi masyarakat dan berfokus pada kekuatan yang ada daripada defisit. Proyek ini menerapkan siklus aksi dan refleksi untuk mengatasi tantangan dengan kelompok UMKM untuk memahami kebutuhan mereka. metodologi yang digunakan dalam studi kasus kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi, studi dokumentasi. Pelatihan diberikan dalam pemasaran digital, produksi konten kreatif, dan literasi keuangan, yang mencakup manajemen arus kas dasar dan akuntansi. Selain itu, ia meluncurkan marketplace berbasis web untuk membantu UMKM dalam mempromosikan barangnya, melakukan transaksi yang aman, dan memperluas basis pelanggan mereka. Selain pencapaian nyata seperti mengelola 60 NPWP, 85 NIB, dan 10 sertifikasi halal, inisiatif ini menarik pemilik UMKM perempuan. Proyek ini menunjukkan bagaimana model pemberdayaan berbasis teknologi yang mendorong kolaborasi dapat meningkatkan kapasitas bisnis dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat lokal.