Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Sosiohumaniora

INTEGRASI PELAYANAN SOSIAL UNTUK MEMBANTU PENYESUAIAN DIRI LANJUT USIA (STUDI KASUS DI BALAI PERLINDUNGAN SOSIAL TRESNA WERDHA CIPARAY KABUPATEN BANDUNG) Fadlurrohim, Ishak
Sosiohumaniora Vol 22, No 2 (2020): SOSIOHUMANIORA, JULY 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v22i2.19789

Abstract

Masalah utama yang dihadapi lanjut usia adalah penurunan kesehatan fisik dan mental yang membuat penyesuaian diri terhadap pelayanan sosial meliputi lingkungan alamiah, diri sendiri dan lingkungan sosial nya. Penelitian ini bertujuan mengetahui Integrasi Pelayanan sosial di.Balai.Perlindungan.Sosial.Tresna.Werdha.Ciparay yang mempengaruhi.proses penyesuaian diri lanjut usia dalam menghadapi penolakan terhadap dirinya maupun lingkungan sosialnya. Terutama menghadapi proses transformasi dalam kehidupan, Penelitian menemukan bahwa Peningkatan pelaksanaan dan pengembangan lembaga pelayanan sosial menjadi salah satu hal penting dalam menilai mutu dan kualitas suatu lembaga terutama pelayanan sosial terhadap lanjut usia yang semakin dibutuhkan. Di sisi lain diakibatkan karena.lemahnya.kemampuan pengorganisasian dan manajerial sebagai keahlian dan keterampilan yang dibutuhkan dalam menyelenggarakan kegiatan pelayanan sosial. kemampuan dan keterampilan manajerial dan organisasi merupakan salah satu aspek yang penting dalam menciptakan integrasi pelayanan sosial yang mempengaruhi kondisi lanjut usia yang tinggal di panti dalam menerima perubahan kondisi baik secara fisik maupun mental. Budaya organisasi menjadi salah satu kendala terwujudnya integrasi pelayanan sosial baik organisasi formal maupun informal yang membentuk intervensi pelaksanaan pelayanan sosial untuk membentuk penyesuaian diri lanjut usia selama ada di.panti.
INTEGRASI PELAYANAN SOSIAL UNTUK MEMBANTU PENYESUAIAN DIRI LANJUT USIA (STUDI KASUS DI BALAI PERLINDUNGAN SOSIAL TRESNA WERDHA CIPARAY KABUPATEN BANDUNG) Ishak Fadlurrohim
Sosiohumaniora Vol 22, No 2 (2020): SOSIOHUMANIORA, JULY 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v22i2.19789

Abstract

Masalah utama yang dihadapi lanjut usia adalah penurunan kesehatan fisik dan mental yang membuat penyesuaian diri terhadap pelayanan sosial meliputi lingkungan alamiah, diri sendiri dan lingkungan sosial nya. Penelitian ini bertujuan mengetahui Integrasi Pelayanan sosial di.Balai.Perlindungan.Sosial.Tresna.Werdha.Ciparay yang mempengaruhi.proses penyesuaian diri lanjut usia dalam menghadapi penolakan terhadap dirinya maupun lingkungan sosialnya. Terutama menghadapi proses transformasi dalam kehidupan, Penelitian menemukan bahwa Peningkatan pelaksanaan dan pengembangan lembaga pelayanan sosial menjadi salah satu hal penting dalam menilai mutu dan kualitas suatu lembaga terutama pelayanan sosial terhadap lanjut usia yang semakin dibutuhkan. Di sisi lain diakibatkan karena.lemahnya.kemampuan pengorganisasian dan manajerial sebagai keahlian dan keterampilan yang dibutuhkan dalam menyelenggarakan kegiatan pelayanan sosial. kemampuan dan keterampilan manajerial dan organisasi merupakan salah satu aspek yang penting dalam menciptakan integrasi pelayanan sosial yang mempengaruhi kondisi lanjut usia yang tinggal di panti dalam menerima perubahan kondisi baik secara fisik maupun mental. Budaya organisasi menjadi salah satu kendala terwujudnya integrasi pelayanan sosial baik organisasi formal maupun informal yang membentuk intervensi pelaksanaan pelayanan sosial untuk membentuk penyesuaian diri lanjut usia selama ada di.panti.
THE ROLE OF HUMAN INITIATIVE ORGANIZATIONS IN FULFILLING CHILDREN'S RIGHTS IN BENGKULU Ishak Fadlurrohim; Willya Achmad
Sosiohumaniora Vol 25, No 3 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v25i3.45284

Abstract

Organizations have a role in the protection of children and the fulfillment of children's rights performed individually and in groups by performing roles in accordance with well-active positions, Participative and passive. Researchers see social organizations play an important role in achieving the goals of quality of life, Basic Needs and Service Delivery. It's not out of the protection and fulfillment of a child's rights. Children become a group that has risks in every growing flower in its environment.The role of the organization both formal and informal has an important influence on creating a safe and secure environment for the child with a HOME Program and educational aid. Informant in the study involved 5 human initiative staff and 5 children has been been involved in home-program activities for two years  with School age have a family and don’t have a family. The research method used is descriptive qualitative with a purposive sampling approach through interviews and observations. Research aim to find out how the organization human initiative in protection and fulfilment of the rights of the child in bengkulu. The results The program and the activities carried out by human initiative certainly helps to actually focus on problems protection and fulfilment of the rights of children especially in providing shelter or an alternative to parenting involving a foster parent and help the accessibility of education. So the value own can give enchange his role for the community and encourage the government in creating an environment for children in bengkulu.
PIONEER VILLAGE 4.0: EMPOWERING MSME (MICRO, SMALL, AND MEDIUM ENTERPRISES) GROUPS THROUGH THE MYINNOVILLAGE PROGRAM IN BATU ROTO VILLAGE Fadlurrohim, Ishak; Hila, Syahrio Marta
Sosiohumaniora Vol 27, No 3 (2025): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v27i3.67676

Abstract

Empowering MSME groups for a sustainable future is an initiative by the Onschool Indonesia Group aimed at enhancing the capacity of MSME actors, particularly women in Batu Roto Village, North Bengkulu Regency. This project utilizes digital technology to foster an inclusive and sustainable economic ecosystem. This study employs a descriptive quantitative approach. The sample consists of 70 members of the MSME group, including 11 men and 59 women. Data were collected through a Likert-scale questionnaire administered to members of the Batu Roto Village MSME group, whose businesses are primarily focused on the agricultural sector, as well as goods and service-based enterprises. The MSME empowerment strategy in Batu Roto Village demonstrates significant success in managerial and partnership dimensions. The synergy between entrepreneurship training and formal collaboration has effectively enhanced productivity and market resilience. However, the limited effectiveness in developing industrial centers and business sectors reveals a critical gap: individual capacity building remains suboptimal without adequate physical infrastructure support and continuous sectoral evaluation. Academically, this study contributes a “Hybrid Empowerment Model” that emphasizes social capital as a key driver in resource-constrained environments. The policy implications suggest a shift in the role of village governments—from mere providers of physical infrastructure to active facilitators of support services (IaaS). This includes conducting regular village innovation audits and institutionalizing MSME networks into legal cooperatives to strengthen their bargaining position within a more inclusive strategic partnership framework.