Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Identifikasi Kadar Ikan Pada Pempek Dengan Fitur LBP Dan Metode Pengenalan SVM Suhanto, Kevita Titany; Gasim, Gasim
Algoritme Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika Vol 3 No 1 (2022): Oktober 2022 || Algoritme Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas Multi Data Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/algoritme.v3i1.3363

Abstract

The main ingredients commonly used by the community in making pempek are ground fish and sago flour. The people of Palembang usually make pempek into several variants such as egg pempek, pempek pistel, pempek curly, pempek submarine, pempek roasted, pempek lenggang, etc. In the previous study, the dataset was 4 types of pempek lenjer with different levels of snakehead fish and flour, where each comparison was equal to 200 grams. The comparisons are: 1 snakehead fish to 1 sago flour, 1.5 snakehead fish to 1 sago flour, 2 snakehead fish to 1 sago flour, 1 snakehead fish to 2 sago flour. In this study, the dataset used is a photo image using a 2MP camera resolution which is the best dataset from previous research (Amatullah, 2021) which obtained an accuracy rate of 23.33% and the number of test data recognition was 56 out of 240 test data. Then this research was conducted using LBP feature extraction and the introduction of the Support Vector Machine method which resulted in an accuracy rate of 22.92%.
Identifikasi Kadar Ikan Pada Pempek Menggunakan Fitur GLCM dan SVM Naufal, Muhammad Afif; Gasim, Gasim
Algoritme Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika Vol 3 No 2 (2023): April 2023 || Algoritme Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas Multi Data Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/algoritme.v3i2.4791

Abstract

Pempek merupakan makanan khas kota Palembang, Sumatera Selatan. Pempek dibuat dari olahan daging ikan giling yang sebelumnya telah dikuliti dan dipisahkan dari duri halus. Perbandingan pada pempek tersebut selain dapat diketahui oleh orang awam melalui rasa dapat juga diketahui melalui media elektronik yakni melalui kecerdasan buatan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan kadar ikan pada pempek dengan empat jenis kadar perbandingan yakni kadar 1 terdiri dari 1 ikan gabus 1 tepung (1:1), kadar 2 terdiri dari 1.5 ikan gabus 1 tepung (1.5:1), kadar 3 terdiri dari 2 ikan gabus 1 tepung (2:1), dan kadar 4 terdiri dari 1 ikan gabus 2 tepung (1:2). Metode pengenalan yang digunakan Support Vector Machine dengan ekstraksi fitur GLCM dengan dua jenis parameter yang berbeda yakni menggunakan GLCM dengan 4 parameter yang terdiri dari nilai Contras, Homogeneity, Correlation, dan Energy. Dan GLCM dengan 2 parameter yang terdiri dari nilai Homogeneity dan Correlation. Klasifikasi menggunakan metode SVM dengan ekstraksi GLCM dua parameter berbeda pada penelitian ini mendapatkan nilai akurasi sebesar 25.83% pada ekstraksi GLCM empat parameter, sedangkan hasil dari SVM dengan ekstraksi GLCM dua parameter hanya 25%.
Pelatihan Desain Grafis Untuk Para Siswi MA Muqimus Sunnah Palembang Pratama, Dicky; Alamsyah, Derry; Gasim, Gasim; Elizabeth, Triana; Yoannita, Yoannita; Tinaliah, Tinaliah
FORDICATE Vol 1 No 1 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Multi Data Palembang, Fakultas Ilmu Komputer dan Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.917 KB) | DOI: 10.35957/fordicate.v1i1.1622

Abstract

Community service activity in the form of providing training wereheld on Friday, July 5, 2019 at the MA Muqimus Sunnah School inPalembang. This training aims to conduct graphic design training usingAdobe Photoshop application for 25 students to improve their knowledge inpractice about how to create two dimensional design using Adobe Photoshopapplication such as logo design, poster design, and photo editing. This activityinclude substantial information of the activity, followed by demonstrations inpracticing the application to create designs and testing activities to know howmuch the students can understand the training materials that have beenprovided. At practical session on designing logo and poster, participants weregiven guidance on concepts of how to make good logo such as in choosingcolors, shapes, sizes, and letters or numbers used on logo, The results of thetraining show the students can understand and use tools in Adobe Photoshopapplication to add and organize text, cut and move images, students cancreate logos, posters, and edit images/photos using Adobe Photoshopapplications.
Pelatihan Digital Marketing Dengan Market Place Toko Talk Pada Usaha Kuliner RM Pondok Kolam Sangabut Hartati, Ery; Gasim, Gasim; Inayatullah, Inayatullah; Michael, Michael
FORDICATE Vol 1 No 2 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Multi Data Palembang, Fakultas Ilmu Komputer dan Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.697 KB) | DOI: 10.35957/fordicate.v1i2.2414

Abstract

Tri Dharma perguruan tinggi adalah kewajiban bagi setiap dosen yang harus dijalankan setiap semester dalam tahun ajaran. Adapun Tri Dharma Perguruan Tinggi meliputi pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat memberikan esensi penting secara sosial agar memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat umum. Selain itu juga memberikan pengalaman bagi dosen yang bersangkutan agar dapat melakukan inovasi pengetahuan. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di RM Kuliner dan Pemancingan Sangabut Kayu Agung. Pengabdian ini dilaksanakan oleh dosen lingkungan Universitas MDP dengan persetujuan dari Rektor Universitas MDP. Usaha yang akan hadir yaitu para Usaha Kuliner untuk mengikuti Workshop Pemanfaatan Digital marketing dan Pembuatan Laporan Keuangan Bagi Usaha Usaha Kuliner. Dalam pelatihan ini nanti diharapkan para usaha dapat melakukan pembuatan Digital marketing dan Pembuatan Laporan Keuangan guna membantu dalam kegiatan operasional usaha mereka dan selain itu juga dapat lebih meningkatkan kompetensi para Usaha Kuliner RM Pondok Kolam Sangabut di Kota Kayu Agung.
Analisis Sentimen Supporter Sriwijaya FC Berbasis Manchine Learning Farhan, Muhammad; Puspasari, Shinta; Gasim, Gasim
Algoritme Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika Vol 6 No 1 (2025): Oktober 2025 || Algoritme Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas Multi Data Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/algoritme.v6i1.11288

Abstract

This study analyzes the sentiment of Sriwijaya FC supporters toward the club's management through comments on Instagram. Data was collected from 6,601 comments on the official @SriwijayaFC account and processed through text preprocessing stages with an 80:20 split for training and testing data. The analysis was conducted using four machine learning algorithms: SVM, Random Forest, Naïve Bayes, and KNN. The results indicate that neutral sentiment dominates (50.92%), followed by positive (25.07%) and negative (24.01%) sentiment, suggesting that most comments are informative or impartial, although there are both supporting and opposing opinions. Model performance evaluation using a confusion matrix and accuracy, precision, recall, and F1-score metrics shows that SVM achieved the highest accuracy (89%), followed by Random Forest (82%), Naïve Bayes (74%), and KNN (65%). These findings demonstrate that machine learning is effective in classifying social media sentiment. Future research may explore deep learning algorithms and expand data sources to other platforms for a more comprehensive analysis.
Pelatihan Canva Dan Capcut Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Dan Kreativitas Guru Dan Peserta Didik Sekolah Dasar Mair, Zaid Romegar; Sartika, Dewi; Heriasyah, Rudi; Gasim, Gasim; Permatasari, Indah; Purnamasari, Evi
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 7 No. 3 (2024): Juli 2024
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v7i3.3331

Abstract

Abstract: One of the prioritized areas of knowledge is mastery of information technology on computers as a sustainable generation prepares to welcome Golden Indonesia in 2045. Canva and capcut training are part of efforts to develop 21st-century skills. This training is carried out to prepare teachers and students to become people who have innovative ideas for carrying out learning. SD Negeri 150, located at Jl. TP Demsi Husin Darmajaya Gandus, Pulo Kerto, Gandus District, Palembang City, served as the venue for this activity. The results of the observations made showed that the level of enthusiasm, communication skills, and creativity of teachers and students increased significantly, as evidenced by the publication of projects carried out during the training, which were shared via social media and teacher and principal communication groups.Keywords: canva dan capcut; innovation; teacherAbstrak: Salah satu bidang ilmu pengetahuan yang diprioritaskan adalah penguasaan teknologi informasi pada komputer, sebagai generasi keberlanjutan dalam menyiapkan tokoh berikutnya untuk menyambut Indonesia Emas 2045. Tuntutan abad ke-21 merujuk pada keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang dianggap penting untuk sukses dalam era globalisasi dan teknologi yang berkembang pesat. Pelatihan Canva dan capcut merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan keterampilan abad 21. Pelatihan ini dilaksanakan  untuk mempersiapkan para guru dan peserta didik menjadi orang yang memiliki ide inovasi dalam melaksanakan pembelajaran. Kegiatan ini dilakukan di SD Negeri 150, yang beralamatkan di Jl. TP Demsi Husin Darmajaya Gandus, Pulo Kerto, Kecamatan Gandus, Kota Palembang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup pengumpulan data dari bahan pustaka, observasi, dan wawancara. Hasil pengamatan yang dilakukan, bahwa tingkat antusias, keterampilan berkomunikasi, kreativitas guru, dan peserta didik meningkat secara signifikan, dibuktikan dengan publikasi projek yang dikerjakan selama pelatihan yang dibagikan melalui medsos, dan grup komunikasi guru dan Kepala Sekolah.Kata kunci: canva dan capcut; inovasi; guru
Identifikasi Kualitas Batik Berdasarkan Jarak Pengambilan Gambar Menggunakan K-Nearest Neighbor Faza Nujjiya, Muhammad Alief; Gasim, Gasim; Mair, Zaid Romegar
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 6 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i6.7130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jarak pengambilan gambar terhadap akurasi identifikasi kualitas kain batik menggunakan metode K-Nearest Neighbor (K-NN) dengan ekstraksi fitur tekstur Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM). Data yang digunakan berupa citra lima motif batik tradisional yang diambil pada enam variasi jarak: 10, 20, 30, 40, 50, dan 60 cm. Tahapan pra-pemrosesan meliputi auto-cropping citra ke ukuran 500×500 piksel, konversi ke grayscale, dan kuantisasi 8 level. Empat fitur utama GLCM contrast, energy, homogeneity, dan entropy diekstraksi dan digunakan sebagai masukan bagi K-NN dengan nilai k=1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak 30 cm memberikan akurasi tertinggi sebesar 100%, sedangkan jarak 20 cm dan 10 cm mencapai 80%, jarak 40–50 cm turun menjadi 60%, dan jarak 60 cm hanya 40%. Temuan ini menegaskan bahwa jarak pemotretan berpengaruh signifikan terhadap kualitas identifikasi berbasis tekstur. Kesimpulannya, jarak optimal untuk akuisisi citra batik adalah rentang 20–40 cm, khususnya 30 cm, yang direkomendasikan sebagai standar pada sistem identifikasi kualitas batik berbasis citra.
PELATIHAN PEMBUATAN STIK TULANG IKAN TUNA BAGI IBU RUMAH TANGGA NELAYAN KELURAHAN OESAPA KOTA KUPANG Ihwan, Ihwan; Rusydi, Rusydi; Mahfud, Mahfud; Ahmad, Ahmad; Anton, Anton; Gasim, Gasim; Abdullah, Muhammad
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v9i1.66553

Abstract

The utilization of tuna bone waste by coastal communities, particularly fisherwomen in Oesapa Village, Kupang City, remains limited. Most fish bones are discarded without processing, despite their potential to be transformed into nutritious and economically valuable food products. To address this issue, a training program was initiated to empower fisherwomen by utilizing local resources to produce tuna bone sticks. The main objective was to enhance participants’ knowledge and skills in processing tuna bone waste into marketable snacks. The program included awareness sessions on the benefits of fish bones, hands-on training in tuna bone stick production, and guidance on packaging techniques. The activity involved fisherwomen from the coastal area of Oesapa Village. The results showed a notable improvement in the participants’ understanding of the nutritional value of fish bones and their technical ability in the production process, from raw material preparation to packaging. More than 85% of the participants successfully completed all stages of the training and expressed interest in developing tuna bone sticks as a home-based business. In addition, there was a significant improvement in all aspects assessed after the implementation of the activities, including cognitive, psychomotor, affective, metacognitive, and problem-solving skills. Participants showed an average improvement of 51%. Several participants also initiated small groups to collaboratively continue production. The training demonstrated that producing tuna bone sticks is an effective strategy for empowering fisherwomen. Beyond enhancing skills and nutritional knowledge, this initiative offers opportunities to increase household incomes and reduce fishery waste. This program can serve as a model for sustainable local economic development in coastal communities.Pemanfaatan limbah tulang ikan tuna oleh masyarakat pesisir, khususnya ibu rumah tangga nelayan di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang, masih sangat minim. Sebagian besar tulang ikan dibuang tanpa diolah, padahal memiliki potensi sebagai bahan pangan bernilai ekonomi dan gizi tinggi. Permasalahan tersebut menjadi dasar dilaksanakannya kegiatan pelatihan pembuatan stik tulang ikan tuna sebagai salah satu upaya pemberdayaan ekonomi keluarga yang berbasis pada potensi lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga nelayan dalam memanfaatkan limbah tulang ikan tuna menjadi produk makanan ringan yang bergizi serta memiliki nilai ekonomis. Adapun metode pelaksanaan mencakup sosialisasi mengenai manfaat dan potensi tulang ikan, pelatihan langsung pembuatan stik tulang ikan tuna, serta pendampingan dalam proses pengemasan. Kegiatan diikuti oleh ibu rumah tangga nelayan yang tinggal di sekitar wilayah pesisir Kelurahan Oesapa. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai nilai gizi tulang ikan serta keterampilan teknis dalam proses pembuatan stik, mulai dari pengolahan bahan baku hingga pengemasan. Lebih dari 85% peserta mampu mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan baik dan menunjukkan minat untuk mengembangkan produk ini sebagai usaha rumahan, selain itu terjadi peningkatan yang signifikan pada seluruh aspek yang dinilai setelah pelaksanaan kegiatan meliputi aspek kognitif, psikomotorik, afektif, metakognitif, kemampuan memecahkan masalah peserta menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 51%. Beberapa peserta juga mulai membentuk kelompok kecil untuk memproduksi stik tulang ikan secara berkelanjutan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan pembuatan stik tulang ikan tuna dapat menjadi strategi efektif dalam memberdayakan ibu rumah tangga nelayan. Selain meningkatkan keterampilan dan wawasan gizi, kegiatan ini juga membuka peluang usaha yang dapat menambah pendapatan keluarga serta mengurangi limbah hasil perikanan. Pelatihan ini diharapkan menjadi model pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan di wilayah pesisir.
Analisis Klasifikasi Kekeruhan Air Berbasis Citra Dengan K-NN Pada Variasi Pencahayaan M. Fatuhrahman; Gasim, Gasim; Mair, Zaid Romegar
JURNAL FASILKOM Vol. 16 No. 1 (2026): Jurnal FASILKOM (teknologi inFormASi dan ILmu KOMputer)
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jf.v16i1.11339

Abstract

Clean and high-quality water is an essential requirement for public health and the continuity of industrial processes, including at PT Pupuk Sriwidjaja Palembang. One of the main parameters of water quality is turbidity, which is related to the presence of suspended particles such as mud, organic matter, and microorganisms. This study aims to analyze the effect of lighting intensity variations on the performance of water turbidity classification based on digital image processing using the K-Nearest Neighbor (K-NN) algorithm. The experiment was conducted under five lighting intensity levels: 10, 30, 50, 80, and 100 lux. The research stages included image acquisition, pre-processing (resizing, color conversion, and normalization), feature extraction of color and texture using mean, standard deviation, and Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM), followed by classification using the K-NN algorithm. The value of k = 5 was selected because it provides a balance between sensitivity to noise and classification stability, and preliminary testing showed more consistent performance compared to smaller or larger k values. System performance evaluation was carried out using accuracy, precision, F1-score, and confusion matrix. The results showed that the best performance was achieved at 100 lux lighting intensity with an accuracy of 91.67%, precision of 93.33%, and F1-score of 91.53%, while the lowest performance occurred at 10 lux with an accuracy of 61.54%. These findings indicate that lighting intensity significantly affects turbidity classification performance, with optimal conditions found in the range of 80–100 lux. This study proves that proper lighting adjustment can improve the reliability of digital image-based classification systems for automatic water quality monitoring.