Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PEMODELAN PENENTUAN PRIORITAS RENAKSI (RENCANA AKSI REHABILITASI & REKONSTRUKSI) MENGGUNAKAN METODE ARAS Lenny Margaretta Huizen; Agusta Praba Ristadi Pinem
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2020): Mei (2020)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v16i1.3119

Abstract

Seiring dengan berkembangnya teknologi sekarang ini, kecepatan sebuah informasi diperlukan untuk pengambilan keputusan, karena sebuah Informasi yang diterima akan menjadi pedoman didalam seseorang atau organisasi mengambil langkah selanjutnya. Informasi merupakan sekumpulan data yang telah diproses sehingga  menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Kelengkapan data dan informasi yang berkualitas akan mempunyai pengaruh terhadap pengambilan keputusan. Penentuan prioritas sangat diperlukan pada RENAKSI (Rencana AKsi Rekonstruksi dan Rehabilitasi)  agar dapat diketahui mana yang akan mendapatkan penanganan terlebih dahulu. Metode ARAS (Additive Ratio Assessment) merupakan satu dari beberapa metode pengambilan keputusan yang penggunaannya melalui perangkingan yang menjadi dasar penilaian dengan berpegang teguh bahwa sebuah pilihan yang sudah dipilih mempunyai kedekatan dengan data sebenarnya. Hasil yang diperoleh bahwa pemodelan untuk menentukan prioritas pada RENAKSI dengan menggunakan Metode ARAS didpatkan nilai sebesar sebesar 0,9636 dan hasil dari penelitian ini tidak jauh berbeda dari data set history yang digunakan sebagai pembanding. Metode sistem pengambil Keputusan yang mempunyai fungsi nilai yang optimum dapat menghasilkan nilai korelasi dasar yang lebih baik
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBUAT ANIMASI VIDEO PADA GURU SMK WALISONGO SEMARANG Saifur Rohman Cholil; Titis Handayani; Lenny Margaretta Huizen
TEMATIK Vol. 1 No. 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v1i1.2402

Abstract

SMK Walisongo Semarang merupakan sekolah swasta dibidang kejuruan yang mempunyai 2 program keahlian. Salah satu program keahlian yang ada di sana adalah jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Siswa yang mengambil keahlian tersebut dibekali dengan teknik pembuatan video mulai dari pengambilan gambar, teknik pengambilan video dan mengolah editing video pada saat kelas 1. Pembuatan video yang baik tidak terlepas dari pembuatan animasi yang menarik. Animasi yang bagus akan menambah nilai dari penayangan video yang telah dibuat. Berdasarkan observasi dan wawancara dengan pihak sekolah disampaikan bahwa mata pelajaran multimedia yang diajarkan guru khususnya tentang pembuatan aminasi masih minim. Materi pelajaran berfokus pada membuat dan mengolah video saja. Hal ini terjadi karena keterbatasan pengetahuan dan penguasaan aplikasi untuk membuat animasi masih sangat minim. Guru yang mengajarkan pembuatan animasi video menawarkan adanya pelatihan di bidang animasi video yang nantinya akan diajakarkan untuk siswa supaya mempunyai tambahan keahlian di bidang animasi pembuatan video. Kegiatan   ini   dilaksanakan   dengan   metode   pendampingan   secara   komprehensif kepada   para guru melalui   sosialisasi   pengenalan aplikasi   Adobe After Effect, sehingga     membantu     guru dalam     praktik pembuatan animasi video yang baik dan menarik. Luaran   akhir   yang   akan   dicapai   dari   kegiatan   ini   adalah   meningkatnya kemampuan   guru dalam   penggunaan   komputer   dalam     bidang     multimedia.     Secara ilmiah, luaran akhir dalam kegiatan pengabdian ini adalah terpublikasinya hasil pengabdian ini dalam jurnal pengabdian dan publikasi media massa.
PEMANFAATAN PLATFORM YOUTUBE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAGI GURU-GURU KELOMPOK KERJA MADRASAH (KKM) MA MA ARIF KABUPATEN DEMAK Aria Hendrawan; agusta praba ristadi pinem; Lenny Margaretta Huizen
TEMATIK Vol. 2 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v2i2.4679

Abstract

Youtube adalah jaringan media sosial yang paling banyak diminati masyarakat dewasa ini. Dalam konteks pembelajaran, Youtube dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media ajar. Hal ini disinyalir dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Perkembangan Youtube sebagai salah satu media sosial yang paling digemari merupakan sebuah peluang di dunia Pendidikan. Pendidikan mempunyai peran yang sangat penting dalam mengembangkan sumber daya manusia berkualitas. Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran. Guru-Guru Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MA Ma arif Kab. Demak merupakan Lembaga Pendidikan yang dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam menciptakan media ajar yang baru dan menarik bagi siswa. Kegiatan    ini    dilaksanakan    dengan    metode    pendampingan    secara  komprehensif kepada mitra melalui    pelatihan dalam penggunaan Youtube sebagai media pembelajaran. Luaran    akhir    yang    akan    dicapai    dari    kegiatan    ini    adalah    meningkatnya kemampuan    mitra dalam    penggunaan    Youtube  sebagai    alat    pembelajaran di Guru-Guru KKM MA Ma arif Kab. Demak. Pelatihan yang berlangsung. Hasil dari kegiatan ini adalah seluruh Guru-Guru KKM MA Ma arif Kab. Demak dapat memahami penggunaan platform Youtube sebagai media sarana pembelajaran untuk mengembangkan kreativitas dalam pembuatan bahan ajar audio visual serta meningkatnya kemahiran dalam penggunaan platform Youtube.
PEMANFAATAN OFFICE 365 POWER POINT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN GURU MADRASAH ALIYAH DI WILAYAH KKM MA ARIF DEMAK Nurtriana Hidayati; Muhammad Basyier Ardima; Lenny Margaretta Huizen; Wahyu Maulana Hassanudin
TEMATIK Vol. 3 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v3i1.5644

Abstract

Dalam dunia Pendidikan aplikasi Microsoft Office sangat berpengaruh dan perperan penting dalam pengelohan   administrasi   perkantoran.   Microsoft   Office   terdiri   dari   kumpulan   aplikasi perangkat lunak yang dimanfaatkan untuk mengolah, menyimpan, dan mengombinasikan data berbentuk dokumen. Salah satu aplikasi pada Microsoft Office adalah PowerPoint. PowerPoint digunakan untuk kebutuhan presentasi untuk menjelaskan hal yang bisa berupa teks, gambar, audio, grafik, dan video dengan dilengkapi berbagi animasi yang tersedia. Fitur PowerPoint sangat mendukung proses pelaksanaan pendidikan, terutama bagi guru-guru dalam memberikan pengajaran kepada siswa. Program Microsoft Office PowerPoint 365 merupakan salah satu aplikasi yang memiliki fitur lengkap dalam mempresentasikan presentasi mata pelajaran yang di ampu oleh guru MA. Kesadaran Guru-Guru Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MA Ma arif 04, Kab.   Demak   akan   perkembangan   teknologi   informasi   untuk   kreatif   dan   inovatif   dalam menciptakan media ajar yang menarik bagi siswa menjadi latar belakang kegiatan pengabdian ini. Kegiatan dilaksanakan dengan metode pendampingan secara langsung kepada mitra melalui pelatihan dan ujian Ms PowerPoint 365. Luaran akhir yang dicapai dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan mitra dalam program PowerPoint bagi Guru-Guru KKM MA Ma arif 04 Kab. Demak.
Pengembangan Konten Video Produk Gerai Kopimi di Kecamatan Semarang Selatan Sebagai Upaya Promosi Melalui Youtube Dinar Anggit Wicaksana; Febrian Wahyu Christanto; Lenny Margaretta Huizen
Jurnal DIMASTIK Vol. 1 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v1i1.6322

Abstract

Gerai Kopimi merupakan salah satu forum para pelaku UMKM di Kelurahan Semarang Selatan Kota Semarang. UMKM ini merupakan tempat kuliner makanan. Di dalam usahanya untuk mempromosikan produk tersebut, pelaku UMKM memiliki kendala yaitu masih banyak yang belum optimal dalam membuat media promosi yang kreatif, menarik dan tepat sasaran bagi konsumen. Agar dapat mengoptimalkan potensi yang ada pada pelaku UMKM adalah membuat konten-konten menarik dalam media sosial untuk promosi sehingga konsumen tertarik dan akhirnya melakukan transaksi. Promosi melalui video merupakan cara yang paling efektif sehingga konsumen dapat melihat sekaligus menikmati produk (secara virtual dalam imajinasi) atau jasa yang dijual oleh pelaku UMKM. Tujuan Pengabdian ini adalah untuk mengembangkan konten youtube melalui aplikasi kinemaster pada HP sebagai sarana promosi bagi pelaku usaha di Gerai Kopimi Kecamatan Semarang Selatan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan menggunakan metode: ceramah dan praktek. Hasil evaluasi diperoleh dari hasil pre-test dan post-test yang dilakukan para peserta PkM. Evaluasi yang dilakukan menunjukkan hasil: sebelum kegiatan PkM pemahaman peserta 35% dan setelah kegiatan PkM pemahaman perserta meningkat menjadi 83%. Terdapat peningkatan secara signifikan pada peserta PkM dalam memahami materi pelatihan yang diberikan pada saat PkM tersebut.
PEMANFAATAN APLIKASI CAPCUT UNTUK MEMBUAT VIDEO DIGITAL MARKETING SEBAGAI STRATEGI PROMOSI INOVATIF PRODUK UMKM Lenny Margaretta Huizen; Bernadus Very Christioko; Titis Handayani
Jurnal DIMASTIK Vol. 1 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v1i2.7277

Abstract

Digital marketing sekarang ini merupakan satu dari beberapa cara yang dapat digunakan sebagai ajang promosi sebuah produk atau jasa. Salah satu dari digital marketing adalah sebuah Video yang dapat digunakan sebagai ajang promosi sebuah barang atau jasa. Melakukan pemasaran suatu barang atau jasa dengan melakukan pembuatan video marketing bisa digunakan sebagai cara untuk memasarkan sebuah brand pada era yang sekarang, yaitu digitalisasi. Di semarang, tepatnya di daerah Semarang Selatan ada sebuah komunitas atau perkumpulan dari beberapa UMKM, yaitu “Gerai Kopi Mi” , dimana didalam Gerai Kopimi merupakan sebuah forum UMKM. Kendala yang dihadapi adalah pemasaran produk-produk dari UMKM masih sebatas foto dengan tampilan atau caption sederhana. Sehingga masih dirasa belum optimal dalam pembuatan promosi sebuah barang. Pemanfaatan salah satu aplikasi pembuatan video yang ada pada Play Store diharapkan dapat memantu para pelaku UMKM dapat mengoptimalkan dalam pembuatan konten-konten pada media sosial sebagai sehingga dapat menarik perhatian serta membangun sebuah kepercayaan. Tujuan Pkm inilah mengenalkan salah satu aplikasi dari pembuatan video yaitu Capcut sebagai ajang sarana promosi inovatif untuk produk pada UMKM. Metode pelatihan dilakukan dengan menggunakan metode ceramah serta praktek secara langsung. Peningkatan kemampuan peserta PkM ditunjukkan dengan meningkatnya hasil kuisioner yang dibagikan setelah dilakukan pelatihan. Bahwa 93,8% (15 orang) sepakat bahwa akan melakukan promosi produk dan jasa mereka menggunakan video.
PENINGKATAN PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE DALAM PENGELOLAAN KOMUNITAS UMKM RW. 15 TANJUNG MAS SEMARANG UTARA Vensy Vydia; Aria Hendrawan; Lenny Margaretta Huizen
Jurnal DIMASTIK Vol. 2 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v2i1.8204

Abstract

Pertumbuhan dan keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Tanjungmas, Semarang menjadi fokus utama dalam memajukan perekonomian wilayah tersebut. UMKM Srikandi Cipta Bahari, salah satu pelaku bisnis di Tanjungmas, sering menghadapi tantangan dalam mengelola keuangan secara efisien dan akurat, yang dapat mempengaruhi kinerja dan perkembangan bisnis mereka. Pengelolaan keuangan yang efisien menjadi faktor kunci dalam meningkatkan pertumbuhan UMKM. Namun, sebagian UMKM masih menghadapi kendala dalam pencatatan dan pengelolaan keuangan secara manual, menghambat perkembangan bisnis mereka. Tujuan dari pelatihan ini untuk memberikan kontribusi melalui kegiatan pengabdian masyarakat dengan memperkenalkan inovasi aplikasi keuangan sebagai pendukung pertumbuhan UMKM Srikandi Cipta Bahari di Tanjungmas. Melalui pelatihan dan pendampingan intensif, berhasil dalam meningkatkan efisiensi, akurasi, dan aksesibilitas informasi keuangan. Terjadi peningkatan literasi digital dan kemampuan adaptasi teknologi bagi para pelaku UMKM. Hasil Tim PkM menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi keuangan ini secara signifikan meningkatkan kinerja UMKM Srikandi Cipta Bahari, menciptakan dampak positif terhadap efisiensi operasional dan pertumbuhan bisnis. Peningkatan literasi digital juga memperkuat kapasitas adaptasi UMKM terhadap teknologi, memberikan kontribusi positif terhadap ekosistem bisnis lokal. Studi ini memberikan wawasan berharga untuk mendukung pengembangan UMKM Srikandi Cipta Bahari dan pemulihan ekonomi di Tanjungmas, Semarang.
PENINGKATAN PENGGUNAAN WEBSITE FRAMEWORK LARAVEL PADA KOMUNITAS UMKM RW. 15 TANJUNG MAS SEMARANG UTARA Vensy Vydia; Aria Hendrawan; Lenny Margaretta Huizen
Jurnal DIMASTIK Vol. 2 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v2i2.9603

Abstract

Kesadaran tentang peranan teknologi informasi dalam berbagai aktivitas manusia semakin meluas di seluruh lapisan masyarakat. Jutaan komputer di seluruh dunia terhubung dalam jaringan internet, memungkinkan akses informasi tanpa batas. Salah satu cara menyebarluaskan informasi di internet adalah melalui website, yang memudahkan penyampaian informasi produk maupun kegiatan. UMKM atau Usaha Mikro Kecil Menengah, yang merupakan kegiatan ekonomi rakyat berskala kecil, masih banyak yang menggunakan sistem tradisional dalam penjualan dan promosi produk, termasuk UMKM Srikandi Cantik Bahari RW.15 di Kelurahan Tanjung Mas, Semarang Utara. Mayoritas pelaku UMKM di RW.15 belum mengadopsi sistem komputerisasi karena kendala biaya, kurangnya pemahaman tentang internet, dan fasilitas showroom yang belum memadai. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan terhadap UMKM Srikandi Cipta Bahari menunjukkan peningkatan signifikan. Hasil pre-test menunjukkan 59,1% peserta masih melakukan pencatatan manual dan 63,6% menyatakan penjualan produk mereka belum terkelola dengan baik. Seluruh peserta merasa membutuhkan bantuan teknologi untuk mempermudah pembuatan katalog produk. Hasil post-test menunjukkan 95,5% peserta merasa terbantu dalam menerapkan teknologi yang diajarkan, dan 81,8% peserta merasa puas dengan pelatihan ini. Selain itu, 90,9% peserta menganggap pelatihan ini sebagai solusi efektif dalam pemasaran produk UMKM. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan teknologi sangat penting dalam membantu UMKM meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional mereka.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGGUNAAN ARDUINO PADA SISWA SMA N 1 TAHUNAN JEPARA Lenny Margaretta Huizen; Vensy vydia; Aria Hendrawan
Jurnal DIMASTIK Vol. 3 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v3i1.11370

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa, khususnya dalam pemrograman mikrokontroler berbasis Arduino. Pelatihan ini dilakukan di SMA N 1 Tahunan dengan menggunakan simulator online Wokwi sebagai alternatif pembelajaran praktis. Metode yang digunakan mencakup pemaparan teori, demonstrasi, diskusi interaktif, dan praktik langsung. Sebelum pelatihan, dilakukan pre-test untuk mengukur pemahaman awal siswa terkait konsep dasar Arduino, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 68,0. Setelah pelatihan, nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 88,0, menunjukkan selisih rata-rata sebesar 20,0 poin. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada sebagian besar siswa. Contohnya, Siswa 21 yang awalnya memiliki nilai pre-test 20 berhasil mencapai nilai post-test 90, mencerminkan peningkatan pemahaman yang luar biasa. Namun, terdapat siswa seperti Siswa 4 yang menunjukkan peningkatan terbatas, dari nilai pre-test 30 menjadi 70, menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih personal. Pelatihan menggunakan Wokwi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap pemrograman Arduino sekaligus mengatasi keterbatasan fasilitas laboratorium. Kegiatan ini juga berhasil meningkatkan minat siswa terhadap teknologi dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Untuk hasil yang lebih optimal, disarankan adanya bimbingan tambahan bagi siswa tertentu dan penambahan sesi praktik menggunakan perangkat Arduino fisik.
PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM PENYUSUNAN MODUL AJAR BERDIFERENSIASI BAGI GURU SMA ADVENT SEMARANG Lenny Margaretta Huizen; Yulinda Kusumaningrum; Charis Maulana; Whisnumurti Adhiwibowo
Jurnal DIMASTIK Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v4i1.13698

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), memberikan peluang besar dalam peningkatan kualitas pendidikan. Guru di era Merdeka Belajar dituntut menghadirkan pembelajaran berdiferensiasi yang menyesuaikan kebutuhan, minat, bakat, serta gaya belajar peserta didik. Modul ajar berdiferensiasi menjadi perangkat penting dalam mendukung pembelajaran tersebut. Guru di SMA Advent Semarang mengalami kesulitan dalam menyusun modul ajar berdiferensiasi yang memanfaatkan AI. Salah satu AI yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran yaitu ChatGPT. Untuk itu dilakukan pengabdian kepada masyarakat untuk memberikan pelatihan tentang pemanfaatan AI dalam menyusun modul ajar berdiferensiasi. Tujuan pengabdian ini yaitu agar para guru memiliki kemampuan dan keterampilan dalam memanfaatkan AI untuk menyusun modul ajar berdiferensiasi. Sehingga modul ini dapat menyesuaikan kebutuhan, minat, bakat, serta gaya belajar peserta didik dalam pembelajaran. Evaluasi keberhasilan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebelum (pretest) dan setelah (posttest) kegiatan selesai dilaksanakan, yaitu berupa kuesioner tentang materi yang disampaikan oleh pemateri. Hasil kuesioner pretest diperoleh 58,5% sedangkan untuk posttestnya meningkat menjadi 79,75%. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan PkM ini meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun modul ajar berdiferensiasi menggunakan AI.