Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PERAN MASYARAKAT DALAM UPAYA PELESTARIAN PENINGGALAN KRATON PAJANG SISWANTA, SISWANTA
Jurnal Sosialita Vol. 13 No. 1 (2020): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SiswantaABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk usaha masyarakat dalam upaya pelestarian peniggalan Kraton Pajang, sejarah Kerajaan Pajang dan peran Pemerintah Daerah dalam melestarikan Petilasan Kraton Pajang. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan fokus penelitian masyarakat yang turut serta dalam upaya pelestarian Petilasan Kraton Pajang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, arsip seperti dokumen dan peta-peta wilayah penelitian. Tehnik analisis data dilakukan pada saat pengumpulan data berlangsung, dan setelah selesai pengumpulan data dalam periodetertentu.Hasil dari penelitian ini adalah peran masyarakat sangat tampak, baik masyarakat sekitar petilasan Kraton Pajang maupun masyarakat peziarah atau masyarakat yang datang ke tempat ini. Pembangunan tempat ini didasarkan atas sumbangan dari para peziarah yang datang ke tempat ini, mereka menyumbangkan sebagian uang atau dalam bentuk bahan material. Sedangkan peran pemerintah daerah Kabupaten Sukoharjo diantaranya memberikan bantuan dana dalam upaya pelestarian budaya seperti kegiatan kebudayaan malam satu Suro dengan diadakannya kirab pergantian songsong atau payung dan ruwatan yang diadakan di akhir bulan Suro.Kata kunci: Peran masyarakat, Petilasan KratonPajangThis research aims to describe the forms of social endeavors in efforts for the conservation of the Pajang Palace, to describe the genealogy of the kings of the Pajang Kingdom, the history of the Pajang Kingdom and the roles of the society in conserving the Pajang PalaceSite. This research in Sonojiwan Place, the Vilage Makamhaji, Sukoharjo Distric. This research uses qualitative research with a focus on research of the social elements which took part in the efforts for the conservation of the Pajang Palace Site. Data collection was conducted through observation and interview, archival material such as documents and maps of the research area. The technique data analysis is carried out when the data collection takes place, and after the data collection is completed within a certain period.The conclusion of this research is that the role of society is very evident, both the people around the Pajang Palace site as well as the pilgrims, or the people visiting this site. The development of this site is base dupon the contributions of the pilgrims who visit the place, as they make contributions in the form of money or material goods. The role of the regional government of the Sukoharjo District as helped by the other village functionaries also contributed hope and attention to the Pajang Palace Site. Regional government attention was amongst other forms also in funding assistance for cultural conservation efforts such as the cultural activities on the night of the first day of the month of Suro as well as the traditional carnival procession of an umbrella or umbrellas and ruwatan (Javanes laguage) which is held at the end of the month of Suro.Keywords: Role of society. Pajang Palace site.
ANALISIS PENGARUH PELATIHAN, PENDAMPINGAN DAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI TERHADAP KEMANDIRIAN EKONOMI (STUDI KASUS PELAKU USAHA MIKRO DI KOTA BONTANG) Siswanta, Siswanta; Oka, Widana Gusti
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.37787

Abstract

Salah satu program dari BAZNAS adalah program pemberdayaan ekonomi yang bertujuan untuk membantu para pelaku usaha ritel mikro berupa toko kelontong yang menjual berbagai kebutuhan pokok halal yang masih berstatus sebagai penerima zakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan program Zmart BAZNAS Bontang terhadap kemandirian ekonomi, pengaruh pendampingan program Zmart BAZNAS Bontang terhadap peningkatan kemandirian ekonomi, pengaruh pemanfaatan teknologi program Zmart BAZNAS Bontang terhadap kemandirian ekonomi, dan pengaruh program pelatihan, pendampingan dan pemanfaatan teknologi penerima program Zmart BAZNAS Bontang secara bersama-sama berpengaruh terhadap kemandirian ekonomi pelaku usaha mikro halal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif untuk menganalisis pelatihan, pendampingan dan pemanfaatan teknologi yang telah dilaksanakan oleh penerima program Zmart BAZNAS Bontang.
PENDAMPINGAN WISATA BERBASIS PENDIDIKAN DAN KESEJARAHAN PADA MASYARAKAT DI SEKITAR RAWA KALIBAYEM NGESTIHARJO Birsyada, Muhammad Iqbal; Darsono, Darsono; Wibowo, Bayu Ananto; Fahruddin, Fahruddin; Triwahana, Triwahana; Febriansyah, Aldrin; Siswanta, Siswanta
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.11184

Abstract

Lokasi Rawa Kalibayem terletak di Kalurahan  Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul. Tempat ini memiliki potensi wisata dan nilai sejarah yang besar di mana Rawa Kalibayem pernah menjadi tempat uji coba kapal selam pertama milik Indonesia pada tahun 1947-1948. Apabila ditata serta dikelola  dengan baik, Rawa Kalibayem dapat menjadi ruang publik yang nyaman bagi masyarakat sekaligus sebagai destinasi wisata baru di Kabupaten Bantul. Potensi Rawa Kalibayem sangat besar apabila masyarakat dapat bekerjasama dan mampu memberdayakan kemampuannya dengan pengelolaan Rawa Kalibayem yang sehat dan baik. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode sosialisai dan pendampingan partispasi aktif dengan masyarakat. Hasil pengabdian ini ditemukan fakta di lapangan bahwa kondisi sosial masyarakat masih kurang sadar akan pelestarian dan pengembangan kawasan wisata Rawa Kalibayem.  Kondisi lokasi yang kurang terawat seperti banyaknya sampah dan enceng gondok menandakan area Rawa Kalibayem masih belum dioptimalkan untuk wisata masyarakat. Selain itu kurangnya koordinasi antara warga sekitar dengan pemerintah desa menyebabkan tidak berkembangnya pengelolaan area wisata ini. Oleh sebab itu, diperlukan sosialisasi kepada masyarakat  mengenai menejemen pengelolaan desa wisata berbasis edukasi, sejarah dan budaya kepada masyarakat di Kalurahan Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul dengan melibatkan berbagai elemen seperti pihak Kalurahan, Pokdarwis dan masyarakat setempat. Keterbatasan waktu dalam pengabdian ini memberikan masukan untuk dilakukan tindaklanjut dengan fokus pada pendampingan pengembangan wisata Pendidikan dan Kesejarahan serta melakukan rekonstruksi Kembali narasi sejarah Rawa Kalibayem. Kata kunci: Pendampingan, Wisata, Pendidikan, Kesejarahan, Rawa Kalibayem 
PENINGKATAN KAPASITAS UMKM MELALUI PELATIHAN DIGITAL MARKETING DI DESA WISATA SUMBERBULU Wangi , Maya Sekar; Siswanta, Siswanta
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i1.6255

Abstract

Desa Sumberbulu merupakan kawasan desa wisata yang mengusung konsep wisata berbasis kearifan lokal yang bersandar pada kelestarian alam dan tradisi budaya agraris, yang dikelola oleh POKDARWIS dikemas ke dalam paket-paket wisata dengan mengusung prinsip-prinsip wisata ramah lingkungan dan melibatkan partisipasi masyarakat yang tergabung dalam UMKM ada beberapa kelompok UMKM yang memiliki usaha dibidang makanan dan minuman, kerajinan (batik, buket) dan kepemilikan home stay. UMKM yang bergerak dibidang makanan berjumlah kurang lebih15 orang; dibidang minuman (jamu) 15 orang; UMKM dibidang kerajinan batik sejumlah 12 orang; buket 2 orang dan UMKM usaha home stay sejumlah 66 orang. Permasalahan yang dihadapi oleh pelaku UMKM yaitu kurangnya pemahaman akan teknologi sehingga mengalami keterbatasan dalam mengembangkan dan memasarkan usahanya. Untuk itu, perlu dilakukan program pemberdayaan wira usaha untuk membantu peningkatan penjualan produk lokal dengan cara pelatihan digital marketing. Tim pengabdian mengadakan pelatihan digital marketing pada kelompok UMKM dalam pemasaran dan promosi dengan cara online untuk memperkenalkan dan memasarkan produk-produk lokal desa wisata Sumberbulu. Mengenalkan dan melatih cara mempromosikan produk lokal melalui media sosial. Melatih cara membuat konten dan mengupload produk lokal dimedia sosial sebagai ajang promosi. Dengan adanya pelatihan digital marketing harapan tim pengabdian, UMKM dapat memperluas pangsa pasar sehingga produk lokal mampu menembus hingga kancah regional bahkan nasional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada Sabtu, 31 Mei 2025, dan bertempat di pendopo UMKM Desa Sumberbulu. Dalam pelatihan ini diikuti 20 peserta dari para pelaku UMKM dan 2 orang pengurus POKDARWIS. UMKM yang hadir bergerak dibidang makanan, minuman dan kerajinan (buket). Materi yang disampaikan dengan ceramah, diskusi tentang digital marketing. Sebelum dilakukan pelatihan digital marketing diadakan Pre Test tentang pengetahuan peserta mengenai digital marketing. Kemudian Praktek Digital Marketing dan setelah diadakan praktek selanjutnya tim melakukan Post test pada para peserta. Pelatihan digital marketing dengan cara mempraktekan membuat Gmap, membuat akun dan konten promosi serta praktek mengupload foto-foto produknya di media social.