Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KONTRIBUSI ANTARA KOORDINASI MATA TANGAN DAN KECEPATAN REAKSI TANGAN TERHADAP PUKULAN FOREHAND DALAM PERMAINAN TENISMEJA PADA SISWA SMA NEGERI 1 MARIORIAWA KABUPATEN SOPPENG Syamsuddin, Nurliati; Hamdiana, Hamdiana; Ulfa, Ulfa
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 10, No 3 (2018): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.26 KB) | DOI: 10.26858/com.v10i3.13193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi koordinasi mata tangan dan kecepatan reaksi tangan terhadap pukulan forehand dalam permainan tenismeja. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif berkorelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa laki-laki SMA Negeri 1 Marioriawa Kabupaten Soppeng dengan jumlah sampel penelitian 40 orang yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan program SPSS Versi 21.00 pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Koordinasi mata tangan berkontribusi secara signifikan terhadap pukulan forehand dalam permainan tenismeja sebesar 69,1%; (2) Kecepatan reaksi tangan berkontribusi secara signifikan terhadap pukulan forehand dalam permainan tenismeja sebesar 52,8%; dan (3) Koordinasi mata tangan dan kecepatan reaksi tangan berkontribusi secara signifikan terhadap pukulan forehand dalam permainan tenismeja sebesar 69,5%
Dampak Negatif Penggunaan Gadget pada Anak Usia Sekolah Dasar Hidayatullah, Muhammad Isro'; Wahyudin, Didi; Hamdiana, Hamdiana
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/v3mqyx25

Abstract

Perkembangan teknologi telah memengaruhi pola perilaku siswa, termasuk anak-anak di tingkat sekolah dasar. Meskipun gadget mempermudah akses informasi, penggunaannya yang berlebihan dapat menyebabkan dampak negatif yang serius, seperti kecanduan, gangguan pada interaksi sosial, penurunan karakter, dan hambatan dalam proses tumbuh kembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak negatif tersebut serta merumuskan solusi untuk meminimalkannya. Pendekatan yang digunakan adalah studi pustaka melalui analisis terhadap berbagai buku, artikel ilmiah, dan sumber terpercaya lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak buruk penggunaan gadget mencakup berkurangnya kemampuan komunikasi, melemahnya interaksi sosial, dan munculnya sikap kurang peduli terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, gangguan kesehatan fisik, emosional, dan psikomotorik juga menjadi perhatian penting. Penelitian ini menyarankan peningkatan literasi digital, pengawasan orang tua, pengaturan waktu pemakaian gadget, penerapan filter konten, serta aturan tegas dari pihak sekolah. Kolaborasi antara orang tua, pendidik, dan komunitas diperlukan untuk mengurangi dampak negatif tersebut sehingga anak-anak dapat memanfaatkan teknologi secara optimal dan bertanggung jawab
Strategi Holistik Guru Pendidikan Pancasila dalam Membangun Karakter Moral Siswa di Era Transformasi Pendidikan Aluna, Rizka; Hadi, Rusnan; Sasmita, Vira; Hamdiana, Hamdiana; Fitriani, Fitriani; Herianto, Edy
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 10 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v10i2.12053

Abstract

Pendidikan moral dan karakter merupakan fondasi penting dalam pembentukan kepribadian siswa sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi holistik yang diterapkan oleh guru Pendidikan Pancasila dalam memperkuat karakter moral siswa di Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi interpretatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap guru kelas V, guru kelas VI, dan kepala sekolah di SDN 1 Kekeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi holistik yang meliputi penyisipan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, pembiasaan perilaku positif, keteladanan guru dalam kehidupan sehari-hari, serta pelaksanaan program-program sekolah berbasis karakter seperti JUMBU, PPH, SEHAM, SABER, dan MABIT. Strategi ini tidak hanya menyasar aspek kognitif, tetapi juga mencakup dimensi afektif dan psikomotorik siswa secara simultan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan holistik yang diterapkan guru mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan transformatif bagi pembentukan karakter moral siswa secara menyeluruh.
Pengembangan Model Pembelajaran PJKR berbasis Permainan Tradisional untuk meningkatkan Kebugaran Jasmani Kamaruddin, Ilham; Eskawida, Eskawida; Hamdiana, Hamdiana; Rifai, Muhammad; Septiyani, Rini Dwi; Ismawan, Hendry
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i2.749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) yang berbasis pada permainan tradisional dengan tujuan meningkatkan kebugaran jasmani siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu: (1) analisis kebutuhan, (2) perancangan model pembelajaran, (3) validasi ahli, (4) uji coba terbatas, dan (5) uji coba lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran PJKR berbasis permainan tradisional yang dikembangkan layak digunakan dan efektif dalam meningkatkan kebugaran jasmani siswa. Model pembelajaran ini memadukan aktivitas fisik dari permainan tradisional dengan tujuan pengembangan komponen kebugaran jasmani, seperti daya tahan, kekuatan, kelincahan, dan koordinasi. Penerapan model ini terbukti dapat meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran PJKR serta memberikan dampak positif terhadap kebugaran jasmani mereka.
Edukasi Pengetahuan Menjaga Kesehatan Mata Siswa SDN 004 Samarinda Ilir Cahyaningrum, Gyta; Naheria, Naheria; Hamdiana, Hamdiana; Cahyono, Didik; Fauzi, Muhammad Sukron
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4402

Abstract

The eye health knowledge education program is one form of program to increase students' awareness and understanding of how to maintain eye health, prevent visual impairment, and improve quality of life. The method of this community service activity is a qualitative approach, which is carried out at SDN 004 Samarinda Ilir, the participants in this activity include students and teachers. Data collection uses observation techniques as preparation, implementation of education and training, and evaluation. After the implementation of the educational program, students can know and understand the habits that need to be avoided and limited in terms of gadget use, and students can explain the impact and risks of excessive gadget use. The results of the educational program to maintain eye health that was implemented showed a difference in the level of understanding and knowledge of students before education obtained a percentage of 35% and after education, the percentage increased to 82%. This difference shows that the educational intervention provided has a positive impact on student understanding so it shows a significant increase in the level of experience and knowledge of students regarding eye health.
Digital Technology and Local Policy: An Evidence-Based Collaborative Model for Sports Talent Identification Buhari, Muhammad Ramli; Hamdiana, Hamdiana; Ismawan, Hendry; Khumaini, Muhammad Hakam Fitrah
Journal of Coaching and Sports Science Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Coaching and Sports Science
Publisher : CV. FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/jcss.v4i2.903

Abstract

Background: Talent identification requires objective and consistent data use, yet many athlete development systems still rely on limited technological support and uneven policy implementation. Aligning digital tools with local policy is therefore essential for creating a more coherent evidence-based approach. Aims: This study explains the relationship between technology utilization and local policy support in enhancing talent identification effectiveness and formulates a collaborative conceptual model integrating both components. Methods: This study used a quantitative explanatory design involving 50 participants consisting of coaches, physical education teachers, and student athletes selected through purposive sampling. Data were obtained through TIDev outputs, validated questionnaires, and structured observations. Analysis was performed using descriptive statistics, Pearson's correlation, and multiple regression through SPSS to evaluate technology utilization, policy support, and talent mapping efficiency. A conceptual model was formulated through interpretive synthesis based on empirical patterns and relevant theories. Results: Technology utilization showed high mean scores, while policy implementation and impact were moderate. Correlation analysis indicated no significant relationship between policy support and technology use. Regression results showed that TIDev significantly improved talent-mapping efficiency, whereas policy support had no direct effect. Expert validation yielded a high I-CVI score (0.88), confirming relevance of the proposed collaborative model. Conclusion: This study shows that TIDev contributes meaningfully to improving the effectiveness of talent identification, whereas local policy support has not yet been fully integrated into operational practice. Based on the empirical patterns, a collaborative conceptual model was formulated to illustrate how technological evidence and policy structures can be aligned to strengthen talent identification.