Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Innovation for Community Service Journal

Edukasi Pengelolaan Obat (DAGUSIBU) kepada Masyarakat Desa Asilulu untuk Meningkatkan Pengetahuan tentang Pengelolaan Obat yang Benar Pentury, Evangeline; Telussa, Ivonne; Hattu, Nikmans; Latupeirissa, Jolantje; Nusaly, Windy Natalia
Innovation for Community Service Journal Vol 3 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Department of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/icsj.v3i1.19133

Abstract

Swamedikasi merupakan praktik umum untuk mengatasi masalah kesehatan ringan tanpa konsultasi medis, namun mengandung risiko jika dilakukan dengan tidak tepat. Program pengabdian masyarakat dilakukan di Desa Asilulu dengan menggunakan pendekatan edukatif untuk meningkatkan kesadaran tentang penggunaan dan pengelolaan obat yang tepat. Program ini berfokus pada konsep DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) yang bertujuan untuk mendidik masyarakat tentang praktik mengelola obat yang tepat-mulai dari memperoleh obat dari sumber terpercaya hingga membuang obat yang sudah kedaluwarsa dengan aman. Kegiatan diawali dengan observasi lapangan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan masyarakat terkait pengelolaan obat, diikuti dengan sesi penyuluhan interaktif dan pembagian materi edukasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat yang rasional, termasuk penggunaan obat yang tepat, penyimpanan yang aman, serta pembuangan obat yang ramah lingkungan. Kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya dari pengelolaan obat yang tidak tepat juga meningkat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas efektif dalam menumbuhkan perilaku rasional dalam penggunaan obat. Pentingnya hasil ini terletak pada kontribusi nyata terhadap peningkatan kesehatan masyarakat dan upaya menjaga kelestarian lingkungan melalui praktik pengelolaan obat yang benar
Pemanfaatan Sayur Bayam Sebagai Cemilan Sehat untuk Mengatasi Stunting di Desa Hatusua, Kab. Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku Male, Yusthinus Thobias; Sohilait, Hanoch Julianus; Sekewael, Serly Jolanda; Kapelle, Imanuel Berly Delvis; Tehubijuluw, Hellna; Bijang, Chaterina Manukpadang; Hattu, Nikmans; Telussa, Ivonne; Siahaya, Antho Netty; Rosmawaty, Rosmawaty; Sohilait, Mario Rowan
Innovation for Community Service Journal Vol 3 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Department of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/icsj.v3i1.19628

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Desa Hatusua, Seram Bagian Barat, menghadapi tantangan dalam pemenuhan gizi seimbang akibat rendahnya konsumsi makanan bergizi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi serta memperkenalkan inovasi pengolahan sayur bayam sebagai cemilan sehat yang menarik bagi anak-anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup survei awal, dan pelatihan pembuatan cemilan berbahan dasar bayam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi, serta perubahan pola makan anak-anak yang lebih menerima cemilan berbahan dasar bayam. Selain itu, beberapa peserta berantusias mengikuri pelatihan dalam pembuatan kripik bayam berbasis cemilan sehat sebagai peluang ekonomi lokal. Keberhasilan program ini mengindikasikan bahwa pendekatan berbasis pangan lokal dan keterlibatan masyarakat secara aktif dapat menjadi solusi efektif dalam penanggulangan stunting. Program ini berpotensi dikembangkan lebih luas dengan dukungan pemerintah dan berbagai pihak terkait guna menciptakan keberlanjutan dalam peningkatan kualitas gizi masyarakat.