Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Community Empowerment

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MANAJEMAN USAHA MELALUI PENGEMBANGAN USAHA IKAN ASAP YANG BERKELANJUTAN DI DESA MAPAK INDAH Hidayanti, Nur Fitri; Ariani, Zaenafi; Lamusiah, Siti; Hayati, Mardiah; Rahmawati, Endang; Ilham, Ilham; Hudri, Muhammad
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.31824

Abstract

ABSTRAKSektor perikanan memegang peranan krusial dalam menopang perekonomian masyarakat pesisir di Indonesia, termasuk di Desa Mapak Indah, dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, khususnya ikan, membuka peluang besar bagi pengembangan usaha pengolahan seperti ikan asap. Namun, potensi ini seringkali belum tergarap optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen usaha, terutama terkait keberlanjutan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan manajemen usaha melalui pengembangan usaha ikan asap yang berkelanjutan di Desa Mapak Indah. Metodologi program ini melibatkan 18 peserta ibu-ibu pelaku UMKM ikan asap dan dilaksanakan pada tanggal 17 Mei 2025 di Desa Mapak Indah, Mataram, Nusa Tenggara Barat. Metode pelaksanaan mencakup identifikasi permasalahan dan kebutuhan mitra, pelatihan manajemen usaha dan keuangan, penerapan teknologi pengasapan yang ramah lingkungan, pelatihan pemasaran dan branding produk, serta pendampingan dan monitoring berkala. Tahapan kegiatan dilakukan oleh Tim dari pelatihan proses pengolahan ikan asap yang baik dan tepat, dan dilanjudkan dengan pendampingan manajeman usaha yang sesuai dengan kondisi masyarakat. Hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 65 menjadi 80. Selain itu, rata-rata penjualan UMKM meningkat sebesar 30% dalam tiga bulan setelah pelatihan. Sebanyak 80% ibu-ibu pelaku UMKM berhasil membuka lapak fisik, dan rata-rata pendapatan bulanan mereka meningkat dari Rp 400.000 menjadi Rp 700.000 dalam satu minggu setelah pendampingan.Kata kunci: Manajemen Usaha; Ikan Asap; Berkelanjutan. ABSTRACTThe fisheries sector plays a crucial role in supporting the economy of coastal communities in Indonesia, including in Mapak Indah Village. Its abundant natural resources, especially fish, open up significant opportunities for developing processing businesses like smoked fish. However, this potential often remains underutilized due to limited knowledge and skills in business management, particularly regarding sustainability. This community service program aims to provide business management training and mentoring through the development of sustainable smoked fish businesses in Mapak Indah Village. The program's methodology involved 18 women participants who are micro, small, and medium-sized enterprise (MSME) owners in the smoked fish sector. It was carried out on May 17, 2025, in Mapak Indah Village, Mataram, West Nusa Tenggara. The implementation methods included identifying partners' problems and needs, business and financial management training, implementing eco-friendly smoking technology, product marketing and branding training, and regular mentoring and monitoring. The stages of the activity are carried out by the Team from training on the proper and correct process of processing smoked fish, and continued with assistance in business management that is in accordance with community conditions. The program's results showed an increase in participants' knowledge and skills, with the average knowledge score rising from 65 to 80. Additionally, the average MSME sales increased by 30% within three months after the training. A significant 80% of the women MSME owners successfully opened physical stalls, and their average monthly income increased from Rp 400,000 to Rp 700,000 within one week of receiving mentoring.Keywords: Business Management; Smoked Fish; Sustainable. 
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN STORY TELLING BERBANTUAN ENGLISH CARTOON STORY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN DAN MINAT BAHASA INGGRIS SISWA Rahmania, Rima; Hudri, Muhammad; Ilham, Ilham; Ismail, Hijril; Bafadal, Moh. Fauzi; Irwandi, Irwandi
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36876

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Bahasa Inggris merupakan keterampilan penting yang perlu diasah sejak dini, namun banyak siswa mengalami kesulitan dalam berbicara dan kurang memiliki minat belajar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara dan minat belajar bahasa Inggris melalui pendampingan story telling berbantuan English cartoon story. Mitra sasaran adalah 34 siswa SMPN 17 Mataram, yang dipilih berdasarkan rekomendasi sekolah sebagai perwakilan siswa dengan kebutuhan peningkatan keterampilan berbicara. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan metode ceramah dipadukan diskusi interaktif serta praktik story telling secara individu dan kelompok. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kemampuan siswa secara signifikan, nilai rata-rata pre-test 72.06 meningkat menjadi 77.94 pada post-test, dengan standar deviasi menurun dari 13.933 menjadi 13.034, dan uji Wilcoxon Signed Rank Test menghasilkan Z = -5.830, p = 0.000 < 0.05. Secara kualitatif, siswa menjadi lebih aktif, berani berbicara dalam bahasa Inggris, dan menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa English cartoon story efektif sebagai media pendamping story telling, mampu meningkatkan kemampuan berbicara dan minat belajar bahasa Inggris, serta dapat diterapkan secara berkelanjutan di sekolah. Kata kunci: Story telling; English cartoon story; Kemampuan berbicara; Minat belajar. ABSTRACTEnglish is an important skill that needs to be honed from an early age, but many students have difficulty speaking and lack interest in learning. This community service activity aims to improve English speaking skills and interest in learning through storytelling assistance using English cartoon stories. The target partners are 34 students from SMPN 17 Mataram, who were selected based on school recommendations as representatives of students who need to improve their speaking skills. The activity was carried out in three stages: preparation, implementation, and evaluation, using a combination of lectures, interactive discussions, and individual and group storytelling practice. The evaluation results showed a significant improvement in student abilities, with the average pre-test score of 72.06 increasing to 77.94 on the post-test, with the standard deviation decreasing from 13.933 to 13.034, and the Wilcoxon Signed Rank Test yielding Z = -5.830, p = 0.000 < 0.05. Qualitatively, students became more active, dared to speak in English, and showed high enthusiasm during the activities. These findings indicate that English cartoon stories are effective as a companion medium for storytelling, capable of improving speaking skills and interest in learning English, and can be applied continuously in schools. Keywords: Storytelling; English cartoon stories; Speaking skills; Interest in learning.