Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

SOSIALISASI PENCEGAHAN RESIKO STUNTING MELALUI PEMANTAUAN TUMBUH KEMBANG ANAK Salpina, Salpina; Putri, Dwi Adhinda Junaidi; Maisura, Maisura; Rizki, Sari; Aminah, Aminah
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan kegawat daruratan nasional, 1 dari 3 anak Indonesia menderita stunting. Hal ini berdasarkan hasil pendataan keluarga tahun 2021 dari 66.207.139 kepala keluarga yang berhasil di data di 33 provinsi, terdapat 21.906.625 keluarga yang beresiko stunting. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatis, dengan instrument penelitian yaitu observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pendataan tersebut perlu adanya solusi yang dapat mencegah membanyaknya kasus stunting di setiap daerah. Salah satu bentuk pencegahan terjadinya stunting adalah dengan sosialisasi dan edukasi pencegahan resiko stunting. Kegiatan edukasi pencegahan resiko stunting ini diikuti oleh 25 peserta masyarakat Desa Kenine Kecamatan Timang gajah yang meliputi ibu hamil, ibu yang mempunyai anak bayi dan balita, pengantin, dan remaja. Tujuan akhir dari kegiatan ini adalah peserta mampu (1) memahami penyebab terjadinya stunting, (2) memahami dampak dari permasalahan stunting, (3) memahami langkah-langkah pencegahan stunting, (4) memahami perlunya pastisipasi masyarakat terhadap program posyandu terintegrasi PAUD. Apabila tidak terus dilanjutkan, Indonesia dikhawatirkan akan mengalami krisis Lost Generation. Maka dari itu Universitas Almuslim berinisiatif dan menggencarkan program pencegahan stunting ini, sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan bangsa Indonesia. Ada beberapa program dan tahapan yang telah dilaksanakan. Seperti edukasi dan sosialisasi mengenai stunting dan cara pencegahannya, edukasi tentang kesehatan dan kebersihan, serta pemberian makanan tambahan.
COUNSELING PROGRAM MANAGEMENT IN THE INDEPENDENT CURRICULUM AT MOVING SCHOOLS Ramasepa, Nuzlita; Rizki, Sari; Zahriyanti, Zahriyanti
Jurnal As-Salam Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37249/assalam.v9i1.809

Abstract

This research aims to analyze the planning, organization, implementation, and evaluation of the guidance and counseling program at the high school level in the Bireuen Regency. A qualitative research design using a case study approach was conducted at two high schools in Bireuen Regency: SMA Negeri 1 Kuala and SMA Negeri 1 Jeunieb. Data collection techniques included interviews, observation, and documentation, and the data were processed using analysis techniques to reduce, present, and verify the information. The findings indicate that the planning of the guidance and counseling program has been effectively carried out, with needs assessments conducted and transformed into an annual action plan aimed at enhancing the character profile of Pancasila students. The organization of the program has also been smooth, with school leadership ensuring the necessary resources and delegating the responsibility of counseling guidance to teachers, thus preparing for potential shortages of the dedicated counseling staff. Despite this, the implementation of the program is still ongoing, with gaps in service coverage. The program has four main components: basic services, specialization and individual planning services, responsive services, and system support, all designed to support students' optimal development and alignment with the Pancasila student profile. The evaluation of the program is still in progress but has not yet reached its full potential. Evaluation activities include setting performance standards, assessing outcomes, and implementing corrective actions. In conclusion, while the guidance and counseling program at the high school level in Bireuen Regency is progressing positively, further improvements are needed, particularly in expanding services and fully implementing evaluation measures. The implications of this research highlight the need for further professional development for counseling teachers, better resource allocation, and the expansion of the evaluation process to ensure the program's continued success and alignment with educational goals.