Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENYULUHAN SANITASI KANDANG TERNAK SAPI PERAH Rika, Rika; Reski Amaliah; Dewi Ramadani; Nursani, Nursani; Indriani, Indriani; Nur Lindah; Juanda, Juanda; Dinah Dwi Amaliah; M. Fachrin Agsa
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 9: Februari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i9.7157

Abstract

This service aims to provide counselling to the community or livestock groups in Baba Village, Cendana District, Enrekang Regency to maintain the sanitation of dairy cows in order to always maintain livestock comfort, livestock cleanliness, avoid bacterial contamination, avoid mastitis, and how to process a good waste processing process so that it can benefit the community in Enrekang Regency. This service location is a location where the majority of people own dairy farms. This service activity is expected by the community at this service location to be able to maintain good cage sanitation and can process livestock waste into useful, environmentally friendly products and increase selling points.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN BUBUR EKSTRAK SARANG BURUNG WALET UNTUK MENCEGAH STUNTING PADA POSYANDU BAJO KETA DESA LERE NTB Avila, Dea Zara; Khatimah, Nur Husnul; Alkhair, Alkhair; Nursani, Nursani; Akbar, Muhammad; Firmanto, Taufik; Israjunna, Israjunna
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v7i1.1614

Abstract

Pemanfaatan pangan lokal merupakan salah satu cara penanggulangan masalahstunting. Desa Lere merupakan salah satu desa penghasil sarang burung waletdan sarang burung walet bermanfaat mengatasi gizi buruk, meningkatkan dayatahan tubuh dan metabolisme tubuh. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakatini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akanmanfaat mengkonsumsi bubur ekstrak sarang burung walet dan dapat diaplikasikan sebagai makanan tambahan pada saat kegiatan posyandu. Metodeyang digunakan adalah pelatihan dan penyuluhan tentang manfaat, kandungangizi serta cara pembuatan bubur sarang burung walet. Peserta dalam pengabdianini adalah seluruh ibu balita yang hadir dalam kegiatan posyandu. Pengabdian inidilakukan di Posyandu Bajo Keta Desa Lere Kecamatan Parado Kabupaten BimaNusa Tenggara Barat pada tanggal 3 Agustus 2023 pukul 09.00 WITA sampaiselesai. Hasil dari kegiatan aparat desa, kader posyandu memiliki ketertarikanuntuk menjadikan bubur sarang burung walet ini sebagai salah satu makanantambahan untuk balita di desa tersebut.
Evaluasi Usaha Tani Garam Rakyat: Studi Kasus Pertanian Garam Kecamatan Bolo Kabupaten Bima Rizkan, Muhammad; Islamiati, Santri; Mulya, Khas Sukma; Nursani, Nursani; Akbar, Muhammad
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2024.008.03.25

Abstract

Pada tahun 2016–2021, Kecamatan Bolo menjadi lokasi pertanian garam yang memproduksi garam paling tinggi di Kabupaten Bima yaitu 62.526 ton. Sebagian produksi garam masih mengandalkan cara konvensional dan ini menjadi problem dan tugas bagi stakeholder dalam upaya meningkatkan hasil produksi. Masalah efisiensi produksi perlu perhatikan guna melihat besaran biaya dan pendapatan selama proses produksi dalam rangka evaluasi terhadap penerimaan usaha tani garam. Efisiensi usaha (R/C) rasio adalah tingkat efisiensi usaha tani yang dihitung dengan membandingkan antara nilai produksi yang diperoleh dengan biaya produksi yang dikeluarkan dalam satu kali musim panen. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan melakukan wawancara langsung terhadap 40 responden dengan kriteria tertentu di 3 desa penghasil garam di Kecamatan Bolo. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa nilai R/C Rasio usaha tani garam rakyat adalah sebesar 3,28 per rata-rata luas lahan garapan, artinya nilai R/C usaha tani garam tersebut lebih dari satu dan tergolong efisien.
Inovasi Pangan Lokal Dengan Brand “Karopo Jago” untuk Peningkatan Ekonomi di Desa Pajo Kabupaten Bima Hardinandar, Fajrin; Mulya, Khas Sukma; Amelia, Rizky; Syafruddin, Syafruddin; Rizkan, Muhammad; Akbar, Muhammad; Nursani, Nursani; Afrizanudin, Muhammad; Saputri, Adinda Riska; Amanda, Amanda; Faiz, Muhammad Alvin; Syahrul, Syahrul
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 1 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i1.19192

Abstract

Kabupaten bima merupakan salah satu sentra produksi jagung terbesar di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun, komoditas unggulan pertanian jagung di abupaten Bima lebih banyak dijual dalam bentuk bahan mentah ke luar daerah, kemudian diolah dan dijual kembali ke masyarakat NTB. Hal ini menyebabkan masyarakat Kabupaten Bima tidak mendapatkan nilai tambah dari hasil pertanian mereka sendiri. Metodologi yang digunakan berbasis analisis studi kelayakan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Paji, Kabupaten Bima. Tim dosen dan mahasiswa kewirausahaan Universitas Muhammadiyah Bima telah menghasilkan inovasi produk pangan Jagung dengan brand “Karopo Jago”. Produk ini telah di presentasikan di kegiatan Entrepeneruship Award VII di bangka Belitung. Inovasi produk ini selanjutnya telah diperkenalkan kepada masyarakat dan diimplementasikan dengan membentuk incubator bisnis di Desa Pajo. Pengembangan inovasi pangan lokal berbasis jagung dapat menciptakan peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan nilai tambah produk dan memperoleh keuntungan yang lebih besar. selain itu, inovasi pangan lokal mendorong tumbuhnya industri pengolahan pangan, yang selanjutnya dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat.