Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH KEMATANGAN EMOSI TERHADAPKESIAPAN MENIKAH PADA DEWASA AWAL Ainin Eka Siswandari; Nathania Bayu Astrella
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 2 (2023): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/afeksi.v2i2.961

Abstract

Pernikahan merupakan hubungan permanen antara dua orang yang diakui secara sah oleh masyarakat dan di mata agama. Dalam membangun sebuah keluarga dibutuhkan kesiapan menikah dan kematangan emosi yang baik untuk mempersiapkan diri dalam memasuki dunia pernikahan. Bila pada usia dewasa awal telah memenuhi kebutuhan tersebut dapat dikatakan bahwa individu sudah siap untuk membangun bahtera rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengukur pengaruh kematangan emosi terhadap kesiapan menikah pada dewasa awal. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi 310 dewasa awal yang berada di Desa Sebandung Kecamatan Sukorejo. Perhitungan sampel dilakukan dengan menggunakan rumus Isaac dan Michael dan mendapat sampel 172 dewasa awal. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala kematangan emosi dan skala kesiapan menikah. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Nilai F-hitung 102,768 > F-tabel 3,90. Dan didapatkan persamaan garis regresi Y = 40,415 + 0,268. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan ada pengaruh kematangan emosi terhadap kesiapan menikah pada dewasa awal diterima dengan distribusi sebesar 37,7% dengan bantuan IMB SPSS Versi 20 for Windows.
PENGARUH KEHARMONISAN KELUARGA TERHADAP PERILAKU AGRESIF REMAJA DI SMPN 4 BANGIL Hilda Alizia; Nathania Bayu Astrella
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 2 (2023): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/afeksi.v2i2.975

Abstract

Seringkali masa remaja dianggap beresiko, remaja akan mengalami perubahan baik fisik, emosi dan psikologis. Kondisi keluarga sangat berdampak pada remaja. Keluarga harmonis membantu remaja membentuk sikap, perilaku baik. Apabila remaja berada dalam lingkungan keluarga disharmonis mengakibatkan remaja melakukan perilaku agresif. Peneliti menyebar kuesioner perilaku agresif kepada siswa, hasilnya mayoritas siswa berpotensi berperilaku agresif, disebabkan karena lingkungan keluarga disharmonis. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh keharmonisan keluarga terhadap perilaku agresif remaja di SMPN 04 Bangil. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan sampel 137 siswa SMPN 04 Bangil. Didapatkan perhitungan nilai r sebesar 0,546 dimana korelasi antara variabel keharmonisan keluarga terhadap perilaku agresif berkorelasi “sedang”. Nilai sebesar 0,298 disimpulkan sumbangsih keharmonisan keluarga terhadap perilaku agresif remaja sebesar 29,8%. Nilai sig.F sebesar 0,000 dimana 0,000 < 0,05, disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan keharmonisan keluarga terhadap perilaku agresif.
PENGARUH TIPE KEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTROVERT TERHADAP STRESS AKADEMIK PADA MAHASISWA Gabrillia Sugestian; Nathania Bayu Astrella
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 2 (2022): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/afeksi.v2i2.1006

Abstract

Stres akademik biasanya disebabkan oleh tuntutan-tuntutan yang dihadapi oleh seorang mahasiswa seperti tugas kuliah, laporan, ujian, skripsi, dan lain sebagainya selama berada di bangku kuliah yang bersifat menekan dan mengancam individu, kemudian menimbulkan reaksi rasa tidak nyaman, khawatir, cemas dan cemas yang berdampak pada akademik mahasiswa. pencapaian. Adanya dampak negatif tersebut membuat siswa menjadi malas mengerjakan tugas, menunda-nunda pekerjaan, berlindung pada obat-obatan terlarang, hingga bunuh diri karena stres. Salah satu faktor yang mempengaruhi munculnya stres adalah kepribadian. Kepribadian yang dimiliki akan mempengaruhi cara individu menghadapi beban dan tekanan yang akan menimbulkan stres. Peneliti menyebarkan angket stres akademik yang ditujukan kepada mahasiswa program studi fisika Universitas Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, dan hasil yang diperoleh adalah banyak mahasiswa yang mengalami stres akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 206 mahasiswa program studi fisika Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai r sebesar 0,481 yang berarti korelasi tipe kepribadian ekstrovert dan introvert terhadap stres akademik mempunyai korelasi “sedang”. Nilai R square sebesar 0,231 maka pengaruh tipe kepribadian ekstrovert dan introvert terhadap stres akademik mahasiswa program studi fisika Universitas Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang sebesar 23,1%, sedangkan sisanya sebesar 76,9% dipengaruhi oleh faktor lain. di luar penelitian ini.
PENGARUH KONSEP DIRI TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS X DI SMK NEGERI 2 SUKOREJO Mas Ula; Nathania Bayu Astrella
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 2 (2023): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/afeksi.v2i2.1046

Abstract

Rendahnya tingkat kepercayaan diri siswa kelas 10 di SMK Negeri 2 Sukorejo, dapat dilihat dari perilaku siswa yang sering mengalami kesulitan berbicara didepan umum, sulit berdiskusi dengan teman,takut salah dengan jawaban yang ingin dia ungkapkan, merasa dirinya tidak sempurna, merasa dirinya tidak bisa mengerjakan apa yang dia lakukan, dan tidak bisa mengontrol emosi ketika berkomunikasi dengan temannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsep diri terhadap kepercayaan diri siswa. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 10 di SMK Negeri 02 sebanyak 175 siswa. Pengambilan data menggunakan skala kepercayaan diri, dan skala konsep diri. Dari hasil perhitungan diperoleh signifikasi 0,000 < 0,05, dengan demikian hipotesis yang menyatakan ada pengaruh konsep diri terhadap kepercayaan diri siswa kelas 10 di SMK Negeri 02 diterima (Ha).
RESILIENSI PEREMPUAN YANG MENIKAH MUDA DALAM MENJALANI KEHIDUPAN PERNIKAHAN Lailatul Zakiyyah; Nathania Bayu Astrella
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 1 (2022): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/afeksi.v2i2.1065

Abstract

Pernikahan merupakan salah satu persoalan penting dalam kehidupan manusia. Pernikahan dapat dilakukan oleh siapa saja. Namun kenyataannya banyak perkawinan yang dirayakan oleh perempuan yang belum mencapai usia menikah yaitu di bawah 20 tahun yang dapat menimbulkan konflik di kemudian hari karena emosi masih labil dan tindakan yang tergesa-gesa yang menyebabkan pertengkaran dan perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk memahami resiliensi perempuan yang menikah di usia muda dalam menjalani kehidupan pernikahan yang ditinjau dengan menggunakan teori resiliensi Reivich dan Shatte, dengan aspek yang mempengaruhi resiliensi antara lain regulasi emosi, kontrol impuls, optimisme, analisis kausal, empati, efikasi diri, dan pencapaian. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan model fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari wawancara mendalam dengan subjek penelitian dilanjutkan dengan wawancara dengan significant others dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua subjek memiliki perbedaan dalam mengatasi permasalahan dan tantangan dalam kehidupan berumah tangganya. Faktor kedewasaan pasangan, telah memiliki keturunan dan religiusitas menjadi penemuan baru pada penelitian ini karena hal tersebut dapat mempengaruhi bagaimana proses resiliensi perempuan yang menikah muda dapat menjalani kehidupan pernikahan.
PENGARUH MINAT KERJA TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA SMK NEGERI 2 SUKOREJO Mir’atus Sholihah; Nathania Bayu Astrella
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 2 (2022): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/afeksi.v2i2.1214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengukur pengaruh minat kerja terhadap keisiapan kerja di SMK Negeri 2 Sukorejo. Kesiapan kerja merupakan kondisi dimana adanya keserasian antara kematangan fisik dan mental serta pengalaman sehingga individu memiliki kemampuan dalam melaksanakan suatu kegiatan tertentu yang berkaitan dengan pekerjaan.sedangkan minat kerja adalah kecenderungan seseorang memiliki prospek pekerjaan atau jabatan tertentu yang sesuai dengan karakteristik dan kepribadianya. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 12 di SMK Negeri 2 Sukorejo . skala yang digunakan dalam penelitian ini ialah berupa skala minat kerja dan kesiapan kerja. Penelitiaan ini menggunakan teknik random sampling yang berjumlah 108 dari populasi 170 siswa. Berdasarkan perhitungan pada skala kesiapan kerja terdapat 31 item yang valid dengan reabilitas 0, 746 dan pada skala minat kerja terdapat 24 item yang valid dengan reabilitas 0,741. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai R sebesar 0,962 sesuai ketentuan koefesien korelasi dengan tingkat signifikan sebesar 0,000 dimana 0,000 < 0,05. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan ada pengaruh minat kerja terhadap kesiapan kerja diterima.
Eksplorasi Pengaruh Beban Kerja pada Kesetiaan Karyawan Chusnah, Arinal; Kholifah, Nanik; Astrella, Nathania Bayu; Fauzi, Amrul
Journal of Indonesian Psychological Science (JIPS) Vol 4, No 2 (2024): Journal of Indonesian Psychological Science (JIPS)
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jips.v4i2.29041

Abstract

ABSTRACT This study explores the influence of workload on employee loyalty at PT X, using a quantitative approach involving 108 employees as research subjects. The data collected were then analyzed using simple regression methods to examine the relationship between the variables of workload and employee loyalty. The results show a significant influence of workload on employee loyalty at PT X, with a correlation of 13.7% between workload and employee loyalty levels. This indicates that while workload has an impact on loyalty, there are 86.3% of other factors that also affect employee loyalty. This research is based on previous studies that highlight the importance of workload management in maintaining employee loyalty. Understanding that workload is only one of many factors influencing loyalty, PT X’s management is expected to take more comprehensive steps to improve employee loyalty, including considering other factors such as job satisfaction, recognition, and career development. The limitation of this study is its focus on the employees of PT X, with a sample size of 108 subjects. This research provides useful insights for companies in similar industries to manage workloads more effectively to increase employee loyalty. KEY WORDS: workload employee; loyalty; influence; workload impact
Grit Mahasiswa Tingkat Akhir Ditinjau Dari Self-Discipline dan Self-Control Astrella, Nathania Bayu; Kholifah, Nanik; Chusnah, Arinal; Kurniawati, Putri Dewi

Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v10i2.4348

Abstract

Kurangnya motivasi dan semangat menjadi salah satu penghambat mahasiswa akhir dalam mengerjakan skripsi, hal itu disebabkan kemampuan grit yang rendah serta dipengaruhi oleh self discipline dan self control. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Grit mahasiswa akhir di Universitas ABC terhadap self discipline dan self control dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, dan sampel 234 mahasiswa tingkat akhir yang sedang mengerjakan skripsi. Pengambilan data menggunakan Skala Grit, Skala Self-Control, dan Skala Self-Discipline. Data analisis dengan menggunakan regresi berganda SPSS statistic 22. Hasil perhitungan menunjukkan nilai F sebesar 190,881 > F tabel 3,0345 dengan p = 0,00 (p < 0,05). Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh simultan yang signifikan dari self discipline dan self control terhadap grit pada mahasiswa tingkat akhir, dengan sumbangan sebesar 62,7%.
Grit Ditinjau dari Pola Asuh Orang Tua pada Santri di Pondok Pesantren Ngalah Purwosari Pasuruan Astrella, Nathania Bayu; Kholifah, Nanik; Chusnah, Arinal; Sari, Resti Nofia

Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v12i1.6085

Abstract

Keseharian santri diisi dengan jadwal kegiatan yang cukup padat, diawali dari shubuh hingga malam. Tiap aktivitas memiliki targetnya masing-masing. Orang tua tentu memiliki harapan tersendiri, saat memasukkan anaknya ke pondok pesantren. Bagi santri dengan grit yang tinggi, maka ia akan mampu bertahan dan berusaha untuk meraih tujuan jangka panjang, walaupun dengan adanya kesulitan/ hambatan dalam prosesnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap tingkat grit santri di Pondok Pesantren Ngalah, Purwosari, Pasuruan. Teknik sampling dilakukan secara insidental dengan melibatkan sebanyak 353 santri. Instrumen yang digunakan berupa skala pola asuh dan skala grit dengan analisa data menggunakan one way ANOVA. Hasil perhitungan statistik menunjukkan nilai F sebesar 5,291 dengan tingkat signifikansi 0,005 (< 0,05). Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan adanya pengaruh pola asuh terhadap grit santri diterima. Kontribusi variabel pola asuh terhadap grit hanya sebesar 2,9%, yang menunjukkan bahwa faktor lain mungkin lebih dominan dalam memengaruhi tingkat grit pada santri.
Model pemberdayaan masyarakat dalam menangani permasalahan anak putus sekolah melalui program PUSPAGA di Kelurahan Gundih Kecamatan Bubutan Surabaya Kholifah, Nanik; Chusnah, Arinal; Astrella, Nathania Bayu; Karimah, Ulinnuha; Prastyo, Moch. Abdillah Putra; Amalia, Ersa Nur
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v8i2.2652

Abstract

Anak putus sekolah menjadi masalah serius di Indonesia, berpotensi mengakibatkan penurunan kualitas sumber daya manusia dan menghambat pertumbuhan sosial ekonomi. Fenomena ini dipicu oleh faktor internal, seperti rendahnya motivasi belajar dan gangguan kesehatan mental, serta faktor eksternal, termasuk kemiskinan dan kurangnya perhatian orang tua. Metode pengabdian yang digunakan dengan Participatory Learning and Action, program pendampingan yang memberikan pendidikan non formal dan dukungan psikososial. Tujuannya meningkatkan motivasi belajar, serta meningkatkan keterampilan akademik anak putus sekolah. Hasil dari program ini menunjukkan perkembangan signifikan; anak-anak mengalami peningkatan dalam hal menulis, membaca, berhitung dan motivasi belajar mereka juga semakin meningkat. Partisipasi aktif orang tua dalam proses pendampingan terbukti meningkatkan dukungan yang dibutuhkan anak-anak. Program pendampingan ini merekomendasikan pengurusan proses administrasi oleh pihak kelurahan dan kasih kesra yang akan sangat mendukung serta bisa mengupayakan anak – anak dapat kembali melanjutkan sekolahnya ataupun mengikuti program kejar paket agar mereka mendapatkan Pendidikan formal dan melanjutkan apa yang telah menjadi cita-cita mereka.