Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengaruh Terapi Bekam terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Pondok Pengobatan Alternatif Miftahusyifa Sardaniah Sardaniah; Hj Nurhasanah; Feny Marlena
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 3 No. 1 (2020): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v2i2.10697

Abstract

ABSTRAK Hipertensi adalah salah satu penyakit yang makin banyak dijumpai di Indonesia yang merupakan penyebab kematian  ketiga untuk semua umur  (7,4%).  Hipertensi  adalah  peningkatan  tekanan  darah  yang  melebihi tekanan  darah  normal,  sistol  lebih  dari  atau  sama  dengan  140  mmHg  dan tekanan diastol lebih dari atau sama dengan 90 mmHg. Penyakit ini merupakan faktor risiko yang besar untuk serangan jantung, stroke, dan gagal jantung. Tindakan  pencegahan  maupun  penanganan  sangat  penting  segera  dilakukan untuk Menghindari peningkatan penyakit hiepertensi di Indonesia. Pengobatan hipertensi dapat dilakukan dengan pengobatan farmakologis, nonfarmakologis dan komplementer. Penyakit hipertensi harus segera ditangani, salah satunya dengan  pengobatan  komplementer  yaitu  bekam.  Bekam  merupakan  suatu metode pengobatan penyakit dengan cara mengeluarkan angina atau darah kotor dari dalam tubuh melalui permukaan kulit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi bekam terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi.Metode penelitian ini menggunakan quasi experimental dengan one group pretest-posttest  design. Jumlah sampel  yang digunakan sebanyak 98 responden yang dilakukan di Pondok Pengobatan Alternatif   Miftahusyifa Kota Bengkulu  dengan  melakukan 1 kali intervensi bekam. Hasil  uji  statistik  ditemukan adanya  perubahan  pada tekanan  darah  yaitu terjadi penurunan dengan selisih nilai mean pada sistol (12,143) dan  diastol (8,265). Uji statistik yang menggunakan uji skewness pada sistol dan diastol menunjukan nilai (p=0,000) yang berarti nilai p<0,05 sehingga H1 diterima yang artinya menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan terapi bekam terhadap perubahan tekan darah pada penderita hipertensi. Penelitian selanjutnya manfaat terapi bekam untuk penyakit lainnya dan dijadikan tindakan keperawatan pengobatan komplementer untuk pasien hipertensi yang dapat digunakan masyarakat.  
PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID (DISMENORE) PADA MAHASISWI PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN FMIPA UNIVERSITAS BENGKULU Rina Delfina; Nurmukaromatis Saleha; Sardaniah Sardaniah
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 3 No. 1 (2020): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v3i1.11402

Abstract

Metode mengurangi rasa nyeri pada saat haid yang sering digunakan saat ini adalah penggunaan obat-obatan (farmakologis), metode ini memang dengan cepat mengurangi rasa nyeri, tapi dampak jangka panjang penggunaan obat dapat menimbulkan permasalahan pada beberapa organ tubuh. Penelitian ini menawarkan metode alternatif dalam mengurangi rasa nyeri pada saat haid dengan cara non-farmakologis yaitu dengan cara kompres hangat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat adanya pengaruh kompres air hangat terhadap penurunan rasa nyeri haid. Jenis penelitian adalah pra Eksperimental dengan desain one group pretest-postest. Sampel diambil secara total sampling sebanyak 30 sample. Analisis data dilakukan secara Univariat dan Bivariat dengan uji Paired t-test pada  ?5%. Hasil penelitian menunjukkan ada penurunan rata-rata nyeri haid sesudah dibandingkan dengan sebelum dilakukan tindakan kompres hangat sebesar 2,533. Dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian kompres hangat terhadap penurunan nyeri haid. Saran kompres hangat dapat dijadikan alternatif untuk mengurangi nyeri pada saat haid, sebagai salah satu metode non-farmakologis dalam mengatasi rasa nyeri.
OVERVIEW SELF EFFICACY OF SPIRITUAL AND PATIENTS HIV/AIDS IN THE PROVINCE BENGKULU Ismatul Zahara; Sardaniah Sardaniah; Tuti Anggriani Utama
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 4 No. 1 (2021): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v4i1.16318

Abstract

Our objective is to see the picture of self-efficacy, and the level of  spirituality of HIV / AIDS patients in Bengkulu Province. The results of this study can be used  to increase the client's knowledge about the importance of self-efficacy, and  spiritual level of the HIV / AIDS patient itself. Its Benefits As an ingredient  consideration for further research as well as motivating researchers to  read the latest issues and trends regarding HIV / AIDS, especially in the Province  Bengkulu. using this type of descriptive research in order to explain  how to describe self-efficacy and spiritual level in HIV / AIDS patients at  Bengkulu Province. (Nursalam 2008, in Henni, 2011) The population in this study  are all HIV / AIDS positive clients, amounting to 177 people in the Province  Bengkulu.used was Thepurposive sampling sample123  people were sampled with certain criteria (Hardani, 2020). The results show  most PLHIV in Bengkulu Province in this study have self  efficacy sufficientthat about 24 out of 50 respondents enter into it  category of ODHA with Self Efficacy sufficient. and on spiritual variables  some ODHA respondents in Bengkulu Province have a high spiritual level  where this is supported by the results of the study that of the 50 respondents 41 people  fall into the category of a high spiritual level. The benefits of research can be  additional literature for nursing institutions regarding aspects of self-efficacy and  spiritual in order to create a characteristic nurse. ODHA is expected to  increase knowledge about Self Efficacy and Spiritual level in order to be able  optimize existing support and guidance resources. Researchers hope  there is further research related to other factors that affect health  especially for people living with HIV / AIDS. .
Created Mother For Able Technology And To Protect Children From Sexual Abuse With The "Hai Dia" Application: Wujudkan Ibu Cakap Teknologi Dan Pelindung Anak Dari Bahaya Kekerasan Seksual Dengan Aplikasi “Hai Dia” Saleha, Nurmukaromatis; Sardaniah; Nurlailli; Aprilatutini, Titin
Procedia of Social Sciences and Humanities Vol. 3 (2022): Proceedings of the 1st SENARA 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pssh.v3i.112

Abstract

The development of the industry towards the 5.0 era and triggered by the Covid-19 pandemic made the use of online media rampant. Many parents are aware of the dangers of online media for children, but the lack of mastery of technology is an obstacle for parents in protecting their children. This activity aimed to increase the knowledge of mothers in protecting their children from the risk of sexual violence both by contact and online through the mobile-based application “Hi Dia”. The method used was the community education method through counseling. The educational materials provided were the socialization of the underwear rules, parenting materials on Online Gender-Based abuse, and technology lecture materials for mothers. Twenty-five mothers participated offline in this activity. Mothers' knowledge about protecting children from the dangers of online sexual abuse was measured before and after the paired t-test was carried out. The results obtained p-value 0.005 concluded that there was an increase in the knowledge of mothers in protecting their children from the dangers of sexual abuse. This activity should be made a routine agenda considering the rapid development of technology triggers the need for technology-savvy mothers to protect their children from the dangers of online media.
Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Dalam Mengatasi Nyeri Kepala Dengan Pijat Akupresure Sardaniah; Delfina, Rina; Sorena, Esti; Sutrisna, Marlin
BERBAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2024): BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | January 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/berbakti.v1i3.2709

Abstract

Nyeri kepala atau headache adalah suatu rasa nyeri atau rasa yang tidak enak pada daerah kepala, termasuk meliputi daerah wajah dan tengkuk leher. Pijatan/akupresure di bagian kepala akan efektif untuk mengurangi rasa sakit, meningkatkan stamina, menunda penuaan dan menurunkan stress, serta menjadi salah satu alternative usaha sebagai mata pencaharian. Tujuan Pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja Putri tentang nyeri kepala dan dapat melakukan pijatan akupresure untuk mengatasi nyeri Kepala. Metode Pengabdian adalah memberikan Pendidikan yang meliputi Konsep Teori nyeri kepala, tanda dan gejala, cara pencegahan nyeri kepala, defenisi akupresure, dan mengetahui titik titik akupresure, Remaja putri praktik untuk menentukan titik titik akupunktur dan melakukan pijatan akupresure dibawah bimbingan tutor. Hasil Pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja putri tentang defenisi nyeri kepala, definisi akupresure, mengenali tanda dan gejala nyeri kepala hal ini dapat dilihat dari hasil pretest dan post test dimana hasil pre test: 46 dan post test menjadi 96 ada peningkatan sebesar 60 persen dan dapat juga dilihat dari prilaku remaja putri dimana remaja putri antusias melakukan praktik pijat akupresure baik untuk diri sendiri maupun orang lain, harapan kedepannya dengan skill mampu melakukan pijat akupresure dapat menjadi bekal sebagai alternatif mata pencaharian bila nanti remaja putri sudah menyelesaikan pendidikan di Pondok Pesantren. Kata Kunci : Akupresure, Nyeri Kepala, Pengetahuan
GAMBARAN SELF ESTEEM PADA ANAK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN BULLYING DI SMP NEGERI 15 KOTA BENGKULU Lestari, Puja; Aprilatutini, Titin; Sardaniah, Sardaniah; Sorena, Esti; Yustisia, Nova
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 11 No 2 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmb.v11i2.5692

Abstract

A person's opinion of their ability to sustain whatever they want, expressed as agreement or disagreement with their attitudes and beliefs that they are capable, significant, successful, and valued, is known as self esteem. To be able to support self-actualization, the ultimate desire in human life, one must have self esteem. Bullying produces a range of negative physical, psychological and emotional effects, including mental distress, psychological trauma, fear, insecurity and resentment. It also decreases students' learning motivation, concentration, creativity, initiative, and (mental) endurance. The purpose of this study was to determine the description of self esteem in junior high school children as an effort to prevent bullying at SMP Negeri 15 Bengkulu City. This research is quantitative descriptive research. The study population was 291 people, the sample taken was 74 people with stratified random sampling used as a sampling method, and a questionnaire. The instrument used in this study was a questionnaire sheet describing self esteem using the Rosenberg Self Esteem Questionnaire (RSES). The results of this study indicate that most students and female students have high self esteem, namely 54 respondents with a percentage of 73%, while low self esteem is 20 respondents with a percentage of 27%. Most of the respondents are in the high self esteem category. Children who have positive thinking, feel valuable, meaningful, and helpful are children who seek fulfillment or strong self-esteem, so they do not oppress others, and can stop oppressing themselves.
Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Perawatan Payudara di Puskesmas Nusa Indah Kota Bengkulu Yupita, Depi; Sardaniah, Sardaniah
KOLONI Vol. 2 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v2i2.195

Abstract

Breast care is one of the most important things to do in order tosmooth milk production and overcome problems that hinder the process of exclusive breastfeeding. One of the inhibiting factors that often occur is such as immersed nipples, little milk coming out, nipple blisters, swelling and pain in the breast. If not immediately overcome, these problems will get worse or more serious, resulting in babies not getting exclusively breastfed and meeting the nutritional needs of infants reduced. Thisstudy aims to determine the picture of postpartum mothers' knowledge about breast care in Nusa Indah Health Center, Bengkulu City using quantitative descriptive research methods. The population in this study was 102 people. Sampling in this study used purposive sampling techniques with a sample of 50 respondents. The data collection method uses questionnaires and uses univariate analysis. The results of research conducted on 50 respondents obtained that the picture of maternal knowledge of breast care is with good categories as much as (14%), sufficient categories as many as (76%) and less categories as much (10%). It is hoped that the puskesmas can increase the provision of health counseling on matters related to breast care problems. Keywords: Knowledge, Postpartum Mother, and Breast Care
Penyuluhan Kecerdasan Emosional Dalam Mencegah Kenakalan Remaja Pada Siswa Di SMA Negeri 6 Kota Bengkulu Delfina, Rina; Sardaniah, Sardaniah
Jurnal Karya Nyata Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2025): April
Publisher : Utami Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70963/jknp.v1i2.220

Abstract

Adolescence is a challenging developmental stage, marked by significant emotional, social, and psychological changes. In this phase, adolescents are vulnerable to deviant behavior or juvenile delinquency due to lack of self-control and environmental influences. Emotional intelligence, which includes the ability to recognize, understand, and manage one's own emotions and those of others, is believed to play an important role in shaping positive behavior in adolescents. Community service aims to increase adolescents' knowledge about emotional intelligence in preventing juvenile delinquency. The method used in this community service is in the form of counseling on emotional intelligence and juvenile delinquency. The importance of emotional intelligence in adolescents is because adolescents with high levels of emotional intelligence tend to have better self-control, empathy for others, and are able to make wise decisions in complex social situations. The target of this community service activity is students at SMA Negeri 6 Kota Bengkulu. Developing emotional intelligence from an early age is an effective preventive strategy in reducing the risk of juvenile delinquency and forming emotionally healthy characters.                                                
HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI PRAPUBERTAS DENGAN KESIAPAN MENGHADAPI MENARCHE DI SDN 16 KOTA BENGKULU Sardaniah, Sardaniah; Nova, Yustisia; Niptahul, Janah Fahja
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29420

Abstract

Menarche ataupun masa pubertas adalah masa terjadinya perubahan fisik ataupun mental pada remaja putri yang saling mempengaruhi, remaja yang tidak siap menarche akan menganggap pengalaman yang menyakitkan, tetapi berbeda bagi remaja yang sudah siap mereka akan merasa puas dan senang karena dianggap dirinya sudah matang secara biologis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja putri prapubertas dengan kesiapan menghadapi menarche di SD 6 Negeri 16 Kota Bengkulu. Metode pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif desain penelitian yang digunakan korelasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah siswi kelas 4, 5 dan 6 yang belum menstruasi. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling dengan sampel penelitian berjumlah 148 siswi. Teknik pengambilan data dengan menggunakan kuesioner yang dibuat sendiri oleh peneliti yang telah di uji validitas dan reliabilitas. Analisis yang dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi- square. Hasil penelitian ini sebagian besar (53,4%) siswi SD Negeri 16 Kota Bengkulu memiliki pengetahuan baik tentang menstruasi. Sebagian besar (70,9%) siswi SD Negeri 16 Kota Bengkulu siap dalam menghadapi menarche dengan hasil uji chi-square menunjukan p value sebesar 0,001 (p<0,05). Terdapat hubungan pengetahuan dengan kesiapan remaja putri prapubertas dalam menghadapi menarche di SD Negeri 16 Kota Bengkulu.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG SEKSUAL DENGAN ANTISIPASI TERHADAP RISIKO KEKERASAN SEKSUAL PADA REMAJA Delfina, Rina; Saleha, Nurmukaromatis; Sardaniah, Sardaniah; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.785 KB) | DOI: 10.33867/jka.v8i1.244

Abstract

Tingginya kasus eksploitasi seksual dan perdagangan anak melalui media online yangmarak terjadi akhir-akhir ini dapat dijadikan tanda bagi orang tua dan masyarakat untukmengoptimalkan upaya agar remaja terhindar dari risiko kekerasan seksual. Kejahatanseksual yang terjadi baik melalui media online maupun tidak merupakan kejahatan yangharus diperangi bersama. Namun, survei tentang kekerasan seksual yang terjadi padaanak dan remaja tahun 2018 menunjukkan masih ada. Tujuan penelitian ini adalah untukmelihat hubungan pengetahuan dengan antisipatisi terhadap risiko kekerasan seksualpada remaja. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan Pendekatan CrossSectional. Pengambilan sampel menggunakan rumus estimasi proporsi dengan jumlahsampel 319 remaja putri. Analisis data yang digunakan adalah Uji Chi-Square. Hasilpenelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan tentang seksualdengan antisipasi terhadap risiko kekerasan seksual pada remaja dengan (p-value: 0,000).Pengetahuan yang baik tentang seksual sangat penting bagi remaja agar terhindar daririsiko kekerasan seksual. Remaja disarankan untuk tetap waspada dan jangan takut untukmelaporkan segera kepada orang tua, guru, dan polisi sehingga terhindar dari dampaknegatif kekerasan seksual