Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Incorporating Learning Analytics and Business Intelligence into Higher Education E-Learning Laksitowening, Kusuma Ayu; Fahrudin, Tora; Insani, Rokhmatul; Umar, Ubaidilah
Khazanah Informatika : Jurnal Ilmu Komputer dan Informatika Vol. 10 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/khif.v10i2.4142

Abstract

Business Intelligence (BI) represents a pivotal advancement in leveraging information technology to enhance organizational performance. BI tools serve as crucial aids in decision-making processes by furnishing requisite insights. In higher education institutions, BI can contribute to leaders and managers in providing perspectives related to academics, learning, and management. Central to BI development is the meticulous gathering of requirements, a process pivotal in identifying organizational informational and knowledge needs. This involves employing various methods such as interviews, observation, and analysis, including leveraging learning analytics to discern data utility for enhanced learning processes. Various studies show that learning analytics contributes to improving the learning and education process. On the other hand, learning analytics requires activity data that is integrated, subject oriented, and time series which are aligned with the characteristics of the data warehouse (DWH) as the main component of BI. This research endeavors to develop BI utilizing academic and e-learning data, exemplified through a case study of Telkom University's Academic Systems and Learning Management Systems (LMS). This study aims to provide actionable insights into the intersection of BI and learning analytics, ultimately enhancing educational processes and organizational decision-making capabilities. By integrating learning analytics into BI development, the resultant BI systems can cater not only to current managerial demands but also anticipate future analytical needs. The implementation of the multidimensional schema was successfully executed. This process involved mapping data from the academic information system and the LMS as data sources to the data warehouse, the Extract, Transform, and Load (ETL) process, and development of the prototype. The testing on the prototype indicated that the prototype meets the intended requirements and provides valuable insights through its comprehensive reporting capabilities. This demonstrates the effectiveness of the implemented multidimensional schema, ETL process, and the overall design of the reporting dashboard.
PELATIHAN PEMANFAATAN PLATFORM DIGITAL DALAM PENJUALAN PRODUK UMKM MELALUI MARKETPLACE DAN WEBSITE Laksitowening, Kusuma Ayu; Kusumo, Dana Sulitiyo
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3499

Abstract

Tidak dapat dipungkiri, pandemi Covid-19 berdampak besar pada perekonomian di seluruh dunia. Di Indonesia, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi sektor yang paling terdampak. Namun di sisi lain, pandemi memunculkan peluang baru dengan meningkatnya aktivitas belanja online masyarakat. Penjualan secara online melalui platform digital saat ini menjadi suatu keharusan bagi pelaku bisnis termasuk UMKM. Namun, penetrasi ke platform digital tidak selalu berjalan mulus bagi UMKM. Pelaku UMKM yang tergabung dalam Perkumpulan Pengusaha Karsa Mandiri (PPKM) Kabupaten Bandung, berdasarkan survei yang dilakukan, belum secara optimal memanfaatkan platform digital untuk pemasaran dan penjualan. Kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan untuk meningkatkan literasi digital pelaku UMKM tersebut. Pelatihan ini bertujuan membantu peserta untuk memahami konsep marketplace dan website gratis serta manfaatnya, dan memberikan keterampilan untuk memulai penjualan online. Berdasarkan hasil evalusi, seluruh peserta menyatakan tertarik dalam memanfaatkan marketplace serta yakin atas kemampuan teknis mereka setelah mengikuti pelatihan. Para peserta lebih memilih memanfaatkan marketplace dibandingkan website untuk membuat toko online gratis karena alasan kemudahan penggunaan. Selain itu para peserta sudah memahami pendekatan multi-channel marketing dimana mereka lebih banyak memilih menggunakan lebih dari satu marketplace untuk memasarkan produk mereka.
User-Centered Design Approach in Mobile AR: Application for Hydrocarbon Visualization in Chemistry Course Fariz Abqari Fawwaz Illahi; Kusuma Ayu Laksitowening; Rio Nurtantyana
JURNAL INFOTEL Vol 17 No 1 (2025): February 2025
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v17i1.1221

Abstract

This study addresses the challenges in high school chemistry education, particularly in understanding hydrocarbon compounds, by designing a Mobile Augmented Reality (MAR) application using the User-Centered Design (UCD) method. The research focuses on enhancing the visualization of submicroscopic and symbolic aspects of chemistry, which students often find abstract and complex. Through iterative design processes involving teachers and students, the study developed an interactive MAR application that displays virtual ball-and-stick models of hydrocarbon compounds. The application was evaluated using the User Experience Questionnaire (UEQ), measuring six aspects of user experience: attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, stimulation, and novelty. Results showed significant improvements across all dimensions from the initial to the final iteration, with five out of six scales achieving "Excellent" ratings in the final version. The study demonstrates the effectiveness of UCD in creating an engaging and user-friendly educational tool, highlighting the potential of MAR technology to address longstanding challenges in chemistry education. The positive user perceptions suggest that when designed carefully considering user needs, MAR applications can significantly enhance the chemistry learning experience for high school students.
PENGENALAN CODING BERBASIS GAME BAGI ANAK USIA DINI DI TK SARAH SHABRINA Nurjayanti Nurjayanti; Feddy Dea Reskyadita; Kusuma Ayu Laksitowening
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 1 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v4i1.7799

Abstract

Kegiatan pelatihan coding berbasis game pada anak usia dini bertujuan untuk memperkenalkan dasar-dasar coding menggunakan aplikasi Scratch Junior (ScratchJr) di TK Sarah Shabrina. Pelatihan dimulai dengan pengenalan contoh proyek lomba lari yang kemudian di replikasi oleh siswa - siswa pada perangkat bergerak yang disediakan. Pembelajaran dilakukan secara berkelompok untuk mengembangkan kemampuan kerja sama dan eksplorasi dalam memahami aplikasi. Selain itu, siswa diberikan tantangan untuk mengeluarkan karakter dari suatu skenario game labirin secara mandiri. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa siswa TK Sarah Shabrina memiliki kemampuan yang cukup baik dalam mengoperasikan perangkat bergerak dan menjalankan aplikasi ScratchJr dengan baik. Para siswa yang terbiasa bermain game pada perangkat bergerak, menunjukkan variasi dalam pemahaman konsep dasar coding serta tingkat keaktifan dalam mengikuti pelatihan. Meskipun demikian, semua siswa menunjukkan sikap positif, antusiasme dan keinginan untuk belajar lebih lanjut mengenai coding. Kegiatan pelatihan ini berhasil mencapai tujuannya, yaitu memberikan dasar pemahaman coding dan memotivasi siswa untuk mengembangkan keterampilan tersebut di masa depan.
REKOMENDASI PERBAIKAN ANTARMUKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN USER CENTERED DESIGN (UCD) PADA WEBSITE PANTI ASUHAN AMANAH BANDUNG Fauzan Naufal Rizqi; Ari Ziddan Nugraha; Marcell Virgiano; Devon Novran Firizky; Kusuma Ayu Laksitowening
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 1 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v6i1.7838

Abstract

Panti Asuhan Amanah di Bandung menghadapi tantangan dengan desain website yang sudah lama dan kurang memenuhi standar modern. Website yang kurang menarik dan fungsional dapat mengurangi efektivitasnya sebagai saluran komunikasi antara panti dengan masyarakat, calon relawan, dan donatur potensial. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan kegiatan redesign website dengan menggunakan pendekatan User-Centered Design (UCD). Proses redesign melibatkan analisis kebutuhan pengguna, perancangan antarmuka baru, serta pengujian dan evaluasi kegunaan (usability). Metode System Usability Scale (SUS) digunakan untuk mengukur tingkat keberhasilan desain website sebelum dan sesudah redesign. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah prototype website baru dengan tampilan lebih modern, menarik, dan ramah pengguna. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor SUS yang signifikan dari 47,375 menjadi 82,375 setelah redesign, mengindikasikan peningkatan kegunaan yang sangat baik. Dengan redesain ini, diharapkan website dapat menjadi jembatan yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, mendapatkan dukungan, dan meningkatkan sumber daya bagi Panti Asuhan Amanah.
Pelatihan Pemanfaatan Tools Dan Media Untuk Konten Pembelajaran (Peleton): Aktualisasi Knowledge Socialization And Externalization Kepada Guru-Guru Bandung Raya Dan Kabupaten Subang Arfive Gandhi; Kusuma Ayu Laksitowening; Indra Lukmana Sardi
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.7879

Abstract

Dalam aktivitasnya, guru di sekolah memerlukan pengembangan dan pengayaan terhadap media belajar serta alternatif-alternatif media yang dapat digunakan dalam proses belajar mengajar. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Telkom menyelenggarakan pelatihan virtual dengan materi publikasi konten pembelajaran pada media sosial bagi guru-guru sekolah di Bandung Raya dan Kabupaten Subang. Pelatihan bertajuk PELETON (Pelatihan Pemanfaatan Tools dan Media untuk Konten Pembelajaran) ini memanfaatkan model pengetahuan SECI sebagai alur transfer pengetahuan tacit dan explicit Penyelenggaraan pelatihan virtual difasilitasi menggunakan media Zoom dengan materi meliputi topik-topik berikut: (1) Alur produksi dan penerbitan konten pada media sosial, (2) Mekansime evaluasi kuantitatif konten pada media sosial, dan (3) Praktik penerbitan konten pada media sosial. Untuk meningkatkan immersiveness sekaligus memungkinkan peserta mengakses materi secara terpadu, kegiatan pengabdian masyarakat ini juga memanfaatkan platform Learning Management System (LMS) yang dikelola Universitas Telkom dan diperuntukkan untuk masyarakat. Seluruh konten pelatihan tersedia pada platform tersebut sehingga peserta dapat memutar ulang maupun membaca kembali. Platform LMS juga berfungsi untuk mengakomodasi proses pengumpulan tugas sehingga pemeriksaan dapat lebih efektif dan efisien. Dengan demikian, PELETON diselenggarakan dalam mode bauran melalui penggabungan sesi sinkronus untuk penyampaikan materi dengan sesi asinkronus untuk penugasan dan telaah ulang materi.
Pengembangan Website Profil TK Sarah Shabrina Nurjayanti Nurjayanti; Feddy Dea Reskyadita; Kusuma Ayu Laksitowening
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 2 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v4i2.8503

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan website sekolah pada TK Sarah Shabrina sebagai alat komunikasi, publikasi, dan promosi yang efektif. Saat ini, TK Sarah Shabrina mengandalkan media sosial untuk berinteraksi dengan masyarakat, orang tua, dan calon orang tua siswa. Akan tetapi untuk meningkatkan visibilitas dan profesionalisme dari lembaga, diperlukan sebuah website yang terstruktur dan informatif. Dalam pengembangan website sekolah ini digunakan metode Growth-Driven Design (GDD) yang memungkinkan peluncuran website secara cepat dan peningkatan berkelanjutan berdasarkan data dan umpan balik pengguna. Tahapan pengembangan meliputi survei kebutuhan, perancangan menggunakan Content Management System (CMS) WordPress, pengujian, sewa hosting dan domain, serta pendampingan kepada tenaga pengajar dan staf dalam pengelolaan konten website. Partisipasi aktif mitra dalam memberikan masukan kebutuhan, pengujian, serta evaluasi web sangat penting dalam memastikan website sesuai dengan kebutuhan sekolah. Potensi keberlanjutan dari program ini sangat besar, dengan kemungkinan replikasi model website ini di lembaga pendidikan lain. Dengan demikian, program ini tidak hanya bermanfaat bagi TK Sarah Shabrina, tetapi juga dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk mengadopsi pendekatan serupa dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pendidikan.
Pelatihan Dasar Keamanan Website Sekolah Berbasis Wordpress di TK Sarah Shabrina Feddy Dea Reskyadita, S.T., M.Kom.; Nurjayanti; Kusuma Ayu Laksitowening
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.9348

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat kali ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan staf dan guru TK Sarah Shabrina dalam mengelola website sekolah secara mandiri menggunakan WordPress. Pelatihan difokuskan pada tiga aspek utama yaitu pengenalan antarmuka dan fitur dasar WordPress sebagai Content Management System (CMS), penerapan keamanan website menggunakan plugin seperti Wordfence dan reCAPTCHA, dan teknik backup dan restore menggunakan plugin UpdraftPlus. Metode pelatihan menggabungkan teori dengan praktik langsung, termasuk simulasi pembaruan konten, konfigurasi keamanan, dan pemulihan data. Peserta pelatihan diharapkan mampu mengoperasikan dashboard WordPress secara mandiri dan menerapkan langkah keamanan dasar. Kendala utama terletak pada keterbatasan pemahaman teknis awal peserta, yang diatasi melalui pendampingan intensif dan modul panduan visual. Umpan balik peserta menyoroti kejelasan materi dan relevansi pelatihan dengan kebutuhan sekolah. Potensi keberlanjutan kegiatan ini, dapat diduplikasi untuk lembaga pendidikan lain dengan permasalahan serupa, yaitu lembaga Pendidikan yang sudah memiliki website sendiri namun masih minim pengetahuan terhadap keamanan dasar pada website dan bagaimana tidakan mitigasi awal jika terjadi kerusakan pada website dengan CMS yang serupa.
Pelatihan Computational Thinking bagi Siswa dan Guru SDN Puntang Sari Nurjayanti - Nurjayanti; Kusuma Ayu Laksitowening; Feddy Dea Reskyadita
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10250

Abstract

Penguasaan keterampilan berpikir komputasional (Computational Thinking, CT) merupakan kompetensi penting dalam menghadapi era digital. CT merupakan keterampilan kognitif penting pada era digital, mencakup dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai CT. Implementasi CT di SDN Puntang Sari masih terbatas karena kurangnya media pembelajaran dan fasilitas teknologi, sehingga diperlukan metode pengenalan yang sederhana dan aplikatif. Pelaksanaan kegiatan meliputi pengenalan konsep CT dan praktik permainan logika. Permainan Tower of Hanoi diintegrasikan sebagai media untuk melatih kemampuan algoritmik dan pemecahan masalah. Evaluasi kegiatan menunjukkan respons sangat positif dimana 92% peserta menyatakan materi sesuai kebutuhan, 83% menilai materi mudah dipahami, dan 89% berharap kegiatan serupa dilanjutkan.