Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Perbandingan Hasil Belajar Siswa pada Materi Himpunan Menggunakan Problem Posing dengan Model Direct Instruction Pobi, Anisa; Wenas, Jhon. R.; Runtu, Patricia. V.J
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 4 No. 1: April 2023
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v4i1.1304

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbandingan hasil belajar siswa pada materi himpunan menggunakan model pembelajaran Problem Posing dengan hasil belajar siswa pada materi himpunan menggunakan model Direct Instruction. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis Quasi Eksperimen dengan model rancangan Control Group Only Post Test Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Remboken Kabupaten Minahasa dan sampel diambil secara Total Sampling yaitu kelas VIII-C sebagai kelas kontrol dan VII-D sebagai kelas eksperimen. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji-t dan menunjukkan bahwa nilai  = 15,90844901   = 2,02439 dengan taraf nyata 0,05 yang berarti tolak dan terima . Dengan demikian, rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Problem Possing lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model Direct Instruction.
Pembelajaran Blended Learning pada Materi Koordinat Kartesius Berbantuan Geogebra Classroom Wa Ode Sufriani; Sulangi, Victor R.; Runtu, Patricia V. J.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 2: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i2.4116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran blended learning pada materi koordinat kartesius berbantuan geogebra classroom terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri 5 Manado. Peneliti memakai desain posttest only control group design. Subjek yang diteliti yakni kelas VIII5 berperan menjadi kelas eksperimen dengan meliputi 17 peserta didik serta kelas VIII6 sebagai kelas kontrol dengan meliputi 17 peserta didik pada SMP Negeri 5 Manado. Perolehan datanya yakni berdasarkan posttest dalam kelas eksperimen serta kelas kontrol. Rerata hasil belajar kelas eksperimen yakni 85,29 serta rerata hasil belajar kelas kontrol 77,35. Uji normalitas data terpenuhi sehingga data- data tersebut berdistribusi normal. Dari uji hipotesis melalui statistik uji t didapatkan thitung =2,063 > ttabel = 1,694 dengan taraf nyata 5%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat di simpulkan bahwa hasil belajar peserta didik menggunakan pembelajaran blended learning berbantuan geogebra classroom pada materi koordinat kartesius lebih tinggi di bandingkan dengan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan pembelajaran konvesional.                                                                                                                                                                                                                                  
IMPROVING THE QUALITY OF RESEARCH AND PUBLICATIONS IN SCOPUS JOURNALS FOR LECTURERS AND STUDENTS Navel Oktaviandy Mangelep; Runtu, Patricia V.; Rumintjap, Fricy O.; Tarusu, Deysti T.; Kambey, Anita Nisa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41164

Abstract

The community service activity with the title "Improving the Quality of Research and Publication in the Scopus Journal for Lecturers and Students" aims to improve the ability of lecturers and students to produce quality scientific works, especially for publication in Scopus-indexed international journals. In today's academic context, publication in international journals is becoming increasingly important, so appropriate support is needed to overcome various challenges faced in the research and writing process of articles. The method applied in this program is a collaborative approach, which includes interactive workshops and direct mentoring by lecturers. Presentation sessions were also organized to share research findings, providing opportunities for participants to learn from each other. The results of this activity showed a significant increase in participants' understanding of research techniques and how to write good scientific articles. In addition, the program has successfully formed collaborative groups between students and lecturers, which creates high motivation to continue research. The evaluation of participants showed satisfaction with the implementation of the program and expectations to continue similar activities in the future. This activity concludes that the mentoring program not only improves the quality of research but also creates a positive research culture in the academic environment. This is very important for the development of science and the reputation of higher education institutions.
CRITICAL THINKING SKILLS OF TEACHER PROSPECTIVE STUDENTS IN SOLVING ETHNOMATHEMATICS-BASED MATHEMATICS PROBLEMS Runtu, Patricia V.; Tiwow, Deiby N. F.; Pinontoan, Kinzie F.; Kaunang, Sinta E. J.; Jafar, Gita F.
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis mahasiswa calon guru dalam menyelesaikan permasalahan matematika yang berbasis etnomatematika. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan berpikir kritis berbasis etnomatematika, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa soal-soal matematika yang diintegrasikan dengan konteks budaya lokal, mencakup aspek berpikir kritis yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa calon guru memiliki variasi kemampuan dalam menyelesaikan soal-soal matematika berbasis etnomatematika. Pada aspek interpretasi, mayoritas mahasiswa mampu memahami konteks budaya dalam permasalahan matematika dengan baik. Dalam aspek analisis, mahasiswa menunjukkan kemampuan mengidentifikasi hubungan antara konsep matematika dengan unsur budaya. Pada aspek evaluasi, beberapa mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam memberikan penilaian terhadap argumen matematis yang berkaitan dengan konteks budaya. Sementara pada aspek inferensi, mahasiswa mampu menarik kesimpulan logis dari informasi yang diberikan. Penelitian ini mengungkapkan pentingnya pengintegrasian konteks budaya dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa calon guru. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan model pembelajaran yang mengintegrasikan etnomatematika untuk mempersiapkan calon guru yang mampu mengajar matematika dengan pendekatan kontekstual berbasis budaya lokal.
ANALISIS PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI SPLTV PADA SISWA DENGAN POLA BELAJAR INSIDENTAL DAN POLA BELAJAR RUTIN DI KELAS X SMAS PIM SAMRAT MANADO Tongkeles, Fallen Christofel; Kaunang, Derel Filandy; Runtu, Patricia
JURNAL LEMMA Vol 12, No 1 (2025): Lemma: Letters of Mathematics Education
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jl.2025.v12i1.10476

Abstract

Kajian ini untuk mengkomparasikan perbedaan hasil belajar matematika pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) antara siswa dengan pola belajar insidental dan rutin di kelas X SMA. Menggunakan metode kuantitatif komparatif dengan sampel 26 siswa, data dikumpulkan melalui tes dan dianalisis dengan uji normalitas, homogenitas, dan uji-t. Hasil menunjukkan data berdistribusi normal (Shapiro-Wilk: 0,328 dan 0,136) dan homogen (Levene: 0,186). Uji hipotesis menghasilkan signifikansi 0,000 (p < 0,05) yang membuktikan perbedaan signifikan, dimana pola belajar rutin lebih efektif meningkatkan hasil belajar SPLTV dibanding pola belajar insidental.