Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Meningkatkan Kinerja Pegawai: Peran Etos Kerja, Kompetensi, dan Motivasi di Lingkungan Kehutanan Sumatera Barat Susilawati, Eka; Almasdi, Almasdi
Equator Journal of Management and Entrepreneurship (EJME) Vol 12, No 3 (2024): Equator Journal of Management and Entrepreneurship
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/ejme.v12i3.80002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh etos kerja dan kompetensi terhadap kinerja pegawai, dengan mempertimbangkan motivasi kerja sebagai variabel intervening, di UPTD KPHL Lima Puluh Kota Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah survei analisis dengan melibatkan seluruh pegawai UPTD KPHL Lima Puluh Kota, yang berjumlah 34 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai tidak signifikan. Selain itu, terdapat pengaruh positif dan signifikan etos kerja terhadap motivasi kerja pegawai, sementara pengaruh kompetensi terhadap motivasi kerja pegawai tidak signifikan. Motivasi kerja juga ditemukan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, serta mampu memediasi pengaruh etos kerja terhadap kinerja pegawai. Namun, motivasi kerja tidak mampu memediasi pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai.
Pengaruh Iklim Organisasi Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Kabupaten Agam Arna, Enda; Almasdi, Almasdi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh iklim kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai melalui kepuasaan kerja sebagai variabel intervening pada dinas perumahan rakyat dan Kawasan permukiman Kabupaten Agam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Agam berjumlah sebanyak 30 orang pegawai. Penarikan sampel dilakukan dengan cara total sampling berjumlah 30 orang pegawai. Data dikumpulkan dengan angket model skala likert. Teknik analisis data adalah Smart PLS versi 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Iklim organisasi dan komitmen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Kemudian Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Sedangkan Iklim organisasi dan komitmen organisasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai. Selanjutnya Iklim organisasi dan komitmen organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Hal ini berarti bahwa kepuasan kerja merupakan variabel intervening antara pengaruh iklim organisasi dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai.
Pengaruh Self Efficacy Budaya Organisasi dan Kompetensi terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Pasaman Takbir, Ryo Putra Tama; Almasdi, Almasdi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14194

Abstract

Keberhasilan suatu organisasi sangat dipengaruhi oleh kinerja individu karyawannya. Laporan kinerja dari penilaian pimpinan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Pasaman menjelaskan bahwa pegawai dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari masih mengindikasikan rendahnya kinerja pegawai seperti ditemukannya beberapa pegawai yang menyelesaikan pekerjaan tidak sesuai, sebagian pegawai masih memiliki kemampuan teknis yang rendah dalam menyelesaikan pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Self Efficacy, Budaya Organisasi dan Kompetensi terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Pasaman. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi sebanyak 37 pegawai. Penelitian ini bersifat populatif dimana semua anggota populasi akan digunakan sebagai sampel. Pengelolaan data pada penelitian ini akan menggunakan Software smartPLS. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada pengaruh self efficacy terhadap kinerja pegawai Tidak ada pengaruh kecerdasan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Ada pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai. Pihak instansi diharapkan untuk meningkatkan pengawasan, evaluasi dan pembinaan kepada para pegawai agar bekerja lebih efektif dan efisien , atasan memiliki peran penting dalam memberikan penjelasan, bimbingan dan arahan kepada pegawai dalam bekerja sehingga output pekerjaan yang diberikan memiliki kualitas yang baik.
Pengaruh Keterampilan Komunikasi dan Kepercayaan terhadap Kinerja Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Agam dengan Pengawasan Kerja sebagai Variabel Moderasi Fernando, Nikko; Almasdi, Almasdi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14316

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Keterampilan Komunikasi, Kepercayaan dan Pengawasan Kerja terhadap kinerja pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Agam. Jenis penelitian ini penelitian factor konfirmatori. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Agam.berjumlah sebanyak 32 karyawan. Penarikan sampel dilakukan dengan cara samplin jenuh berjumlah 32 orang. Data dikumpulkan dengan angket model skala likert. Teknik analisis data adalah Smart-PLS versi 3.3.9. Hasil penelitian adalah (1) Keterampilan Komunikasi berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Agam. (2) Kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Agami. (3) Pengawasan Kerja berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Agam. (4) Pengawasan Kerja memoderasi keterampilan komunikasi berpengaruh negative dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Agam. (5) Pengawasan Kerja memoderasi kepercayaan berpengaruh negative dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Agam.
Analisis Implementasi Manajemen Kinerja terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai dan Kualitas Pelayanan di RSUD Dr. Adnaan WD Payakumbuh Silvia Harilona; Almasdi, Almasdi
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2026): April : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i2.1732

Abstract

This study was motivated by the gap between employee performance evaluations and the quality of health services at Dr. Adnaan WD Payakumbuh Regional General Hospital. Although the majority of employees received a “Good” performance rating through the e-Kinerja system and SKP, the public still complained about slow service, long lines, a lack of empathy among staff, and poor coordination between units. This study aims to analyze the implementation of performance management in relation to improvements in employee performance and the quality of healthcare services. The research method employs a descriptive qualitative approach, utilizing data collection techniques such as in-depth interviews, observations, and documentation involving hospital management, medical and non-medical staff, as well as patients. Data analysis utilizes the Miles and Huberman model through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results indicate that the implementation of performance management is not yet optimal because it remains administratively oriented and has not been integrated with service quality. Issues were identified in the areas of human resources, facilities, coordination, supervision, as well as low levels of empathy and service responsiveness. The study concludes that the performance management system does not yet fully support improvements in the quality of healthcare services; therefore, an evaluation based on service outcomes and patient satisfaction is required.
Analisis Implementasi Manajemen Kinerja terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai dan Kualitas Pelayanan di RSUD Dr. Adnaan WD Payakumbuh Silvia Harilona; Almasdi, Almasdi
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2026): April : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i2.1732

Abstract

This study was motivated by the gap between employee performance evaluations and the quality of health services at Dr. Adnaan WD Payakumbuh Regional General Hospital. Although the majority of employees received a “Good” performance rating through the e-Kinerja system and SKP, the public still complained about slow service, long lines, a lack of empathy among staff, and poor coordination between units. This study aims to analyze the implementation of performance management in relation to improvements in employee performance and the quality of healthcare services. The research method employs a descriptive qualitative approach, utilizing data collection techniques such as in-depth interviews, observations, and documentation involving hospital management, medical and non-medical staff, as well as patients. Data analysis utilizes the Miles and Huberman model through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results indicate that the implementation of performance management is not yet optimal because it remains administratively oriented and has not been integrated with service quality. Issues were identified in the areas of human resources, facilities, coordination, supervision, as well as low levels of empathy and service responsiveness. The study concludes that the performance management system does not yet fully support improvements in the quality of healthcare services; therefore, an evaluation based on service outcomes and patient satisfaction is required.