Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Strategies to Improve The Performance of Private University Employees in South Tangerang with Importance Performance Analysis Annuridya Rosyidta Pratiwi Octasylva; Sarita Pemana; Afina Putri Vindiana
Journal Of Business, Finance, and Economics (JBFE) Vol 6 No 2 (2025): Desember : Journal Of Business, Finance, and Economics (JBFE)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jbfe.v6i2.7582

Abstract

Private Universities (PTS) play an important role in the provision of competitive higher education services, but face challenges in ensuring that the performance of human resources (HR) remains optimal to meet the demands of service quality, accreditation, and stakeholder expectations. The main problem that arises is the gap between the performance attributes that employees consider important and the actual perceived performance, which has an impact on motivation, work effectiveness, and institutional competitiveness. This study aims to diagnose employee performance attributes at PTS by focusing on identifying priority attributes, measuring the gap between the level of importance and performance, and formulating performance improvement strategies that can be implemented practically by management. The method used is Importance–Performance Analysis (IPA) with 20 attributes that are evaluated through two dimensions: importance and performance. The results showed that the attribute of reward for work performance (MT4) was in Quadrant I, indicating high importance but low performance so that it required immediate intervention. Meanwhile, the attributes of leadership, discipline, and communication are in Quadrant II as organizational strengths that need to be maintained. These findings indicate the need to strengthen the reward system, leadership appreciation practices, and motivation strategies based on recognition and development. In conclusion, IPA is able to provide an evidence-based overview of priorities that help private universities effectively allocate resources to improve human resource performance and strengthen institutional competitive advantage.
Pengaruh Shopping, Branded Content, dan Kualitas Tayangan Tiktok Shop dengan Kepercayaan Pelanggan: Kajian dalam Konteks Pendidikan Sulthon, Muhammad Hilmi; Rosyidta P.O, Annuridya; Vindiana, Afina Putri; S. Tampubolon, Edward
Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Vol 7, No 2 (2026): JURNAL JMP-DMT
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmp-dmt.v7i2.30143

Abstract

Perkembangan media sosial telah mendorong munculnya konsep social commerce, salah satunya melalui fitur TikTok Shop yang mengintegrasikan konten hiburan dengan aktivitas belanja. Strategi pemasaran seperti live shopping, branded content, dan kualitas tayangan menjadi faktor penting dalam memengaruhi perilaku konsumen, khususnya dalam membentuk kepercayaan dan keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh live shopping, branded content, dan kualitas tayangan TikTok terhadap keputusan pembelian pakaian di TikTok Shop dengan kepercayaan pelanggan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari jurnal nasional dan internasional yang relevan dalam lima tahun terakhir. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran dan seleksi literatur secara sistematis, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan sintesis literatur untuk mengidentifikasi pola hubungan antar variabel. Hasil kajian menunjukkan bahwa live shopping, branded content, dan kualitas tayangan TikTok berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Selain itu, kepercayaan pelanggan terbukti berperan penting sebagai variabel mediasi yang memperkuat pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap keputusan pembelian. Kepercayaan pelanggan terbentuk melalui interaksi yang transparan, penyajian informasi yang jelas, serta kualitas konten yang baik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan literatur pemasaran digital serta menjadi referensi praktis bagi pelaku bisnis dalam merancang strategi pemasaran yang efektif di TikTok Shop. 
Peran Social Media Marketing, Influencer Marketing, dan Persepsi Harga dalam Membentuk Minat Beli Konsumen Generasi Z terhadap Produk Minuman Kesehatan: Studi Literatur Sabrina Virgi Husin; Annuridya Rosyidta Pratiwi Octasylva; Afina Putri Vindiana; Edward Sahat Tampubolon
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.10169

Abstract

Perkembangan media sosial telah mendorong perubahan signifikan dalam strategi pemasaran digital, khususnya dalam menjangkau konsumen generasi Z. Generasi ini dikenal sebagai kelompok yang aktif menggunakan media sosial dan menjadikannya sebagai sumber utama informasi sebelum melakukan keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran social media marketing, influencer marketing, dan persepsi harga dalam membentuk minat beli konsumen generasi Z terhadap produk minuman kesehatan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, yaitu mengkaji dan menganalisis berbagai hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan variabel penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa social media marketing berperan penting dalam meningkatkan kesadaran merek, keterlibatan konsumen, serta ketertarikan terhadap produk melalui konten yang informatif, visual, dan interaktif. Influencer marketing berkontribusi dalam membangun kepercayaan dan persepsi positif konsumen melalui kredibilitas dan kedekatan influencer dengan audiens. Selain itu, persepsi harga menjadi faktor evaluatif yang memengaruhi minat beli konsumen generasi Z, terutama dalam menilai kesesuaian antara harga dan manfaat produk. Secara keseluruhan, ketiga variabel tersebut saling berperan dalam membentuk minat beli konsumen generasi Z terhadap produk minuman kesehatan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian pemasaran digital serta menjadi referensi praktis bagi pelaku usaha dalam merancang strategi pemasaran yang efektif bagi konsumen generasi Z.